Sikap Pembiasaan Ciptakan Karakter Kuat Peserta Didik

 

Oleh : Suhut Meilana S.Pd.SD. SDN 1 Nglebur Kec. Jiken Kab.Blora


BLORA, JATENG TIGA. COM -Sikap pembiasaan sangat di butuhkan bagi seetiap peserta didik guna membentuk sikap dan perilaku yang benar sehingga menghasilkan suatu kompetensi.

Pembiasaan menurut kamus bahasa Indonesia adalah segala sesuatu yang dilakukan secara berulang-ulang untuk membiasakan individu dalam bersikap, berperilaku dan berpikir dengan benar. Anis Ibnatul M, dkk ( 2013:1 ) mengatakan bahwa “Pembiasaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang agar sesuatu tersebut dapat menjadi kebiasaan.” Sebelum terjadinya pandemi Covid-19 pembiasaan yang dilaksanakan secara rutin di sekolah kami antara lain : upacara bendera setiap hari senin dan peringatan hari besar lainnya, berbaris dan berjabat tangan sebelum memasuki ruang kelas, berdoa bersama,  literasi, hormat kepada guru, menyanyikan lagu wajib, lagu anak-anak, tembang jawa, diskusi kelompok, meminta izin ketika keluar ruangan, membuat surat pemberitahuan ketika tidak masuk sekolah, bekerja bhakti setiap hari jumat dan mencuci tangan bersama.

Tentunya hal tersebut tidak lagi dilaksanakan dengan maksimal ketika pembelajaran daring, sehingga wajar ketika pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan sebagian besar peserta didik  lupa dengan beberapa lagu wajib, lagu anak-anak dan tembang jawa yang merupakan budaya daerah dan budaya bangsa yang harus kita lestarikan. 

Sudah sepatutnya kita sebagai pendidik selalu bersemangat mengajak peserta didik untuk menyanyikan lagu wajib, lagu anak-anak dan tembang jawa ( tembang dolanan ) untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah dan budaya nasional.

Untuk mengingatkan Kembali peserta didik tentang lagu wajib,lagu daerah dan lagu anak-anak setiap sebelum pembelajaran kami mengajak peserta didik untuk menyanyi bersama. 

Sebelumnya kami mengajak peserta didik untuk mencatatat lirik lagu terlebih dahulu ,kemudian syair lagunya baru di hafal dan di nyanyikan bersama-sama. 

Dengan sering menyanyikan lagu wajib, lagu ank-anak dan lagu daerah setip hari dapat mengurangi rasa jenuh atau bosan saat pembelajaran.

Juga memotifasi peserta didik untuk tetap semangat dalam mengikuti pembelajaran ,dan tak kalah pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap Budaya Nasional dan budaya Daerah sehingga memperkuat rasa cinta dan bangga terhadap Negara kesatuan Rebublik  Indonesia ini.

Selain menanamkan pembiasaan menyanyi bersama kegiatan pembiasaan lainya di masa pembelajaran tatap muka terbatas antara lain : pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan sebelum masuk ruangan, berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran,  berjemur selama lima menit di pagi hari, memakai masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah berkativitas, menjaga jarak, hormat kepada bapak/ibu guru, literasi, berbicara dengan sopan,  meminta izin saat keluar dari ruang kelas, dan membuat surat pemberitahuan ketika tidak masuk sekolah.

Dengan  melalui proses melaksanakan pembiasaan secara rutin berangsur akan menjadi kebiasaan bagi peserta didik yang diharapkan dapat membentuk kepribadian atau karakter peserta didik yang cerdas, berbudaya, disiplin, berakhlakul kharimah, peduli terhadap sesama dan lingkungan, mandiri dan bertanggung jawab. 

Selain itu peserta didik lebih mengenal dan mencintai kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional sehingga semakin tumbuh rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia.

Karakter menurut kamus bahasa Indonesia adalah tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Karakter menurut pusat bahasa Depdiknas (2008). 

“Karakter merupakan bawaan dari hati, jiwa, budi pekerti, kepribadian, sifat, tabiat, personalitas, temperamen dan watak.” 

Oleh karena itu marilah kita giatkan kembali kegiatan pembiasaan di sekolah, di era pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan supaya terbentuk peserta didik yang berkarakter. (admin) 

Posting Komentar

0 Komentar