Pimpinan DPRD Blora, Desak Pemkab Segera Lelang Tender



BLORA, JATENGTIGA.COM - Pimpinan DPRD Blora meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, agar segera melaksanakan lelang tender proyek tahun anggaran 2022. “Kami minta Pemkab Blora segera melaksanakan tender pengadaan barang dan jasa tahun 2022,” kata Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, Senin (6/5/2022).

Siswanto menekankan, kontraktor pemenang tender harus memiliki kredibilitas dan tidak dalam catatan hitam (blacklist).

“Para pemenang tender harus memiliki kredibilitas yang baik dan tidak ada catatan hitam (blacklist). Dan bagi kontraktor pemenang tender yang berasal dari luar kota harus memiliki NPWP Blora,” pintanya.

Siswanto mengatakan, pembangunan dan peningkatan 15 ruas jalan tersebut antara lain, Kamolan-Klopoduwur-Ngliron, Ngliron-Kalisari-Wulung, Doplang-Kunduran, Kedungtuban-Galuk, Ngawen-Karangtalun-Banjarejo, Jepon-Karang-Bogorejo, Wulung-Klatak, Pakis-Pelem-Kamolan, Peting-Sumber-Balong-Menden, Blora-Nglangitan, Cabak-Bleboh, Singonegoro-Ketringan, Plumbon-Rowobungkul-Kemiri-Sonokidul, Goa Trawang-Ngumbul-Pelemsengir dan Jalan Halmahera Blora Kota.

“Untuk pembangunan jalan dan peningkatan 15 ruas jalan itu yang bersumber dari pinjaman telah telah disepakati sebesar anggarannya kurang lebih Rp 150 miliar,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan anggota Komisi A DPRD Kabupaten Blora, Supardi proses tender proyek pembangunan dan peningkatan 15 ruas jalan segara dilaksanan agar masyarakat juga segera menikmati hasil pembangunan infrastruktur jalan tersebut.

Supardi juga menyampaikan, dalam pembangunan dan peningkatan ruas jalan tidak terpaku pada betonisasi dan disesuaikan kontur tanah yang ada.

“Untuk pembangunan dan peningkatan ruas jalan tidak terpaku pada betonisasi. Bisa juga dengan hotmix dan disesuikan kondisi kontur tanah agar hasilnya pembangunan lebih panjang,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengakui, jika pelaksanakan pelelangan proyek lebih awal, maka diharapkan untuk pelaksanaan pekerjaannya akan lebih awal dilakukan, maka masyarakat bisa segera menikmati hasil pembangunan.

Dengan demikian, perekonomian bisa bergerak lebih cepat, pengawasan dan pemeliharaan bisa lebih baik dan pekerjaan tidak akan menumpuk di akhir tahun.(Her/admin)

Share:

Atlet Angkat Besi Peraih Medali Sea Games Vietnam Asal Blora, Dapat Tali Asih Puluhan Juta Rupiah Dari Pemkab



JAKARTA, JATENGTIGA.COM - Raut muka bahagia tidak bisa disembunyikan dua atlet angkat besi asal Blora yang sukses menyumbang medali untuk Indonesia dalam ajang SEA Games Vietnam. 

Keduanya adalah  Mohammad Yasin yang berhasil meraih medali perak dan Siti Nafisatul Hariroh peraih medali perunggu.

Selasa (24/5/2022), dua atlet yang baru pertama kali ikut SEA Games itu tiba kembali di Jakarta. Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., langsung menjenguknya di Asrama Pelatnas PABSI Jakarta.

Sebagai wujud bangga dan apresiasi,  Bupati Arief Rohman bersama Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, selain mengucapkan selamat atas perjuangannya, juga  menyerahkan  bonus puluhan juta rupiah. 

Yasin yang meraih perak diberikan bonus sebagai tali asih sebesar Rp 40 juta, sedangkan Siti Nafis peraih perunggu memperoleh bonus tali asih sebesar Rp 25 juta.

Tidak hanya itu, Bupati dan Wakil Bupati juga memberikan jaket produk UMKM Blora yang beberapa waktu lalu viral dipakai Presiden Jokowi. 

Turut mendampingi Ketua PB PABSI, Mayjen TNI (Purn) Joko Pramono; Ketua KONI Blora Hery Sutiyono; Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Luluk Kusuma Agung Ariadi, AP., dan Sekretaris Dinporabudpar, Ani Wahyu Kumalasari, S.STP., MA.

Langsung Menghubungi

Dikemukakan Bupati Arief,  saat mendapat kabar dua putra daerah Blora meraih medali di Sea Games,  dirinya langsung menghubungi lewat IG lanjut video call. ‘’Kami janji setibanya di Indonesia akan kita jenguk langsung ke Jakarta. Pasalnya mereka tidak bisa langsung pulang Blora karena masih ada agenda latihan lanjutan," ungkapnya.   

Untuk itu, tidak menunda waktu,  Bupati Arief bersama Wakil Bupati Tri Yuli usai melakukan kunjungan kerja di Perumda Dharma Jaya Jakarta langsung menjenguk Yasin dan Siti Nafis di Pelatnas PABSI.

"Alhamdulillah akhirnya anak-anak Blora ini bisa berprestasi di tingkat ASEAN. Meskipun belum emas, namun prestasi ini cukup membanggakan bagi kami yang ada di Blora. Apalagi keduanya baru pertama kali ikut SEA Games. Sebagai bentuk apresiasi kita serahkan langsung bonus tali asihnya. Tidak hanya simbolis saja, namun langsung ditransfer dan hari ini tanda tangan penerimaan," ungkap Bupati.

Pihaknya berharap kedepan Yasin asal Desa Blungun Jepon dan Nafis asal Dluwangan Blora ini terus berlatih agar bisa ikut Olimpiade.

"Kami yakin dan berdoa semoga kedepan Yasin dan Nafis tidak hanya sampai SEA Games. Namun bisa ikut Olimpiade, dan menyumbangkan medali kembali untuk Indonesia. Semoga ini bisa menginspirasi anak anak Blora lainnya," lanjut Bupati.

"Ini Yasin sudah kuliah, sedangkan Nafis kalau mau kuliah akan kita carikan beasiswa yang cocok," pungkas Bupati.

Sebagai Ketua Umum PB PABSI, Joko Pramono merasa bangga. Dirinya mengaku baru kali ini ada Bupati atau Kepala Daerah yang datang langsung memberikan dukungan kepada atlet berprestasi dari daerahnya.

"Kami merasa bangga dan senang sekali. Perhatian Bapak Bupati dan Bu Wakil Bupati kepada atlet daerah yang berprestasi dalam SEA Games ini luar biasa. Kami yakin Blora kedepan bisa menjadi pusat angkat besi. Kami siap mendukung. Karena pada dasarnya atlet ini yang punya daerah, tanpa latihan yang keras dari daerah mereka tidak mungkin sampai pelatnas. Blora top...!!," kata Joko Pramono.

Sementara itu, Moh Yasin dan Siti Nafisatul Hariroh mengaku sangat senang, dan berterimakasih pada Bupati Arief Rohman serta jajaran yang langsung menjenguk ke Jakarta.

