Pramuli Kwarcab Blora Salurkan Bansos kepada 5 Warga yang Rumahnya Kebakaran

 

Pramuka Peduli (Pramuli) menyalurkan bantuan paket sembako kelada warga Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung, Blora yang rumahnya kebakaran (Jumat,30/7/2020)


BLORA, 30/7/2021 (JATENGTIGA.com) Wulung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terus berdatangan. 

Kali ini datang dari Pramuka peduli (Pramuli) Kwarcab Blora, Jumat (30/7/2021) berupa lima paket sembako. 

Ketua Pramuli Sri Narni, mengatakan bansos ini merupakan bentuk kepedulian dari Kwarcab Blora kepada sesama.

"Jangan dilihat isinya, tapi kepedulian kami kepada warga yang baru tertimpa musibah," kata Sri Narni, Jumat (30/7/2021).

Kegiatan ini, lanjut Sri Narni, merupakan salah satu program dari Kwarcab Blora, untuk melatih adik adik Pramuka peduli sesama sesuai Dasa Dharma Pramuka.

Ikut mendampingi Sri Narni, anggota Pramuli Kak Wahyu Widyawati, Ka Kwaran Randublatung Kak Lilik, Kepala Kelurahan Wulung, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Kelurahan Wulung. (Pur)







Share:

140 Karyawan Perhutani KPH Blora Jalani Vaksinasi, 10 orang Tidak Bisa di Vaksin

 


BLORA, 30/8 (JATENGTIGA.com) - Serbuan vaksinasi TNI twrus bergerak,kali ini menyasar ratusan karyawan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Jumat (30/8/2021).

Dari 140 karyawan yang ikut vaksin, sebanyak 130 lolos screening namu ada 10  orang karyawan tidak bisa ikut, karena ada yang memiliki penyakit penyerta dan 1 orang hamil.

"Jumlah total 140 orang, yg bisa vaksin 130 orang. Ada sepuluh orang tidak memenuhi syarat untuk vaksin. Lima orang hipertensi, empat orang batuk pilek, dan satu lagi sedang hamil," uangkap Administratur KPH Blora, Agus Widodo, Sabtu (30/8/2021).

Agus Widodo menambakan pihakya  berterima kasih kepada Kodim 0721/ Blora, yang telah menggelar vaksinasi tahap pertama di Aula Perhutani Blora.

"Kami berterima kasih kepada  Komandan Kodim (Dandim) 0721/ Blora atas kerjasamanya, semoga vaksinasi ini bisa mencegah penyebaran covid 19 di Blora," imbuhnya.

Sebelumnya target Vaksinasi TNI, Kodim 0721/ Blora adalah sebanyak 3000 vaksin. Serbuan vaksinasi TNI itu untuk membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Blora. (Pur)

Share:

Perhutani KPH Blora, Salurkan Pinjaman Lunak kepada UMKM

 

Administratur (ADM) Perhutani KPH Blora serahkan pinjaman modal lunak kepada sejumlah UMKM di Blora (Kamis,(29/7/2021).


BLORA, 28/7/2021 (JATENGTIGA.com) - Imbas PPKM darurat berdampak pada sejumlah usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Melihat kondisi seperti ini Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, menyalurkan pinjaman lunak sebesar 170 juta rupiah kepada sejumlah UMKM di wilayah sekitar hutan.

Tahap I disalurkan sebesar 60 jt kepada 3 Mitra Binaan dan tahap ke II disalurkan 110 jt kepada 4 mitra Binaan

Salah satu Mitra nama Anik Dwi Purwati mengaku sudah 2 kali mendapat pinjaman lunak dari Perhutani. Selama PPKM ini warung makan buatanya sepi sehingga penghasilan sehari hari hanya cukup buat makan.

"Pesanan sepi, cukup buat makan. Alhamdulillah ini dapat pinjaman lunak dari Perhutani bisa untuk tambahan modal," ungkapnya, Kamis (29/7/2021).

Administratur (Adm) Perbutani KPH Blora mengatakan pinjaman modal ini merupakan kepedulian Perhutani kepada masyarakat sekitar hutan. 

"Ini pinjaman untuk modal ya bu, bukan untuk yang lain. Pinjaman ini sangat lunak karena bunganya ringan. Semoga ini bisa membantu mengembangkan usahanya," jelas Agus Widodo.

Agus berpesan dimasa pandemi seperti semua harus tetap waspada, meski Blora sudah masuk level tiga. Bu Tetap patuhi protokol kesehatan 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. (Pur)

Share:

Gandeng Petani Tebu, Perhutani KPH Blora sediakan Lahan 222,78 Ha

 

Penandatanganan Kerjasama Petani tebu dengan Administratur Perhutani KPH Blora di Aula Perum Perhutani KPH Blora. 

BLORA, 29/07/2021 (JATENGTIGA.com) - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora sediakan lahan 222,78 hektar untuk Agroforestry tanaman tebu. Lahan ini nantinya akan dikelola berdasarkan kerjasama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) diwilayah tersebut. 

Pengelolaan lahan itu di awali dengan penandatangan perjanjian kerjasama (PKS) antara LMDH dan Perhutani KPH Blora pada Rabu, (28/7/2021) kemarin, di Aula Kantor Perum Perhutani KPH Blora.

Administratur Perhutani KPH Blora Agus Widodo mengatakan bahwa Penandatanganan PKS agroforestry ini, merupakan bagian dari penanganan tenurial tebu dalam kawasan hutan.

Harapanya dapat memberikan manfaat, ekonomi, ekologi dan sosial bagi warga sekitar hutan, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

"Semoga kerjasama ini menjadi momentum yang bagus dalam rangka pengelolaan hutan dikawasan hutan KPH Blora, sehingga akan terwujud fungsi dan manfaat hutan lestari dan masyarakat sejahtera “Ujarnya 

Dalam kerjasama agroforestry tanaman tebu itu, direncanakan pada kawasan hutan seluas 222,78 Hektar yang berada di Dua wilayah, yaitu BKPH Kalonan dan Ngawenombo.

Kerjasama ini, lanjut Adm Agus, mengacu pada Surat Keputusan Direksi Perum Perhutani Nomor 682 tahun 2009, tentang Pedoman Pengelolaan Sumbar Daya Hutan (SDH) bersama masyarakat (PHBM).  

Agus Widodo menegaskan dalam kerjasama ini harus jujur, terbuka sehingga barokah mengenahi hak dan kewajiban tiap-tiap LMDH, sharing sesuai dengan ketentuan yang disepakati dalam PKS yaitu untuk penggarap 70% dan untuk Perhutani 30%.

Sementara itu Camat Kunduran Hartanto Wibowo, menyampaikan terima kasih pada pihak Perhutani KPH Blora, atas diresmikannya tanaman tebu masyarakat yang dilakukan dengan enam LMDH di wilayah Kecamatan Kunduran dan Kecamatan Todanan. Sehingga petani tidak perlu khawatir dengan tanamanya. 

"Kalau resmi, barokah bagi Masyarakat. Petani juga diperbolehkan menanam tanaman apa saja pada lahan Perhutani, asal tidak tanaman yang di larang oleh pemerintah,”ungkapnya.

Dengan adanya PKS agroforestry tanaman tebu ini, sudah pasti menciptakan lapangan kerja bagi warga masyarakat Kunduran dan Todanan.

Pihaknya berkomitmen khususnya untuk wilayah Kecamatan Kunduran dan Todanan, masyarakat akan turut serta menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. (Pur)

Share:

232 Paket APD dan Suplemen Diberikan kepada Karyawan Perhutani terdampak Pandemi

 


BLORA, 29/7 (JATENGTIGA.com) - Antisipasi penularan covid 19 di lingkup Perhutani, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, berikan bantuan sebanyak 232 Alat Pindung Diri (APD) berupa masker, Handsanitizer, Suplemen vitamin, minyak kayu putih, dan madu kepada karyawan, Kamis (29/ 7/202).

Ini lantaran angka penyebaran covid 19 di Kabupaten Blora masih tinggi, meskipun sudah ada penurunan.

Administratur (Adm) KPH Blora Agus Widodo mengatakan pemberian bantuan ini, agar semua karyawan sehat bebas dari covid 19.

"Ini semua bentuk kepedulian dari pimpinan kepada seluruh karyawan, agar kita semua sehat, terbebas dari covid 19 dan bisa bekerja dengan baik," ungkap Adm Agus, Kamis (29/7/2021).

Adm Agus menambahkan bahwa selama pandemi ini memang banyak karyawan Perhutani yang terpapar covid 19. Namun sekarang semua karyawan sudah menjalani isolasi mandiri dan sudah pulih.

"Mereka sudah menjalani isolasi, dan Alhamdulillah sudah pulih kembali. Semoga bantuan ini bisa bermanfaaat bagi seluruh karyawan," tutupnya. (Pur)

Share:

Banggar DPRD Blora Gelar Rapat Kenaikan Anggaran TA 2022 1 Trilyun

 

Agenda rapat Banggar DPRD Kabupaten Blora diruang rapat DPRD Blora (Rabu, 28/7/2021) 


BLORA, 28/7 (JATENGTIGA.com) - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora Rabu (28/7/2021) gelar rapat pembahasan kenaikan Rancangan KUA PPAS 2022, anggaran rencana 3,1 Trilyun.

Rapat dipimpin Wakil ketua DPRD Siswanto di ruang pertemuan DPRD Kabupaten Blora, bersama anggota Banggar.

"Sebelumnya pada Tahun Anggaran (TA) 2019, 2020, 2021, APBD kita 2,1 Trilyun. Jadi akan ada proyeksi kenaikan anggaran 1 Trilyun," ungkap Siswanto.

Sebagai wakil rakyat, DPRD, khususnya Banggar, lanjut Siswanto, harus tahu semua anggaran pemerintah. Apakah termasuk, kenaikan 1 Trilyun itu ada sumber pinjaman dari Bank atau tidak. Karena kalau ada pinjaman dari Bank, maka Pemerintah Kabupaten Blora wajib meminta persetujuan DPRD.

"Secara maraton DPRD akan bahas, siang malam mulai Jumat, 30 Juli 2021. Karena dalam Rancangan KUA PPAS 2022, anggaran rencana 3,1 Trilyun," jelasnya.

DPRD ingin mengetahui anggaran tambahan 1 Trilyun dari mana saja sumbernnya. Lalu akan digunakan untuk apa saja pada 2022? (Pur)

Share:

Terbaru

Pramuli Kwarcab Blora Salurkan Bansos kepada 5 Warga yang Rumahnya Kebakaran

  Pramuka Peduli (Pramuli) menyalurkan bantuan paket sembako kelada warga Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung, Blora yang rumahnya keba...

Total Pageviews

Categories

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »

Follow by Email