Sejumlah Warga di Blora Keluhkan Debu Pembangunan Jalan Provinsi

Ft. Sebuah truk melintas di jalan Cepu-Wirosari ,tampak dibelakang truk debu mengganggu pengguna jalan lainya.

BLORA (JATENGTIGA.com)- Sejumlah warga di Dukuh Klompok Sogo, Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah keluhkan debu, akibat pembangunan proyek jalan Provinsi.

Pembangunan Jalan Provinsi mulai jalan Dukuh Klompok Sogo sampai dengan Dukuh Peting hingga Desa Kutukan Kecamatan Randublatung, kurang lebih berjarak tiga kilometer itu, dikerjakan oleh PT. Wikanandaru Multi Laksana.


Oskar (41), salah satu warga Desa setempat, mengatakan, dalam pengerjaan jalan tersebut tidak memperhatikan faktor kesehatan warga, terutama warga yang memiliki rumah di tepi sepajang jalan.

"Debunya parah mas, banyak warga sini yang mengeluh, bahkan sudah mulai pada batuk akibat polusi udara," ucap Oskar. (Minggu, 25/01/2020)

Selain warga, seorang sopir pun juga mengeluh akibat debu yang ditimbulkan oleh proyek pembangunan jalan tersebut.

"Ya, terganggu mas, saat mengemudi kadang pandangan tidak kelihatan karena debunya tebal," kata Teguh seorang sopir truk yang melintas.

Pihak PT. Wikanandaru Multi Laksana sendiri sudah pernah melakukan penyiraman, namun menurut warga setempat kurang maksimal karena hanya mampu bertahan 5-10 menit saja.

Menurut keterangan Fitri pemilik warung makan ditepi jalan, perwakilan warga sudah pernah menemui Ageng, pelaksana proyek PT Wikanandaru Multi Laksana. yang dilapangan, pada Jumat (24/01) lalu.

"Perwakilan warga kemarin sudah menemui Ageng, pelaksana proyek PT Wikanandaru Multi Laksana, " kata Fitri

Ft. Spanduk proyek pengerjaan jalan provinsi.

Ageng, lanjut Fitri, berjanji akan mulai menyiram lagi Sabtu (25/01) kemarin. Warga setempat akan melakukan aksi menghentikan proyek tersebut jika tuntutan warga tidak dipenuhi.

Dari pantauan lapangan pengerjaan jalan Propvinsi tersebut, tidak terdapat papan pengumuman pengerjaan jalan/papan Proyek. (Prn/red)

Posting Komentar

0 Komentar