"Doa dan dukungan Pak Bupati, Bu Wakil dan seluruh masyarakat Blora luar biasa. Lewat media sosial dan dukungan langsung melalui hubungan telekomunikasi juga diberikan. Alhamdulillah kita bisa berikan yang terbaik. Jika kemarin kuat menahan beberapa detik saja hampir emas. Namun rezekinya baru perak. Maturnuwun Pak Bupati, Bu Wakil Bupati, dan tentunya Pak Joko pelatih senior kami," ucap Yasin.

Pihaknya berjanji akan terus berlatih agar kedepan bisa menorehkan prestasi yang lebih baik lagi. 

Hal yang sama disampaikan Siti Nafisatul Hariroh. Perempuan 21 tahun ini merasa kaget, tidak menyangka di hari pertama kedatangannya dari Vietnam langsung dijenguk Bupati Blora.

"Maturnuwun sanget Pak Bupati dan Bu Wakil Bupati atas apresiasi, serta dukungan nya. Kami berharap kedepan adik adik di Blora juga terus semangat berlatih agar bisa meraih prestasi," ungkap Nafis, panggilan akrabnya.

Untuk diketahui, Moh Yasin meraih Medali Perak dari nomor Putra 67 Kg, dengan total angkatan 308 Kg. Sedangkan Siti Nafisatul Hariroh berhasil meraih Medali Perunggu dari nomor Putri 45 Kg, dengan total angkatan 162 Kg. (her/red)

Share:

Blora dan Pemprov DKI Jakarta Teken Kerjasama Jual Beli Sapi



 

JAKARTA, JATENGTIGA.COM – Deal, Pemkab Blora dan Pemprov DKI Jakarta deal teken kontrak kerja sama terkait jual beli sapi. Kini Pemprov DKI Jakarta melalui Perusahaan Umum Daerah (PD) Dharma Jaya sepakat untuk membeli sapi-sapi milik para peternak Kabupaten Blora.

 Kesepakatan ini dituangkan dalam penandatanganan Nota Kesepakatan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Utama PD Dharma Jaya Jakarta, Raditya Endra Budiman, dengan Ketua KUD Wargo Tani Jiken, Sukono, mewakili koperasi peternak sapi yang ada di Kabupaten Blora, Selasa siang (24/5/2022) di Kantor PD Dharma Jaya Jakarta Timur. 

Menyaksikan langsung teken kontrak kerjasama itu,  Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM., Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Jakarta, Suharini Eliawati, serta Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) drh. Gundala Wijasena, MP.

Tertuang di kesepakatan kerjasama tersebut, PD Dharma Jaya sebagai pihak pertama akan membeli sapi dari peternak melalui koperasi dengan harga minimal yang telah disepakati sejak awal berdasarkan berat hidup sapi.

PD Dharma Jaya juga akan menempatkan petugas di Blora untuk  monitoring terhadap perkembangan pertumbuhan sapi di kandang - kandang ternak secara rutin. Sekaligus memonitor pengiriman hewan sapi dari wilayah Blora ke Jakarta. 

Sementara itu,  KUD Wargo Tani Jiken sebagai pihak kedua  menyediakan pakan ternak dari perusahaan pakan ternak yang ditunjuk dengan dibantu oleh dinas teknis Blora dalam proses pendampingan. 

Termasuk melakukan penjualan sapi ke Dharma Jaya, dan memastikan memiliki permodalan yang cukup dalam pelaksanaan pekerjaannya.

Sangat Butuh

Menurut penuturan Dirut PD Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, rintisan penandatanganan kerjasama dengan Kabupaten Blora yang kini terwujud, melalui proses panjang. ‘’Semua ini berkat kegigihan Pak Arief selaku Bupati Blora,’’ tuturnya. 

Dikatakan, Dharma Jaya sempat datang langsung ke Blora dan mengakui memang potensi sapinya bagus.  ‘’Untuk itu kita siap menjalin kerjasama. Terlebih saat ini Jakarta memang sangat butuh banyak pasokan daging sapi," imbuh Raditya Endra Budiman.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP), Suharini Eliawati jsangat mendukung jalinan kerjasama Perumda Dharma Jaya dengan Kabupaten Blora.

"Program swasembada daging sapi memang terus didorong, sesuai misi Pak Gubernur. Karena Jakarta kebutuhannya tinggi, dan tidak memiliki lahan peternakan, maka kerjasama dengan daerah lain sangat dibutuhkan. Kami rasa Blora ini tepat, apalagi Blora merupakan daerah penghasil populasi sapi terbesar di Jateng," ujar Bu Elly, sapaan akrab Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP.

Disamping itu, lanjutnya, dibanding Nusa Tenggara atau Madura, jarak Blora ke Jakarta juga lebih dekat. Sehingga ongkos kirimnya juga akan lebih hemat. 

Dijelaskan Elly, Jakarta setiap minggu kebutuhan dagingnya mencapai 274 ton. Untuk Idul Adha biasanya kebutuhan sampai 21 ribu ekor. Sedangkan Blora datanya ada sekitar 270 ribu  ekor sapi. Hal itu Ini potensi yang luar biasa, 

Pihaknya pun berharap kedepan yang dikirim ke Jakarta tidak berupa sapi hidup lagi namun sudah berupa daging beku atau produk turunan seperti bakso atau sosis sejenisnya. 

"Sehingga keuntungannya bagi Jakarta akan bebas limbah sisa penyembelihan, apalagi lahan kandang kita juga minim. Sedangkan di Blora sendiri bisa membuka lowongan pekerjaan melalui Rumah Potong Hewan nya, dan limbahnya untuk mendirikan pemupukan pertanian," bebernya. 

Terpisah, Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., menyampaikan, dibangunnya kerjasama pemasaran sapi antara Blora dengan Jakarta, semangatnya karena Blora merupakan daerah berbasis pertanian dan peternakan. Sehingga butuh partner untuk memasarkannya.

"Disini kami lihat DKI Jakarta sangat berpotensi menjadi mitra Blora. Tidak hanya sapinya dijual ke Jakarta, namun juga memberikan pembinaan untuk para peternak agar sapi yang dihasilkan bisa sesuai standar yang dibutuhkan. Apalagi saat ini Blora bebas wabah PMK, sehingga menjadi nilai plus," terang Bupati Arief.

Pihaknya juga berharap dengan adanya kerjasama ini bisa mendorong 271 desa se Kabupaten Blora untuk membangun usaha peternakan komunal lewat BUMDes. Agar peternakan di Blora tidak hanya sebagai rojo koyo, namun mulai diarahkan pada industri peternakan.

Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini pun menyampaikan bahwa tahun ini Pemkab Blora akan membangun RPH Modern di selatan Pasar Induk Sido Makmur Blora. Sehingga diharapkan kedepan sapinya bisa disembelih dan diolah dulu di Blora. Sebelum dikirim ke Jakarta.

"Tidak hanya sapi, semoga kedepan kerjasama ini bisa kita kembangkan untuk peternakan kambing, ayam, hingga telur ayam. Termasuk kerjasama pemasaran hasil pertanian hortikultura. Semoga dalam kesempatan selanjutnya bisa bertemu langsung dengan Pak Gubernur DKI," pungkas Bupati.

Turut hadir dalam acara ini,  Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan, Retno Kusumowati, S.Sos., MM. Para Dewan Pengawas Perumda Dharma Jaya, dan sejumlah direktur lainnya.(Her/Admin)

Share:

Blora Konsisten Dukung Pembangunan Makam dan Usulkan Gelar Pahlawan Untuk Pocut Meurah Intan

 


BLORA, JATENGTIGA.COM -   Bupati Blora, H.Arief Rohman MSI, konsisten dukung pembangunan dan usulkan gelar pahlawan nasional untuk Pocut Meurah Intan.

Saat menerima silaturahmi  Pemerintah Aceh, melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaludin, SE, M.Si, AK,, di Rumah Dinas Bupati Blora, Senin (23/5/2022), Bupati Arief menyatakan,  Pemerintah Kabupaten Blora sudah menganggap bahwa Pocut Meurah Intan juga merupakan keluarga besar Blora. Pemkab mendukung adanya pembangunan untuk Makam Pocut Meurah Intan.

“Pocut Meurah Intan sudah menjadi keluarga besar kita. Ketika ada keluarga saudara yang berkunjung ke Blora ini kita muliakan. Kemarin kita baru sedikit bisa menganggarkan untuk paving menuju makam, kita akan tambah lagi, ke depan kita punya mimpi nantinya akan bisa dibangun semacam di lahan keluarga, seizin tentunya, kita ingin ada sebuah bangunan kombinasi lah antara  Blora sama Aceh biar ketika tamu datang mungkin ada musholanya,ketika datang bisa nyaman, kira-kira desainnya seperti apa,”  terangnya

Ditandaskan Bupati,   Pemkab akan terus mendukung dan mendorong untuk pembangunan makam hingga usulan gelar pahlawan.

“Intinya kami yang kita lakukan mungkin pembangunan dan kedua kita mengejar untuk gelar pahlawan, karena pak Gubernur Jawa Tengah maupun pak Gubernur Aceh sudah statement bahwa kita akan mendukung proses ini, maka selain bangunan fisik kita juga menyiapkan tim untuk bagaimana kita ikhtiar untuk anugerah pahlawan nasional untuk Pocut Meurah Intan,” ucap Bupati

Termasuk, lanjutnya,  potensi ke depannya pihaknya juga membayangkan lokais itu akan menjadi wisata ziarah wisata kebudayaan. 

" Saya  meminta jajaran OPD di Blora  segera membentuk tim untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh dan pihak keluarga.

Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh untuk memuliakan makam Almarhumah Pocut Meurah Intan.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kehadirannya kembali di Blora untuk kedua kalinya, Pak Kepala Dinas sudah dua kali, Pak Gubernur Aceh sudah kesini sekali, dan nanti kita jadwalkan untuk silaturahmi ke Aceh,” imbuhnya

Mengapresiasi

Sementara itu, Pemerintah Aceh, melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaludin, SE, M.Si, AK mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M,Si.AK dalam mendukung pembangunan makam hingga mengusulkan gelar pahlawan untuk Pocut Meurah Intan.

SaatbHal  berkunjung di Rumah Dinas Bupati Blora, dimana turut hadir  jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia Aceh, Mawardi; dan keluarga dari Pocut Meurah Intan.

sebelumnya, Jamaludin beserta rombongan juga telah mengunjungi makam Pocut Meurah Intan, dan makam pejuang lainnya, yang ada di Blora.  

“Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Bapak Bupati,” ungkapnya

Lanjutnya, Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Blora terhadap area makam Pocut Meurah Intan.

“Saat kami datang pertama masih tanah, tadi saya lihat sudah ada keramiknya, sudah sangat luar biasa sehingga kita sudah nyaman untuk berada (ziarah) di area makam Almarhumah Pocut Meurah Intan,” imbuhnya

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh tersebut mengatakan, bahwa pihaknya sudah berdiskusi dan meninjau lapangan untuk memetakan apa saja hal yang akan dikolaborasikan dengan Pemkab Blora maupun Pemprov Jawa Tengah.

“Tadi kita punya ide untuk membangun dalam jangka pendek, cungkup, kemudian coba membangun gapura yang nanti kita kolaborasi antara Aceh dan Blora ada karakteristik Aceh dan Blora," Jelasnya

“Dalam jangka panjang juga perlu kita pikirkan yang lebih besar Pak Bupati, pak Gubernur  Aceh menyampaikan kalau sudah dua gubernur punya komitmen ini pasti terwujud," tambahnya

Disampaikannya, Pemerintah Aceh berkolaborasi dengan Pemkab Blora terkait dengan Pocut Meurah Intan baik dari sisi pengusulan menjadi pahlawan nasional tentunya pihaknya siap bersinergi.

Pada kesempatan itu, Mawardi, mengungkapkan,  ada beberapa hal penting terkait pengajuan usulan gelar pahlawan nasional untuk Pocut Meurah Intan.

"Saya pikir ada dua hal yang sangat kuat kita bisa ajukan Pocut Meurah Intan sebagai pahlawan nasional, yang pertama dari aspek perjuangannya, tidak mungkin seseorang itu akan dibuang oleh belanda kalau orang tidak sangat berbahaya bagi Belanda, itu ada nilai juang," Ucapnya

Mawardi yang juga Dosen di Universitas Syiah Kuala tersebut juga menceritakan pengalaman saat mengajukan pahlawan nasional laksamana Malahayati beberapa tahun lalu.

"Saat tim pusat melakukan verifikasi yang paling diutamakan adalah sumbernya, bahwa tokoh ini bukan imajinatif, sejarah itu mesti ada sumbernya, sumber se zaman misalnya pada saat beliau berjuang ada laporan Belanda," paparnya

Kemudian, lanjutnya, berkaitan dengan sumber sejarah terkait Pocut Meurah Intan sangat melimpah.

"Alhamdulillah karena di masa awal abad ke 20 itu sumbernya sangat melimpah, karena pada masa kolonial setiap tahun ada laporan, saya yakin ini sumbernya tidak mengkhawatirkan," katanya

Pihaknya optimis usulan gelar pahlawan untuk Pocut Meurah Intan nantinya dapat segera diproses 

"Saya yakin, karena ini kita ajukan dua provinsi, lebih kuat juga, saya sangat yakin dengan niat kita dengan dukungan dari Pemkab Blora saya sangat yakin ini bisa lebih cepat," pungkasnya

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Dinporabudpar Blora, beserta jajarannya, Ketua TP PKK Kabupaten Blora,Keluarga Pocut Meurah Intan.(Her/red)

Share:

Hadiri Pembukaan Jambore Nasional Komunitas PAKSI di Semarang, Wabup Blora Dukung Pemberantasan Korupsi



SEMARANG, JATENGTIGA.COM – Di sela-sela menghadiri pembukaan Jambore Nasional Komunitas Penyuluh Anti Korupsi Seluruh Indonesia (PAKSI)-  Ahli Pembangunan Integritas yang digelar di Plasa Kandri, Waduk Jatibarang, Semarang, Jumat (20/5/2022), Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM nyatakan Pemkab Blora Blora siap terus mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. 

Wakil Bupati Etyk, panggilan akrab Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, menyatakan, Blora menyambut baik adanya kegiatan jambore tersebut. Berkaitan dengan  pesan yang disampaikan KPK dan Gubernur saat pembukaan jambore, Wabup mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora akan terus mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

"Hari ini saya bersama dengan Inspektorat, menghadiri pembukaan kegiatan jambore nasional penyuluh anti korupsi seluruh Indonesia yang digelar di Semarang. Pada intinya kita siap dan akan terus mendukung apa yang menjadi pesan dan arahan dari KPK, Pak Gubernur, terkait upaya pencegahan maupun pemberantasan korupsi," ungkapnya. 

Diketahui,  kegiatan yang dibuka langsung oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana, dan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Semarang,  Hendrar Prihadi itu,  diselenggarakan selama tiga hari mulai 20  - 23 Mei 2022. 

Berbagai kegiatannya, Sarasehan Cegah Korupsi, PAKSI Goes to School SMP dan PAKSI Goes to School SMA, Gaung Pelajar tentang Integritas dan pendidikan anti korupsi, pertunjukan, dan sarasehan SPAK.  

Dalam sambutanya, Wawan Wardiana, menjelaskan beberapa peran yang dilakukan KPK. Salah satunya, membuat strategi pemberantasan korupsi dengan menggunakan konsep trisula. 

Dimana yang pertama adalah dengan pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai anti korupsi, integritas, dan pemahaman terkait korupsi dan dampaknya. "Pendidikan anti korupsi ini harus diberikan dari PAUD hingga sebelum maut, karena tidak ada yang menjamin orang tidak korupsi," ungkapnya

Lanjutnya, kedua lewat pencegahan yakni dengan melakukan perbaikan sistem dan yang ketiga adalah dengan penindakan. 

Lanjutnya, tiga strategi itu bisa efektif kalau peran  serta masyarakat juga ikut serta. Ia juga berharap kegiatan jambore tersebut berjalan lancar dan tujuannya dapat tercapai.

"Harapan kami adalah dengan kegiatan jambore ini, dapat digunakan sebagai ajang silaturahmi dari teman-teman seluruh Indonesia yang berkumpul disini ajang sharing pengalaman apa yang sudah dilakukan ataupun apa yang akan dilakukan kedepan dengan teman-teman sesama penyuluh," ungkapnya

"Sehingga nanti kedepan bisa lebih berkolaborasi antara satu penyuluh dengan penyuluh lainnya dalam melaksanakan penyuluhan anti korupsi dan KPK juga akan terus mengadvokasi" lanjutnya

Memberi Contoh

Sementara itu, Gubernur Ganjar menggarisbawahi beberapa poin penting terkait gerakan anti korupsi diantaranya dengan keseriusan menangani hingga memberikan contoh. 

"Keseriusan kita menangani, membangun sistem regulasi, dan contoh, kalau tidak ada contoh nggak akan terjadi," ucapnya. Termasuk bahwa gerakan anti korupsi tidak hanya dari bottom-up saja tapi juga harus dimulai dari atas. 

Gubernur juga berharap agar adanya momen jambore ini dimanfaatkan dengan baik. "Semoga jambore ini memberikan manfaat dan bapak ibu akan menjadi penyebar kebaikan untuk menjaga integritas," pungkasnya

Terpisah, Pembina Kompak Jawa Tengah, Kunto Nugroho memaparkan,  pelaksanaan Jambore selain untuk pembelajaran juga untuk kolaborasi antar komunitas hingga forum penyuluh anti korupsi maupun ahli pembangunan integritas se Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, juga meningkatkan dukungan dan aksi kolaborasi pembangunan integritas dan pencegahan korupsi kepada pemangku kebijakan stakeholder di daerah. (hER/RED)

Share:

Bupati Arief Akan Kunjungi Duo Blora Peraih Medali Sea Games Vietnam

  


BLORA, JATENGTIGA.COM  -  Sebagai ungkapan bangga dan mengapresiasi atas prestasi dua anak Blora yang mengukir prestasi di Sea Games Vietnam, Bupati Blora,  H. Arief Rohman Msi,  akan kunjungi dua putra daerah, Yasin dan Nafis, saat keduanya sudah berada di Pelatnas. 

 Diketahui,  dua anak Blora,  Yasin dan  Siti Nafisatul Hariroh (20), atlet angkat besi asal Blora, berhasil menoreh prestasi di Sea Games Vietnam 2022 di cabang Angkat Besi. Yasin memperoleh medali perak, sementara Nafis berhasil memperoleh medali perunggu. 

Yasin yang asli Desa Blungun, Kecamatan Jepon,  berhasil sabet medali perak di cabang Angkat Besi nomor  67 Kg.  Sementara itu, Siti Nafisatul Hariroh (20), asli Dluwangan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora Kota, yang turun di nomor 45 Kg  berhasil memperoleh medali perunggu.

Dikemukakan Gus Arief, panggilan akrab Bupati Arief Rohman, apa yang diraih dua putra Blora di ajang Sea Games Vietnam itu, benar-benar membanggakan.  ‘’Luar biasa, ini benar-benar membanggakan.” 

Orang nomor satu di Blora itu berharap prestasi yang diraih Yasin dan Nafis itu bisa menginspirasi anak-anak Blora lainnya. Blora gudangnya atlet angkat besi, semoga memacu para atlet di cabor-cabor lain yang ada di Blora.  

‘’Saya akan sempatkan untuk kunjungi Mas Yasin ndak Mbak Nafis saat keduanya sudah berada di Pelatnas,’’ tambah Bupati Arief. 

Sesuai penuturan Nafis yang anak sulung dari Sarmidi pegawai honorer di Satpol PP Blora, dirinya rencananya akan langsung ke Pelatnas. Diperkirakan akan tiba di Jakarta tanggal 24 Mei pagi mendatang.(Her/red)

Share:

Bupati Terima Penghargaan Mentri PAN-RB Atas Pelayanan Publik Prima "A" DPMPTSP

 


BLORA, JATENGTIGA.COM Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pada hari Rabu (18/5/2022) menerima Piagam Penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.

Penghargaan ini diberikan Menteri Tjahjo Kumolo atas hasil evaluasi kinerja pelayanan publik tahun 2021 kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah baik Pemprov maupun Kabupaten. Yang mana Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Blora memperoleh Predikat “A” kategori Unit Penyelenggara Pelayanan (UPP) Pelayanan Prima.

Bupati Arief pun mengungkapkan rasa bangganya dan bersyukur atas raihan ini. Menurut Bupati, ini merupakan hasil kerja bersama selama tahun 2021 untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Utamanya para ASN di lingkup DPMPTSP Blora yang telah sesarengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Begitu juga Dinas perangkat daerah lainnya, mari kita terus berikan pelayanan yang terbaik, mudah, cepat, dan murah. Apalagi kini kita sudah memiliki Mal Pelayanan Publik yang diresmikan Pak Menteri pertengahan 2021 lalu, harus terus dioptimalkan” ungkap Bupati Arief.

Menurut Bupati, penghargaan ini bukan sebuah tujuan akhir. Namun justru ini menjadi pelecut semangat untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dengan memunculkan inovasi-inovasi terbaru.

“Kita minta seluruh Dinas, Perangkat Daerah tidak puas dengan penghargaan ini. Terus lakukan inovasi pelayanan. Keberadaan MPP akan terus kita kembangkan. Karena kita sadar masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Kedepan harus lebih baik lagi, kalau bisa kita raih predikat “A” plus plus atau sangat memuaskan. Tidak hanya dari Pak Menteri, namun juga dari masyarakat. Karena sejatinya kita ini merupakan pelayan masyarakat,” sambung Bupati.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Blora, Bondan Arsiyanti, SH., M.Si., mengaku bahwa ini merupakan kejutan di awal kepemimpinannya di OPD yang menjadi sentral pelayanan publik pengelola MPP di tingkat Kabupaten ini.

“Kaget bercampur senang, karena saya baru dilantik Bapak Bupati sebagai Kepala DPMPTSP pada 26 Februari 2022. Sedangkan Pak Menteri PANRB mengumumkan penghargaan hasil penilaian pelayanan publik secara nasional tanggal 8 Maret 2022 secara daring (online) dan luring terbatas. Tepat saat ulang tahun Bapak Bupati, dan jelang satu tahun berdirinya MPP di Kabupaten Blora. Piagamnya baru kita terima sekarang,” ungkap Bu Danik, sapaan akrab Bondan Arsiyanti.

Dirinya berharap capaian pelayanan publik ini bisa terus ditingkatkan, tentunya dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati.

“Ini semua berkat kerja keras teman-teman ASN yang sudah berjibaku berusaha memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat Blora. Kami sebagai Kepala DPMPTSP yang baru siap untuk meneruskannya dan mengembangkannya dengan berbagai inovasi. Mohon doanya semoga kedepan bisa tambah lebih baik lagi,” tambahnya. 

Untuk diketahui, di Jawa Tengah, Pemda yang memperoleh Predikat “A” kategori Unit Penyelenggara Pelayanan (UPP) Pelayanan Prima ada 12. Meliputi Kota Semarang, Kota Surakarta, Banyumas, Cilacap, Blora, Jepara, Kendal, Salatiga, Batang, Pati, Kebumen, dan Grobogan.(Her/red)

Share:

Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Blora Diapresiasi Wamenkes



 

BLORA, JATENGTIGA.COM – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Dante Saksono Harbuwono, SpPD-KEMD, PhD, apresiasi tindakan Pemkab Blora terkait  program deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) pada masyarakat.

 Apresiasi dari Wamenkes itu disampaikan  saat  dialog interaktif secara virtual  dengan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM di pencanangan Bulan Gerakan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM), Rabu (18/5/2022), pagi.   

 Diketahui, Wamenkes mencanangkan Bulan Gerakan Deteksi Dini PTM yang dilaksanakan secara serentak  di seluruh Indonesia pada tanggal 18 Mei -  18 Juni 2022.  Pencanangan dilaksanakan secara hybrid dari Kota Depok

Mewakili Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si, saat dialog interaktif, Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM, mengungkapkan bahwa pemerintah Kabupaten Blora telah  secara aktif melaksanakan program-program deteksi dini pada masyarakat.

 “Kegiatan deteksi dini yang ada di Blora sudah dilakukan secara periodik sebelum kick off pencanangan Bulan Gerakan Deteksi Dini PTM di seluruh Indonesia dilaksanakan,’’ papar  Wabup  Tri Yuli Setyowati.

 Sesuai laporan Dinas Kesehatan deteksi dini PTM di Blora sudah dilakukan di 26 puskesmas (290 desa). Juga dilakukan rutin yang ada di posbinwil. Deteksi dini dilakukan pada usia produktif usia 15-59. “ Semua kami lakukan  secara gotong royong dimana  semua menggerakan OPD terkait,” jelas Mbak Etik, panggilan akrab Wabup  Tri Yuli Setyowati

 Mengapresiasi

 Atas kondisi itu, Wamenkes RI dr. Dante Saksono Harbuwono, mengapresiasi apa yang sudah dilakukan di Kabupaten Blora. “Terima kasih dari Blora, saya mengapresiasi dengan apa yang sudah dilakukan di Blora yakni  melakukan pemeriksaan deteksi dini  di tingkat yang lebih perifer yaitu di puskesmas,” ungkap Dante

 Terkait harapan Wamenkes bahwa kegiatan bisa masuk yang lebih dini lagi, yakni ke posbindu dan posyandunya, Wabup Tri Yuli menyatakan  harapan dari Wamenkes tersebut juga dilakukan di Blora. ‘’Di Blora deteksi dini PTM sudah dilakukan di posbindu hingga ke bawah dengan melibatkan kader dan bidan.

 Untuk itu Wamenkes Dante menyambut baik apa yang dilakukan Kabupaten Blora untuk melakukan deteksi dini PTM tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan salah satu contoh yang maksimal, contoh yang baik karena dilakukan di tempat yang mudah diakses oleh masyarakat.

 Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Blora, Joko Budi Heri Santoso, S.KEP, NERS, M.SI saat ditemui usai kegiatan, mengungkapkan bahwa memang kegiatan deteksi dini PTM sudah dilakukan secara rutin dan kontinyu di Kabupaten Blora.

 Menurutnya,  bersamaan dengan pencanangan gerakan bulan deteksi dini penyakit tidak menular se Indonesia,  selama ini sudah diimplementasikan di Kabupaten Blora secara rutin dan kontinyu.  Termasuk melakukan skrining untuk usia produktif, maupun hingga usia diatas 60 tahun telah dilakukan.

 “Skrining usia produktif dengan usia 15-59 tahun termasuk diatas 60 tahun di setiap kegiatan sasaran akan dilakukan skrining mulai dari tinggi badan, lingkar perut, pemeriksaan gula, tensi, ketajaman penglihatan, termasuk untuk usia produktif wanita ada pemeriksaan sadari untuk deteksi kanker payudara,” terang Joko.(Her/red) 

Share:

Rektor UIN Walisongo Semarang Kagumi Kampung Samin Blora

 


BLORA, JATENGTIGA.COM - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof Imam Taufiq kagumi  kampung Samin yang ada di Sambongrejo, Kecamatan Sambong Blora. Kagum dengan keasriannya, maupun ajaran-ajaran sedulur sikep yang ada.

Saat berkunjung ke kampung Samin Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Blora, Rabu (18/05/2022), rombongan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang itu, oleh Bupati  Blora,  H. Arief Rohman diajak keliling melihat keasrian kampung samin yang hingga saat ini masih dijaga.

Tidak hanya itu, rombongan yang diterima langsung oleh Bupati H. Arief Rohman, dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, Sekda Komang Gede irawadi, Kepala BBKAD Slamet Pamudji, sesepuh sedulur sikep Mbah Pramugi Prawiro, serta sejumlah OPD terkait, juga dijamu dengan makanan khas desa yang sudah disiapkan oleh warga setempat.

 Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof Imam Taufiq, mengaku kagum dengan keberadaan kampung Samin yang ada di Sambongrejo itu.  

 "Atas nama UIN Walisongo Semarang kami mengapresiasi pada seduluran Sikep dan Pemkab Blora, yang telah mengajak kami untuk melihat keasrian kampung Samin ini, " ucap Rektor Prof Imam.

 Membawa Inspirasi

Menurutnya, kampung samin ini merupakan tempat yang membawa inspirasi, membawa penguatan daerah yang memiliki etnik kekhasan kekuatan dan karakter Indonesia.

 "Dan salah satunya Blora ini yang menginspirasi, kita belajar dari kampung samin, disini sangat komplek, dari nilai-nilai samin ini sejalan dengan Walisongo yang dakwahnya menggunakan cara santun dan damai, seperti hanya samin mengajarkan ketentreman rukun,rahayu," katanya.

Prof Imam menyatakan, keasrian yang ada di kampung Samin Sambongrejo harus dibangun dengan modernitas, namun dalam membangunnya tidak harus mengikis nilai-nilai tradisi yang sudah ada.

 “ Kampung Samin harus dibangun, terlebih disini (Kampung Samin) dengan kaitannya transportasi dan komunikasi, kemudian kekhasan yang lain, seperti menggali sedulur sikep yang ada 6-7 tempat, dan ini khas sekali, ini menjadi karakter Indonesia, yang mampu memberikan nilai gemah ripah lohjinawi, samin harus menjadi wajah, motor penggerak, tidak hanya seringkali menjadi nilai-nilai minor tapi dari samin kira belajar nilai karakter, " imbuhnya.

Bupati H. Arief Rohman mengucapkan terimakasih atas kerawuhannya rektor dan rombongan ke Blora, terlebih kersa berkunjung di Kampung Samin.

 "Kami harap dari samin ini menginspirasi untuk Indonesia, oleh karena itu kami mohon bimbingannya, dan kami harap ada penelitian disini yang nanti bisa mengangkat/ menggali nilai-nilai leluhurnya," tuturnya.

 Ada Penelitian

Bupati yang akrab disapa mas arief ini juga  berharap nantinya ada penelitian yang bisa dibuat buku tentang ajaran samin mulai dari nilai luhur dan sebagainya.

Untuk tema bisa kolaborasi, di Blora ini ada kurang lebih 7 lokasi kampung samin. UIN ini punya tim, dan ini bisa diangkat dan akan menjadi kekayaannya kita," harapnya.

 Di sektor wisata, lanjut Arief, tentu akan menjadi daya tarik tersendiri, terlebih dari wisatawan kota kunjungan ke daerah yang disajikan menarik. "Jika ini nanti menjadikan daya tarik wisata tentu akan menggerakan sektor ekonomi daerah, dan perekonomian masyarakat Blora, " pungkasnya.

 Ada yang menarik dalam kunjungan ke kampung Samin Sambongrejo itu, yakni Rektor mendapat kehormatan dengan dipakaikan iket samin oleh sesepuh Samin Mbah Pramugi.(Her/red)

Share:

Peran Petanisia Blora Luar Biasa, Dukung Penanganan Pandemi Dan Bantu Masyarakat



BLORA, JATENGTIGA.COM - Bupati Blora H.Arief Rohman, S.IP, M.Si mengapresiasi peran aktif dari DPC Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Blora, yang telah bersinergi dalam membantu penanganan pandemi serta melakukan percepatan vaksinasi di Blora.

 Tak hanya itu, DPC Petanesia juga selalu aktif hadir berperan dalam berbagai bidang. Seperti halnya kemanusiaan, sosial, keagamaan, dan lainnya di Kabupaten Blora. Kehadiran Petanesia sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Blora.

Hal tersebut disampaikan Bupati Blora saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan dan pembacaan Ikrar Pengurus DPC Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Blora  masa bakti 2021-2026. Acara diselenggarakan di Pendopo Bupati Blora, Rabu (18/5/2022).

 “Kemarin ketika covid-19, peran Petanisia Blora sangat luar biasa. Mengadakan kegiatan bersama pemerintah TNI Polri, vaksinasi dan yang lainnya.  Belum lagi di kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial keagamaan,  teman-teman perannya luar biasa,” ungkap Bupati Arief.

 Pengurus DPC Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Blora  masa bakti 2021-2026 yang dilantik,  diantaranya Ketua Dewan Fatwa DPC Petanesia, KH Muhammad Nasir, dengan anggota dewan fatwa salah satunya adalah H. Arief Rohman.

Sementara itu, untuk pengurus, Ketua pengurus DPC Petanesia Blora adalah KH Cholidin.   

“Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemkab Blora mengucapkan selamat sukses atas dilantiknya seluruh pengurus, ini luar biasa, biasanya pengurusnya dilantik dulu baru kerja, ini di Blora sudah kerja dulu baru dilantik ini yang luar biasa semua unsur tergabung disini,” ucap Arief Rohman.

 Sambut Baik,

Bupati Arief menyambut baik dukungan dari DPC Petanesia Blora yang turut serta mendukung pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan serta memberi manfaat kepada masyarakat.

 Mengingat Kabupaten Blora masih dihadapkan dengan tantangan seperti angka kemiskinan, persoalan infrastruktur, dan sebagainya.

 “Silakan untuk bersinergi dengan pemerintah, apa yang bisa kita sinergikan yang muaranya bagaimana keberadaan Petanesia ini menjadi solusi,  menjadi sesuatu yang bermanfaat dan untuk kemaslahatan umat,” Jelas Bupati Arief

 Dikatakan, Blora masih banyak problem yang dihadapi. Mulai dari kemiskinan, IPM, termasuk persoalan seperti infrastruktur. Kita terus sinergi antara  Petanesia dengan pemerintah dengan TNI-Polri,” tambahnya

 Bupati Arief ingin nantinya Petanesia mampu hadir hingga tingkat desa-desa, sehingga perannya menjadi lebih optimal dalam memberikan manfaat pada masyarakat.

 “Kita juga ingin bagaimana kondusifitas Blora dan bagaimana kita mengatasi PR yang ada, kita ingin keberadaan Petanesia tidak hanya tingkat kabupaten tapi di tingkat kecamatan bahkan desa biar hadir perannya lebih optimal, dengan sinergi ini kami yakin akan memberikan kemanfaatan kemaslahatan bagi kabupaten Blora,” pungkas Bupati. 

 Terpisah, Ketua DPC Petanesia Blora, KH Cholidin menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Blora yang telah bersinergi dengan Petanesia.

 “Kami apresiasi dengan adanya wujud sinergitas dari Pemkab Kabupaten Blora yang dipimpin Bapak Bupati Blora, TNI-Polri, banyak kegiatan yang sudah kami laksanakan dan tentunya kegiatan tersebut juga atas dukungan di kabupaten Blora selama ini,” Ungkapnya

 Pihaknya juga menyampaikan sudah banyak kegiatan yang terlaksana dengan turut bersinergi dengan Pemkab Blora dan TNI-Polri diantaranya adalah vaksinasi.

 “Banyak kegiatan yang telah terlaksana bersinergi dengan Pemkab Blora, TNI, Polri antara lain vaksinasi dimana sudah 16 kali lebih kita  selenggarakan, selain itu juga ada aksi kepedulian sosial rutin kepada warga kurang mampu, sebenarnya masih banyak lagi yang sudah kami lakukan dengan bersinergi,” terangnya

 Dewan Fatwa DPC Petanesia Blora, KH Muhammad Nasir menambahkan, bahwa dengan sinergi yang baik, Petanesia dapat terus memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Blora.

 “Saya selaku ketua dewan fatwa, di Blora ini selalu mengharap kondusif, oleh karena itu petanesia blora bisa terus bersinergi, membangun kondusifitas, stabilitas bersama dengan Pemkab Blora, TNI-Polri, semoga program Petanesia terus mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat,” jelas KH Muh Nasir

 Hadir pada kesempatan tersebut, DPP Petanesia Prof Dr Ir Sriyana, MS, dan DPW Petanesia Jawa Tengah, KH Muhammad Munir dan segenap pengurus DPC Petanesia Kabupaten Blora. (Her/red)

Share:

Bupati Dukung SMPN 5 Jadi Sekolah Unggulan Berbasis Ketrampilan, Saat Peringatan HUT ke 29



BLORA, JATENGTIGA.COM - Bupati H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., pada Rabu siang (18/5/2022) membuka kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 29 SMP Negeri 5 Blora. Acara yang dikemas melalui Gelar Karya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini pun diapresiasi. 

