Blora Level 4 lagi, Ini Reaksi Wakil Ketua DPRD

 


BLORA, 19/8 -  (JatengTiga.com) – Pemerintah Pusat telah mengumumkan Kabupaten Blora menjadi level 4 lagi, tepat setelah peringatan HUT ke 76, Selasa (17/8/2021) lalu.

Pemerintah memutuskan terus memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali hingga 23 Agustus 2021.

Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto mengaku kaget dengan keputusan yang disampaikan oleh pemerintah pusat terkait Blora masuk level 4.

“Kok bisa level 4? Kita semua kaget, karena level 2, 3, 4, itu ada implikasinya. Jadi jangan hanya level-levelan dianggap sebagai sebuah angka-angka, tapi angka-angka itu ada implikasinya,” kata Siswanto saat ditemui di DPRD Blora, Kamis (19/8/2021).

Menurutnya apabila suatu daerah masuk level 2, maka kegiatan seni, budaya, dan olahraga boleh dilakukan.

“Tapi kalau di level 3 kegiatan seni budaya enggak boleh. Apalagi level 4 malah nggak boleh lagi,” jelasnya.

Pada Perpanjangan PPKM kali ini, Kabupaten Blora yang sebelumnya level 3 kini masuk kategori level 4.

Terpisah Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat angkat bicara terkait Pemerintah pusat memasukkan Kabupaten Blora masuk  level 4 kasus persebaran virus Corona.

Edy mengungkapkan telah terjadi delay data dari pemerintah Kabupaten ke pemerintah pusat, maupun Provinsi. Akibatnya ada penggabungan aplikasi laporan kasus Covid -19.

“Masalah yang pertama data delay, yang kedua penggabungan aplikasi all record terus Corona Jateng dan New All Record (NAR) jadi satu yang awalnya sendiri-sendiri. Aplikasi 3 dijadikan 1 pasti ada selisih data,” tutur Edy.

Dijelaskan Edy, data delay tersebut menyebabkan terjadinya selisih data yang masuk. Sampai saat ini data kasus positif Covid -19 di Kabupaten Blora, mencapai 12.600 lebih. Sementara di pusat baru mencatat 9.000.

“Karena apa? Data yang kita kirim harusnya diverifikasi. Kalau secara nasional disuruh verifikasi terus, kan jumlahnya jutaan juga pasti ada delay,” pungkasnya. (Pur).

Share:

Cegah Karhutla, Perhutani Gandeng Polri Sosialisasi ke Warga Sekitar Hutan


BLORA, 15/8 (JATENGTIGA.com) - Antisipasi  Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) , Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung - Polres Blora bersinergi sosialisasikan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan, di petak 112 RPH Jatikusumo, BKPH Kedungkambu, KPH Randublatung, Sabtu (14/08) kemarin.


Sosialisasi digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 5M.  Kegiatan ini bertujuan untuk pencegahan secara dini, dalam menghadapi musim kemarau, agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah kabupaten Blora.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas AKP Sudarto dan jajaranya, Kepala Seksi Perlindungan SDH Divre Jateng, Sugeng Bowo Laksono, Wakil Adm Wilayah Utara KPH Randublatung Agus Kusnandar, serta jajaran petugas lapangan perhutani, perwakilan LMDH dan tokoh masyarakat. 


“ Sosialisasi dan apel siaga yang kita laksanakan dengan sederhana ini, adalah merupakan bentuk sinergisitas antara jajaran Polres blora dan Perhutani, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Semoga dengan adanya kegiatan ini, kebakaran hutan dan lahan tidak akan terjadi, kalau toh terjadi dapat kita kendalikan, “ Ujar Administratur (Adm) Perhutani KPH Randublatung Dewanto, melalui Wakil adm wilayah utara Agus Kusnandar.


Sementara itu Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K. melalui Kasat Binmas AKP Sudarta menyampaikan terima kasih kepada Perhutani atas kerjasamanya, dalam upaya antisipasi Karhutla.


“Kami sampaiakan terima kasih kepada Perhutani atas kerjasamanya. Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla ini, tidak hanya tanggungjawab kepolisian atau perhutani saja, melainkan  tanggungjawab kita bersama, termasuk lapisan masyarakat sekitar hutan. Sehinngga, perlu adanya kebersamaan untuk  melakukan pencegahan dan penaggulangan Karhutla di kabupaten Blora. Semoga apa yang kita lakukan ini akan menciptakan lingkungan hutan yang asri dan lepas dari kebakaran “ Kata AKP Sudarto. (Her)


Share:

300 Botol Madu untuk Warga Isoman dari Perhutani di Berikan ke Pemkab Blora

 

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati secara simbolis memerima madu dari Kasi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Perhutani KPH Blora Rr. Sylvia Koesoemaningrum, Jumat (13/8/2021). 


BLORA, 13/8 (JatengTiga.com) - Sebagai Leadership satuan tugas (Satgas) covid 19 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, menyalurkan bantuan sosial berupa 300 botol madu kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora Jumat (13/8/2021).

Administratur (Adm) KPH Blora Agus Widodo melalui Kasi perencanaan dan Pengembangan Bisnis Rr. Sylvia Koesoemaningrum mengungkapkan, untuk tahun ini hanya bisa membantu 300 botol madu, karena di Perhutani sendiri ada ribuan karyawan perhutani yang juga terpapar covid 19.

"Ini kita hanya bisa membantu 300 botol madu untuk warga Blora terdampak covid 19. Karena kita juga membagikanya kepada karyawan perhutani. Di Perhutani sendiri ada ribuan karyawan Perhutani yang juga terpapar covid 19, bahkan ada yang meninggal dunia, "ungkap Sylvia, Jumat (13/8/2021).

Sylvia menambahkan Perum Perhutani KPH Blora Divisi Regional Jawa Tengah mempunyai Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) dan pencapaian SDG,s dengan memberikan bantuan Madu.

"Semoga madu ini, bisa bermanfaat bagi warga blora. Kita berdoa bersama agar covid 19 segera berakhir agar kehidupn bisa normal kembali," tuturnya.mkmi

Sementara Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati mengatakan terima kasih atas sumbangan madunya. Menurutnya Madu ini oleh satgas covid Pemkab Blora, nantinya akan diberikan kepada warga Blora yang sedang  isolasi mandiri (Isoman).

"Kami ucapkan banyak terima kasih sumbangsihnya. Penangan covid 19 di Blora tidak bisa kita tangani sendiri, kita semua harus secara gotong royong saling bahu membahu," kata Mbak Etik sapaan akrabnya.

Saat ini di Kabupaten Blora ada 164 warga( Blora yang sedang menjalani isoman. Dan hari satgas covid 19 Kabupaten Blora, juga menerima bantuan berupa beras dari Perum Bulog sebanyak 10.000 Kg beras yang akan disalurkan bersamaan dengan bantuan lainya. (Pur)



Share:

Cegah Covid 19, Ratusan Paket APD dan Suplemen dibagikan Kepada Kayawan Perhutani

 



BLORA, 9/8 (JATENGTIGA.com) -  Guna mencegah penularan covid - 19 di lingkungan Perhutani, dan meningkatkan daya tahan tubuh karyawan, Admistratur (Adm) Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung Dewanto, bagikan  ratusan alat pelindung diri (APD), dan suplemen kepada semua karyawan. 

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis bertempat di halaman kantor KPH Randublatung, Senin (09/08/2021).

Sebanyak 393 paket APD berupa Masker, vitamin c,  madu, han sanitizer, dan minyak kayu putih tersebut dibagikan Adm Dewanto sebagai bentuk perhatian pimpinan kepada semua karyawan, guna mencegah penyebaran virus Covid-19, di lingkungan Perhutani.

Sebelumya KPH Randublatung, juga telah menyalurkan ratusan paket sembako dan suplemen, bagi tenaga kerja non karyawan yg bekerja di Perhutani Randublatung.

“ini adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan karyawan, dengan pemberian suplemen kepada segenap karyawan, diharap dapat menjadikan karyawan Perhutani sehat dan terhindar dari covid-19, kita selalu berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT semoga Pandemi segera berakhir”  Ujar Dewanto

Dalam kesempatan yang sama, Supomo ketua Serikat Pekerja dan Pegawai Perhutani, menyampaikan terima kasih kepada management, atas perhatianya kepada segenap karyawan.

“kami atas nama karyawan menyampaikan terima kasih kepada managemen atas perhatianya kepada segenap karyawan , Semoga bantuan APD, vitamin dan suplemen ini bermanfaat bagi seluruh karyawan dan keluarga. Harapan kita semua pandemi ini segera berakhir dan Perhutani semakin jaya,“  tutrnya(Mirza/red)

Share:

28 Anggota Pramuka Saka Wanabhakti Jalani Vaksinasi Tahap Pertama

 


Anggota Saka Pramuka Wanabhakti KPH Randublatung jalani vaksinasi tahap pertama, Selasa (3/8/2021)

BLORA, 3/8 (JATENGTIGA.com) - Sebanyak 28 anggota Pramuka Satuan Karya (Saka) Wanabhakti binaan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung, Blora mengikuti vaksinasi tahap pertama, Selasa (3/8) di gedung Wanagraha Perhutani setempat.

Ini dilakukan guna menciptakan kekebalan kelompok dan mencegah penyebaran cobid 19 di kalangan remaja anggota Pramuka.

Vaksinasi dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan program serbuan Vaksinasi Kodim 0271 Blora dan Perhututani KPH Randublatung.

Ketua Saka Pramuka Wanabakti Randublatung Agus Kusnandar menyampaikan bahwa keikutsertaan Pramuka Saka Wanakbakti ini untuk mendukung program pemerintah dalam melakukan percepatan vaksinasi agar pandemi cepat selesai.

“ Ya, sengaja kami ikut sertakan anggota Pramuka dalam vaksinasi ini, disamping untuk mencegah penularan covid 19, juga sebagai bentuk dukungan kepada program pemerintah dalam percepatan vaksinasi, semoga dengan adanya keikutsertaan para remaja khususnya anggota pramuka mengikuti vaksin, pandemic di negara kita cepat selesai,” Ujar agus

Sementara itu salah satu anggota pramuka Saka Wanabakti Randublatung Adera, mengungkapkan bahwa anggota pramuka harus memberikan contoh kepada masyarakat khususnya generasi muda dalam mendukung percepatan Vaksinasi.

“Kami sebagai anggota Pramuka harus bisa memberikan contoh kepada masyarakat khususnya para pemuda dalam ikut serta mentaati protokol kesehatan dalam mempercepat penangan covid-19," tuturnya.

Ia juga menghimbau kepada remaja agar jangan takut mengikuti vaksinasi, dan  selalu mematuhi protokol kesehatan 5 M. Mecuci tangan, memakai masker, menjaga jarak , menghidari kerumunan dan mengurangi mobilitas agar terbebas dari Covid 19.(Pur)

Share:

Terbaru

Perhutani - Kejari teken MoU Tentang Penanganan Bersama Penyelesaian Masalah Hukum Perdata dan TUN

  BLORA, 17/11 ( JATENGTIGA. com ) - Perhutani Blora Raya teken Memorendum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora, Ra...

Total Pageviews

Categories

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »