HUT ke 72 RSUD Blora, Diharapkan Matang dalam Pelayanan

 


BLORA, 31/3 (JATENGTIGA.COM) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72, rumah sakit umum dr. Soetidjono Blora, menggelar berbagai acara.

Yang pertama peresmian Gedung Laboratorium dan radiologi, pemberian souvenir kepada pasien rawat inap yang ada di rumah sakit. Hadir dalam giat tersebut, mewakili Bupati Blora Sekretaris Daerah (Sekda) Komang Gede Irawadi, didampingi sekretais Dinas Kesehatan Blora dr. Wilys Yuniarti dan sejumlah OPD terkait.

Komang mengatakan di HUT ke 72 ini RSUD Blora sudah matang. Diharapkan bisa lebih meningkatkan terhadap pelayanan kesehtan.

"Saya mewakili bapak Bupati mengucapakan selamat ulang tahun yang ke 72 untuk rumah sakit umum, di usia yang ke 72 ini semoga semakin matang dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Blora," ungkap Komang, Kamis (31/3/2022).

Acara peresmian gedung Laboratorium dannradiologi baru ini ditandai dengan  pemotongan pita. Kemudian dikanjutkan dengan mengunjungi paseien rawat inap, dan memberikan sejumlah souvenir kepada pasien.

Sementara kepala RSU dr. Puji Basuki menambahkan pihaknya akan terus berusaha memperbaiki pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. 

"Kami berjanji akan terus berusaha memperbaiki pelayanan di rumah sakit ini. Apalagi dengan fasilitas yang baru ini," kata Puji Basuki. (Her)

Share:

Warga Todanan, Blora Dapat Sepeda Motor Undian Vaksinasi Berhadiah

 


BLORA, JatengTiga.com - Indah Pujiati warga dukuh Ndawe RT IV / RW 2 , desa Sendang, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendapatkan satu unit sepeda motor dari undian vaksinasi berhadiah yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Blora.

Hadiah diserahkan langsung oleh kepala Dinas Kesehatan Blora, Edi Widayat pada Selasa (15/3/2022) di kantor Dinkes Blora, disaksikan petugas Kepolisian Sektor Blora dan dari pihak PT Yamaha Motor Indonesia.

Edi mengucapkan selamat kepada pemenang dan berharap agar adanya vaksin berhadiah ini bisa meningkatkan animo masyarakat untuk ikut vaksin.

"Dengan adanya vaksin berhadiah ini, diharapkan animo masyarakat untuk vaksin meningkat," ungkap Edi Senin (21/3/2022).

Sebelumnya Program vaksinasi berhadiah ini, diluncurkan oleh Bupati Arief Rohman di kantor Kecamatan Kota pada Kamis (23/2) lalu. Selain sepeda motor, Pemkab juga menyediakan 5 unit sepeda gunung dan hadiah menarik lain.

Untuk bisa mendapatkan hadiah itu, masyarakat cukup datang ke gerai vaksinasi untuk divaksin dosis 1 atau dosis 2 pada periode tanggal 21 Februari 2022 sampai dengan tanggal 5 Maret 2022. Rencananya hadiah tersebut akan diundi pada tanggal 9 Maret 2022.

"Kita launching vaksinasi berhadiah ini, karena kita memang ditarget oleh pemerintah untuk terus menaikan capaian vaksin ini, segala daya upaya kita lakukan. Terimakasih Pak Dandim, Pak Wakapolres atas semua inovasinya, langkah-langkahnya agar capaian vaksin ini tercapai," jelas Arief.

Kegiatan vaksinasi berhadiah ini merupakan kerja sama Pemkab Blora dengan salah satu dealer motor dan Bank Jateng.

Yamaha memberikan apresiasi 1 unit sepeda motor untuk nanti diundi dan dari Bank Jateng. "Sepedanya ini, semoga  menjadi motivasi untuk masyarakat yang memang belum vaksin untuk segera vaksin," pintanya.

Tak hanya vaksinasi berhadiah saja, rencananya bagi masyarakat utamanya ibu-ibu lansia yang mau divaksin juga akan diberikan bonus berupa minyak goreng.

Sampai saat ini data capaian vaksin di Kabupaten Blora Dosis satu 90,3 %,Dosis dua 74,6 %,Dosis tiga 5,2 %. Untuk anak Dosis 1 87,2 %, Dosis 2 49,9 %. (Her).

