Pimpinan DPRD Blora, Desak Pemkab Segera Lelang Tender



BLORA, JATENGTIGA.COM - Pimpinan DPRD Blora meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, agar segera melaksanakan lelang tender proyek tahun anggaran 2022. “Kami minta Pemkab Blora segera melaksanakan tender pengadaan barang dan jasa tahun 2022,” kata Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, Senin (6/5/2022).

Siswanto menekankan, kontraktor pemenang tender harus memiliki kredibilitas dan tidak dalam catatan hitam (blacklist).

“Para pemenang tender harus memiliki kredibilitas yang baik dan tidak ada catatan hitam (blacklist). Dan bagi kontraktor pemenang tender yang berasal dari luar kota harus memiliki NPWP Blora,” pintanya.

Siswanto mengatakan, pembangunan dan peningkatan 15 ruas jalan tersebut antara lain, Kamolan-Klopoduwur-Ngliron, Ngliron-Kalisari-Wulung, Doplang-Kunduran, Kedungtuban-Galuk, Ngawen-Karangtalun-Banjarejo, Jepon-Karang-Bogorejo, Wulung-Klatak, Pakis-Pelem-Kamolan, Peting-Sumber-Balong-Menden, Blora-Nglangitan, Cabak-Bleboh, Singonegoro-Ketringan, Plumbon-Rowobungkul-Kemiri-Sonokidul, Goa Trawang-Ngumbul-Pelemsengir dan Jalan Halmahera Blora Kota.

“Untuk pembangunan jalan dan peningkatan 15 ruas jalan itu yang bersumber dari pinjaman telah telah disepakati sebesar anggarannya kurang lebih Rp 150 miliar,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan anggota Komisi A DPRD Kabupaten Blora, Supardi proses tender proyek pembangunan dan peningkatan 15 ruas jalan segara dilaksanan agar masyarakat juga segera menikmati hasil pembangunan infrastruktur jalan tersebut.

Supardi juga menyampaikan, dalam pembangunan dan peningkatan ruas jalan tidak terpaku pada betonisasi dan disesuaikan kontur tanah yang ada.

“Untuk pembangunan dan peningkatan ruas jalan tidak terpaku pada betonisasi. Bisa juga dengan hotmix dan disesuikan kondisi kontur tanah agar hasilnya pembangunan lebih panjang,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengakui, jika pelaksanakan pelelangan proyek lebih awal, maka diharapkan untuk pelaksanaan pekerjaannya akan lebih awal dilakukan, maka masyarakat bisa segera menikmati hasil pembangunan.

Dengan demikian, perekonomian bisa bergerak lebih cepat, pengawasan dan pemeliharaan bisa lebih baik dan pekerjaan tidak akan menumpuk di akhir tahun.(Her/admin)

Posting Komentar

0 Komentar