Setibanya di lokasi, Bupati yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Aunur Rofiq, SE., M.Si., dan Kepala SMPN 5 Blora, Tri Handayani, S.Pd., M.Pd., ini, terlebih dahulu keliling melihat beragam produk kerajinan dan produk makanan olahan hasil karya siswa tiap kelas. 

Kerajinan seperti kaligrafi, lukisan, kemudian jajanan tradisional, aneka minuman, dan makanan ringan disajikan oleh setiap kelas di lapangan indoor tengah sekolah. 

"Selamat ulang tahun ke 29 untuk SMPN 5 Blora. SMP ini ternyata luar biasa. Siswa-siswi nya keren, sudah bisa menghasilkan aneka produk kerajinan, dan makanan yang rasanya enak. Tadi sudah saya cicipi langsung. Ini bisa mendorong kewirausahaan bagi generasi muda," ungkap Bupati.

"Dengan berbekal ketrampilan berwirausaha sektor boga dan kerajinan ini, kita siap mendukung SMPN 5 Blora menjadi sekolah unggulan berbasis ketrampilan. Sehingga tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, namun juga punya bekal ketrampilan berwirausaha. Ini potensi bagus yang harus terus didorong bersama," lanjut Bupati. 

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa pemakaian masker mulai dilonggarkan oleh Pemerintah Pusat. Sehingga Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini meminta para siswa-siswi untuk selalu tertib mematuhi protokol kesehatan. 

"Ketika di tempat terbuka boleh tidak pakai masker, namun jika berada di tempat tertutup maskernya bisa dipakai. Atau dipakai saat perjalanan menuju sekolah atau pulang. Tapi bagi yang sedang batuk atau flu tetap harus pakai masker," jelas Bupati. 

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Blora, Tri Handayani, S.Pd., M.Pd., mengaku senang dan berterimakasih kepada Bupati Arief Rohman atas kunjungan dan arahannya. 

"Terimakasih banyak untuk Pak Bupati yang sudah berkenan hadir memberikan ucapan selamat dan memotivasi anak anak untuk mengembangkan potensi dirinya. Kami siap untuk menindaklanjuti dengan merintis kerjasama dengan mitra luar," ucap Tri Handayani. 

Menurutnya saat ini pihaknya sedang membangun komunikasi dengan jurusan Boga SMK Muhammadiyah 1  Blora dan SKB Blora. Yang dirasa bisa memberikan pelatihan wirausaha kepada siswa siswi SMP Negeri 5 Blora. 

"Kami ingin memberikan pelatihan kewirausahaan boga dan ketrampilan cukur rambut bagi siswa. Sehingga kedepan bisa menjadi ahli cukur di desanya, tak perlu cukur rambut ke kota. Saat ini jumlah siswa kami 500 lebih," lanjut Tri Handayani.

"Kami juga siap melaksanakan kurikulum merdeka yang disiapkan Kementerian Pendidikan. Mencetak generasi muda yang unggul sesuai nilai nilai Pancasila. Mohon dukungannya Bapak Bupati," pungkasnya. 

Dalam acara tersebut juga diisi dengan pertunjukan seni tari kolosal tradisional, musik hadroh, dan karawitan. (Her/red)

Share:

Wabup Blora, Ikuti Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga BKKBN secara Virtual

 


BLORA, JATENGTIGA. COM - Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, ST, MM pada Kamis (12/5/2022) dari Pendopo Kabupaten Blora mengikuti secara virtual kegiatan Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Gelar Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara yang diselenggarakan ini merupakan momentum komitmen dari 600 ribu kader pencegahan stunting di Indonesia.

Dari Kabupaten Blora, diikuti soleh Forkopimda Blora, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Kepala Bappeda Blora, Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Blora,  IBI Kab Blora, Aisyiyah Blora, Muslimat NU Blora, Koordinator PLKB se Kab/Blora dan kader tim pendamping keluarga.

Kegiatan Apel yang dipusatkan di Alun-Alun  Kabupaten Subang, Jawa Barat, tersebut digelar secara hybrid dan diikuti secara virtual oleh 514 kabupaten/kota di Indonesia bahkan 514 kab kota, bahkan diantara mereka juga para pengelola balai penyuluhan kependudukan dan KB kecamatan di seluruh indonesia. 

Hadir secara langsung di Subang, Kepala BKKBN Dr.(H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI ( Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.I.P.,  Deputi III Kemenko PMK, drg. Agus Suprapto M.Kes,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Deputi III Menko PMK mengatakan bahwa tim pendamping keluarga merupakan motor sekaligus aktor-aktor penting yang harus bergerak untuk menyelesaikan masalah stunting di Indonesia. 

“Sehingga di tahun 2024 nanti tercapai 14 persen, permasalahan stunting menjadi tantangan bersama, secara global kita berada pada urutan 115 dari 151 negara di dunia, komitmen pimpinan mulai dari tingkat pusat hingga tingkat desa bahkan tingkat keluarga itu adalah komitmen penting kita bersama,”ucapnya

Pihaknya juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah daerah kabupaten/kota untuk memberikan dukungan kepada tim pendamping keluarga.

“Melalui penguatan dan pemberdayaan tim pendamping keluarga di desa kelurahan sebagai ujung tombak upaya  percepatan penurunan stunting, saya mengharapkan kepada pemerintah kab/kota untuk terus melakukan penguatan kelembagaan TPPS yang telah dibentuk untuk membantu dan memfasilitasi pelaksanaan tugas dari pendamping keluarga melalui dukungan sarpras dan pembiayaan kegiatan,” Pesannya. 

Sementara itu, Kepala BKKBN menyampaikan, bahwa pencegahan stunting pada anak Indonesia menjadi salah satu fokus pekerjaan pemerintah. 

Pencegahan stunting menjadi unsur utama menjadikan generasi penerus Indonesia mempersiapkan kematangan emosional, sosial, dan fisik agar anak Indonesia mampu berinovasi untuk berkompetisi secara global. 

"Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal," terangnya

Dikatakannya, ada beberapa penyebab dan akibat dari stunting yang perlu menjadi perhatian.

“Tiga penyebab stunting, satu gizinya kurang bagus, dua sering sakit-sakit, dan tiga pengasuhannya kurang baik,” ungkapnya

“Tiga akibat stunting, satu, stunting itu pasti pendek, tapi pendek belum stunting, kedua,  stunting intelektualnya kurang, dan ketiga, sakit-sakitan, ini yang perlu diperhatikan agar tidak terkena stunting,” imbuhnya

Pada kesempatan tersebut, Hasto juga mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh pihak, termasuk tim pendamping keluarga yang telah turut berperan dalam percepatan penurunan stunting.

Dalam laporannya Deputi ADPIN BKKBN, Sukaryo Teguh Santoso, mengungkapkan bahwa kegiatan Apel ini dilakukan untuk menumbuhkan semangat kepada para pendamping keluarga sekaligus kick off verifikasi dan validasi data.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat kepada para pendamping keluarga dalam melakukan pendampingan pada calon pengantin, calon keluarga, dan keluarga secara masif sebagai ikhtiar untuk percepatan penurunan stunting,” papar Sukaryo

“Sebagai momentum dimulainya atau kick off kegiatan verifikasi dan validasi data keluarga yang berisiko stunting yang bersumber dari pendataan keluarga tahun 2021,” imbuhnya

Sukaryo menjelaskan,  bahwa saat ini sudah terbentuk  200 ribu tim pendamping keluarga di Indonesia.

“Kami laporkan telah terbentuk 200 ribu tim pendamping keluarga atau 600 ribu personel dengan komposisi bidan, tim penggerak PKK, dan para kader KB,” ungkapnya

Pada kesempatan tersebut, Kepala BKKBN juga menyerahkan secara simbolis data keluarga berisiko stunting yang akan dilakukan verifikasi dan validasi lapangan oleh para kader di seluruh Indonesia.

Penyerahan data di Kabupaten Blora juga dilakukan oleh Wakil Bupati Blora kepada tim pendamping keluarga, dengan turut didampingi oleh Ketua TP PKK Blora. 

Ditemui setelah kegiatan, Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen serius untuk menurunkan stunting. 

“Hari ini kita mengikuti kegiatan Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga,  dan saya tadi juga menyerahkan data keluarga berisiko stunting, tentunya kita akan terus berupaya agar angka stunting di Kabupaten Blora ini bisa segera turun. Kita bersama-sama dengan berbagai pihak, termasuk dengan PKK, Tim Pendamping Keluarga, dan berbagai pihak lainnya agar percepatan penurunan stunting ini bisa terlaksana dengan baik,” terang Wabup 

“Arahan dari Deputi Menko PMK, Kepala BKKBN, tadi akan kita tindak lanjuti. Termasuk Pemkab juga akan terus mendukung Tim Pendamping Keluarga dalam rangka penurunan stunting,” imbuhnya. (Her/red).

Share:

Perhutani Randublatung Gelar Halalbihalal Bersama Karyawan dan Pensiunan

 



BLORA,  JATENGTIGA. COM - Setelah sebulan penuh berpuasa, tiba saatnya untuk melakukan halalbihalal atau saling memaafkan sesama muslim. Seperti yang dilakukan oleh segenap karyawan Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora,  Jawa Tengah 

Kegiatan halalbihalal digelar dengan sederhana mematuhi protokol kesehatan di gedung Graha Perhutani Randublatung, Kamis (12/5/2022) dengan mengundang pensiunan karyawan Perhutani dan Forum komunikasi Kecamatan (Forkompimcam) Randublatung. 

Administratur (Adm) Perhutani KPH Randublatung Dewanto mengatakan acara halal bihalal ini merupakan ajang saling bermaafan dan menjalin silahturahmi antara managemen, segenap karyawan, para pensiunan Perhutani dan Pejabat forkompincam serta para mitra lainya.

"Semoga dengan adanya acara ini hubungan kita baik dalam berkerja, maupun hubungan kekeluargaan semakin erat dan menjadikan kebarokahan bagi kita semua,” Kata Dewanto, Kamis (12/5/2022).

Ditambahkan Dewanto, acara halalbihalal ini juga sekaligus sebagai pembinaan mental kepada karyawan perhutani, disamping untuk ajang saling bermaaf - maafan serta untuk menjalin silahturahmi antar pimpinan dan segenap karyawan serta para pejabat forkompimcam Randublatung.



Acara yang mendatangkan KH. Achmad Imam Saifuddin Zuhri Pengasuh Pondok pesantren Fatimah Az Zahra Randublatung untuk memberikan tauziah tersebut dihadiri oleh Andinistratur Perhutani Randublatung Dewanto, Shut.MSc,  Camat Randublatung Sutarso,Sip. MSi, Kapolsek Randublatung AKP Lies Pujianto, Danramil Randublatung Kapten Chb Sudiyono, kepala kelurahan Wulung, dan segenap pejabat serta karyawan perhutani Randublatung.

KH Haji Acmad Imam Zuhri dalam tauziahnya mengajak kepada semua yang hadir untuk menjadikan momentum halalbihalal ini, sebagai ajang silahturahmi guna menuju karyawan karyawati yang lebih sabar, lebih iklas serta selalu bersyukur untuk menjadi insan yang lebih baik.

 “Kita sebagai manusia harus bisa mensyukuri nikmat hidup yang sudah diberikan oleh Allah SWT, semoga dengan momentum Halal bi Halal ini akan menjadikan kita semua khusunya karyawan Perhutani termasuk kedalam orang-orang yang baik yang selalu bersyukur serta orang-orang yang mendapat kemenangan” Ungkapnya.(Her/admin)

Share:

Perhutani Serahkan Bantuan TJSL kepada Kelompok 3 Perdifa di Blora Total Rp. 20.500.000

 


BLORA, JATENGTIGA.COM - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, serahkan bantuan program Tanggung Jawab Soaial Lingkungan (TJSL) kepada kelompok Disabilitas Blora, Jawa Tengah sebesar Rp. 20.500.000.

Bantuan berupa barang itu diserahkan di tiga tempat, tiga Kecamatan diwilayah KPH Blora secara bergantian.

Tiga tempat itu adalah rumah batik Perdifa Blora Mustika desa Kamolan, Kecamatan Blora, menjahit dan kerajinan perca desa Tambahrejo, Kecamatan Tunjungan dan olahan makanan ringan dan sirup herbal desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen.

Administratur KPH Blora Agus Widodo mengatakan bantuan TJSL ini akan diupayakan tiap tahun, untuk membantu usaha Perdifa di Blora agar ekonomi mereka menjadi lebih baik.

"Bantuan dari Perhutani ini semoga bisa bermanfaat bagi para difabel, agar bisa membantu meningkatkan perekonomian mereka," kata Agus

Agus berharap semoga kelompok difabel bisa mandiri secara ekonomi, produktif dan berkah bagi perusahaan.

"InsyaAllah tiap tahun kita akan salurkan sesuai kemampuan perusahaan, sama skala prioritas," imbuhnya.

Siti Muntarini ketua Perdifa Ngawen yang mengelola usaha olahan makanan ringan dan sirup herbal mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan dari Perhutani.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan dari Perum Perhutani, semoga bermanfaat untuk mengembangkan usaha kami," ucapnya.

Ditambahkan Siti bahwa usahanya ini ia rintis sejak 2020, bersama penyangdang disabilitas di Kecamatan Ngawen. Untuk sementara pemasaran hasil olahan makanan ringan dan minuman yang ia kelola ia pasarkan melalui online.

Sedangkan bantuan berupa bahan bahan batik yang diberikan kepada Perdifa Blora Mustika di rumah batik Blora, sangat bermanfaat disaat seperti ini, lantaran bisa membantu pemulihan usahanya akibat pandemi selama dua tahun ini.

Begitu juga yang diterima Perdifa desa Tambahrejo, Kecamatan Tunjungan berupa bahan kain perca dan mesin jahit.(Her/red)


Share:

Terbaru

Isak Tangis Mengiringi Keberangkatan Calon Jamaah Haji Kabupaten Blora

  BLORA, JATENGTIGA.COM - Suasana haru mengiringi keberangkatan calon jamaah haji asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah di pendopo rumah dinas ...

Total Pageviews

Categories

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »