Polres Blora Gencar Sosialisasikan New Nornal ke Pelosok Desa

Bhabinkamtibmas sosialisasikan new normal hingga kepelosok desa


BLORA, 30/6 (JATENGTIGA)- Polres Blora Jawa Tengah gencar sosialisasikan tatanan kehidupan baru atau new normal hingga ke pelosok desa melalui Bhabinkamtibmas.

Ini dimaksutkan untuk menyeimbangkan perekonomian dengan penanganan covid-19. Ekonomi tetap berjalan, namun penangan penyebaran covid-19 juga tertangani.

Kabupaten Blora sendiri saat ini walaupun belum berstatus zona hijau, namun aktifitas warga semenjak Kapolri mencabut Maklumatnya, mulai ramai beraktifitas seperti sebelumya.

Tranfortasi mulai berjalan normal, Pedagang keliling sudah tidak takut keluar. Namun demikian mereka belum mengerti arti new normal yang sebenarnya.

Untuk itu Polres Blora melalui Bhabinkamtibmasnya gencar melakukan soaialisasi new normal hingga kepelosok desa.

Salah satunya yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Jiken Bripka Sutar Selasa (30/6), memberikan arahan kepada anggota Linmas Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Blora sebagai mitra Polri agar membantu memberikan penyuluhan kepada warga untuk menjaga kesehatan.

"Kami menggandeng Linmas untuk turut berperan aktif membantu Polri mensosialisasikan protokol kesehatan dalam menghadapi era new normal dan mencegah penyebaran Covid-19," ucap Sutar (Selasa, 30/6/2020).

Hal yang tak luput disampaikannya yakni anggota linmas sebagai contoh dimasyarakat setiap beraktivitas wajib memakai masker, menghimbau masyarakat agar tidak berkerumun dan wajib menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan.

"Kami berusaha mengedukasi masyarakat agar protokol kesehatan menjadi sebuah kebutuhan dalam setiap melakukan aktifitas. Bukan hanya sekedar himbauan pemerintah," imbuhnya

Sementara itu Kapolsek Jiken Iptu Eko Septi menyatakan, seluruh jajaran Polres Blora saat ini tengah mempersiapkan regulasi, protokol dan SOP menghadapi new normal.

Kepolisian dalam hal ini membantu Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong masyarakat, untuk menerapkan standar protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

"Tugas Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Kepolisian ditingkat desa harus mampu memberikan sosialisasi, mengawasi dan mengendalikan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan agar kegiatan tetap berjalan seperti biasa,” katanya.

Menuju new normal ini, lanjut Kapolsek harus sedikit demi sedikit dibiasakan mulai dari diri sendiri sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19 supaya cepat tertangani.

"Mari kita bersama patuhi protokol kesehatan untuk menyambut tatanan kehidupan baru atau new normal dan mudah-mudahan Pendemi Covid-19 segera berakhir," pungkas Iptu Eko Septi.
Share:

Pertamina EP 4 Field Cepu, Targetkan Sumur SMG-UPD01 dan NGL-P01 160 BOPD

Afwan Daroni Cepu Field Manager

BLORA, (JATENGTIGA)-Pertamina EP Asset 4  Field Cepu, berencana melakukan Work Over (WO) dan Well Intervention di wilayah Semanggi dan Nglobo dalam waktu dekat.

WO di sumur SMG-UPD01 dan WI di sumur NGL-P01 diharapkan mampu menghasilkan 160 barrel oil pee day (BOPD). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Cepu Field Manager, Afwan Daroni.

"Sesuai hasil diskusi dengan tim EPT Asset 4, kami akan mengerjakan dua sumur tersebut," ucapnya kepada media, Rabu (23/6/2020).

Afwan berharap pekerjaan tersebut berjalan lancar dan mencapai target. Sepanjang tahun 2020, Pertamina EP Cepu Field bersama Asset 4 melakukan kegiatan dua Work Over & 16 Well Intervention di sumur-sumur struktur Ledok, Nglobo, Semanggi, Kawengan, Banyuasin, dan Tapen.

Hingga Juni, upaya tersebut menghasilkan minyak sebesar 245 bopd. PEP Cepu Field juga berkomitmen untuk menyelesaikan sisa pekerjaan WO & WI di 10 sumur. (Prayitno/red)
Share:

Obyek Wisata Heritage Loco Tour Cepu Akan Segera di Buka

Petugas cek Suhu badan Pengunjung yang mau datang ke Obyek wisata Haritage Loco Tour di tempat penjualan Karcis

BLORA (JATENGTIGA)- Menuju era kehidupan baru (New Normal) obyek wisata di Kabupaten Blora mulai kesiapan buka kembali.

Salah satunya adalah obyek wisata Heritage Loco Tour milik Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Wisata Haritage Loco Tour milik Perhutani KPH Cepu ini tutup sduah hampir dua bulan, sejak menyebarnya Covid-19, dan rencana akan dibuka lagi awal nulan Juli memdatang.

"Rencana pembukaan awal bulan Juli 2020, sambil menunggu persyaratan dari dinas pariwisata dan instansi terkait," ucap Kepala Administratur KPH Cepu Dadut Sudjatmiko melalui Junior manager Bisnis Dodik Widya Buana (Seni, 22/6/2020).

Untuk persiapan sendiri dipintu masuk penjualan karcis disiapkan alat pencuci tangan dan sabun serta thermogun pengukur suhu,


Bahkan disetiap tempat duduk juga beri tanda silang untuk jaga jarak, dan tempat duduk untuk gerbong juga diberi jarak.

"Ini saya cek mesin, karena lama tidak digunakan, sambil yang lain meyiiapkan tanda untuk jaga jarak disetiap tempat duduk," kata Ruslan pengelola wisata Haritage Loko Tour.

Tampak para petugas membersihkan gerbong dan memasang tanda silang untuk tempat duduk, agar jaga jarak sesuai protokoler kesehatan menuju new normal.
Share:

Sejumlah Pelaku Seni di Blora, Mendatagi Dinporabudpar

Audensi pelaku seni di Blora bersama Dinporabudpar di Aula Kantor

BLORA (JATENGTIGA)- Sejumlah pelaku seni di Kabupaten Blora Jumat (19/6) pagi, mendatangi Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata.

Sebanyak lima puluhan itu terdiri dari Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI), Yayasan Seni Janur Kuning, grup seni barong Blora, grup organ tunggal Blora dan yang lainya.

Mereka ditemui langsung oleh Kepala Dinporabudpar Blora Selamet Pamuji di Aula belakang Kantor. Para perwakilan pelaku seni itu menyampaikan aspiranya, supaya di era tatanan kehidupan baru atau new normal untuk diberikan ijin pentas.

Mbah Karno sebutan ketua PEPADI Blora menyampaikan selaku promotor seni di Blora, akan mengawali tampil dalam pagelaran wayang kulit di Rumah dinas Bupati.

Dirinya akan memberikan contoh pagelaran yang sesuai dengan protokoler kesehatan yang membatasi penonton. Sekaligus Bupati akan sosialisasi tentang era New Normal.

"Di tengah pandemi covid ini ,kami akan menggelar pagelaran seni wayang kulit pada Kamis (25/6), sesuai protokoler kesehatan, Monggo kalau mau hadir," ucapa Sukarno (Mbah Karno) Jumat, (19/6/2020).

Ia berharap para pelaku seni ikut menyaksikan pagelaran tersebut, Sebagai contoh pentas sesuai protokoler kesehatan.

Selain PEPADI yang menyapaikan usul saran, pemilik seni barong Risang Guntur Seto Adi Wibowo juga menanyakan tentang kapan pemerintah memberikan ijin pentas seni bagi pelaku seni di Kabupaten Blora.

"Kami siap menerapkan protokoler kesehatan jika ada ijin pentas nanti, tapi yang saya khawatirkan justru para penonton yang tidak patuh," kata Didik sapaan akrabya.

Ia ingin, lanjut Didik, dalam penerapan protokoler kesehatan para penonton, nantinya jangan dibebankan kepada pelaku seni, ia merasa kebertan.

Menurutnya, selama pandemi corona berlangsung hampir tiga bulan, belum pernah ada pagelaran sama sekali alias vakum,

Mereka para pelaku seni merasakan dampak ekonomi yang sulit ditengah pandemi covid-19, karena tidak ada yang mengundang untuk pentas.

Menanggapi keluhan pelaku seni itu, Kadnporabudpar Blora Selamet Pamuji menampung semua aspirasi pelaku seni. Ia akan menyampaikan keluhan ini kepada Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Blora,

"Intinya saya akan sampaikan keluhan pelaku seni ini kepada tim gugus tugas, untuk segera memberikan ijin pentas seni," papar Mumuk sapaan akrab Kadinporabudpar.

Usulan ini oleh Dinporabudpar akan dibuat resume kesepakatan bersama, untuk mendorong tim gugus tugas memberikan ijin pentas sesuai protokoler kesehatan.

"Bupati Blora sudah berjanji akan memberikan ijin pentas pada awal Juli mendatang. Saya berharap bisa berimbang. Penanganan covid tetap berjalan, perekonomian juga tetap lancar," pungkas Mumuk (Red)


Share:

Hari Kedua Perketat Protokol Kesehatan, Masih Banyak Pengunjung Pasar Tidak Pakai Masker


Pintu masuk satu jalur dihadang petugas ,warga tidak pakai masker disuruh putar balik

BLORA-(JATENGTIGA)-Meski sudah tahu masuk pasar Sido Makmur Blora harus menggunakan masker, dihari kedua penerapan protokoler kesehatan masih banyak pengunjung yang tidak pakai masker.

Diperketatnya protokoler kesehatan di Pasar Sido Makmur Blora ini, karena adanya dua pedagang yang dinyatakan positif covid-19, dari hasil polymerase chain reaction (PCR) Selasa (16/6) lalu.

Tampak petugas dari Kecamatan Blora yang dipimpin Camat Blora Dasiran Jumat (19/6) pagi, sudah berjaga, menertipkan dipintu masuk pasar Sido Makmur Blora.


Kalau Kamis (18/6) kemarin pintu masuk dan keluar berbeda, dihari kedua ini pintu masuk dan keluar difokuskan hanya satu pintu saja.

Para pengunjung baik pembeli maupaun pedagang wajib pakai masker. Bagi yang tidak memakai masker langsung disuruh putar balik oleh petugas, karena kemarin sudah diberi tahu sebelumnya.

Bukan saja yang tidak pakai masker yang disuruh balik, namun juga pengunjung yang membawa anak kecilpun diminta untuk putar balik atau menunggu diluar.

"Ya, dihari kedua ini kami sudah koordinasi dengan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM), untuk lebih perketat lagi penerapan protokoler kesehatan di pasar Sido Makmur. Pengunjung wajib pakai masker. Yang tidak pakai masker kita suruh putar balik," Jelas Dasiran Camat Blora (Jumat, 19/6/2020).

Menurutnya ini dilakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19 di pasar Sido Makmur.

Salah satu pengunjung yang tidak memakai masker mengaku lupa pakai masker. dan sisuruh putar balik oleh petugas untuk mengambil masker atau mencari maaker.

"Saya lupa, dirumah ada sih soale cepet-cepet tadi. Ini tadi ngantar istri belanja, tapi istri saya sudah pakai masker biar saya nunggu diluar sama anak saya," Kata Anto.

Terpisah Bupati Blora Djoko Nugroho menyampaikan sebelunya, diucapakan  terimakasih kepada tim kesehatan yang begitu cepat mengadakan test reaktif sehingga animo masyarakat begitu bagus untuk ikut test disejumlah pasar dan swalyan diwilayah Blora.

Sehingga ditemukan sebanyak 10 orang reaktif test disejumlah pasar dan swalyan, termasuk dua pedagang di pasar Sido Makmur Blora, yang pada selasa lalu hasil PCR nya positf.

Koko sapaan akrab bupati yang terkenal dengan kota sate ini, mengatakan tetap membuka pasar Sido Makmur, dengan catatan diperketat protokoler kesehatan dengan satu pintu.

"Artinya untuk menghindari kerumunan masa ,sosial distance, fisikal distance. Jadi kita tetap tangani covid-19, ekonomi kerakyatan tetap berjalan," papar Kokok saat ditemui diruanganya. (Red)








Share:

Kapolres. Tidak Ada Penjemputan Paksa Pasien Covid-19 di Blora


Penyerahan bantuan alat penyemprot kepada masyarakat saat pencanangan Kampung tangguhNusantara Candi 

BLORA (JATENGTIGA)-Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan Kamis (18/06) menegaskan, tidak ada penjemputan paksa pasien Covid -19 di Klinik Bakti Padma Kabupaten Blora Selasa (16/6) lalu.

"Yang terjadi kemarin adalah, keluarga pasien menemui pihak satgas untuk memohon anaknya melakukan isolasi mandiri di rumah. Dan itu di setujui satgas," ucap Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan saat pencanangan Kampung Tangguh Nusantara Candi (Kamis, 18/06/2020)

Menurutnya, Itu bukan penjemputan paksa. Penjemputan paksa itu bila terjadi anarkis, Terjadi tarik ulur, paksaan. Mengingat sudah dua bulan anak-anak itu melaksanakan isolasi di klinik tersebut.

"Peristiwa yang terjadi kemarin tak lain hanyalah adanya keinginan keluarga pasien Covid -19, kepada tim satgas yang meminta keluarganya menjalani isolasi mandiri di rumah," imbuhnya

Kapolres menjelaskan, kedatangan petugas kepolisian ke lokasi sebatas hanya melakukan pengamanan lokasi. Dan itu sudah menjadi tanggung jawab pihak kepolisian untuk menjaga Kamtibmas di setiap wilayah.

"Pihak Polri datang kesana bukan untuk berhadapan dengan masyarakat. Kita sebatas pengamanan saja. Situasi Kamtibmas di Blora itu tanggung jawab saya sebagai Kapolres. Itu tugas saya. Saya yang harus menjaga disana," terangnya.

Kapolres mengaku akan mengerahkan anggota Bhabinkamtibmas untuk ikut memantau pelaksaan isolasi mandiri setiap pasien.

"Satgas Covid dibentuk di setiap desa. Desa ada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, otomatis mereka ikut serta mengawasi isolasi mandiri. Jadi pengawasannya akan lebih tinggi," ujarnya.

Sebelumnya, ratusan massa keluarga pasien Covid -19 mendatangi klinik bakti padma untuk menjemput 16 anggota keluarganya yang menjalani isolasi di tempat tersebut. Mereka beralasan sudah mulai bosan dan jenuh karena cukup lama menjalani perawatan.
Share:

Dinkes Minta Pasien Yang Mandiri, Harus Disiplin



BLORA (JATENGTIGA)-Sebanyak 16 pasien covid-19 yang dirawat di klinik Bhakti Padma Kabupaten Blora Jawa Tengah, yang dijemput keluarga, Selasa (16/06) kemarin, diminta untuk isolasi mandiri secara ketat dan disiplin.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Lilik Hernanto selaku juru bicara (Jubir) gugus tugas penanganan percepatan covid-19 Kabupaten Blora, saat konferensi Pers Rabu (16/06).

"Siapa tahu dengan isolasi mandiri dirumah, dekat dengan orang tua malah sembuh," kata Lilik

Sebelumnya, keluarga pasien Selasa (16/06) kemarin, bersama warga  mendatangi Klinik Bhakti Padma meminta anaknya, untuk isolasi mandiri dirumah saja.

Alasanya, karena ada rasa jenu, bosan, dan tidak sabar, sudah menunggu lama dirawat belum sembuh juga.

"Ya, peristiwa kemarin memang ada pihak keluarga yang ingin anaknya dirawat dirumah, alasanya karena sudah lama dirawat tidak sembuh -sembuh, mereka tidak sabar dan bosan," paparnya

Menurut Lilik, hal itu adalah wajar, pihaknya memaklumi, namun dengan syarat tidak ada paksaan.

Serta, lanjutnya, dengan berbagai konsekwensi yang harus ditanggung oleh pihak keluarga dan desa itu sendiri.

"Konsekwensinya ya, pihak keluarga harus disiplin mengawasi isolasi mandiri itu, serta masyarakat dan kepala desa setempat juga harus ikut mengawasi," jelasnya.

Ia menambahkan pihaknya tidak melepas begitu saja. Dinkes sudah koordinasi dengan Puskesmas di Kecamatan masing -masing, untuk selalu memantau isolasi mandiri yang dilakukan keluarga pasien.

"Intinya mereka harus disiplin, masyarakatpun tidak perlu takut dan mengucilkannya. Asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan, tidak akan tertular," imbuh Lilik.

Plt. Kadinkes selaku jubir gugus tugas, juga menyampaikan terimakasih kepada Polres Blora, yang melakukan pengamanan saat kejadian berlangsung, sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Polres Blora dan Instansi lainnya, sehingga kegiatan kemarin berjalan aman dan kondusip" tandas Kepala Dinas Kesehatan.

Sementara Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan,S.I.K melalui Kasubag Humas AKP Soeparlan,SH menyampaikan pihaknya telah memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk ikut mengawasi jalannya isolasi mandiri yang dilakukan oleh keluarga pasien.

"Jadi kejadian kemarin itu Polres diminta untuk menjaga jangan sampai terjadi sesuatu, dan kami sudah memerintahkan Bhabinkamtibmas, untuk ikut mengawasi isolasi mandiri, yang diminta keluarga pasien," kata AKP Soeparlan. (Prn/red)
Share:

Dibuka Lagi. Pasar Hewan di Blora, Sesuai Protokol Kesehatan

Petugas kesehatan cek suhu setiap penumpang, sebelum masuk ke pasar hewan (Selasa, 16/06/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Setelah tiga bulan ditutup. kini pasar hewan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah di buka kembali. Namun masih banyak warga tidak memakai masker.

Diawali dengan bancaan, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora, Drs Sarmidi Selasa (16/06) membuka kembali Pasar Hewan (Pon).

Petugas meminta pengunjung yamg tidak memakai masker untuk memakai masker.

Menurutnya dibukanya pasar hewan kembali, untuk menyeimbangkan perekonomian menuju tatanan kehidupan baru (new normal) di Kabupaten Blora.

"Hari ini kita buka kembali pasar hewan, untuk menyeimbangkan perekonomian di era new normal, yang sudah tiga bulan vakum," ucap Sarmidi (Selasa, 16/06/2020)

Bagi warga yang tidak memakai masker, pihaknya sudah menyediakan 2000 masker. Selain itu juga disediakan hands senitizer, tempat cuci tangan dan sabun serta bilik disinfektan.

"Untuk kali ini bagi yang tidak pakai masker, kita sediakan 2000 masker, namun untuk selanjutnya bagi pengunjung maupun pedagang yang tidak pakai masker kita suruh balik," Imbuhnya.

Tampak para petugas gabungan dari Polsek ,Koramil Blora. Satpol PP, dan Dinas Kesehatan sibuk membagikan masker kepada para pengunjung yang masih tidak memakai masker.

Joko, salah satu pedagang sapi mengaku lupa memakai masker. Ia berterima kasih dibagikan masker gratis oleh Dindagkop UKM Kabupaten Blora.

"Lupa, ini dikasih masker oleh petugas. Terimasih telah dikasih masker gratis," kata Joko

Diharapkan dibukanya kembali pasar hewan ini, di era new normal tetap mematuhi protokol kesehatan, sesuai anjuran pemerintah, untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Blora. (Prn/red)






Share:

TNI-Polri Kompak Gotong Royong Bangun Jalan Antar Desa

TNI-Polri kompak bangun jalan antar dua desa di wilayah Kecamatan Bogorejo (Senin, 15/06/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-TNI -Polri kompak gotong royong bangun jalan antar desa guna mendukung karya bhakti diwilayah Kecamatan Bogorejo.

Dalam Karya Bakti tersebut anggota Koramil Jepon bersama Anggota Pos Mil dan Polsek Bogorejo Senin (15/06/2020), di bantu warga setempat bergotong - royong membangun jalan penghubung antara desa Sarirejo ke dukuh Gebang.

Karya bakti yang di pimpin langsung oleh Danramil Jepon Kapten Inf. Sukemi tersebut berlangsung penuh semangat dalam kebersamaan.

Nampak anggota TNI, Polri bersama warga bahu membahu membangun jalan penghubung ke dukuh Gebang di wilayah desa setempat.

Danramil Jepon Kapten Inf. Sukemi mengungkapkan bahwa dengan dibangunnya jalan ke dukuh Gebang ini diharapkan dapat mempermudah akses keluar masuk warga dukuhan setempat,

"Semoga jalan ini dapat bermanfaat untuk warga, agar ekonomi bisa berjalan lancar, " ucap Kapten Sukemi. (Senin, 15/06/2020).

Setiap harinya secara kontinyu anggota Koramil, dan Polsek Bogorejo secara bergiliran kerja bakti bersama warga,

"Alhamdulilah dari TNI dan Polri kompak, tentunya juga dengan bantuan dari warga desa," tambah Kapten Sukemi.

Sementara itu, Yono salah satu warga desa Sarirejo mengaku senang dengan di bangunnya jalan penghubung antar dukuhan ini,

"Senanglah dengan adanya jalan ini, jadi warga tidak perlu memutar jauh lagi," kata Yono. (Pur/red)
Share:

PMI Blora Sosialisasikan New Normal di Pasar Kunduran

Petugas gabungan membagikan masker kepada pengunjung dan pedagang di pasar Kecamatan Kunduran yang tidak memakai masker (Jumat, 12/06/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora ,Jawa Tengah mulai sosialaisasikan tatanan kehidupan baru atau “New Normal” kepada masyarakat, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

Seperti yang dilakukan Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Blora Jumat (12/06), bersama dengan forkompimcam Kunduran serta Puskemas setempat mendatangi Pasar Kunduran guna mensosialisasikan new normal.

Selain sosialisasi new normal, petugas gabungan juga
sosialisasi tentang bahaya Covid-19 dan dilanjutkan dengan pembagian masker kepada para Pedagang dan pengunjung pasar Kecamatan Kunduran.

“Mari kita bersama-sama memberi edukasi kepada pedangang dan pengunjung pasar kunduran, untuk hidup bersih dan selalu cuci tangan dengan menggunakan sabun agar virus tidak menempel pada kita” ucap Eni salah satu petugas perwakilan PMI Blora. Jumat (12/06/2020)

Sementara ditempat yang sama, Danramil Kunduran Kapten Czi Sundiro mengatakan kegiatan ini merupakan langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Menuju tatanan kehidupan baru kita harus tetap merepakan protokol kesehatan, semoga covid -19 cepat berakhir," papar Kapten Sundiro.

Kegiatan sosialisasi dan pembagian masker merupakan langkah dari PMI Kabupaten Blora, dalam rangka menuju new normal, dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.(Pur/red)

Share:

Golkar Tetap Yakin Pilkada 2020 Di Blora, Calon Tunggal

Ketua DPD II Partao Golkar Siswanto ,SPd. M.H meyakini Pilkada 2020 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah diikuti Calon Tunggal (Selasa , 02/06/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Rakyat (Golkar) Blora Siswanto, SPd. tetap meyakini bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Blora Calonya Tunggal.

”Sejak awal Golkar menginisiasi calon tunggal, dan saat ini kami masih meyakini bahwa nantinya di Pilkada Blora akan diikuti calon tunggal,” jelas Siswanto, Selasa (2/6/2020).

Siswanto yang saat ini menjabat salah satu Wakil Ketua DPRD Blora itu menyatakan keyakinannya mencapai 90 persen.

Munculnya isu calon tunggal di Pilkada 2020 Kabupaten Blora ini, santer sebelum adanya pandemi corona virus desease-19 (covid-19). Saat itu Partai bergambar pohon beringin ini secara terang -terangan menyatakan menginisiasi calon tunggal.

”Golkar memang menginisiasi calon tunggal di Pilkada Blora 2020 mendatang,” tandas Ketua DPD Partai Golkar Blora, Siswanto Spd, Selasa (28/01/2020) lalu.

Menurutnya, calon tunggal secara regulasi dibolehkan, sehingga sangat memunginkan di Pilkada 2020 nanti calon hanya satu pasang sementara lawannya bumbung kosong.

”Secara regulasi dibolehkan dan memungkinkan, di Pilkada 2020 lawannya bumbung kosong. Secara yuridis formal dan aturan Pilkada juga boleh, nantinya yang mendapatkan suara lebih dari 50 persen menang,” paparnya.

Dikemukakan Siswanto, kebutuhan Pilkada itu besar, baik mulai sosialisasi, menjelang coblosan, publikasi dan lainnya. Kalau dalam perhitungannya calon Bupati minimal butuh biaya sekitar Rp 25 Miliar. (Pur/red)
Share:

Terbaru

Pupuk Langka, Puluhan Pemuda Tani, Gruduk DPRD Blora

  BLORA, 20/10 (jatengtiga.com) - Pupuk langka puluhan pemuda tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Blora, Selasa (20/10) kemarin, g...

Total Pageviews

Categories

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »

Follow by Email