Share:

Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto Jabat Waketum DPN Apkasi Ingin Maksimalkan Peran Daerah

 



BLORA, 14/3 (JATENGTIGA.COM) – Setelah menjabat Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (DPN Adkasi) periode 2022-2026 di ruang rapat Paripurna MPR RI di Jakarta, Senin (14/3/2022) lalu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, Siswanto mengaku akan memaksimalkan peran daerah melalui Apkasi.

“Alhamdulillah, sangat bersyukur ini (Adkasi) sebagai sarana untuk perjuangan daerah,” kata Siswanto saat dihubungi media ini melalui sambungan seluler, Jum’at (18/03/2022).

Siswanto berharap ke depan Apkasi semakin berperan sebagai jembatan untuk mempercepat dan mengkomunikasikan dorongan untuk mempercepat interaksi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Adkasi ini, terang Siswanto, sebagai wadah perjuangan DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia dalam rangka penguatan fungsi pengawasan, pembentukan peraturan daerah dan anggaran.

Setelah pelantikan kemarin, tambah Siswanto, kita melanjutkan Rapat Kerja Nasional I/2022 mengusung tema ‘Daerah Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat’yang dibuka Ketua DPR RI Puan Maharani, ditutup Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Se-Indonesia serta dihadiri oleh Rieke Dyah Pitaloka sebagai Politisi.

Dalam rakernas I tersebut melantik Dewan Pengurus Nasional periode 2021-2026 dan membahas beberapa agenda Rakernas I kedepannya. Antara lain Revisi Perpres No. 33 Tahun 2020, Penyempurnaan PP No. 18 Tahun 2017 dan Arah Kebijakan DPR RI dalam melahirkan Undang-undang DPRD.

Selain itu juga disampaikan tujuan dan arah program Prioritas Adkasi untuk mengawal program pembangunan bagi masyarakat Indonesia.

“Kegiatan yang baik. Karena regulasi kadang berubah, maka kita harus paham dari para narasumber dan pembuat undang-undang. Blora semoga dapat dana bagi hasil misgas mulai 2023, minimal Rp. 300 milyar pertahun. Karena selama ini Blora tidak dapat DBH Migas Blok Cepu. Padahal Blok Cepu adalah Bojonegoro, Blora dan Tuban,” pungkas Siswanto.(Her/red)

Share:

DPC Gerbang Tani Resmi Terbentuk, Syaefudin Terpilih Sebagai Ketua

 



BLORA, JATENGTIGA.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerbang Tani Kabupaten Blora resmi terbentuk. Pensiunan Dinas Pertanian Sayefudin terpilih sebagai ketuanya.

Terbentuknya organisasi ini diharapkan mampu menjawab permasalahan di bidang pertanian di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. 

Pengukuhan struktur pengurus DPC Gerbang Tani Blora dilakukan langsung oleh ketua DPW Gerbang Tani Jawa tengah Kusnowi, di Pendopo rumah dinas Bupati, Sabtu (12/3) kemarin. Pengukuhan disaksikan langsung Bupati Blora Arief Rohman. 

Kusnowi berharap keberadaan gerbang tani di Kabupaten Blora, mampu untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia. 

"Ada beberapa isu yang menjadi penggerak di Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Gerbang tani. Tidak hanya ketahanan pangan yang kita gerakkan tapi lebih ke kedaulatan pangan," jelas Kusnowi. 

Untuk mewujudkan itu, kata Kusnowi, perlu adanya digitalisasi bidang pertanian. DPC Gerbang Tani Kabupaten Blora diharapkan bisa melakukan digitalisasi pertanian demi terwujudnya kedaulatan pangan. 

"Kita ingin di Gerbang tani ada digitalisasi pertanian. Sudah ada studi yang mengembangkan ini. Harapan di Blora bisa menciptakan pertanian modern tanpa meninggalkan tradisi di Blora," pintanya. 

Lebih lanjut, Kusnowi meminta kedepan agar DPC Gerbang tani Blora juga bisa bersinergi dengan pemerintah Kabupaten dalam mengatasi setiap permasalahan di tingkat petani. 

"Tentunya sinergi dengan pemerintah harus dilakukan agar setiap permasalahan di bawah bisa segera ditangani. Tidak hanya masalah pupuk tapi juga bagaimana kita bisa buat market place di bidang pertanian ini," tandasnya. 

Sementara itu ketua DPC Gerbang Tani Blora Syaefudin mengatakan dibetuknya Gerbang Tani di Blora sebagai wadah aspirasi petani di Blora. Diharapkan keberadaan Gerbang Tani ini bisa meningkatkan taraf hidup warga Blora yang kebanyakan petani. 

"Gerbang tani Blora dibentuk dengan tujuan untuk mewadahi petani dan nelayan. Serta untuk mewujudkan ketahanan pangan sekaligus mewujudkan Blora menjadi salah satu lumbung pangan Indonesia," katanya. 

Sementara Bupati Arief Rohman menyambut baik terbentuknya DPC Gerbang Tani Kabupaten Blora. Ia berharap Gerbang Tani Blora bisa memaksimalkan potensi pertanian yang ada di Blora. 

"Gerbang tani harus bersinergi dengan program-program pemanfaatan yang ada. Potensinya cukup besar. Inovasi kedepan harus dilakukan agar petani Blora ada nilai tambah," harapnya. 

Pemkab Blora pun siap bersinergi dengan program-program yang nantinya ada dibuat. 

"Intinya buatlah program yg kongkrit dan bisa dirasakan Masyarakat.  Tidak perlu muluk-muluk. Kita siap untuk bersama sama pengembangan pertanian di Blora," pungkasnya. (Her/Admin)

Share:

Kupas Permasalahan Pertanian HKTI Blora, Gelar Ngobrol Bareng DPRD

 



BLORA, JATENGTIGA.com - Pemuda Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Blora, Jawa Tengah menggelar ngobrol bareng Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto, Sabtu (12/03/2022).

Kegiatan tersebut, dilaksanakan di dua tempat. Yakni, di kediaman Sukimin warga Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan dan kediaman Dewi warga Desa Gondang, Kecamatan Ngawen.

Ketua Pemuda HKTI Blora, Maulana Guntur Kelana menyampaikan peran pemuda sangatlah penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena pada diri pemuda tertanam sebuah semangat dan cita-cita untuk kemajuan bangsa.

Sejarah mencatat bahwa di tangan pemudalah yang paling bersemangat dalam memperjuangan di setiap kehidupan.

"Untuk itu menjadi pemikiran kami pemuda-pemuda yang tergabung dalam Pemuda HKTI Blora tentang pembangunan sektor pertanian," ujar Maulana, Sabtu (12/3/2022).

Maulana mengakui, sektor pertanian bagian terpenting dari kehidupan, karena berkaitan dengan ketahanan pangan. Sementara peran pemuda saat ini kurang berminat terjun di sektor pertanian.

"Banyak yang memandang bahwa bertani itu identik dengan berpanas-panasan, bergelut dengan kotor dan hasilnya harus menunggu lama. Banyak permasalahan yang dihadapi petani, salah satunya adalah pemasaran produk pertanian," terang Maulana.

Ditambahkan Maulana, dialog ini sebagai suatu kesempatan yang baik untuk mengurangi persoalan pertanian. 

"Mas Siswanto ini merupakan Wakil Ketua DPRD Blora. Maka sangat penting bisa berdiskusi dengan Mas Siswanto," tutur Maulana.

Di sisi lain, pihaknya juga ingin menyoroti pemasaran pertanian dan meningkatkan minat generasi muda agar mau berprofesi sebagai petani.

Selaku wakil ketua DPRD Blora, Siswanto mengapresiasi Pemuda HKTI Blora untuk menggelar dialog ini. Pihaknya menyoroti permasalahan pertanian yang agak klasik yakni mengenai pasca panen, bibit, pupuk, masalah SDM dan generasi muda yang agak kurang tertarik dengan dunia pertanian.

"Jika generasi muda semakin enggan berkarir di bidang pertanian, maka ditakutkan tidak ada lagi yang minat menjadi petani," ujar Siswanto.

Ketidak minatan generasi muda untuk bertani juga dinilai olehnya akan berimbas pada ketahanan pangan pada masa yang akan datang.

Siswanto berharap Pemuda HKTI Blora bisa menjadi garda terdepan untuk mendorong agar anak muda makin tertarik pada sektor pertanian.

"Dan memanfaatkan teknologi informasi untuk pemasaran sebagai upaya memangkas rantai distribusi pasar, sehingga harga jual petani bisa lebih tinggi," tutup Siswanto (Pur)

Share:

Terbaru

Perhutani Tanam Tebu Perdana di Lahan Seluas 6,4 Hektar

  BLORA, JATENGTIGA.COM - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, menanam tebu perdana di petak 55 -A Resort Pemangkuan Hutan (RPH...

Total Pageviews

Categories

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »