Akibat Erosi, Dua Rumah Warga di Cepu Terancam Longsor

Derasnya aliran Bengawan Solo menggerus tanah milik warga desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, akibatnya sua rumah warga terancam longsor (Kamis, 28/05/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Derasnya arus sungai Bengawan Saolo membuat dua rumah warga di dukuh Jidan, desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terancam longsor.

Satu rumah milik Murdiono (54), dan satu lagi milik Juari (50). warga RT 06/ RW 02. Rumah kedua warga tersebut, hampir dua bulan ini, tanah bagian belakangnya tergerus air bengawan Solo.

Mereka merasa was was jika turun hujan.
padahal rumahnya sudah dimajukan, lantaran takut terjadi longsor.

"Jika hujan, saya merasa khawatir, takut longsor lagi. Padahal rumahnya sudah tak majukan," ucap Murdiono, Kamis (28/05/2020)

Pondasi rumahnya sudah mengalami retak. Tanah bagian belakang tergerus air sungai bengawan Solo. kurang lebih lebarnya 20 meter.

"Sudah dua bulan ini mas, awalnya dari pondasi sampai bengawan jaraknya 20 meter, sekarang hilang tergerus," imbuhnya.

Sementara Kepala Desa Jipang, Ngadi ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya erosi di lokasi desanya.

"Ya mas, ada dua rumah warga kami, yaitu milik Murdiono dan Juari. Keduanya kemarin sudah ditinjau
dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS)," papar Ngadi.

Menurutnya, kondisi air sungai bengawan solo saat ini pasang, ditambah lagi jika hujan turun. Ini sangat mengkhawatirkan.

"Kami selalu memantau terus mas, dan selalu koordinasi dengan pihak terkait," pungkasnya.(Yitno/red)
Share:

Unit Reskrim Polsek Ngawen Amankan, Seorang Pemuda Pembobol ATM, Terekam CCTV

Tersangka pembobol ATM Bank Mandiri Ngawen saat diperiksa petugas diMapolsek Ngawen (Kamis, 28/05/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Unit Reskrim Polsek Ngawen, Kamis (28/02), Amankan seorang pemuda diduga melakukan tindak pidana membobol sebuah ATM Bank Mandiri di Kecamatan Ngawen.

Tersangka ini, melakukan aksinya seorang diri, dengan cara merusak pintu pelindung kotak ATM menggunakan kunci almari.

Dalam melakukan aksinya, ia yang merupakan mantan karyawan perusahaan jasa pengisian ATM PT UG Mandiri Kudus, terekam CCTV yang berada di ATM.

"Tersangka terbilang profesional, membuka mesin ATM dengan kunci lemari. Dua kali ia membobol ATM yang sama namun berbeda hari saja," ucap Kapolsek Ngawen Iptu Sunarto (Kamis, 28/05/2020).

Diketahui tersangka bernama MAS (23) warga desa Margorejo RT 03/RW 01, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Menurut Kapolsek, aksi pertamanya dilakukan pada Selasa (12/05) pukul 05.30 WIB. berhasil membobol uang tunai Rp. 43.950.0000,

Aksi keduanya pada Minggu (17/05) pukul 04.00 WIB. dengan membawa uang tunai sebesar Rp. 69.800.000, total keseluruhan sebesar Rp. 113.750.000.

"Hasil pemeriksaan sementara oleh petugas tersangka memang mantan pegawai di perusahaan jasa pengisian ATM PT UG Mandiri Kudus selama 4 bulan dan telah di PHK pada April lalu." Jelas Iptu Sunarto

Kapolsek menambahkan, dalam waktu singkat anggota unit reskrim polsek Ngawen meringkus pelaku, setelah melihat rekaman CCTV di dalam ATM bersama pihak PT UG Mandiri Kudus tanpa perlawanan.

"Hari Rabu, (27/05) pukul 14.00 WIB kemarin, Kami amankan pelaku saat berada di rumahnya," terangnya.

Atas perbuatanya tersebut, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara, (Pur/red)
Share:

Inilah Inovasi Siswa SMAN 1 Blora "Dakasyagi"

Noer Chanief seorang guru SMKN 1 Blora menunjukan sepeda ontel bekas yang disulap menjadi sepeda olahraga yang menghasilkan energi listrik (27/05/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Ditengah maraknya covid-19 tepatnya Februari lalu, tiga orang siswa sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Blora, memanfaatkan waktu luangnya belajar dirumah dengan berinovasi memanfaatkan barang bekas dan mengurangi limbah.

Ya mereka membuat sebuah karya dengan bimbingan seorang guru jurusan otomotif di Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Blora, Noer Chanief.

Tiga siswa itu adalah Gea Mustika Firmadhary, Syarofina Hernila Shonda, dan Rafi Pradipta Daniswara. Mereka adalah tim Kretifitas dan inovasi masyarakat (Krenova) SMAN 1 Blora.

Dakasyagi, adalah nama karyanya.  Menurut mereka singkatan dari sepeda bekas kaya energi.

Adanya anjuran pemerintah untuk dirumah saja, timbulah ide untuk mengisi waktu luang mereka, dengan berinovasi menyulap sepeda ontel bekas menjadi sebuah karya yang memiliki nilai ekonomi.

Tujuanya adalah pemanfaatan barang bekas, dan mengurangi limbah, menjadi sebuah karya yang memiliki manfaat bagi orang banyak.

Mereka membuat Dakasyagi ini untuk mengikuti penjaringan Krenova Kabupaten Blora 2020, dan telah direkomendasikan oleh Bappeda untuk ikut seleksi Krenova tingkat Provinsi tahun 2020.

"Idenya dari siswa SMAN 1 yang minta bimbingan saya, munculah untuk membuat karya dengan memanfaatkan sepeda bekas kaya energi (Dakasyagi)." ucap Noer Chanief (Rabu, 27/05/2020).

Menurutnya sepeda ontel bekas ini harganya sangat murah, dan terjangkau dan banyak dijual di pasar loak.

"Harganya hanya sekitar 200 an kalau dijual apa adanya, namun jika sudah jadi Dakasyagi ini, harga jualnya mencapai tiga jutaan ," imbuhnya.

Sepeda ontel bekas, lanjutnya, dicopot ban dalam dan luarnya, lalu dibuatkan tempat atau dudukan dengan di las layaknya sepeda untuk olahraga.

Roda bagian belakang diberi V-Belt disambungkan dengan sebuah dinamo kecil yang dihubungkan ke Accu, sehingga menghasilkan listrik DC,

Supaya bisa menghasilkan listrik AC, dari Accu dihubungkan lagi ke power inverter untuk menyimpan energi listrik tersebut, sehingga keluar arus listrik 220 volt.

Dari inverter itulah arus listrik bisa langsung digunakan untuk mengisi daya di Handphone, membuat juz, memasak dengan magicom dan lainnya.

"Kalau sudah menjadi Dakasyagi ini, selain bisa olahraga, badan sehat, bisa menghemat listrik, dengan memafaatkan daya yang dihasilkan dari mengayuh sepeda," paparnya.

Dakasyagi ini bisa menampung daya sebesar 400 Watt. Idenya ini muncul awal bulan Februari lalu, disaat sekolah diliburkan karena adanya covid-19.

"Bulan Februari lalu, jadi mereka manfaatkan untuk kegiatan dirumah, dengan bimbingan saya," imbuhnya.

Saat ini baru dalam tahap penilaian, menunggu pengumuman lolos administrasi, dan presentasi tingkat Provinsi.

Harapanya Dakasyagi ini bisa lolos dan menjadi kebanggan masyarakat Blora khususnya SMAN 1 Blora. (Pur/red)







Share:

Cegah Bentrok, Polsek Kedungtuban Sambangi Sesepuh Perguruan Silat

Anggota Polsek Kesungtuban koordinasi dengan sejumlah perguruan silat diwilayah setempat (Selasa, 26/05/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Polsek Kedungtuban Polres Blora Selasa (26/05), sambangi perguruan pencak silat diwilayah hukumnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga kerukunan dan menghindari bentrok antar perguruan.

Melalui anggotanya, Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto melaksanakan koordinasi dengan ketua perguruan pencak silat di wilayah setempat. antara lain, ketua Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting  Kedungtuban Marsam, Ketua PSAW Winongo Ranting  Kedungtuban Tri, Ketua Pagar Nusa Ranting Kedungtuban serta Ketua IKSPI Ranting Kedungtuban Shobirin.

“Ayo, para Ketua perguruan silat  juga mengajak warga perguruan silatnya masing-masing untuk selalu menjaga keamanan dan kenyamanan bersama seperti tidak melakukan perkelahian dengan perguruan pencak silat lain, tidak mengkonsumsi narkoba maupun miras dan tidak terjerumus kepada hal-hal negatif yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas,” ucap Kanit Intelkam polsek Kedungtuban Iptu Sugiman.

Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi antara Polsek Kedungtuban dengan Para Tokoh Pencak Silat di wilayah kecamatan Kedungtuban.

Dalam Kesempatan tersebut Kanit Intelkam menghimbau kepada ketua ranting pencak silat agar selalu bersinergi dengan pihak Kepolisian. Selain itu Kanit Intelkam juga menghimbau kepada warga perguruan silat agar selalu menjaga keamanan dan kenyamanan bersama di masyarakat.

Terpisah Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto mengatakan bahwa dalam setiap kegiatan perguruan silat harus bisa menjaga kondusifitas kamtibmas, dengan menjaga silaturahmi dan toleransi antar warga dan perguruan lainnya, 
"Dalam setiap kegiatan diharapkan setiap perguruan silat bisa menjaga ketertiban dan kondusifitas dari warganya," papar Kapolsek.

Kapolsek mengajak para tokoh silat agar bisa membina dan membawa anggotanya untuk bersama sama menjaga silaturahmi dan kebersamaan, jangan sampai hal yang sepele malah menjadi pemicu konflik atau tawuran.

"Banyak kejadian terjadi selama ini dikarenakan adanya jiwa korsa dan euforia yang berlebihan dari para warga pencak silat, karena dengan terkumpulnya massa yang cukup besar,kemudian melakukan konvoi dengan kendaran rawan terjadi kekacauan.”kata Kapolsek.

Sementara itu, Marsam ketua PSHT Kedungtuban mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung penuh polsek Kedungtuban dalam menjaga keamanan dan ketertiban. 

"Tentunya kita akan dukung penuh polsek kedungtuban, dan tentunya rekan rekan perguruan silat semua akan selalu berkoordinasi dengan Polsek jika ada kegiatan," ungkap Ketua PSHT Kedungtuban.
Share:

Pasca Kebakaran, Polres Blora Serahkan Bantuan kepada 5 Korban

Kapolres Blora AKBP Ferry Iarawan serahkan bantuan kepada warga yang tertimpa musibah paska peristiwa kebakaran (Senin, 25/05/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Pasca peristiwa kebakaran dimalam lebaran pertama di dk.Sambonganyar, desa Sumber, Kecamatan Kradenan Minggu (24/05), Polres Blora, Jawa Tengah Senin (25/05) siang, peduli sesama memberikan sejumlah sembako kepada kelima korban.

Suasana kesediahan masih menyisa diwajah kelima korban yang rumahnya hangus dilalap si jago merah, ditengah merayakan kemenangan usai menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.

Lima orang tersebut adalah Purwanto, Wagirah, Pasir, Maridin dan Lampen. Tampak kelimanya bersama warga sedang gotong royong membersihkan sisa puing-ynag terbakar.

Melihat Kapolres dan rombongan tiba dengan membawa truk dalmas merekapun terhenti sejenak, menyambut kedatanganya.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K dengan didampingi Wakapolres Kompol Drs. M.Samdani,MH dan Pejabat Utama bersama Forkompincam setempat menyerahkan bantuan sosial berupa sejumlah sembako.

Sejumlah sembako itu berupa, beras 2,5 kuintal, mie Instan sebanyak 30 karton, minyak goreng 5 karton, roti biskuit 5 karton, dan Sarung 5 lusin, serta Kaos 5 lusin.

"Ini adalah bentuk kepedulian dari Polri terhadap warga sekitar yang membutuhkan, dan salah satu program kami, respon cepat Polres Blora," ucap AKBP Ferry Irawan Kapolres Blora (Senin, 25/05/2020)

Ia merasa ikut bersedih atas musibah yang menimpa kelima warga tersebut di saat sedang merayakan lebaran pertama.

"Tidak banyak yang kita berikan, semoga bermanfaat dan semoga kegiatan ini bisa menggugah dermawan lainya untuk meringankan beban mereka," imbuhnya.

Sementara itu Purwanto salah satu korban kebakaran mengaku senang dan terharu atas bantuan yang diberikan.

"Tentunya ini semua sangat bermanfaat bagi kami pak, dan bantuan dari Polres Blora ini adalah yang pertama," kata Purwanto sambil berkaca kaca matanya.

Sebelum meninggalkan lokasi kebakaran, Kapolres berpesan kepada warga agar gotong royong, bahu membahu dalam membantu kelima korban kebakaran tersebut. Kapolres juga berpesan agar para korban sabar dan tawakal,

"Warga disini harus kompak membantu bapak dan ibu yang rumahnya terbakar, dan para korban harus bersabar, karena ini adalah ujian," pungkas Kapolres. (Pur/red)
Share:

7 Rumah di Blora Ludes Terbakar, diduga Karena Konsleting Listrik

Suasana kebakaran di dukuh Sambonganyar desa Sumber,Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora  Minggu (24/05/2020) malam 


BLORA (JATENGTIGA)- Tujuh rumah di desa Sumber, Kecamatan Kradenan , Kabupaten Blora, ludes terbakar Minggu, (24/ 05) malam, diduga akibat konsleting listrik.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil mencapai sekitar 525 juta rupiah.

Menurut data yang diperoleh dilapangan, api berasal dari rumah Purwanto, warga RT 04/09 dk. Sambonganyar desa setempat.

Awalnya Purwanto melihat api dari atap rumahnya semakin lama semakin besar, kemudian ia berteriak minta tolong kepada tetangganya ,untuk memadamkan api.

Petugas pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten Blora tiba dilokasi pukul 00.45 WIB.

Dengan mengerahkan dua unit mobil  pemadam kebakaran dan satu Suply dan lima belas personil.

Karena rumahnya terbuat dari kayu, maka api cepat menyebar, dan menyambar empat rumah disebelahnya lantaran berdekatan.

"Ya benar, kami menerima laporan pukul 23.45 W IB. langsung menuju TKP. Namun karena rumahnya terbuat dari kayu, dan saling berdekatan, jadi apinya cepat menyebar," papar Pujo Kepala Bidang (Kabid) pemadam kebakaran Satpol PP (Senin, 25/05/2020).

Adapun rincian kerugian dari peristiwa tersebut adalah dua rumah bekuk lulang dengan lantai kayu jati, berikut satu unit sepeda motor, perabotan rumah tangga dan surat - surat penting lainyan milik Purwanto ludes, diperkirakan kerugia mencapai 200 juta rupiah.

Satu rumah milik Wagirah, diperkirakan kerugian mencapai 10 juta rupiah, Dua rumah bekuk lulang milik Pasir dengan lantai kayu jati, diperkirakan kerugian mencapai 150 juta rupiah, dua rumah bekuk lulang milik Waridin juga ludes, diperkirakan kerugian 150 juta rupiah serta sebagian rumah milik Lampen diperkirakan 15 juta rupiah. (Pur/red)






Share:

Rapid test Reaktif di Blora Bertambah 21 Orang

Bupati Blora Djoko Nugroho memberi arahan kepada warga di swalayan luwes untuk selalu waspada dan  mengikuti protokol kekshatan ditengah covid-19 sebelum pemeriksaan rapid test (Jumat, 22/0t/2020)

BLORA (JATENGBLORA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jumat (22/05) menggelar rapid test serentak disejumlah pasar dan swalayan.

Hasilnya mengejutkan, dari 277 orang terdapat dua puluh satu orang rapid test reaktif. Dengan rincian di pasar Sido Makmur dari 80 orang, rapid test reaktif 12 orang, di Mall Luwes dari 100 orang, rapid test reaktif 5 orang, di pasar beras Cepu dari 80 orang, rapid test reaktif 4 orang serta di Mall Bravo dari 17 orang, rapid test reaktif nol.

"Ya, ada empat titik sasaran disejumlah pasar dan swalayan yang kami rapid test dan dari 277 orang hasil rapid test reaktif ada 21 orang," terang Pelaksana Tugas (PLt) Dinkes Lilik Hernanto (Jumat, 22/05/2020)

Bupati Blora Djoko Nugroho terjun langsung turut memantau kegiatan tersebut. Dalam sambutanya ia memberi arahan serta dukungan kepada masyarakat yang sedang mengikuti pemeriksaan Rapid Test di Swalayan Luwes.

Sasaranya adalah warga dari berbagai daerah di Blora yang sedang berbelanja untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran 2020.

Menurutnya tujuan pemeriksaan rapid test serentak ini adalah untuk mendeteksi dini terhadap warga yang berada ditempat keramaian menjelang lebaran agar bisa mencegah penularan virus corona atau cobid-19.

”Nanti akan kita cek semuanya, di eks Kawedanan, di pendopo, saya lacak semuanya. Siapa tahu banyak saudara-saudara kita yang terdeteksi tetapi tidak diketahui. Agar segera ditangani,” papar pak Kokok sapaan akrabnya.

Arini (27) warga Kecamatan Blora salah satu pengunjung Swalayan Luwes mengaku takut karena baru pertama kali menjalani rapid test..

"Takut sih, karena belum pernah, kebetulan mumpung ada Test gratis saya beranikan diri ikut rapid test," kata Arini kepada media.

Ia dan suaminya, lanjutnya, belanja ke Swalayan Luwes untuk membeli kebutuhan pokok sembako, Selain itu, untuk menghilangkan kejenuhan, setelah cukup lama berada di rumah. Ia dan suaminya berharap hasil rapid testnya negatif.

"Jenuh dirumah terus mas. Sebenarnya takut juga untuk keluar rumah sejak adanya virus corona, namun kami selalu mengikuti arahan pemerintah, selalu pakai masker jika keluar rumah untuk melindungi diri," pungkasnya. (Pur/red)

Share:

Pertama di Blora, Warga Perumda Guyub Rukun dirikan Rak Berbagi Sedekah Berbagi Berkah ditengah Pandemi Corona

Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengapresiasi warga perumda yang Guyub rukun mendirikan rak berbagi sedekah berbagi berkah yang dinamakan "Jogo Tonggo" ditengah Pandemi corona (Kamis, 21/05/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Berbagai upaya dilakukan oleh warga intuk berbagi sedekah ditengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Seperti yang di lakukan oleh warga RW IV Perumda, Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah Kamis (21/5/) bertempat di pos jaga RT 2 sebelah barat lapangan setempat.

Menjelang lebaran warga perumda guyub rukun Jogo Tonggo mendirikan rak berbagi sedekah berbagi berkah.

Supatmi warga Perumda sedang mengambil sayuran yang dipajang di rak berbagi sedekah berbagi berkah di Pos kamling RT II Perumda, Kelurahan Kunden

Rak tersebut ditata sedemikian rupa, dan siapa saja boleh menaruh bahan kebutuhan pokok seperti sayur, telur, mie, minyak dan kebutuhan pokok lainya.

Dan bagi warga yang membutuhkan bisa mengambilnya secara gratis bahan pokok yang dipajang dirak Jogo Tonggo tersebut.

Ide itu diprakarsai oleh tokoh masayarakat di Perumda Suyatno (54). Ia dan warga setempat sengaja membuat rak berbagi sedekah berbagi berkah, sebagai bentuk kepedulianya terhadap warga Perumda ditengah mewabahya virus corona.

"Ini ide bersama dengan warga semua, sebagai bentuk kepedulian kepada warga sekitar, ditengah pandemi corona," ucap Suyatno. Kamis (21/05/2020).

Sementara itu, wakil Bupati Blora Arief Rohman beserta rombongan, usai menengok salah satu warga Perumda, claster Kunden pertama yang dinyatakan sembuh dari covid -19, mampir ke pos kampling Jogo Tonggo mengapresiasi kegiatan itu.

"Bagus. Ini pertama kali yang saya temui di Blora, patut diapresiasi. Bisa ditiru ditempat lain," kata Arief Rohman.

Kegiatan ini, menurut Arief sangatlah bagus, untuk membantu warga ditengah pandemi corona seperti ini. Apalagi jelang Idul Fitri. Jadi warga tidak perlu jauh -jauh jika kehabisan bahan pokok, bisa ambil disini.

Salah satu warga perumda, Supatmi (62) mengaku senang dan terbantu sekali dengan adanya rak ini semenjak adanya covid-19.

"Sangat membantu, jadi rak ini dari kita untuk kita, sejak adanya covid-19 ini, warga perumda bisa memnafaatknya," ungkap  Supatmi. (Pur/red)


Share:

Pecah Telur, Kasus Postif Covid Pertama di Blora, Sembuh Pertama Pula

Wakil Bupati Blora Arief Rohman dan Plt Dinkes Lilik Hernanto memberikan bunga sebagai ucapan selamat kepada Widya atas kesembuhanya sebagai pasien covid pertama yang sembuh pertama pula.

BLORA (JATENGTIGA)- Pecah telur, itulah kata yang diungkapkan Wakil Bupati Blora Arief Rohman saat menengok pasien Covid pertama di Kabupaten Blora, yang dinyatakan sembuh. Kamis (21/05).

"Saya ucapkan selamat kepada mbak Widya yang sudah dinyatakan sembuh. Pecah telur ini berarti, kasus pertama positif covid di Blora, dan sembuh pertama pula," ucap Arief Rohman Kamis (21/05/2020).

Selajutnya Arief Rohman dengan di dampingi Pelaksana tugas (PLt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Lilik Hernanto, kepala Upt Puskesmas Blora dr. Bethisia. Camat Blora Dasiran, Kapolsek Blora, AKP Joko Priyono, Danramil 01/ Blora Kapten Inf. Darmanto memberikan selamat kepada keluarga Widya sambil menyerahkan sejumlah bingkisan.

Arief menambahkan, ini sebagai motivasi juga buat yang lainya, isolasi mandiri yang dilakukan widya dengan dukungan keluarga dan lingkungan patut di apresiasi, lanjutnya.

Orangtua Widya, Hartono (61) merasa terharu, mengucapkan banyak terimakasih sambil menangis ia berpesan janganlah membuli orang yang sedang tertimpa musibah.

"Saya berterimakasih sekali atas dukungan semua pihak, pesan saya, janganlah mengucilkan orang yang sedang tertipa musibah itu saja,"  kata Hartono sambil mengusap airmatanya.

Sementara. Widya (32), sendiri sangat bersyukur walau dalam isolasi mandiri selama hampir satu bulan harus, memgurung diri didalam kamar.

Ia hanya mendengar suara si buah hatinya yang baru berusia empat tahun, namun tidak bisa menggendongnya atau memeluknya.

"Kangen sih sebenarnya, satu bulan saya harus didalam kamar sendirian, keluar hanya berjemur dan mandi. Bagi saya yang penting berpikir positip saja," ungkap Widya.

Ketika ditanya ngapain saja di dalam kamar, ia hanya menjawab main game, tidak usah membuka medsos atau berita tentang covid, itu saja. (Pur/red)
Share:

DPC PDIP Blora Bagi Ratusan Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Covid-19

Ketua DPC PDIP Blora HM Dasum menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako kepada seluruh pengurus PAC 


BLORA (JATENGTIGA) – Bantuan berupa paket sembako untuk warga terdampak covid-19 terus mengalir dari berbagai pihak. Baik dari lembaga, organisasi, komunitas, dan perangkat daerah.
Kali ini, kegiatan yang sama dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Blora, Rabu (20/05) dengan membagikan ratusan paket sembako.
“Kegiatan ini murni gotong royong pengurus, sebagai bentuk kepedulian PDIP untuk meringankan beban warga ditengah pandemi corona,” kata Ketua DPC PDIP, HM Dasum, Rabu (20/05/2020).
Secara simbolis penyerahan ratusan paket sembako dilaksanakan di ruang pertemuan Sekretariat DPC PDIP Blora.  
“Sekali lagi ini adalah gotong royong, semoga berkah dan bermanfaat, terutama menjelang Idulfitri 1441 Hijriah,” imbuh xHM Dasum.
Sebanyak 150 paket  sembako berisi beras, minyak goreng dan bahan makanan lainnya tersebut akan didistribusikan kepada pengurus seperti DPC, PAC, Banteng Anak muda, Kader Komunitas Juang serta warga masyarakat sekitar.(Pur/red)
Share:

Seorang Bocah Kelas V SD, viral di Medsos saat Bantu Ibunya Jualan Nasi

Adelia saat menjajakan nasi jagung ditrotoar depan bank BRI cabang Blora yang viral di medsos (Selasa, 19/05/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Seorang bocah kelas V SD Di Blora, Jawa Tengah mendadak viral di facebook, setelah fotonya diuplaod di Blora Update saat  ia membantu ibunya jualan nasi di pinggir Alun- alun Blora.

Adelia (11) anak ke dua dari Yuyun Kurniasih, tak meras malu membantu jualan ibunya. Ia yang memiliki cita-cita menjadi seorang guru ini mengaku membantu jualan ibunya sejak usia satu tahun.

"Saya sangat senang pak, untuk membantu keluarga. Bapak kan pergi sejak saya kelas satu SD, jadi saya harus membantu ibuk untuk biaya sekolah," ucap Adelia (Senin, 20/05/2020)

Encis (kaos puti) dan Rere terharu melihat seorang bocah kecil sduah ikut berjuang mencari nafkah ditengah pandemi Covid-19

Awalnya ia dan ibunya keliling kampung dengan mengayuh sepeda kecilnya, namun semenjak covid-19, lantaran semua kampung ditutup, ia berjualan ditrotoar depan kantor cabang BRI Blora, menjelang berbuka puasa.

"Karena semua kampung ditutup, katanya ada corona, ya saya berjulan ditrotoar sama ibu," imbuhnya.

Salah satu warga bernama Hendri Purwanyo (34) merasa terharu dengan kondisi bocah itu, ditengah pandemi covid-19, hanya bisa membantu sekedarnya dengan memberikan sedikit uang tunai untuk anak itu.

"Saya terharu mas, masih kecil sudah ikut mencari nafkah, membatu kesulitan keluarganya, semoga ada uluran tangan dari pemerintah," kata Encis sapaan akrabnya.

Rere (30) yang tahu dari Facebook Blora update pun ikut terharu, dengan membeli dagangan  Adelia itu, dan ia baru mengaku baru pertama datang untuk membeli nasi jagung dan sayur.

"Saya melihatnya di Blora Update, terus saya komen disitu jualanya dimana? Saya cari tahu ternyata disini ,"papar Rere.

Sementara itu Wakil Bupati Arief Rohman saat melintas, langsung turun dari mobilnya, menyapa anak tersebut, dan langsung memborong semua daganganya.

Wakil Bupati Arief Rohman langsung memborong ludes dagangan Adelia saat melihat semangatnya ikut berjualan ibunya ditengah merebaknya pandemi covid-19 menjelang berbuka puasa

"Melihat semangat anak ini, yang ikut berjualan ibunya ditengah Pandemi corona saya jadi ingin membantunya," Kata Arief

Selaku wakli Bupati Blora, ia benrjanji akan menegok rumahnya yang ada di Dluwangan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora, Ia akan melihat kondisi rumahnya,

"Saya akan kerumahmya untuk melihat kondisinya, kalau memang pelu dibantu ya kita bantu nanti,"pungkasnya. (Pur/red)





Share:

Polres Blora Bhakti Sosial Bagikan Ratusan Sembako ke Sejumlah Tempat Ibadah


Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan membagika Sebako kep takmir Masjid Al Mak sum Kidangan, Jepon, Blora (18/05/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Ditengah pandemi virus corona atau covid-19, banyak sekali warga yang terdampak. Sumber perekonomian berkurang, banyak yang di PHK dan lain sebagainya. Bantuan dari berbagai elemenpun terus bergulir.

Melihat kondisi seperti itu, Polres Blora menggelar bhakti sosial secara kontinyu yang menjadi salah satu program dari Polres Blora melalui Sat Intelkam dengan membagikan sebanyak seratus paket sembako kepada sejumlah tempat ibadah di Kabupaten Blora.

Wakapolres Blora Kompol Syamdani memberikan Sembako kepada pengurus Gereja Betany 


Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan mengatakan tujuan dari bhakti sosial ini adalh membantu meringankan beban warga yang terdampak covid -19.

"Ini adalah kepedulian Polres Blora kepada warga yang kesulitan ekonomi ditengan pandemi cobid-19, semoga bisa meringankan beban mereka," Ucap Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan (Senin,18/05/2020)

Kasat Intelkam Polres Blora AKP Sutamto, menyerahkan Paket Sembako kepada pengurus wihara 

Sebanyak seratus paket sembako itu dibagikan kepada, pengurus Masjid, Gereja, Klenteng, dan Wihara  serta sejumlah anak yatim piatu yang berada di wilayah Kabupaten Blora.

"Saya mewakili umat kristisni di Gereja Betany, mengucapkan terima kasih atas bantuan paket sembako ini, semoga diberkahi ," kata Totok pengurus Gereja Betany. (Pur/red)

Share:

Pemkab Blora Kucurkan Dana JPS kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Launching perdana dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemkab Blora melalui Dinsos P3A untuk warga terdampak covid-19 (Jumat, 15/05/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Pemerintah Kabupaten Blora Jumat (15/5/2020) pagi, melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (Dinsos P3A) Launching Penyalurkan dana jaring pengaman sosial (JPS) kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutanya yang dibacakan Kepala Dinsos P3A, Indah Purwaningrum, mengatakan bantuan sosial JPS ini untuk meningkatkan ketahan pangan disaat pademi corona atau covid-19. Kepada warga yang terdampak, yang belum pernah sama sekali mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

Bupati Blora, juga berpesan kepada masyarakat agar selalu mematuhi anjuran Pemerintah, untuk mencegah penyebaran covid-19, supaya wabah ini cepat selesai.

Menurutnya penerima JPS ini, berasal data terbaru yang diperoleh dari Lurah/Kades, jumlahnya ada 14 ribuan KK yang terdaftar sebagai penerima.

Untuk pelaksananya akan dilakukan secara bertahap mulai Jumat (15 /5). Dan hari ini ada enam Kelurahan secara serentak.

"Hari ini ada enam Kelurahan secara serentak di bagikan dana JPS, untuk warga terdampak covid-19," ucap Kepala Dinsos P3A Indah Purwaningsih (Jumat, 15/5/2020)

Ia meminta kepada TNI -Polri melalui Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa agar ikut juga memantau dan mengawasi pembagian JPS ini.

"Saya mohon bantuanya dari TNI -Polri untuk ikut menagawasi dan memantau. Jika ada yang salah sasaran segera dicatat dan dilaporkan agar bisa dicoret," pungkasnya. (Pur/red)
Share:

Anggota DPRD Provinsi Jateng Salurkan Ribuan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Blora

Padmasari Mestikajati secara simbolis membagikan paket sembako kepada PK di 16 Kecamatan se Kabupaten Blora di kantor DPD partai Golkar kabupaten Blora (Jumat, 15/5/2020)
BLORA (JATENGTIGA) - Kepedulian terhadap warga yang terdampak pandemi COVID-19 terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Padmasari Mestikajati.

Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jateng tersebut dengan menggandeng Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jumat (15/5), menyalurkan bantuan sebanyak 2.500 paket sembako untuk meringankan beban masyarakat yang perekonomiannya terdampak pandemi COVID-19.

"Bantuan diberikan langsung ke penerima melalui DPD Partai Golkar Kabupaten Blora yang menjadi wilayah konstituennya,namun tetap sesuai standart operasional prosedur (SOP) covid-19 "ucap Padmasari di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Blora, Jum'at (15/05/2020).

Bantuan paket sembako ini, diberikan oleh politisi Partai Golkar kepada masyarakat yang diterimakan kepada Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar, di 16 Kecamatan se Kabupaten Blora.
dengan mengikuti anjuran pemerintah sesuai protokol kesehatan, jaga jarak .

"Yang pasti kita tetap mengikuti anjuran pemerintah, makanya yang hadir hanya melalui Pengurus Partai Golkar dari masing-masing kecamatan,"imbuhnya.

Anggota Komisi C DPRD Jateng dari Fraksi Partai Golkar berharap, paket sembako yang disalurkan tersebut bisa membantu warga yang terdampak pandemi COVID-19, terutama warga tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi perekonomian yang sulit saat ini.

"Ini sebagai kepedulian kepada masyarakat. Walaupun hanya sekedar sembako, tapi mudah-mudahan bisa menyemangati dan meringankan beban mereka," ujarnya.

Padmasari juga berharap bantuan yang disalurkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, anggota Dewan maupun pihak lain tidak sampai tumpang tindih agar seluruh masyarakat yang terdampak seluruhnya bisa mendapat bantuan.

"Jangan sampai ada yang dobel-dobel. Ada yang mendapat banyak, ada yang tidak sama sekali. Datanya harus satu pintu agar terinventarisir dengan baik," pungkasnya (Pur/aris/red)

Share:

Peduli Covid-19, SOKSI-DPRD Blora Gelar Penyemprotan Disinfektan dan Bagikan Mask

Wakil ketua DPRD Blora Siswanto (kiri) menyerahkan batuan masker kepada kepala desa Ngumbul Suparji (Kamis, 14/5/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Peduli Covid-19, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Blora bersama DPRD Blora, Kamis (14/5) menggelar bakti sosial penyemprotan Disinfektan dan pembagian masker kepada warga terdampak.

Penyemprotan secara masal itu digelar di dukuh Manggir desa Ngumbul, Kecamatan Todanan, kabupaten Blora, dengan menggandeng Pemerintah desa (Pemdes), dan pemuda setempat.

"Bhaksos ini merupakan bentuk kepedulian kami, kepada warga untuk mencegah penularan covid-19 di Kabupaten Blora," ucap Anton Lamy Suhadi, (Kamis, 15/4/2020)

Ketua DPD SOKSI Jawa Tengah Drs. Anton Lami Suhadi, M.Si menyematkan masker kepada warga, untuk alat pelindung diri.

Menurutnya, kegiatan ini akan dilakukan secara konsisten, agar SOKSI Blora semakin dekat dengan rakyat, dan semoga kondisi seperti ini bisa normal kembali.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) SOKSI Propinsi Jawa Tengah Drs. Anton Lami Suhadi, M.Si didampingi sekretaris Jenderal. Iriyanto, S.I.Kom, MH, ketua SOKSI Blora Aris Subandono, dan Wakil ketua DPRD Blora Siswanto, serta sejumlah anggota SOKSI Blora.

"Ini kami libatkan kaum milenial yang bergabung di SOKSI, saya berharap generasi milenial ini yang akan meneruskan perjuangan SOKSI di Blora," papar Aris Subandono.

Ditempat yang sama, Siswanto selaku wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Ia melihat kekompakan warga yang antusias memerangi covid-19, di desa Ngumbul ini, dengan melibatkan semua komponen mulai dari tenaga kesehatan bidan desa, kader posyandu serta relawan dari pemuda pemudi desa Ngumbul yang ikut serta dalam aksi penyemprotan disinfektan secara masif.

"Kompak sekali, saya apresiasi kegiatan ini. Saya melihat Konsistensi warga disini dalam memerangi dan mencegah penyebaran virus corona,"kata Mas Sis sapaan akrabnya.

Ia berharap kekompakan warga ini bisa segera mengusir wabah covid-19 di Kabupaten Blora, Selain penyemprotan bhaksos ini juga membagikan sebanyak seribu masker secara gratis kepada warga.

Sementara kepala desa Ngumbul, Supartji sangat berterima kasih kepada SOKSI dan DPRD atas bantuan masker untuk mencegah penyebaran covid-19.

" Saya sangat berterima kasih kepada SOKSI dan DPRD Blora atas bantuan dalam menghadapi dampak covid-19 di desa Ngumbul" ungkap pak kades Suparji.
(Aris/red)



Share:

Disdagkop UKM Blora Gelar operasi pasar 2020

Wakil ketua DPRD Blora Siswanto Cek operasi pasar yang digelar Disdagkop UKM Blora dipasar Ngawen  (Rabu, 13/5/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Dinas Perdagangan koperasi Usaha Kecil Menengah ( Disdagkop UKM) Blora bersama Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rayat Daerah  (DPRD) Rabu (13/5) menggelar operasi pasar 2020 jelang lebaran.

Dalam acara tersebut Disdagkop UKM diwakili oleh Panitia operasi pasar 2020 Sunaryo, dan wakil ketua DPRD Blora oleh Siswanto dari fraksi Golkar.

"Ya, menjelang lebaran ini kami panitia operasi pasar 2020 bersama DPRD Blora, bazar di sejumlah pasar tradisional, guna menstabilkan harga," ucap Kepala Disdakop UKM Blora melalui panitia operasi pasar 2020 Sunaryo (Rabu, 13/05/2020).

Ia menambahkan tujuan operasi pasar ditengah pandemi corona tahun ini agar tidak ada lonjakan harga menjelang lebaran.

TNI-Polri juga terlibat untuk menjaga keamanan disaat operasi pasar 

"Supaya tidak ada lonjakan harga mas, karena ditengah pandemi corona seperti ini kasihan warga. Terutama mereka yang terdampak covid-19," imbuhnya

Sementara Siswanto, mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan operasi pasar ini. Ia melihat kondisi warga saat ini sangat memprihatinkan adanya covid-19.

"Bagus saya apresiasi kegiatan posif ini, semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masayarkat," kata Siswanto

Menurutnya lonjakan harga dipasar ini sudah terjadi setiap menjelang lebaran, namun disaat kondisi seperti ini ia berharap jangan sampai terjadi.

"Jangan lah, kasihan rakyat, mereka saat ini kan lagi susah. Karena dampak corona ini, perekonomian mereka sangat sulit," paparnya

Ada beberapa pasar yang dikunjungi, yaitu pasar Ngawen, Blora, Randublatung, dan Cepu untuk eks kawedanan, ditambah pasar Kecamatan Todanan, Kunduran, jati, Kradenan, Kedungtuban, Sambong, jepon, jiken, bogorejo, Banjarejo, Tunjungan.

Dalam operasi pasar itu, ada empat komuditas yang digelar, yaitu gula pasir dengan harga Rp. 10.500/kg, bawang merah Rp. 35.000/kg, bawang putih Rp.16.000/perkilo dan minyak goreng Rp.9000/kg.

Warga tampak antusias membeli ke empat komuditas yang digelar dalam rangka operasi pasar 2020 ditengah pandemi covid-19 ini.

Mereka rela antri tanpa mempedulikan Standart Operasional Prosedur (SOP) namun tetap memakai masker. (Aris/red)





Share:

DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu Perdana secara Virtual

DKPP RI gelar sidang perdana secara virtual ditengah Pandemi Corona, tentang dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu Teradu Bawaslu Kabupaten Blora.

BLORA (JATENGTIGA)—Sidang pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu ditengah pandemi corona tetap berjalan, 

Seperti yang terjadi di Blora Selasa, (12/5), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), mengelar sidang perdana secara virtual, di lima titik.

Pertama Majelis Sidang di Ruang Sidang DKPP di Gedung TLC di Jalan KH. Wahid Hasyim Nomor 117, Jakarta, kediu pengadu di sekretariat PWI Kabupaten Blora di GOR Mustika, ketiga teradu di Kantor Bawaslu Kabupaten Blora, dan yang keempat dilokasi saksi-saksi terkait yang diajukan teradu.

"Ya, kita akan ikuti sidang ini, sesuai alur, karena sebelumya kita sudah siapkan materi pengaduan, dan saksi saksi sudah kita siapkan," ucap Seno Margo Utomo, salah satu pengadu (12/5/2020)

Sidang diawali dengan pembacaan aduan dari pengadu tentang ketidak transparasi Bawaslu dalam perekrutan Panwascam Pilkada 2020. 

Majelis sidang yang dipimpin langsung Ketua DKPP RI Muhammad menyatakan Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora tidak cermat dalam melakukan seleksi adminstrasi di panitia pengawas pemilihan kecamatan (Panwascam) yang digelar November tahun lalu. 

Akibatnya, dua orang pendaftar yang usianya belum memenuhi syarat diloloskan untuk mengikuti tes tertulis.

Sementara teradu yang dalam hal ini Bawaslu mengatakan bahwa dalam perekrutan Panwascam Pilkada 2020 sudah sesuai aturan Perbawaslu.

Seleksi administrasi yang merupakan proses seleksi pendaftaran calon Panwascam ini merupakan pokok aduan yang diajukan 5 pengadu dalam sidang. 

Lima pengadu ini antara lain Seno Margo Utomo, Sudarwanto, Joko Mulyono, Alwan Bashori, dan Nanang Supriyanto. 

Mereka mengadukan adanya pelanggaran dalam proses seleksi tersebut ke DKPP. Selain itu mereka juga mengadukan dugaan adanya suap yang diterima salah satu teradu di penyelenggaran pemilihan Bupati Blora 2015 silam.

Usai sidang, Majelis DKPP meminta pengadu dan teradu untuk menyimpulkan hasil sidang, sebagai bahan sidang berikutnya, yang akan digelar tiga hari lagi. (Pur/red).
Share:

Ratusan Nasi Kotak, Dibagikan kepada Warga untuk Berbuka Puasa

Wakapolres Blora Kompol Syamdani membagikan nasi kotak dari dapur umum Polres Blora Kepada tukang becak untuk beebuka puasa (Selasa, 12/05/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Ratusan nasi kotak dibagikan kepada warga terdampak covi-19 di Kabupaten Blora Selasa (12/5) sore menjelang berbuka puasa.

Sebanyak 250 bungkus nasi kotak itu berasal dari dapur umum Polres Blora,  Pembagian makanan buka puasa tersebut dilakukan di lima titik di wilayah Blora, 

Lima titik lokasi pembagian nasi kotak, yaitu Simpang 4 Tugu Pancasila Blora, Simpang 4 Kantor Pos Blora, Simpang 4 Alfim di Sepanjang Jalan Nusantara Blora, Simpang 4 Biandono Blora Dan  Wilayah Kelurahan Tegalgunung Blora.

"Kegiatan ini adalah merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga Blora di bulan Ramadhan, ditengah pandemi virus Corona," ucap Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan melalui Waka polres Kompol Syamdani (Selasa, 12/05/2020).

Ia menambahkan, dapur umum tersebut berdiri atas kerja sama Polres bersama Kodim 0721 dan Dinas Sosial  Pemberdayaan Pempuan dan Perlindungan anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora, 

"Alhamdulilah berkat kerjasama dari Polri, TNI dan Pemkab Blora, dapur umum terus berjalan untuk membantu meringankan beban warga miskin, terutama warga terdampak covid - 19," Imbuh Wakapolres.

250 naai kotak diberikan kepada tukang becak, penyapu jalan, tukang parkir, buruh bangunan dan masyarakat lainnya yang membutuhkan menjelang berbuka puasa, oleh TNI-Polri dan Dinsos P3A.

Mbah Yono, salah satu tukang parkir warga kelurahan Kauman yang mendapat makanan tersebut mengaku senang, 

"Alhamdulilah terimakasih pak polisi, semoga berkah," kata Mbah Yono. (Pur/red)

Share:

Geger, Seorang Wanita Ditemukan tewas Membusuk di Kamar Kos

Tim medis evakuasi mayat wanita yang tewa di kamar kos Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora (Selasa, 12/5/2020)

BLORA (JATENGTIGA) - Warga kelurahan Jetis, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (12/5) digegerkan adanya temuan mayat seorang wanita membusuk dikamar kosnya. 

Diduga korban sudah meninggal tiga hari sebelum diketahui pemilik kos. Diketahui korban tersebut bernama Rani Fatmawati (39) warga dusun Paseban,  Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Menurut pemilik kos, Suwarno (60), mayat korban ditemukan, sekitar pukul 12.00 Wib, berawal saat Suwarno hendak menyalakan  listrik aliran air. 

"Saya mencium bau tak sedap dan sempat mencari sumber bau tersebut, mulai dari lantai bawah hingga atas," ucap Suwarno (12/5/2020)

Menurut Suwarno, karna tak kunjung menemukan sumber bau tersebut,  kemudian ia pergi ke tempat kerja korban dan menanyakan ke temannya tentang keberadaan si korban.

Berawal dari informasi teman korban, bahwa si korban sudah tidak masuk selama tiga hari, kemudian Suwarno  kembali pulang dan mencari kunci cadangan kamar milik korban. 

Saat membuka pintu kamar, terlihat tubuh korban sudah dalam kondisi membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap.

"Kondisinya membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap, saya langsung lapor ke Polsek Blora," imbuhnya.

Korban merupakan salah satu karyawan Swalayan yang ada di Blora. Menurut teman korban yang bernama Novita,  korban terakhir masuk kerja pada Jumat (08/05/2020) kemarin,  dan saat itu kondisinya masih membaik.

Petugas kepolisian belum bisa memberikan keterangan penyebab terjadinya korban meninggal, dan saat ini pihak kepolisian dan tim inafis masih melakukan proses evakuasi dan mencari penyebab korban meninggal di tempat kejadian perkara. (Pur/red)

Share:

DKPP Akan Gelar Sidang Bawaslu Blora vs KMBP secara Online

KMBP mempersiapkan materi sidang DKPP yang akan di gelar Selasa, 12/5/2020 mendatang di Sekretariat balai wartawan Blora Komplek GOR Mustika Blok Barat no. 1 (Sabtu, 10/5/2020)

BLORA (JATENGTIGA)– Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menggelar sidang antara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai teradu, melawan Koalisi Masyarakat Blora Peduli (KMBP) Demokrasi sebagai pengadu (Pelapor) akan digelar secara virtual (online) Selasa, (12/5) mendatang.

Pelaporan KMBP Demokrasi yang melaporkan Bawaslu Blora ke DKPP memasuki babak baru. Surat panggilan sidang sudah turun Rabu (6/5) kemarin. Bernomor 0488/PS.DKPP/SET-04/V/2020.

Rencananya, sidang DKPP akan digelar secara Virtual menggunakan aplikasi Zoom pukul 10.00 WIB. Agendanya mendengarkan pokok pengaduan dari pelapor, Jawaban teradu dan mendengarkan keterangan saksi.

Dalam suratnya, DKPP memanggil pihak pengadu (Seno Margo Utomo, Sudarwanto, Joko Mulyono, Alwan Bashori dan Nanang Supriyanto). Sementara teradu ada  6 orang. 

Lima orang Komisioner Bawaslu Blora. Yaitu Lulus Mariyonan (Ketua), Achmad Rozaq, Andhyka Fuad Ibrahim, Anny Aisyah, Sugie Rusyono (Anggota ) dan M. Aminuddin (Kepala Sekertarit Bawaslu Blora ).

Dalam pengaduan tersebut, para teradu diduga tidak profesional dalam melaksanakan proses rekrutmen Panwascam di Kabupaten Blora. 

Selain itu Teradu 1 (Ketua Bawaslu Blora Lulus Mariyonan) diduga menerima suap dari timses paslon Pemilihan Bupati dan wakil Bupati tahun 2015.

Ada 13 point alat bukti yang dilampirkan.  Salah satunya fotocopi uang suap, pernyataan pembagian uang suap, dan daftar saksi siap memberikan kesaksian. 

Ada juga fotocopi data peserta lolos seleksi administrasi, fotocopi E-KTP dan data peserta lolos seleksi administrasi dan lainnya. Semua identitas para pihak, pokok perkara dan keterangan bukti sudah diverivikasi DKPP pada 11 Maret 2020 lalu.

Sebelumnya, KMBP Demokrasi melaporkan Bawaslu Blora ke DKPP RI, menurutnya dalam seleksi Panwascam harus ada yang bertanggung jawab. Sebab ketidakpastian hukum yang dibuat panitia seleksi (Pansel) menimbulkan masalah. 

Juru bicara KMBP Demokrasi, Seno Margo Utomo mengaku lega, sebab laporan DKPP bisa diverivikasi. Rencananya, sidang akan digelar melalui virtual aplikasi Zoom. Dilaksanakan pukul 10.00, Selasa (12/5) mendatang.

“Rencananya kami akan menghadirkan pelapor sekaligus saksi yang ada. Prinsipnya seperti pada pokok perkara. Soal keruwetan rekruting panwascam. Kita ajukan tuntutan kepada DKPP untuk memperoleh pertimbangan dan putusan,” ucap Seno sapaan akrabnya, Minggu, (10/5/2020)

Mendekati jadwal persidangan, Seno mengaku sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Selain itu, menyiapkan bukti-bukti lebih banyak lagi serta para saksi,

“Kami para pelapor akan berkumpul dan membahas surat panggilan sidang DKPP ini, kami sudah siap berjuang demi demokrasi yang lebih baik ” tambahnya. 

Menurutnya, ini bukan untuk kepentingan pribadi. Namun untuk pembelajaran demokrasi. Bahwa, penyelengara pemilu bisa salah. 

Sehingga di bentuk DKPP untuk control. Agar etika dan penegakan demokrasi bisa tetap jalan. 

“Kami bersama teman-teman juga terus melobi. Kami juga konsultasi dengan temen-temen pengacara yang memahami isu ini. Termasuk beberapa mantan KPU nasional. Sekilas WA sudah bersedia untuk mengasih waktu,” bebernya.

Seno menegaskan, dibeberapa daerah, DKPP keputusannya menunjukkan kewenangan yang baik. Terakhir di Bekasi. Bahkan kasus pemilu 2019 bisa diungkap. 

“Sebenarnya masa waktu panjang. Selama ada bukti yang konkrit,” katanya

Terpisah, Ketua Bawaslu Blora, Lulus Mariyonan mengaku saat ini sedang menyiapkan jawaban dalam sidang DKPP. Yaitu membuat jawaban secara tertulis. 

“Saat ini masih menyusun itu. Tadi malam sudah dapat undangannya. Kita persiapkan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan bisa menjawab dan menjelaskan semuanya. Tidak ada niat mau apa-apa,” bebernya. 

Terkait dugaan suap, Lulus menegaskan dia tidak faham sama sekali. Apalagi sampai menerima suap. 

“Aku apalagi nganti ngono, masya allah. Tidak mungkin. Tenan. Logikanya, umpamane iyo daftar Panwas sudah tidak berani leh. Sama sekali ndaklah saya itu. Wong awae dewe wong beriman. Duh, masya allah. Go ngopene anak bojo. Ora ngono. Tenan sumpah aku. Demi allah tidak sampek ngono iku,” pungkasnya(Pur/red)
Share:

1348 Kendaraan Pemudik Dari Luar Kota. Dihalau Aprarat Gabungan

Petugas menghalau kendaraan luar kota yang mau ke Blora di perbatasan, guna mencegah penyebaran covid-19 

BLORA (JATENGTIGA)-Ribuan kendaraan pemudik dari luar Kabupaten Blora, berhasil di halau oleh petugas gabungan dalam Operasi Ketupat Candi 2020 Polres Blora. Sabtu (9/5).

Sebanyak 1348 Itu terdiri dari 21 kendaraan bus, 666 mobil pribadi dan 661 sepeda motor. 

"Hingga hari ini telah kita halau sebanyak 1348 kendaraan pemudik, tentunya dengan harapan untuk mencegah agar covid - 19tidak menyebar luas di kabupaten Blora," ucap Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan melalui Kabag Ops AKP Supriyo (Sabtu,9/5/2020)


Operasi Ketupat Candi tahun 2020 ini, lanjut AKP Supriyo, difokuskan dalam tugas kemanusiaan pencegahan covid - 19.

Salah satunya adalah mengawal kebijakan pemerintah terkait larangan mudik dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid - 19.

Menurutnya, selama dua pekan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2020 di wilayah Kabupaten Blora, petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol Pp dan tenaga medis, serta relawan lainnya yang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perbatasan, telah menghalau 1348 kendaraan pemudik, 

"Petugas dilapangan harus luwes dan bijak, apalagi di perbatasan yang dihadapkan dengan banyak kepentingan masyarakat," imbuh AKP Supriyo.

Lebih lanjut mantan Kapolsek Randublatung ini menguraikan bahwa selama pelaksanaan tugas diperbatasan pihaknya selalu berpesan kepada personil gabungan, agar dalam memutar balik pemudik, petugas mengutamakan tindakan tegas dan humanis, tentunya dengan mengutamakan edukasi dan pemahaman, bahwa larangan mudik adalah untuk kebaikan bersama, 

"Penjagaan akan terus dilakukan hingga 31 Mei 2020, semoga saja covid - 19 segera sirna, sehingga kita semua bisa beraktivitas kembali normal," Imbuh Kabag Ops. (Pur/red)

Share:

Pramuka Saka Wanabakti KPH Blora Bagikan Ratusan Masker

Adik-adik Pramuka saka wanbhakti KPH Blora peduli covid -19 ,dwngan membagikan masker kepada warga dijalan Ahmad Yani Blora (Jumat, 8/5/2020)
 
BLORA (JATENGTIGA)-|Gerakan Pramuka Satuan karya ( Saka ) Wanabakti Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Jumat (8/05/2020) bagikan ratusan masker kepada warga di Jalan Protokol Blora.

Pembagian masker itu, sebagai bentuk kepedulian adik- adik Pramuka Saka Wanabhakti KPH Blora untuk pencegahan covid-19 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

"Ini adalah untuk mendidik adik-adik pramuka binaan Saka Wanabhakti KPH Blora, peduli terhadap lingkungan," ucap Sylvia Koesoemaningrum Jumat,(8/5'2020)

Kegiatan bakti  sosial tersebut dilaksanakan di  tiga tempat yakni di jalan Ahmad Yani, depan Kejaksaan Negri Blora, Blok T dan Alun – Alun Kabupaten Blora, 

Menurutnya, di tempat tersebut masih banyak dijumpai pengguna jalan yang belum menggunakan masker. Padahal di Kabupten Blora berdasarkan data dari Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 saat positif rapid test aemakin bertambah 7 orang menjadi 32 orang.

Sylvia menambahkan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian generasi muda dalam untuk ikut serta mencegah rantai penyebaran pandemi Covid-19.

“Semoga kegiatan ini banyak manfaatnya dan semoga wabah Covid – 19 di Kabupaten Blora ini bisa segera berakhir, dan dalam pelaksanaan kegiatan ini  tetap  memakai masker, Hand Sanitizer dan jaga jarak (Social Distancing ),” imbuh Sylvia.

Sementara itu Dilli ketua Dewan Saka Wanabakti Blora menyampaikan sebagai  pramuka sesuai pengamalan dasa darma dan trisatya sangat antusias dengan kegiatan ini.

"Dengan senang hati kami bisa makukan kegiatan yang dapat membantu, meringankan dan bisa bermanfaaat bagi yang membutuhkan," ujar Dilli. 

Pada kesempatan yang sama Wardi seorang pengguna jalan asal desa Bangkle Kecamatan Kota Blora mengucapkan terimakasih kepada adik –adik Pramuka yng telah peduli terhadap bahayanya Corona. 

“Semoga Corona ini segera berakhir dan kegiatan perekonomian kita bisa berjalan seperti semula”, kata Wardi (Prayitno).
Share:

Ditolak Warga, Satu Keluarga Asal Surabaya dikarantina Mandiri di Rumah Isolasi

Inilah rumah isolasi warga yang ditolak warga karena suhunya tinggi dan bee KTP Surabaya 

BLORA (JATENGTIGA) - Warga asal Surabaya yang bermaksut pulang ke kampung halaman Kamis, (8/5) karena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan tempat ia kerja ditolak warga karena terduga terpapar virus corona.

Beruntung pihak desa mau menampungnya di sebuah rumah isolasi di sekolahan madrasah diniyah desa Andongrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Warga satu keluarga tersebut suami Istri dan dua orang anaknya. Sang suami dulu lahir didesa Andongrejo, namun sejak orangtuanya meninggal dunia, ia merantau ke Surabaya dan pindah KTP Surabaya.

Namun ditengah pandemi corona ini, ia tertimpa musibah di keluarkan dari perusahaannya. Ia bermaksut mengajak istri dan anaknya naik sepeda motor pulang ke kampung halamanya karena disana sudah tidak ada lagi pekerjaan dan tempat tinggal, sedangkan biaya hidup sangat tinggi.

"Baru Jumat kemarin pulang, instrinya hamil dan melahirkan, waktu tes suhu ,istrinya panas tinggi karena melahirkan namun oleh warga sekitar di tolak," ucap Sahlan Modin desa Andongrejo, saat ditemui dilokasi (Jumat, 8/5/2020)

Menurutnya, warga yang ber KTP Surabaya itu pulang ke desa Andongrejo bermaksud menemui saudara sepupunya di dukuh Bakal. Namun karena kondisinya seperti ini warga dukuh Bakal ketakutan.

"Waktu akan melahirkan istrinya panasnya tinggi, sebenarnya mau dioperasi tapi bayinya sudah lahir keluar duluan secara normal," imbuhmya.

Saat ini sejak Kamis kemarin, lanjutnya, mereka di isolasi dirumah isolasi. Untuk kebutuhan sehari-harinya ia dibantu oleh warga yang simpati, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga memberikan bantuan.

Pihak pemerintah desa (Pemdes) kebingungan, walaupun dulu pernah tinggal dan lahir di Andongrejo, namun KTPnya Surabaya. (Prayitno)







Share:

Pemkab Blora Launching Penyaluran Dana BST


       Kepala dinas Sosial P3A, Indah Purwaningsih menyerahkan BST kepada warga terdampak covid -19 di Kelurahan Jepon (8/5/2020)

BLORA (JATENGTIGA) - Dalam rangka percepatan penanganan covid-19 di Kabuapten Blora, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jumat (8/5) melaunching Bantuan Sosial Tunai (BST) perdana di Blora.

Launching digelar di halaman Kantor Pos Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (Dinsos P3A). 

"Ini adalah Launching perdana penyaluran dana sosial tunai (BST), kepada masyarakat yang belum pernah sama sekali mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah," ucap Kepala Dinsos P3A Kabupaten Blora Indah Purwaningsih (Jumat, 8/5/2020).

Sebanyak 6.070 warga di kabupaten Blora yang menerima BST, untuk Kecamatan Jepon sebanyak 346 penerima, 

Petugas kantor pos sedang regristasi data penerima bantuan BST dari pemerintah pusat untuk warga kurang mampu terdampak covid -19

"Ada dua cara penyaluran BST, pertama dengan langsung mencairkan di kantor pos, yang kedua dengan cara door to door mendatangi penerima yang sudah lansia," imbuhnya.

Dana BST ini, lanjutnya, berasal dari Pemerintah pusat, bukan Pemkab, besaranya 600 ribu rupiah, diberikan selama tiga bulan, untuk warga yang terdampak covid-19. 

Di mulai dari bulan April hingga Mei. Karena April sudah selesai maka di bulan Mei ini akan disalurkan untuk bulan April dan Mei, namun dua tahap.

"Jadi saya minta tolong kepada seluruh elemen masyarakat, baik rekan media, TNI-Polri untuk ikut mengawasi penyaluran dana BST ini, jika memang ada yang tidak sesuai data tolong segera koordinasi," jelas Indah 

Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutanya yang dibacakan oleh kepala Dinsos P3A Blora, mengapresiasi setinggi- tinginya kepada kantor pos yang telah membantu menyalurkan BST ini.

Sementara kepala kantor pos Jepon Ivan Sutrisno, mengungkapaan pihaknya akan menyalurkan dana BST sesuai data yang ada. 

"Ini adalah untuk masyarakat kurang mampu yang terdampak covid-19, jadi tugas ini akan saya jalankan sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP)," kata Ivan

Salah satu warga benama Tarmi (66), mengaku dirinya belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah sama sekali. Dan sangat berterima kasih atas bantuan BST.

"Seneng nak, terimakasih atas bantuanya ini, saya akan belikan untuk belanja lebaran," kata Tarmi.




Share:

Puluhan Anggota Kodim 0721/Blora Bagikan Ratusan Sembako Door to Door ke Warga

Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Ali Mahmudi SE menyerahkan sembako kepada bu Kusno warga Kelurahan Bangkle (Rabu, 6/5/2020)


BLORA (JATENGTIGA)-Puluhan Anggota Kodim 0721/Blora, Rabu (6/5) bagikan ratusan paket sembako kepada warga terdampak covid-19. Uniknya mereka menggunakan sepeda motor dengan keranjang dibelakang.

Sebanyak tujuh ratus paket sembako itu, dibagikan dengan cara door to door, menggunakan sepeda motor diberikan kepada warga terdampak covid-19 yang belum pernah memdapatkan bantuan dari Pemerintah.

"Ada tujuh ratus paket sembako, kita bagikan dengan cara door to door, kepada mereka yang belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah," ucap Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Ali Mahmudi (Rabu, 6/5/2020)

Dandim menambahkan ada 15 titik menyebar di Kecamatan Blora, mereka didatangi seauai data dari Bhabinsa masing-masing. Sebanyak tujuh ratus Kepala Keluarga, kalaupun ada yang sudah mendapatkan bantuan itupun konsinya benar -benar memprihatinkan.

"Ini merupakan bentuk rasa simpati kami dari anggota TNI kepada warga yang terdampak adanya virus corona," imbunya.

Dengan mengendarai sepeda motor yang ada keranjangnya dibelakang bhabinsa membagikan secara soor to door kepada warga.

Penyaluran sembako ini, lanjut Dandim, akan terus dipantau, Kedepan akan berkelanjutan diberikan lagi sembako sampai kondisi normal kembali.

Salah satu warga Kusno (56) mengaku senang dan berterimakasih atas bantuan sari Kodim 0721/Blora.
Ia yang selama dua bilan ini tidak memiliki pekerjaan lagi setelah diberhentikan dari tempat kerjanya lantaran adanya covid-19.

"Saya kerjanya dibangunan mas, karena ada corona ini saya berhenti bekerja sudah hanpir dua bulan, terimaksih atas bantuanya," kata Kusno (Pur/red)

Share:

Sat Intelkam Polres Blora Kembali Bagikan Ratusan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19L

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan memberikan paket sembako kepada guru ngaji yang terdampak covid -19 di Masjid Al-Hudha Bangkle Rabu (6/5/2020)
BLORA (JATENGTIGA)-Satuan Intelkam Polres Blora, Jawa Tengah Rabu (6/5), kembali bagikan ratusan sembako kepada warga di Kabupaten Blora terdampak Covid-19.

Kali ini sasaranya adalah marbot, guru ngaji, dan takmir masjid disejumlah masjid di Kecamatan Blora, ada lima titik masjid yang sambangi Polres Blora, untuk dibagikan seratus paket sembako dan masker.

"Ini merupakan salah satu Program Polres Blora melalui Sat Intelkam ingin berbagi bersama, kepada takmir masjid, guru ngaji dan marbot, sebagai bentuk kepedulian kami, ditengah merebaknya, virus Corona atau covid-19," ucap Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan. (Selasa, 6/5/2020).

Kasat intelkam Polres Blora AKP Sutamto memberika paket sembako ke marbot masjid di desa Kamolan 

Kapolres menambahkan mereka adalah termasuk warga yang saat ini terdampak adanya covid-19, karena kegiatan yang ada di masjid diliburkan semua sehingga perekonomiannya berkurang.

Ngarpan (56) ketua ta'mir masjid Al Hudha Bangkle mengucapkan terimakasih atas bantuan sembako dari Polres Blora.

"Terimakasih kepada Polres Blora yang telah sudi dan peduli kepada kami ta'mir masjid, marbot dan guru ngaji semoga bisa mweingankan beban kami," kata Nagrpan.

Sementara Kasat Intelkam Polres Blora AKP Sutamto menyampaikan kegiatan semacam digelar serentak diseluruh Polda Jateng dan Polres,

"Kegiatan bakti sosial (bhaksos) ini bertujuan membatu warga yang ditengah pandemi virus corona, mengalami perekonomian yang sulit," katanya (Pur/red)







Share:

Jalan Penghubung antar Desa di Jiken Putus. Akibatnya Tiga Desa Terisolir

Siswanto, S.Pd. M.H wakil Ketua DPRD Blora (masker kuning) cek lokasi jalan longsor di desa Cabak, usulkan ke Pemkab Blora, agar dilakukan percepatan pembangunan (Selasa, 5/5/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Jalan penghubung antar desa di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah putus, akibatnya 3 desa terisolir.

Akibat hujan lebat yang terjadi beberapa waktu lalu jalan penghubung antar desa di Kecamatan Jiken putus. Putusnya jalan tersebut membuat tiga desa seperti terisolir, lantaran jalan tersebut merupakan jalan utama menuju pusat kota.

Tiga desa itu yakni desa Nglebur, Bleboh dan desa Janjang ketiganya berada diwilyah Kecamatan Jiken.

"Ini kan merupakan jalan utama, warga kami merasa terisolir, karena ini satu satunya jalan menuju ke kota," ucap Kepala desa Bleboh, (Selasa,5/5/2020)

Menurutnya putusnya jalan ini akibat curah hujan yang tinggi beberapa waktu yang lalu. Karena draenasenya tidak bisa menanpung air hujan, sehingga mengikis jalan tersebut.

Ia berharap kepada Pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut, agar perekonomian warga bisa berjalan lancar, apalagi ditambah kondisi saat ini, pandemi virus corona. Paling tidak tepinya di bronjong.

Sementara Siswanto wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora saat cek lokasi jalan, mengatakan, ia akan mengupayakan percepatan dan mengusulkan ke Pemkab Blora untuk segera diatasi.

"Saya mendengar dari beberapa rekan media, kondisi jalan yang putus didaerah Jiken, ternyata parah. Ini akan kita usulkan percepatan pembangunanya," kata politisi partai Golkar ini.

Ia menambahkan, ada empat titik jalan antar desa di Kabupaten Blora yang longsor, Ngawen, Ngliron, Kradenan, dan Jiken, 

Namun di Kecamtan Jiken ini lebih parah karena longsor dan putus. Ia akan segera koordinasi dengan Komisi C, DPUPR, dan BPBD serta Bupati Blora untuk menggunakan dana refokusing lantaran kondisinya darurat.

Wawan (36) sopir truk Elpiji yang setiap dua minggu sekali merasa was -was jika melewati jalan ini, ia khawatir trukya terperosok.

"Ya takut juga mas, apalagi kalau hujan licin. Karena ini jalan satu-satunya ke Bleboh, Janjang, dan Ngebur. Segeralah diperbaiki biar lancar," keluhnya.

Kedatangan Siswanto wakil ketua DPRD Kabupaten Blora dari Fraksi Golkar, kelokasi didampingi oleh Camat Jiken, Catur Pambudi Amperiawan, dan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora.

Dari data dilapangan kondisi jalan yang berada di wilayah desa Cabak ini, sebagian terputus dengan kedalaman 12 meter dan lebar kurang lebih 40 meter. 

Dan saat ini setelah di urug sementara dengan batu, bisa dilalui kendaran satu jalur saja. Sedangkan lebih dari tujuhribu warga di tiga desa merasa terisolir dengan kondisi seperti ini. (Pur/red)




Share:

Lagi, Ratusan Sembako dibagikan Perhutani KPH Randublatung kepada Pekerja Persemaian

Adm. KPH Randublatung Ahmad Basuki (kiri) memberikan bantuan paket sembako dan masker kepada pekerja persemaian Stak Pucuk Jati Plus Perhutani (JPP) desa Kapuan dan persemaian KBK di BKPH Tanggel KPH Randublatung (Selasa, 5/5/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung Selasa (5/5), kembali membagikan ratusan paket sembako dan masker kepada pekerja peesemaian.

Sebanyak 150 paket sembako dan masker itu dibagikan kepada pekerja persemaian Stak Pucuk Jati Plus Perhutani (JPP) desa Kapuan dan persemaian KBK di BKPH Tanggel KPH Randublatung.

Pemberian bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Administratur (Adm) KPH Randublatung Achmad Basuki  sebagai bentuk kepedulian Perhutani  kepada para pekerja serta untuk memberikan motivasi kepada para pekerja persemaian di tengah pandemic covid – 19.

"Ini adalah merupakan  kepedulian Perhutani KPH Randublatung untuk para pekerja persemaian dan perhatian  kita terhadap kesehatannya," ucap Adm. KPH Randublatung Ahmad Basuki (Selasa, 5/5/2020).

Diharapkan, lanjut Ahmad Basuki, bantuan tersebut menjadi pendorong semangat dalam bekerja, dan selalu menjaga kesehatan dalam situasi pandemic covid 19, sampai dengan keadaan normal kembali.

Sumarni (55) salah satu perwakilan pekerja persemaian usai menerima bantuan sembako mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Randublatung atas perhatianya kepada para pekerja persemaian.

"Terimakasih kepada Perhutani, semoga apa yang di lakukan Perhutani menjadikan keberkahan bagi kita semua di bulan romadlon ini," kata Sumarni (Pur/red)
Share:

Dua Pasien positif Rapid Test, dirawat di Klinik Bhakti Padma

Siswanto wakil ketua DPRD Kabupaten Blora saat berkunjung ke Klinik bhakti Padma cek kesiapan tenaga medis dan ruang isolasi (Senin, 4/5/2020)


BLORA (JATENGTIGA)-Klinik Bhakti Padma, Senin (4/5)   kedatangan dua pasien positif rapid test rujukan dari Puskesmas Kunduran untuk dirawat di ruang isolasi PDP.

Dua orang pasien itu adalah santri yang pulang dari Pondok Temboro, Magetan, Jawa Timur, pada Selasa (28/4) lalu hasil rapid testnya dinyatakan positif.

"Tadi baru saja ada dua pasien yang diantar kesini dari Puskesmas Kunduran, sekarang mereka kita rawat di ruang Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," ucap dr. Risma kepada sejumlah media (Senin, 4/5/2020)

Klinik Bhakti Padma yang berada di desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo ini, oleh Pemerintah Kabupaten Blora, memang disiapkan untuk merawat warga Blora yang positif rapid test.

Namun Hingga saat ini baru dua pasien yang diantar dan dirawat di klinik tersebut, padahal dari data terakhir di gugus tugas percepatan penangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, jumlah warga di blora yang dinyatakan positif rapid test ada 13 orang.

Sementara, Siswanto wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora, dari Partai Golkar saat berkunjung ke Klinik Bhakti Padma, mengatakan secepatnya warga yang sudah positif rapid test segera dirawat di Klinik yang sudah dikontrak Pemkab ini,

"Saya lihat ini sudah komplit ruanganya sudah ditata, ini segera saja warga positif rapid test dibawa ke sini, agar dapat perawatan yang maksimal," kata Siswanto

Ia menambahkan, Minggu, (3/5) kemarin telah melihat sendiri warga di desa Bergolo, Kecamatan Ngawen ada  3 santri dari pondok Temboro juga, yang positif rapid test tinggal satu rumah dengan 10 keluarga.

Siswanto cek dua pasien dalam pengawasan (PDP) positif rapid test yang dirawat diruang isolasi Klinik bhakti Padma  melalui CCTV 

"Sangat riskan sekali penularannya, dalam satu rumah tinggal 10 keluarga, disitu ada anggota keluarganya yang positif rapid test, ini harus segera di tangani," pungkasnya. (Pur/red)

Share:

PEP-BBE Bagikan Ribuan Masker Kepada Warga

Field Manager KSO PEP-PT BBE M. Diponegoro yang didampingi Koordinator HSSE KSO PEP-PT BBE Sugiharto, saat menyerahkan bantuan berupa masker kepada Kades Tempellemahbang, Senin (04/05/2020) 


BLORA (JATENGTIGA) - Cegah penyebaran covid -19 di Kabupaten Blora, Pertamina EP-PT Banyubang Blora Energi (PEP-BBE) masker kepada masyarakat Blora.

Sebanyak seribu masker dibagikan di dua desa yakni desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon dan desa Prantaan Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, yang dibagikan secara langsung kepada masyarakat,  Senin (03/04/2020).

Field Manager KSO PEP-PT BBE M. Diponegoro yang didampingi Koordinator HSSE KSO PEP-PT BBE Sugiharto,  mengatakan bantuan masker yang diberikan kepada warga yang berada disekitar lokasi pengeboran tersebut merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab bersama dalam mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Blora.

"Penanganan penyebaran Covid-19 ini merupakan perhatian dan tanggung jawab kita bersama. Ini merupakan partisipasi aktif dari BBE agar penyebaran Covid-19 tidak mewabah di Blora, dan masyarakat Blora terbebas dari virus ini," ujar  Diponegoro.


Diponegoro berharap, bantuan tersebut dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat Blora untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Semoga bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Blora, dan kita harapkan penyebaran Covid-19 di negeri ini bisa terhenti," kata Diponegoro

Sementara itu, Kades Tempellemahbang,  Kasbi mengapresiasi bantuan masker yang disalurkan oleh Banyubang Blora Energi (BBE).

"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pertamina ini. Ini perhatian dan kepedulian yang besar dari BBE terhadap masyarakat Tempellemahbang. Kami berharap bantuan ini tidak berhenti sampai di sini saja, harus berlanjut,"ungkap Kasbi.

Hal serupa juga disampaikan Pemdes Perantaan Somat,  dirinya menyampaikan ucapan terimakaskh atas bantuan yang diberikan berupa masker oleh BBE.

"saya sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan,  masker ini nanti akan kami bagikan kepada masyarakat Perantaan," ujar Somat. (Prayitno/red)
Share:

Terbaru

Pupuk Langka, Puluhan Pemuda Tani, Gruduk DPRD Blora

  BLORA, 20/10 (jatengtiga.com) - Pupuk langka puluhan pemuda tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Blora, Selasa (20/10) kemarin, g...

Total Pageviews

Categories

Blog Archive

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »

Follow by Email