Pupuk Langka, Puluhan Pemuda Tani, Gruduk DPRD Blora

 


BLORA, 20/10 (jatengtiga.com)- Pupuk langka puluhan pemuda tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Blora, Selasa (20/10) kemarin, geruduk DPRD Kabupaten Blora.

Mereka melakukan audensi bersama sejumlah anggota DPRD Komisi B dan dipimpin langsung wakil ketua DPRD dari Fraksi Golkar Siswanto.

Mereka ditemui di ruang pertemuan DORD, yang dihadiri Suryanto, Asisten 2 Bupati Blora, yang membidangi Ekonomi dan Pembangunan Infrastruktur, Petugas Pusri Dadi Setiyadi, anggota komisi B, dan sejumlah pemuda tani HKTI Blora, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, serta Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan.

Siswanto, mengatakan, persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Blora terjadi hampir tiap tahun, Program Kartu tani yang sejak awal di gadang sebagai alternatif oleh pemerintah hingga kini belum maksimal dalam pelaksanaannya.

"Persolan Pupuk bersubsidi ini adalah persoalan klasik, tiap musim tanam mesti terjadi hal yang sama. Hampir setiap tahun. Mari kita duduk bareng memecahkan persoalan ini," ucap Siswanto (Selasa, 20/10/2020).

Ia meminta kepada Pemerintah untuk menindaklanjuti keluhan para petani, yang tiap tahunya terjadi kelangkaan pupuk. Belum lagi ditambah permasalah Kartu Tani.

Ada yang sudah memiliki kartu tani terkadang tidak bisa mengambil pupuk. Begitu juga sebaliknya, ada pupuk namun petaninya belum punya Kartu Tani.

Wakil ketua Komisi B DPRD Blora, Munawar  menambahkan  bahwa kelangkaan pupuk tersebut merupakan masalah bersama.

"Yang terjadi saat ini menjadi masalah kita bersama. Terkait regulasi contoh di Kunduran distributor dan pengecer tidak berani menjual pupuk bersunsidi karena petani tidak punya kartu tani,” ujarnya.

Sriyono, peserta audiensi menyampaikan bahwa Petani kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi dan bagi petani yang tidak memiliki kartu tani tidak dapat membelinya.

"Banyak didesa saya, teman teman petani belum punya kartu tani, mereka kesulitan untuk mendapatka pupuk bersubsidi," katanya.

Menurut Siswanto, berdasarkan pantauan dilapangan memang seperti itu. Petani di Kecamatan Tunjungan, Ngawen, Japah, Jati, dan Randublatung menyampaikan memang kesulitan. 

Namun ternyata berdasarkan data dari Pusri, ketersediaan pupuk masih ada di Gudang bangkle, Gudang Ngawen dan Randublatung belum ke pengecer.

Dirinya meminta, Pemkab Blora melalui Komisi Pengawas Pupuk dan jajarannya untuk segera mendistribusikan ke distributor, ke pengecer agar pupuk dapat diperoleh dengan mudah oleh para petani.

"Musim hujan segera datang memupuk pakai apa para petani. Saya minta hari ini rapat segera, besok melaporkan kepada DPR secara tertulis," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Siswanto juga menyinggung terkait penyusunan RDKK, menurutnya banyak lahan yang belum masuk dalam RDKK. Dirinya meminta semua pihak untuk aktif, mencari solusi terkait persoalan tersebut.

"Ternyata banyak lahan petani, yang belum terdaftar di RDKK, khususnya lahan-lahan hutan, padahal dari sekian ribu hektar lahan, baru sebagian lahan yang terdaftar," paparnya.

Siswanto meminta supaya mendata  apa yang menjadi kendala, apakah dari Perhutani atau dari dinas yang kurang aktif, agar mereka mencari solusi itu.


Share:

Pertamina EP Gelar MWT dan Tasyakuran di CPP Gundih

 


BLORA, 14/10 (jatengtiga.com) - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field kembali menggelar Management Walkthrought (MWT) dan Tasyakuran pasca kembali beroperasinya Central Processing Plant (CPP) pada Senin, (13/10). Agenda ini dipimpin langsung oleh Asset 4 General Manager, Deddy Syam.

 

Dalam lawatan tersebut, Deddy bersama manajemen Asset 4 dan Cepu Field ingin memastikan bahwa seluruh peralatan di CPP Gundih beroperasi dengan baik. Selain itu, prosedur standar pengoperasian fasilitas produksi gas tersebut dipahami seluruh operator.

 

"MWT ini sebagai pengenalan saya dengan rekan-rekan dan fasilitas produksi di Cepu Field, khususnya CPP Gundih. Saya ingin memastikan prosedur standar operasi benar-benar diperhatikan, sehingga aspek keselamatan dan performa CPP Gundih terjaga," ucapnya.

 

Selain MWT, Pertamina EP juga menggelar tasyakuran sederhana di Halaman depan CPP Gundih. Dalam agenda tersebut Manajemen Asset 4 dan Cepu Field menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim dan 2 panti asuhan di Desa Sumber dan sekitarnya. Sesuai protokol COvid-19, hanya 5 anak yatim dan 2 pengurus panti asuhan yang hadir sebagai perwakilan.

 

Cepu Field Manager Afwan Daroni, menyatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai rasa syukur dari Pertamina EP usai berhasil menyelesaikan pemulihan CPP Gundih."Kembali beroperasinya CPP adalah hal yang patut kami syukuri dengan berbagi dan memohon doa dari masyarakat sekitar, termasuk adik-adik kita tercinta ini," ujarnya.

 

Seperti yang sudah diwartakan sebelumnya, CPP Gundih kembali beroperasi sejak 29 September 2020. Total 5 bulan dibutuhkan tim Pertamina EP untuk kembali memulihkan fasilitas produksi yang sempat mengalami gangguan pada April lalu.



Share:

Pertamina EP Gelar ToT untuk Bina Alam Sri Bajo

 



BLORA, 9/10 (jatengtiga.com) - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field telah menggelar Training of Trainer (ToT) untuk kelompok Bina Alam Sri, di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

Dalam kegiatan yang digelar selama lima hari, sejak 5-9 Oktober 2020 ini, menggandeng Aliksa Organik, di kegiatan yang berada dalam payung program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB).

Berbagai materi disampaikan selama ToT mulai dari Ekosistem System Of Rice Intensification (SRI) organik, hingga bahasan ekologi tanah, tanaman, dan serangga.

Dalam penutupan ToT, Camat Kedungtuban, Martono, merespons positif kegiatan tersebut. 

"Saya sampaikan terima kasih atas kontribusi Pertamina EP untuk warga saya", ujar Martono (9/10/2020).

Kepala Desa Bajo, Sun Haji, berharap sinergi Pertamina EP dengan masyarakat bisa berlanjut. 

"Kedepan saya akan ajak kepala desa sekitar Bajo untuk ikut terlibat dalam program ini, karena kami sudah membuktikan dampak positif dari program ini", paparnya.

Terpisah, Asset 4 L&R Manager, Jou Samuel Hutajulu menyampaikan apresiasinya pada anggota kelompok Bina Alam Sri. 

Menurut Jou, semangat ini adalah virus positif yang harus ditularkan seluas mungkin di desa-desa sekitar Bajo.

Mewakili Jou, Kautsar Restu Yuda selaku Cepu CSR Staff turut mengapresiasi semangat anggota kelompok untuk aktif dalam program beras organik dan pengolahan tanaman herbal. 

"Luar biasa semangat bapak ibu anggota kelompok untuk menyukseskan program ini. Harapannya semangat ini tidak padam meski dalam situasi pandemi", tuturnya.

Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) digagas Pertamina EP Asset 4 Cepu Field sejak 2018. 

Selama dua tahun, kelompok Bina Alam Sri dibina secara intensif oleh Pertamina EP dan menunjukkan perkembangan pesat baik dari segi ekonomi maupun lingkungan.

PSRLB terus berkembang dengan bertambahnya anggota dan luasan lahan. Menurut Restu, saat ini luasan lahan dalam program ini adalah 11,52 Ha yang dimiliki 47 anggota. 

Selain itu, keanggotaan program ini yang semula hanya dari Desa Bajo berkembang ke empat desa lain, yakni Wado, Ngraho, Tanjung, dan Sidorejo. (Her/red)

Share:

Klaster Keluarga di Blora. Hingga Saat ini Ada 35 Kasus


BLORA, 7/10 (jatengtiga.com) - Setelah Klaster Jalan Pemuda, muncul klaster baru persebaran Covid -19 di Kabupaten Blora. 

Kalster ini muncul sejak Juni lalu. Klaster tersebut berasal dari keluarga. Disebut klaster keluarga, karena persebaran kasus tersebut terjadi di lingkungan keluarga. 

Plt Sekretaris Dinas Kesehatan Kabuapaten Blora, Edi Sucipto mengatakan, Klaster keluarga muncul sejak bulan Juni lalu. Sejauh ini sudah ada 35 kasus klaster keluarga. 

"Di Blora itu klaster keluarga ada 35. Disebut klaster keluarga, ada salah satu keluarga yang membawa virus ke rumah, entah itu ibunya, bapaknya, anaknya, kemudian masuk ke rumah dan di rumah itu menularkan virus kepada keluarganya," kata Edi, Rabu (7/10). 

Edi mengungkapkan, klaster keluarga itu menyebar di hampir seluruh kecamatan. Rata-rata keluarga yang tertular bisa mencapai 9 sampai 13 orang. 

"Yang paling banyak Blora kota. Kecamatan Todanan, Menden, Jati, Jiken, dan Ngawen, di Puskesmas Ngroto, Cepu juga ada. Itu satu keluarga bisa menularkan yang paling banyak itu di Umbul, Todanan ada 13 keluarga, di Jati 9 kasus, itu anaknya, mantunya, cucunya," ungkapnya.

Saat ini, menurut Edi, Sejumlah pasien dari klaster keluarga  sudah dinyatakan sembuh. Namun diantaranya juga masih ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah. 

"Sekarang masih ada yang isolasi, yang sembuh juga banyak. Terakhir dari Jati, sudah sembuh semua," jelasnya. 

Data dari Posko Gugus Tugas Covid Kabupaten Blora, Kasus positif mencapai 434 kasus, 364 dinyatakan sembuh, 27 meninggal dunia. Sementara 3 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 40 orang isolasi mandiri. (Her/red)

Share:

Kompak, 3 Pilar Di Kelurahan Kauman Blora, Ajak Warga Disiplin Protkes

 



BLORA, 6/10 (jatengtiga.com) - Tiga Pilar di Kelurahan Kauman kecamatan Blora Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang terdiri dari Kepala Kelurahan Martin Ukie Andhana,SE, Bhabinkamtibmas Bripka Achmad Nur Kholik,SH serta Babinsa Peltu Sunarto kompak mengajak warganya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mencegah Covid-19.

Ajakan tersebut disampaikan oleh 3 pilar, dengan cara menyambangi warga binaan dengan door to door system, Selasa, (06/10/2020). 

Bhabinkamtibmas Bripka Achmad Nur Kholik mengungkapkan bahwa menyikapi perkembangan Covid-19 yang masih belum mereda, pihaknya bersama Kalur dan Babinsa aktif dalam kegiatan sosialisasi 3M

"Kita ajak warga agar disiplin menerepakan protokol kesehatan, apalagi sudah diberlakukan penegakkan Perbup No.55 Tahun 2020, untuk itu kita ajak warga kelurahan Kauman agar menaati Perbup tersebut, dan tentunya muara dari itu semua adalah untuk kesehatan bersama," ungkap Bhabinkamtibmas.

Lebih lanjut anggota Polri yang hobi voli ini menguraikan bahwa kebiasaan pola hidup sehat menjadi penting apalagi ditengah pandemi.

 "Mencuci tangan, menjaga jarak, serta memakai masker atau 3 M menjadi sebuah keharusan yang harus kita lakukan, untuk mencegah penularan virus tersebut," tandas Bripka Kholik saat sambang bersama Lurah dan Babinsa di Lingkungan Dluwangan kelurahan Kauman.

Dalam sambang bersama tersebut selain mengajak pola hidup sehat dengan disiplin 3 M, tiga pilar juga membagikan masker kepada warga yang tidak punya masker. 

Sementara itu Kalur Martin Ukie Andhana menyampaikan bahwa tugas penanganan Covid-19 adalah tugas bersama, untuk itu seluruh elemen masyarakat harus kompak, dan wargapun harus mendukung yaitu dengan taat dan disiplin protokol kesehatan.

"Intinya kita ajak warga disiplin protokol kesehatan, sehingga kegiatan masyarakat bisa terus berjalan, namun aman dari Covid-19," ucap Lurah Kauman.

Terpisah Kapolsek Blora AKP Joko Priyono,SH membeberkan bahwa sesuai dengan instruksi dari Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK bahwa setiap anggota Polri harus aktif dan bisa menjadi pelopor 3 M dalam antisipasi Covid-19 untuk itulah pihaknya selalu memotivasi anggota terutama Bhabinkamtibmas agar selalu aktif menjalin sinergi dengan instansi terkait untuk bersama sama melaksanakan tugas kemanusiaan penanganan Covid-19. 

"Sinergi dari seluruh elemen masyarakat penting, karena Covid-19 adalah tanggung jawab bersama, untuk itu mari kita kompak untuk menjaga kesehatan bersama," beber Kapolsek. (Her/red)

Share:

Komunitas Goes di Blora Beri Kejutan Kue kepada TNI

 


BLORA, 5/10 ( jatengtiga.com)- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Senin (5/10), Komunitas atau kelompok goes Maktoh Cycling  Randublatung memberikan kejutan Kue Tart kepada TNI di Kantor Koramil Randublatung.

Pemberian Kue tart Ulang Tahun ke 75 TNI  ini di terima langsung oleh Bintara Piket Serka  Ibnu adi  mewakili Komandan Koramil Kapten Inf. Suahmad. 

Kue tart Ulang Tahun TNI tersebut diserahkan secara simbolis oleh salah satu anggota pesepeda Zainul mewakili rekan rekanya. 

Dalam kesempatan tersebut salah satu peserta Pipin Erfina, menyampaikan    ucapan selamat ulang tahun kepada Institusi TNI.

"Sebagai warga negara kami mengucapakan selamat kepada TNI, dimana sampai saat TNI yang berusia 75 tahun, mampu menciptakan kondisi keamanan Negara secara bekesinambungan dan dalam kondisi aman," ucap Pipin 

Dan selama masa Pandemi covid 19 ini, lanjutnya, TNI dan Plori serta jajaran terkait selalu bahu membahu bekerja bersama untuk mencegah pemyebaran Covid diwilayah Randublatung.

Pada Kesempatan yang sama Serka Ibnu Adi mewakili Komandan Koramil mengucapkan terima kasih atas kepedulian warga khususnya kelompok pesepeda Maktoh Cylcing yang telah memberikan Perhatian khusus kepada TNI.

"Mewakili Komandan kami mengucapkan terima Kasih atas perhatian warga khususnya Maktoh Cycling ini," kata Serka Ibnu.

Ia berharap selaku aparat keamanan teritorial agar dalam melakukan aktivitas olahraga bersxepeda tersebut selalu patuh terhadap protokol kesehatan dan selalu mejgasa ketertiban dijalan raya maupun tempat lain yang dilalui sehingga bisa mencitrakan etika serta sopan santun yang baik dimasyarakat.

Usai memberi kejutan kue ulang tahu ke TNI, komunitas sepeda maktoh cycling, yang terdiri dari gabungan sejumlah orang dari berbagai profesi tersebut, menyempatkan diri untuk anjangsana ke anak berkebutuhan khusus (difabel), yang ada di Desa Jeruk Kecamatan Randublatung. 

Mereka bernama Rafael dan Wahyu yang keduanya mengalami keterbelakangan mental.

"Tujuan kami untuk berbagi kesenangan dengan anak anak tersebut dan menghibur mereka dengan cara mengajak berkomunikasi, dengan harapan agar mereka merasa terhibur dan merasa mendapat perhatian dari orang lain, selain kedua orang tuanya “ jelas Deny Puspita salah satu peserta bersepeda tersebut. (Andhan/red)

Share:

Gas Yang Tertahan selama Recovery 7500 MMscfd

 

BLORA, 2/10 (jatengtiga.com) - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Jumat (2/10) menggelar konferensi pers terkait beroperasinya kembali, fasilitas Central Processing Plant (CPP) Gundih. 

Kepada sejumlah media, Pertamina EP menjelaskan bagaimana operasi CPP Gundih pasca recovery.

Cepu Field Manager, Afwan Daroni, memimpin langsung konferensi pers tersebut. Afwan menjelaskan bagaimana penggunaan salah satu piranti baru, yakni Thermal Oil Heater (TOH), di fasilitas produksi gas yang berlokasi di Desa Sumber, Blora tersebut. 

“TOH (Thermal Oil Heater) adalah bentuk langkah percepatan dalam recovery CPP Gundih. Hal ini dikarenakan kejadian pada TOx (Thermal Oil Heater) yang lalu, membutuhkan waktu perbaikan (WHRU/waste heat recovery unit) unit TOx dan sales kembali hingga akhir november atau awal desember 2020,” ucapnya.

Masih menurut Afwan, Keunggulan TOH memotong waktu sales CPP Gundih dari akhir November atau awal Desember 2020 menjadi akhir September (+/- 2 bulan) dengan sales gas mencapai sebesar 25 juta kaki kubik per hari.

Sebelumnya, CPP Gundih mengalami gangguan operasi pada 9 April 2020 kemarin. 

Selama lima bulan, proses pemulihan fasilitas pengolahan CPP Gundih berfokus pada area Thermal Oxidizer (TOx), optimasi Biological Sulfur Recovery Unit (BSRU), dan Maintenance & Preservasi CPP Gundih serta beberapa area lainnya. 

CPP Gundih akhirnya dapat kembali beroperasi pada Selasa, 29 September 2020. Gas yang tertahan selama 5 bulan adalah 7.500 MMscfd, senilai Rp 480 milyar CPP Gundih 

Dengan kembali beroperasinya CPP Gundih, Pertamina EP Asset 4 Cepu Field optimistis mampu memenuhi target produksi 2020, yaitu 2.006 barel per hari untuk minyak dan 60,56 juta kaki kubik per hari untuk gas. 

Selain itu, suplai gas untuk PT SPP, PLTGU Tambak Lorok Semarang, jaringan gas (jargas) PGN di Blora dan Semarang dapat kembali berjalan.(Her)

Share:

Lima Bulan dalam Pemulihan, CPP Gundih Kembali Beroperasi

 


BLORA 30/9 (Jatengtiga.com) - Setelah melalui proses yang panjang, kini  Central Processing Plant (CPP) Gundih yang berada di wilayah desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora siap beroperasi kembali.

Pertamina EP Asset 4 Cepu Field akan kembali mengoperasikan fasilitas Central Processing Plant (CPP) Gundih pada Selasa (29/9/2020). 

Pengoperasian CPP Gundih ini sebagai bagian untuk memenuhi target produksi di triwulan keempat tahun 2020.Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Cepu Field Manager, Afwan Daroni. 

"Dengan kembali beroperasinya CPP Gundih, kami optimis target produksi, khususnya gas, bisa terpenuhi pada akhir tahun 2020," ucap Afwan

Afwan juga menyampaikan rasa syukur atas kinerja tim recovery CPP Gundih yang bekerja dengan baik meski dalam situasi pandemi Covid-19. 

Selama lima bulan, proses pemulihan fasilitas pengolahan CPP Gundih berfokus pada area Thermal Oxidizer (TOx), optimasi Biological Sulfur Recovery Unit (BSRU), dan Maintenance & Preservasi CPP Gundih serta beberapa area lainnya.

"Alhamdulillah, berkat kerja keras dari seluruh tim recovery, CPP bisa beroperasi pada September. Pandemi tidak menjadi penghalang karena kami menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku," imbuhnya

Terpisah, Asset 4 General Manager, Agus Amperianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas langkah-langkah perbaikan yang dilakukan oleh tim. 

“Kerjasama tim sangatlah hebat, dari kejadian kebakaran yang cepat ditangani tanpa kendala hingga penyelesaian perbaikan kerusakan yang bisa bekerja dengan sigap, saya berikan apresiasi setinggi-tingginya.”paparnya

Agus berharap bahwa dengan normalnya operasional CPP Gundih dapat kembali menyalurkan gas untuk PT SPP, PLTGU Tambak Lorok Semarang, jaringan gas (jargas) PGN di Blora dan Semarang. 

Secara umum produksi Pertamina EP Asset 4 hingga Agustus 2020 adalah 15.085 barel per hari dan 144,72 juta kaki kubik per hari untuk gas. 

Sementara, secara khusus Cepu Field ditarget 2020 untuk dapat memenuhi 2.006 barel per hari untuk minyak dan 60,56 juta kaki kubik per hari untuk gas.(her)

Share:

ABTI Datangkan Atlit Traener Nasional



BLORA, 29/9 (Jateng.com) - Cabang olahraga (cabor) bola tangan dibawah Pengkab Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Blora, datangkan taener Nasional.

ABTI Blora, terus bebenah diri untuk memenuhi ambisinya berprestasi di berbagai even regional (Jateng) dan Nasional.

”Kami terus memotivasi atlet, harus bebenah diri agar bisa berpretasi di berbagai even,” kata Ketua Umum Pengkab ABTI Blora, Siswanto, Senin (28/9/2020).


Kegiatan terbaru yang digelar Pengkab ABTI kabupaten penghasil kayu jati itu, lanjut mantan Ketua KNPI Kabupaten Blora ini, melaksanakan program sosialisasi dan pelatihan bola tangan, yang digelar di indoor tenis Kota Blora, Sabtu (26/9/2020).

Tidak tanggung-tanggung, selain pesertanya lumayan banyak ada sekitar 120 orang, hadir langsung Ketua Umum Pengprov ABTI Jateng, Jaka Pranowo Adi, trainer Nasional ABTI, tiga atlet Asian Games dan enam atlet PON Jateng.

”Kami ingin tunjukkan kepada atlet, calon atlet serta masyarakat, bahwa ABTI Blora benar-benar serius agar cabor bola tangan ini populer dan berprestasi,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora ini.


Ada tiga atlet ABTI Asian Games 2018 yang kut hadir memotivasi para atlet kota sate, Rian Kurniawan, Dian Ekafianti Fefant dan Shinta Hidayatyuzzaroh, serta enam mantan atlet PON Jateng.

Menurut Siswanto, kehadiran Ketum ABTI Jateng, atlet Asian Games dan atlet PON dengan memberikan pelatihan langsung, memberikan semangat, memotivasi atlet dan calon atlet Blora. Mereka pun tampak lebih bersemangat.

”Di depan Pengurus KONI Blora, Pak Haji Suparno, atlet-atlet kami semangat mengejar target lolos Porprov Jateng mendatang,” kata Alumni Pasca Sarjana Unissula Semarang ini.

Selain itu, para atlet Blora itu kini tengah serius menyiapkan tim untuk Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Jateng. Mereka pun mulai serius latihan rutin sepekan 3-4 kali, dengan teknik baru yang didapat saat pelatihan bersama di indoor tenis kemarin.

Terpisah, Ketua Umum Komite Olahraga Nasoinal Indonesia (KONI) Kabupaten Blora, Hery Sutiyono, merasa bangga dengan tekad Pengkab ABTI yang sangat serius dalam pembinaan cabor yang tergolong baru di Blora itu.(her)
Share:

Utamakan Aspek HSSE, Pertamina EP Asset 4 Cepu Perbaiki CPP Gundih



BLORA, 26/9 (jatengtiga.com) – Pertamina Ekplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Cepu Field, terus berupaya melakukan perbaikan pada  Central Processing Plant (CPP) Gundih yang berlokasi di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora, Jawa Tengah.

“Kami terus bekerja, saat ini perbaikan CCP Gundih memasuki tahap instalasi Thermal Oil Heater  atau TOH,” terang Cepu Field Manager, Afwan Daroni, Jumat (26/9/2020).

Afwan Daroni melanjutkan, meski dalam situasi pandemic Covid-19 progres yang dilakukan timnya masih sesuai dengan rencana awal, dan segala upaya yang dikerlakan oleh tim masih on the track.

Meski demikian, kata Afwan, tidak menutup kemungkinan adanya langkah-langkah percepatan, namun dengan tetap mengutamakan aspek health, safety, security and environment (HSSE) atau kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Terpisah General Manager Asset 4, Agus Amperianto, mengapresiasi progres perbaikan CPP hingga saat ini. Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan Management Walkthrought ke CPP Gundih.

"Seluruh tim yang terlibat dalam proses pemulihan CPP patut diapresiasi. Situasi pandemi tidak mengendurkan semangat dan upaya tim," kata Agus.

Saat kunjungan lapangan ke CPP Gundih, Agus memastikan segala pekerjaan di lapangan sesuai dengan rencana awal, dan tetap memerhatikan protokol kesehatan (protkes).

Pekerjaan perbaikan fasilitas pengolahan gas di Blora tersebut, telah memasuki bulan keenam pascA terbakarnya  unit TOX. Jika sesuai target, CPP Gundih akan kembali beroperasi pada November 2020 depan, beber Agus Amperianto.

Perlu diketahui, pasca terbakarnya fasilitas Thermal Oxidizer (TOX) CPP Gundih, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora, Kamis (9/4/2020). Seluruh operasi shutdown (dimatikan) untuk stabilisasi, dan pendinginan seluruh fasilitas.

Terbakarnya unit TOX CPP Gundih itu, sempat membuat warga Blora selatan panik  akibat  kobaran api dan asap tebal dari proyek pengembangan gas Jawa (PPGJ) Gundih. Dampaknya suplai gas ke Tambaklorok Semarang terhento total.

Akibat kobaran api itu, sejumlah petugas di kompleks CPP Gundih sempat kalang kabut, bahkan sejumlah kendaraan bermotor harus diungsikan, dibawa keluar lokasi CPP. Warga merasa lega setelah kobaran api padam dan kondusif.(her)
Share:

Jelang Musim Tanam 2020, Perhutani Gelar Pelatihan Tanaman Hutan

Para mandor tanam dan LMDH praktek cara tanam tanaman perhutanan 

BLORA, 23/9 (JATENGTIGA.COM) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung, Kabupaten Blora Selasa (23/9) menyelenggarakan penyegaran tanaman kehutanan.

Penyegaran ini dilakukan menjelang musim tanam tahun 2020, dengan peserta  mandor tanam dan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH), di hutan petak 40 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kedungsringin, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngliron.

"Untuk musim tanam tahun 2020 nanti, sekitar Nopember - Desemser, jadi hari ini kita menyelenggarakan pelatihan, bagi mandor tanam dann LMDH sebagai mitra Perhutani," ucap Ahmad Basuki Administratur Perhutani KPH Randublatung (Selasa,23/9/2020).

Kegiatan ini, lanjutnya, tetap menerapkan Protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid 19 dilingkungan setempat.

Ahmad Basuki menambahkan tujuan pelatihan ini untuk meningkatakan kapasitas sumber daya manusia di bidang tanaman di Perhutani KPH Randublatung. Serta anggota LMDH sebagai mitra Perhutani dalam membangun hutan.

"Sehinga pada saatnya turun hujan, kegiatan penanaman bisa berjalan dengan baik untuk menuju Perhutani sukses tanam," imbuhnya.


Sebagai nara sumber penyegaran kali ini adalah Kasi Pengelolaan Sumberdaya Hutan dan Lingkungan (PSDHL) Yosep Todeng dan kasi Perencanaan Pengembangan Bisnis (PPB) Lukman Jayadi.

Sedangakan peserta penyegaran sebanyak 45 orang dari unsur Mandor Tanam, 34 orang dari anggota LMDH.

Pada kegiatan pelatihan ini, para peserta diingatkan kembali oleh narasumber bagimana tehnik-tehnik pembuatan tanaman.

Mulai dari persiapan, pembuatan larikan, pemasangan acir, membuat lobang tanam dll, baik dengan teori maupun dengan praktek lapangan.

Achmad basuki menegaskan bahwa para petugas tanaman (Mandor Tanam) Perhutani dan anggota LMDH harus menguasai tehnik-tehnik pembuatan tanaman kehutanan.

"Saya ingatkan kembali kepada para mandor tanam dan LMDH, dalam pembuatan tanamaman harus betul-betul menerapkan tehnik yang benar serta dengan semangat dan dedikasi yang tinggi," paparnya.

Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan, karena keberhasilan tanaman yang dibuat tergantung pada dedekasi dan kemampuan tehnis dari para mandor tanam.

LMDH sekarang harus juga menguasai bagaimana cara pembuatan dan tehnik – tehnik yang harus dilakukan dalam pembuatan tanaman kehutanan, karena dalam pelaksaanaan Perhutanan Sosial para masayarakat / LMDH wajib untuk membuat tananaman kehutanan disamping tanaman polowijo dalam petak Perhutanan Sosial.

Sementara itu Sutrimo (39) ketua LMDH Wana Sumber Rejeki Desa Bangklean kecamatan Jati mengucapkan terima kasih atas pelatihan ini.

"kami sangat terima kasih sekali kepada Perhutani atas di selenggarakan pelatihan ini, sekarang kami mengetahui bagaimana tahapan pembuatan tanaman," katanya. (Pur)
Share:

Beri Dukungan Mental, Grup Goes di Blora Sambangi Anak Anak Difabel”




BLORA, 21/9 (Jatengtiga.com) - Pandemi Covid 19 membuat olah raga bersepeda banyak digemari berbagai kalangan, termasuk di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Salah satunya adalah sekelompok penggemar sepeda yang anggotanya dari berbagai profesi ini menamakan dirinya  Matoh Cycling.

Selain untuk berolahraga, Matoh Cycling ini juga melakukan kegiatan sosial, dan juga memberi edukasi pencegahan Covid 19.

Kegiatan ini mereka lakukan setiap seminggu sekali, dihari Minggu setelah bergelut dengan pekerjaan sesuai Profesi.

Pantauan jatengtiga.com, pada Minggu (20/9/2020) kemarin, meraka memberi motifasi kepada anak anak difabel di yayasan insan mandiri Kecamatan Randublatung.

Mereka mengaku kegiatan sosial ini dilakukan secara berkala melakukan anjangsana kepada anak berkebutuhan khusus diwilayah Randublatung.

"Maksut dan tujuan kami adalah untuk memberi dukungan mental serta berbagi kebahagian bersama mereka," ucap Ervina Pipin salah satu anggota Matoh Cycling (Senin, 21/9/2020).

Dengan harapan lanjutnya, mereka bisa termotivasi dan terhibur dengan kedatangan komunitas goes ini.

"Ada dua tempat yang kita kunjungi, yakni  dua orang Desa Temulus dan dua lagi di desa Kadengan," tuturnya disela sela syukuran kelompok pesededa di Hutan Kota Koleksi Randublatung.

Sementara menurut Ade Kartika Dewi, salah satu tenaga volunter Yayasan Insan mandiri Blora selatan, mengatakan yayasan ini memiliki misi kemanusiaan khusus anak difabel.Selain itu juga bergelut dibidang penanganan anak berkebutuhan khusus.

"Kita disini menangani anak anak berkebutuhan khusus yang ada diwilayah Blora selatan," kata Ade sapaan akrabnya.

Ia mengaku anak berkebutuhan khusus yang ada di wilayah kecamatan Randublatung tersebut beragam penderitaannya, ada yang akibat dari penyakit Folia, keterlambatan berfikir, labat berbicara serta pertumbuhan badanya terhambat.

Mereka berada di Desa Temulus sebanyak dua anak  bernama Gunawan yang mengalami keterlambatan berfikir, dan Eva Khovivatur Rohmah mengalami keterlambatan bicara.

Sedangkan yang berada di Desa Kadengan atas nama Siti Sarofah yang memnderita folio sehingga kesulitan berdiri dan Ahmad Falendra Hadhi Pranata juga akibat folio yang berakibat keterlambatan pertumbuhan badan.

Harapan kami dengan adanya anjangsana oleh kelompok pesepeda tersebut diatas kondisi mental anak berkebutuhan khusus tersebut bisa pulih.

"Minimal mereka mendapatkan empati dari orang lain, karena selama ini yang menjadi teman sehari hari hanya anggota keluarganya saja," pungkasnya. (Her)

Share:

Komisi D DPRD Jatim Kunker di Pertamina EP dan SKK Migas



Cepu Field Manager, Afwan Daroni (kiri) bersama Wakil Ketua Komisi D Mohammad Ashari 

BLORA, (Jatengtiga.com) - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field dan SKK Migas Jabanusa menerima kunjungan kerja dari Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur di Aula Kantor Field Cepu, Selasa (8/9) lalu.

Rombongan DPRD dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi D Mohammad Ashari dan didampingi Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Didik Agus Wijanarko, bersama tim.

Dalam kesempatan tersebut Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahidi menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh tim dari DPRD Komisi D Provinsi Jatim di Kantor asset 4 Field Cepu di tengah kondisi pandemi ini.

Ia berharap dukungan dari semua pihak termasuk DPRD dan Dinas ESDM Provinsi sangat diharapkan untuk pencapaian target produksi nasional

Kegiatan tersebut sebagai agenda sharing optimalisasi industri hulu migas di Pertamina EP, khususnya di wilayah kerja Field Cepu.

“Kami terbuka dengan sharing dan diskusi semacam ini. Apalagi sebagian wilayah kerja Pertamina EP Asset 4 Cepu Field berada di wilayah Jawa Timur, yakni di Bojonegoro dan Tuban,” ucap Cepu Field Manager, Afwan Daroni.

Acara yang berlangsung selama dua jam tersebut dimulai dengan presentasi terkait kegiatan industri hulu migas secara general dan kegiatan operasi tahun 2020 di bawah wewenang SKK Migas Perwakilan Jabanusa yang disampaikan langsung oleh Nurwahidi.

Sesi presentasi berlanjut dengan pemaparan kegiatan operasi Pertamina EP khususnya di wilayah kerja Field Cepu oleh Afwan.

Sesi tanya jawab, dimanfaatkan dengan para anggota DPRD Jatim untuk bertanya kegiatan hulu migas di Jawa Timur secara umum.

“Diskusi sangat menarik. Bapak-bapak anggota dewan tampak antusias mengetahui industri hulu migas,” ucap Afwan lagi.

Mohammad Ashari menyampaikan rasa terima kasih kepada SKK Migas dan Pertamina EP yang telah menerima rombongan DPRD Jatim dengan baik.

“Kami mengapresiasi atas segala pemaparan dari SKK Migas dan Pertamina EP karena memperkaya wawasan kami terkait dunia migas,” ucapnya.

Selain itu, Ashari memuji upaya SKK Migas dan Pertamina EP untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Patut diapresiasi juga bagaimana perhatian SKK Migas dan Pertamina EP terkait aspek CSR, lingkungan, dan keselamatan kerja dalam kegiatan operasinya,” katanya menambahkan.(Her)
Share:

Sebuah Sumur Minyak di Wonocolo Terbakar

Sumur tua di Wonocolo peninggalan Belanda yang dikelola warga secara Tradisional terbakar 

BLORA, 4/9 (Jatengtiga.com) - Sebuah sumur  tua peninggalan Belanda D90 Jumat (4/9) kemarin, terbakar.

Informasi yang didapat oleh Tim dilapangan kebakaran itu diduga akibat kegiatan penambangan tradisional. Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan oleh BPBD Bojonegoro pada pukul 14.00 WIB.

Kautsar Restu Yuda mengatakan bahwa Penambangan tradisional selalu beresiko tinggi karena banyak mengabaikan aspek HSE (Health, Safety, Environment) atau juga yang dikenal dengan nama K3 (Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Lingkungan).

"Pertamina EP Asset 4 Field Cepu berharap tidak ada korban luka maupun jiwa atas kejadian tersebut," ucap Restu sapaan Akrabnya (Sabtu, 5/9/2020)

Pihaknya berharap dari kejadian ini, bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak, bahwa penambangan tradisional cukup beresiko bagi keselamatan penambang dan warga sekitar.

"Kami menghimbau agar segala kegiatan serupa perlu memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja," pungkasnya (Her/red)

Share:

Siswanto Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPD Golkar Secara Aklamasi


BLORA, 27/8 (Jatengtiga.com) - Siswanto terpilih kembali menjadi ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah Kamis (27/8).

Terpilihnya Siswanto menjadi Ketua DPD Partai bergambar pohon beringin periode 2020-2025 ini, secara aklamasi yang digelar pada Musyawarah Daerah (Musda) ke - X di Hotel Kencana Blora.

Dalam pemilihan tersebut, Siswanto yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora itu, mendapatkan suara mutlak dan disepakati oleh seluruh pemilih.

Ketua Penyelenggara Musda X DPD Golkar Blora, Sutrisno mengatakan awalnya ada sejumlah nama kandidat yang muncul, namun secara aklamasi mereka memutuskan untuk memilih kembali Siswanto.

“Ada beberapa kandidat pada Musda ini, namun akhirnya mereka meminta pak Sis untuk melanjutkan kepemimpinannya,” ucap Sutrisno (Kamis,27/8/2020).

Selesai Musda Siswanto selaku Ketua DPD Golkar Blora terpilih, mengaku bersyukur perjalanan musda ke X partai Golkar berjalan dengan lancar.

"Alhamdulillah Musda Golkar ke X telah membuahkan hasil. Dan Musda ini atas izin Allah SWT berjalan dengan lancar," katanya.

Terpilihnya kembali dirinya, bukan karena kader terbaik, namun masih banyak kader terbaik lainnya.

"Atas kepercayaan kawan - kawan memberikan amanah ini kepada saya, saya siap memajukan Golkar di Blora lebih baik lagi," tegas Siswanto.

Siswanto juga menyampaikan dirinya bersama kader Golkar akan berusaha semaksimal mungkin membesarkan Partai Golkar. Ia juga berharap, pada Pemilu 2024 nanti, kursi DPRD Blora ada peningkatan.

Untuk itu, lanjutnya, ia akan menyiapkan kader terbaik pada setiap daerah pemilihan (Dapil) untuk maju dalam pemilihan legislatif kedepan.

“Ya, saya berjanji dan bertekat akan membawa Partai Golkar Blora ini lebih baik lagi. Dan di Pemilu legeslatif 2024 nanti akan kami siapkan para kader untuk maju menjadi anggota DPRD," paparnya

Musda X DPD Partai Golkar Blora dibuka oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah, Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan, Anton Lami Suhadi.

Hadir pula jajaran pengurus DPD Provinsi Jateng, pengurus DPD Blora, organisasi sayap Golkar (AMPG, KPPG), ormas pendiri (Soksi, Kosgoro, MKGR), ormas yang didirikan (AMPI, MDI, HWK, Al Hidayah) dan pimpinan kecamatan.
Share:

Polres Blora Pantau Tempat Wisata Saat Liburan




BLORA, 16/8 (JATENGTIGA) - Polres Blora Polda Jawa Tengah Minggu (16/08), melakukan patroli dan pengamanan tempat tempat wisata di kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, SIK mengungkapkan bahwa patroli dan pengamanan intensif dilakukan ditempat wisata, selain untuk antisipasi tindak kriminal juga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata untuk mencegah penyebaran Covid - 19.

"Seperti instruksi dari Bapak Kapolda bahwa kegiatan perekonomian harus tetap jalan, namun demikian Covid - 19 juga tetap kita cegah, untuk itulah anggota kita ploting untuk melakukan pengamanan dan pemantauan," ungkap Kapolres Blora (Minggu,16/8/2020)

Kapolres menambahkan, pada long week end,  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 75, banyak masyarakat akan hilir mudik mengunjungi tempat refreshing atau wisata untuk menghibur keluarga.

"Intinya kita ajak masyarakat untuk selalu melakukan 3 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan setiap selesai beraktifitas, harapannya adalah untuk mencegah penularan Covid - 19," imbuh Kapolres Blora.

Seperti yang dilakukan oleh Satu regu patroli gabungan Polres Blora yang dipimpin oleh Ipda Solikun Niam, saat melakukan patroli dan pengamanan di waduk tempuran.

Selain melakukan pengamanan, petugas juga mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Silahkan menikmati hari libur, namun demikian tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata Ipda Niam.

Tia, salah satu pengunjung Kafe Tempuran mengapresiasi penjagaan yang dilakukan oleh polisi, dirinya beserta keluarga merasa lebih tenang dengan kehadiran petugas kepolisian,

"Kami ucapkan terimakasih kepada pak polisi, yang telah menjaga dan mengingatkan, harapannya semoga virus corona ini segera sirna," tutur Tia. (Her)
Share:

Bernuansa Pejuang 45, Sejumlah Anggota Kodim 0721/Blora, Gencar Sosialisasikan Protokoler Kesehatan

Pasi Ter Kapten Cpl. Sumanta berpakaian Panglima Jendral Sudirman membagikan masker ke Warga

BLORA, (JATENGTIGA) - Berbagai upaya dilakukan petugas untuk mensosialisasikan new normal atau menuju tatanan kehidupan baru ditengah Pandemi Covid -19.

Termasuk di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sejumlah anggota Kodim 0721/Blora dengan memakai seragam bernuansa pejuang 45, blusukan mensosialisasikan penerapan protokoler kesehatan ke warga.

Ini dilakukan sekaligus memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 tahun 2020. Dengan mengajak warga berjuang melawan Covid -19 yang tak kunjung selesai.

Kegiatan ini menjadi perhatian warga, sehingga warga tampak antusias mendengarkan ajakan dan himbauan yang disampaikan petugas.


Layaknya Pangeran Diponegoro yang sedang menyapa rakyatnya, Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 0721/Blora Kapten Cpl Sumanto ini, membagikan masker secara gratis untuk melindungi diri dari virus yang mematikan.

"Kegiatan sosialisasi penegakan disiplin protokol kesehatan ini tidak Iain bertujuan untuk memberikan edukasi positif kepada kita semuanya serta masyarakat Kecamatan Ngawen," ucap Kapten Cpl. Sumanta (Sabtu, 15/8/2020).

Menurutnya, menuju tatanan kehidupan baru ini, ia mengajak masyarakat untuk bersama - sama berjuang melawan Covid 19. Namun kehidupan yang lain tetap berjalan.

"Untuk semakin siap memasuki era New Normal di masa Pandemi Covid-19 dan yang terpenting adalah memutus rantai penyebaran Covid-19 ini", imbuhnya.

Acara ini di gelar di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, dengan kendaraan yang di hias motif merah putih, yang dipimpin Perwira Koordinator, Pasi Ter Kodim 0721/Blora Kapten Cpl Sumanto,  denganmelibatkan Anggota dan Perwakilan instansi terkait, lengkap dengan berbusana khas pejuang 45. 

Diawali start dari Kecamatan Ngawen berkeliling layaknya karnaval sambil menghibur warga yang haus akan tontonan ditengah pandemi Covid 19.Memberikan himbauan kepada Masyarakat Kecamatan Ngawen dan sekitarnya.

Rombongan terbagi menjadi dua tim. Rute yang dilalui kebanyakan tempat tempat yang sebagian besar menjadi kerumunan massa.

Momen ini banyak dimanfaatkan warga untuk mendekat dan menonton. Tak jarang warga yang mengajak selfi atau foto bareng petugas.

Seperti yang dilakukan Yuni (25) bersama temannya rela antri untuk mengabadikan dengan smart Phonenya, yang sebelumnya diberi masker oleh petugas.

"Bagus dan kreatif, jadi pingin foto bareng untuk mangadikanya. Soalnya kan lama gak ada hiburan selama pandemi. Semoga Covid 19 cepat berakhir," katanya. (Her)

Share:

Kodim 0721/Blora Gelar Sosialisasi Penegakan Protokol Kesehatan Bernuansa Perjuangan





BLORA, 14/8 (JATENGTIGA) - Penerapan Tatanan Baru atau New Normal, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kodim 0721/Blora pada Jumat (14/8), melakukan sosialisasi penegakan disiplin protokol kesehatan Covid 19 kepada masyarakat di Kota Blora .

Uniknya kegiatan tersebut dilakukan dengan nuansa yang berbeda. Anggota Kodim bersama team melakukan sosialisasi menggunakan seragam dengan penuh nuansa perjuangan.

Ini dilakukan sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-75 sehingga menjadi perhatian warga.

Sosialisasi dan pengawasan pencegahan penularan Covid 19 tersebut melibatkan personel Kodim 0721/Blora, Polres Blora, DKK Kabupaten Blora, BPBD Kabupaten Blora, dan Komunitas Jeep serta Tim Relawan.

Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Ali Mahmudi, S.E.,M.M. melalui Kasdim 0721/Blora, Mayor Inf Budi Leksono, mengatakan sosialisasi dilakukan sekaligus pengawasan penegakan disiplin  pencegahan penyeberan  Covid-19 kepada warga serta membagikan Masker gratis.

“Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Blora dapat memahami dan dapat  terhindar dari penularan covid 19,” kata Kasdim.

Sementara itu menurut  Pasiter Kodim Blora Kapten Cpl Sumanto, sejak ditetapkan pandemi Covid 19, Tim Gugus melakukan sosialisai dan penerapan pencegahan penularan Covid 19 secara terus menerus baik langsung dari tim gugus tugas ataupun melalui Babinsa yang ada di wilayah.

"Sosialisasi kita lakukan bukan hanya dikota saja, namun melalui Babinsa diwilayah masing - masing, juga terus kita jalankan," papar mantan Danramil Ngawen ini. (Her)

Share:

Pasien Covid -19 di Blora, Sembuh Capai 73 Persen

 


BLORA. 10/8 (Jatengtiga.com) Kabupaten Blora Senin (10/8) siang,  kembali menyampaikan rilis perkembangan terbaru pandemi Covid-19. 

Bertempat di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP), Lilik Hernanto, SKM, M.Kes mengatakan bahwa hingga hari ini jumlah kasus Covid-19 yang terkonfirmasi positif secara lab PCR sebanyak 163 kasus.

“Data terakhir dari tanggal 7 sampai 10 Agustus ada penambahan 10 kasus baru sehingga kini total ada 163. 10 kasus baru ini tersebar di beberapa Kecamatan, Cepu ada 3, Blora ada 3, Ngawen ada 2, Kunduran ada 1 dan Tunjungan ada 1,” ucap Lilik Hernanto (Senin, 10/8/2020).

Sedangkan angka sembuh nya dari 163 kasus itu, kini ada 119 kasus yang sudah sembuh atau sebesar 73 persen dinyatakan sehat kembali.

“Yang sembuh dalam 4 hari terakhir ada peningkatan 16 kasus, sehingga total sembuh 119 dari 163. Prosentasenya naik jadi 73 persen. Namun kasus meninggal ada penambahan 1 sehingga total meninggal ada 10. Secara presentase ada 6,13 persen dari jumlah total kasus 163,” tambahnya.

Sementara itu untuk kasus positif yang masih dirawat di rumah sakit masih ada 3 pasien, sisanya 31 pasien lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah karena semuanya tanpa disertai gejala.

“Dalam empat hari terakhir untuk pemeriksaan swab, sudah keluar 24 dan totalnya ada ada 1319 pemeriksaan swab,” lanjutnya.

Dari 10 pasien Covid-19 baru dalam empat hari terakhir ini, 5 diantaranya merupakan petugas medis dari Puskesmas Kunduran. Sehingga untuk sementara sejak hari Sabtu 8 Agustus kemarin Puskesmas Kunduran ditutup selama 10 hari kedepan guna pembersihan.

“Untuk pasien yang akan periksa kita alihkan ke Puskesmas terdekat seperti Puskesmas Sonokidul, Puskesmas Ngawen, dan sekitarnya. Adanya kasus baru ini menandakan bahwa potensi penularan di Blora masih ada, sehingga kami minta masyarakat terus patuh pada protokol kesehatan,” paparnya

Sementara Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP, Pujo Catur Susanto, SE, mengajak masyarakat untuk terus tertib pada protokol kesehatan untuk mencegah potensi penularan Covid-19. 

Apalagi saat bulan Agustus seperti ini banyak diselenggarakan acara tujuhbelasan, sehingga pihaknya mengajak agar protokol kesehatan terus ditekankan.

Sesuai Inpres no 6 Tahun 2020 yang diterbitkan kemarin, menyebutkan bahwa Pemkab untuk membuat aturan terkait penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. 

Peraturan itu memuat sanksi bagi masyarakat, pelaku usaha, atau badan yang melanggar protokol kesehatan. 

"Sebelum hal ini diberlakukan, maka kami minta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Untuk sanksi pelanggar protokol kesehatan menurutnya bisa berupa teguran, kerja sosial, sanksi administrasi, denda, hingga penghentian izin usaha.

“Kami dari Satpol PP tidak bosan-bosannya untuk terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan. Patroli ke Pasar Tradisional, Alun-alun, lapangan Kridosono, dan lainnya,” pungkasnya. (Her)

Share:

Lima Tenaga Medis Positif Covid, Puskesmas Kunduran di Tutup

 

BLORA, 10/7  (Jatengtiga.com) - Sebanyak lima orang tenaga medis di Puskesmas Kunduran terpapar Covid- 19, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora Lilik Hernanto tutup pelayanan di Puskesmas.

"Ya, memang benar ada lima, tenaga medis di Puskesmas Kunduran yang terpapar Covid-19, setelah kami swab. Jadi untuk mencegah penyebaran ya kita ambil tindakan untuk ditutup sepuluh hari kedepan sejak Jumat (7/8) kemarin," ucap Lilik (Senin,10/8/2020).

Untuk sementara pelayanan kesehatan di Puskesmas Kunduran Blora tutup hingga tanggal 17 Agustus 2020 mendatang. Hal ini dikarenakan dengan adanya lima tenaga medis yang dinyatakan terpapar Covid-19.

Pantauan pagi Beritajateng.net dilapangan Plt.Kepala Dinkes Blora, Lilik Hernanto SKM M.Kes menceritakan awalnya, salah satu tenaga medis yang terpapar, namun setelah di periksa tambah empat orang. 

”Awalnya satu orang dulu pernah mengalami gejala habis pergi dari luar kota, setelah di swab positif. Dan kita kembangkan ada tambahan empat orang ," imbuhnya.

Sementara itu, hingga Minggu (9/8/2020), pukul 13.58 WIB, berdasarkan monitoring data Covid -19 Kabupaten Blora, jumlah kasus Covid-19 di Blora mencapai 162 orang.

Dari angka itu, 119 diantaranya dinyatakan sembuh, meninggal dunia 10 orang, dan 33 orang masih menjalani perawatan (2 di rumah sakit dan 31 isolasi menadiri di rumah).

Diketahui, angka kesembuhan penderita Covid-19 di Blora cukup menggembirakan, yakni mencapai angka 67 persen. Sementara untuk angka kematian mencapai 5,88 persen.

Meski demikian, Kepala Dinkes Blora, Lilik Hernanto SKM Mkes, berpesan kepada warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker saat beraktivitas di luar, jaga jarak dan sering cuci tangan sesering mungkin. (Her)

Share:

PWI - Pertamina Salurkan Hewan Kurban ke Warga

Penyerahan hewan kurban dari Pertamina ke PWI untuk disalurkan ke warga 

BLORA, 2/7 (JATENGTIGA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora bersama Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Sabtu (2/7), salurkan hewan kurban ke Masjid Asy Syakur, dukuh Sukorame, Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan.

Penyerahan hewan kurban berupa satu ekor sapi ini, diterima langsung oleh Kyai Haji Rohmad Ridwan, sesepuh masjid Asy Syakur di halaman masjid.

Ini merupakan bentuk kepedulian PWI - Pertamina kepada warga sekitar di hari raya Idul Adha 1441 H tahun 2020.

" Terima kasih sekali atas pemberian sapinya, kepada PWI dan Pertamina, semoga menjadi berkah bagi warga kami, dan semoga anggota PWI dan Pertamina selalu diberi rejeki yang melimpah," ucap Rohmad Ridwan (Sabtu, 2/7/2020)

Penyembelihan Sapi di Masjid Asy Syakur dukuh Sukorame, desa Tutup ,Kecamatan Tunjungan 

Ia berharap bukan hanya di Sukorame saja, semoga kedepan bisa lebih banyak lagi desa lain yang bisa diberi hewan kurban.

Sementara ketua PWI Blora Wahono menyampaikan penyaluran hewan kurban ini berkat kerjasama PWI dengan Pertamina untuk warga sekitar. Semoga ke depan kerjasama ini bisa semakin baik dan lebih banyak lagi yang kita salurkan untuk warga.

"Ini kali pertama kami menyalurkan hewan kurban, luar biasa bagi kami. Terimakasih Pertamina EP Asset 4 Cepu Field atas kerjasamanya," kata Wahono.


Terpisah Cepu Field Manager Afwan Daroni, mengucapakan terimakasih juga kepada PWI Kabupaten Blora, atas kerjasamanya selama ini.

"Terima kasih juga saya ucapkan kepada PWI Kabupaten Blora atas kerjasamanya selama ini, dan telah sudi membatu menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat, sebagai bentuk kepedulian Pertamina EP Asset 4 Cepu Field kepada warga sekitar,"  kata Afwan Daroni

Sebagai perusahaan energi nasional, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Pertamina berkomitmen untuk senantiasa memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian alam, lingkungan dan masyarakat.

Dengan menyejahterakan manusia, alam, dan lingkungan, maka Pertamina akan mampu mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Sebelumnya Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, di hari Raya Idul Adha 1441 H tahun 2020 telah menyalurkan tujuh ekor Sapi kepada warga ring 1.  (Her)

Share:

Pertamina EP Bagikan Hewan Kurban ke Masyarakat Ring 1

Pertamina bagikan Hewan Korban 


BLORA, 31/7 (JATENGTIGA) - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Jumat (31/7), bagikan sapi kurban ke masyarakat ring 1.

Pembagian hewan kurban ini dalam rangka Pertamina berbagi, ikut berpartisipasi dalam kegiatan perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah.

Bentuk partisipasi Pertamina EP di kegiatan tahunan setiap 10 Dzukhijah ini, membagikan 10 ekor sapi ke beberapa desa/kelurahan di ring 1 perusahaan.

Cepu Field Manager, Afwan Daroni, menyampaikan bahwa partisipasi ini sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang berada di sekitar kegiatan operasi.

"Pertamina EP senantiasa berkomitmen terlibat dalam kegiatan yang memberikan energi positif terhadap masyarakat. Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum membaik," ucapAfwan Darini (Jumat, 31/7/2020).

Afwan berharap dengan partisipasi tersebut semakin banyak masyarakat yang ikut menikmati dan merayakan Idul Adha.

"Tidak lupa saya ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H kepada seluruh masyarakat, khusunya di Blora, Bojonegoro, dan Tuban. Tetap jaga jarak, pakai masker, dan ikuti protokol kesehatan yang berlaku," imbuhnya

Distribusi hewan kurban sudah dilakukan bertahap sejak H-2. "Kami mendistribusikan (hewan kurban) ke Desa/Kelurahan Nglobo, Ledok, Sumber, Wonocolo, Wonosari, Banyuurip, Kawengan, Bangilan, dan Sidoharjo sejak hari Rabu (29/7). Semoga menjadi berkah bagi perusahaan maupun masyarakat," papar CSR Staff, Kautsar Restu Yuda. (Yitno/Her)
Share:

FPTI Blora Gelar Muskab ke 4 2020, Memilih Ketua Umum 2020-2024

Penyerahan bendera Cabor FPTI dari ketua Umum lama Nur Fatoni (kanan) kepada Ketua Baru Christian Prasetya (kiri) 

BLORA, 11/7 (JATENGTIGA) - Cabang olahraga Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Blora, gelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke -4 2020 untuk memilih ketua umum FPTI kepengurusan 2020-2024.

Hadir dalam kegiatan tersebut ketua umum FPTI Provinsi Jawa Tengah Riza Kurniawan, Bidang organisasi pelatihan Dodik Lounce, Pelatih Jawa Tengah Yoyok Supriyanto, ketua umum FPTI lama Nur Fatoni dan pengurusnya, ketua umum KONI Blora yang diwakili Wakil Ketua Umum (Waketum) Wahono dan Bidang Binpres Sujoko, serta sejumlah Club panjat tebing di Blora.

Hadir juga calon ketua umum baru sebagai calon tunggal Christian Prasetya yang secara aklamasi dipilih sebagai ketua umum periode 2020-2024, mendatang.

Dalam sidang pemilihan ketua umum FPTI yang digelar cukup sederhana, dengan menerpakan protokoler kesehatan, di aula KONI Blora dihadiri 27 peserta. Sehingga pemilihan ketua umum di Muskab ke-4 2020 dinyatakan syah oleh ketua sidang.

Ketua umum lama Nur Fatoni mengatakan dalam muskab ini sebenarnya ada tiga calon, namun dua calon lainya mengundurkan diri.

"Sebelumnya ada tiga calon, namun keduanya mengundurkan diri, jadi tinggal calon tunggal yakni Christian Prasetya, sehingga oleh pengurus lama secara aklamasi ditetapkan sebagai ketua umum periode 2020-2024," ucap Nur Fatoni (Sabtu, 11/7/2020).

Sebagai ketua umum FPTI yang lama, lanjutnya, ia berpesan agar ketua yang baru nantinya bisa melanjutkan dan membuat cabor FPTI di Blora semakin maju.

"Pesan saya kepada ketua umum  yang baru, agar lebih memperhatikan prestasi Atlet di Blora. Melanjutkan apa yang sudah berjalan agar lebih maju lagi," imbuhnya.

Sementara ketua terpilih Christian Prasetya, mengucapkan puji syukur dirinya telah terpilih menjadi ketua umum FPTI Blora periode 2020-2024. Dirinya akan mengemban amanah ini dengan sebaik -baiknya.

"Puji syukur saya telah dipilih menjadi ketua umum, terimakasih atas dukungan Ketum FPTI Pengprov Jateng yang telah hadir, Ketum KONI Blora atau yang mewakili serta seluruh yang hadir, semoga kedepan FPTI Blora semakin maju," kata Christian Prasetya dalam sambutanya.

Muskab FPTI ke -4 2020 dengan tema Membangun Generasi Muda Yang Sportif Melalui Sport Climbing ini telah resmi memilih ketua umum periode 2020- 2024.

Ketua umum yang baru terpilih, Christian Prasetya, Direktur utama sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Blora Patra Energi (BPE) ingin melanjutkan apa yang telah direncanakan pengurus yang terdahulu.

Ia juga ingin meneruskan program dan "goal's" pengurus lama serta fokus ke pelatihan internal dengan intens ditengah pandemik covid sekarang

"FPTI Blora kan sudah go International, seperti yang telah dotorehkan Agustinasari, saya akan lanjutkan itu. Dengan dukungan teman -teman dan pengurus semua mari kita majukan panjat tebing di Blora,"pungkasnya. (Yitno/red)





Share:

Progress Recovery CPP Gundih On The Track



BLORA, (JATENGTIGA) - GM Asset 4 dan Cepu Field Manager PT Pertamina EP cek kesiapan peralatan penunjang Recovery CPP Gundih. Jumat, (10/07), rombongan melaksanakan workshop visit untuk pekerjaan fabrikasi Thermal Oil Heater.

"Thermal Oil Heater ini bagian dari Acid Gas Removal Unit (AGRU) yang berfungsi untuk menghilangkan sulfur dan CO2, untuk memenuhi standard gas jual ke konsumen", ujar Asset 4 General Manager PT Pertamina EP Agus Amperianto.

Secara garis besar, struktur proses utama dari CPP Gundih terdiri dari Proses Separasi, Proses AGRU, Dehidration Unit (DHU), dan terakhir Gas dialirkan ke konsumen.

"Untuk Proses recovery CPP Gundih berfokus pada area Thermal Oxidizer (TOX), Optimasi Biological Sulfur Recovery Unit (BSRU) dan Maintenance & Preservasi CPP Gundih serta beberapa area lainnya. Secara kumulatif, untuk progress Recovery CPP Gundih per awal Juli 2020 sudah mencapai sekitar 44% dengan target selesai bulan November 2020", jelas Agus.

Adapun progress per bagian pekerjaan tetap menunjukkan masih on the track. Seperti misalnya area TOX yang mencapai progress perbaikan 59%, kemudian optimasi BSRU sudah mencapai progress 83%, dan pekerjaan Maintenance & Preservasi mencapai 65%. Dan per 23 Juni 2020 yang lalu tahapan pembongkaran dan penurunan WHRU telah selesai 100%.

"Secara overall pekerjaan recovery CPP Gundih masih on the track, insyaallah kami bisa menyelesaikan seluruh rangkaian pekerjaan sesuai dengan tata waktu yang telah ditetapkan. Semoga upaya yang kami lakukan diberi kemudahan Allah SWT dan tidak ada hambatan yang bisa mengganggu kelancaran recovery cpp gundih", kata Agus.

Selain itu, Agus menambahkan bahwa sebanyak sekitar 125 orang yang bekerja di area CPP Gundih tetap menerapkan protokol pencegahan Covid19.

"Kami sangat memperhatikan aspek Safety dalam pelaksanaan pekerjaan, termasuk juga kesehatan seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan Recovery CPP Gundih. Protokol Pencegahan Covid19 menjadi sebuah kewajiban bagi seluruh pihak disana. Terapkan physical distancing, gunakan masker, dan untuk yang bekerja di ketinggian wajib menggunakan safety harness",pungkasnya (Yitno/red)
Share:

Polres Blora Gencar Sosialisasikan New Nornal ke Pelosok Desa

Bhabinkamtibmas sosialisasikan new normal hingga kepelosok desa


BLORA, 30/6 (JATENGTIGA)- Polres Blora Jawa Tengah gencar sosialisasikan tatanan kehidupan baru atau new normal hingga ke pelosok desa melalui Bhabinkamtibmas.

Ini dimaksutkan untuk menyeimbangkan perekonomian dengan penanganan covid-19. Ekonomi tetap berjalan, namun penangan penyebaran covid-19 juga tertangani.

Kabupaten Blora sendiri saat ini walaupun belum berstatus zona hijau, namun aktifitas warga semenjak Kapolri mencabut Maklumatnya, mulai ramai beraktifitas seperti sebelumya.

Tranfortasi mulai berjalan normal, Pedagang keliling sudah tidak takut keluar. Namun demikian mereka belum mengerti arti new normal yang sebenarnya.

Untuk itu Polres Blora melalui Bhabinkamtibmasnya gencar melakukan soaialisasi new normal hingga kepelosok desa.

Salah satunya yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Jiken Bripka Sutar Selasa (30/6), memberikan arahan kepada anggota Linmas Desa Nglebur, Kecamatan Jiken, Blora sebagai mitra Polri agar membantu memberikan penyuluhan kepada warga untuk menjaga kesehatan.

"Kami menggandeng Linmas untuk turut berperan aktif membantu Polri mensosialisasikan protokol kesehatan dalam menghadapi era new normal dan mencegah penyebaran Covid-19," ucap Sutar (Selasa, 30/6/2020).

Hal yang tak luput disampaikannya yakni anggota linmas sebagai contoh dimasyarakat setiap beraktivitas wajib memakai masker, menghimbau masyarakat agar tidak berkerumun dan wajib menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan.

"Kami berusaha mengedukasi masyarakat agar protokol kesehatan menjadi sebuah kebutuhan dalam setiap melakukan aktifitas. Bukan hanya sekedar himbauan pemerintah," imbuhnya

Sementara itu Kapolsek Jiken Iptu Eko Septi menyatakan, seluruh jajaran Polres Blora saat ini tengah mempersiapkan regulasi, protokol dan SOP menghadapi new normal.

Kepolisian dalam hal ini membantu Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong masyarakat, untuk menerapkan standar protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

"Tugas Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Kepolisian ditingkat desa harus mampu memberikan sosialisasi, mengawasi dan mengendalikan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan agar kegiatan tetap berjalan seperti biasa,” katanya.

Menuju new normal ini, lanjut Kapolsek harus sedikit demi sedikit dibiasakan mulai dari diri sendiri sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19 supaya cepat tertangani.

"Mari kita bersama patuhi protokol kesehatan untuk menyambut tatanan kehidupan baru atau new normal dan mudah-mudahan Pendemi Covid-19 segera berakhir," pungkas Iptu Eko Septi.
Share:

Pertamina EP 4 Field Cepu, Targetkan Sumur SMG-UPD01 dan NGL-P01 160 BOPD

Afwan Daroni Cepu Field Manager

BLORA, (JATENGTIGA)-Pertamina EP Asset 4  Field Cepu, berencana melakukan Work Over (WO) dan Well Intervention di wilayah Semanggi dan Nglobo dalam waktu dekat.

WO di sumur SMG-UPD01 dan WI di sumur NGL-P01 diharapkan mampu menghasilkan 160 barrel oil pee day (BOPD). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Cepu Field Manager, Afwan Daroni.

"Sesuai hasil diskusi dengan tim EPT Asset 4, kami akan mengerjakan dua sumur tersebut," ucapnya kepada media, Rabu (23/6/2020).

Afwan berharap pekerjaan tersebut berjalan lancar dan mencapai target. Sepanjang tahun 2020, Pertamina EP Cepu Field bersama Asset 4 melakukan kegiatan dua Work Over & 16 Well Intervention di sumur-sumur struktur Ledok, Nglobo, Semanggi, Kawengan, Banyuasin, dan Tapen.

Hingga Juni, upaya tersebut menghasilkan minyak sebesar 245 bopd. PEP Cepu Field juga berkomitmen untuk menyelesaikan sisa pekerjaan WO & WI di 10 sumur. (Prayitno/red)
Share:

Obyek Wisata Heritage Loco Tour Cepu Akan Segera di Buka

Petugas cek Suhu badan Pengunjung yang mau datang ke Obyek wisata Haritage Loco Tour di tempat penjualan Karcis

BLORA (JATENGTIGA)- Menuju era kehidupan baru (New Normal) obyek wisata di Kabupaten Blora mulai kesiapan buka kembali.

Salah satunya adalah obyek wisata Heritage Loco Tour milik Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Wisata Haritage Loco Tour milik Perhutani KPH Cepu ini tutup sduah hampir dua bulan, sejak menyebarnya Covid-19, dan rencana akan dibuka lagi awal nulan Juli memdatang.

"Rencana pembukaan awal bulan Juli 2020, sambil menunggu persyaratan dari dinas pariwisata dan instansi terkait," ucap Kepala Administratur KPH Cepu Dadut Sudjatmiko melalui Junior manager Bisnis Dodik Widya Buana (Seni, 22/6/2020).

Untuk persiapan sendiri dipintu masuk penjualan karcis disiapkan alat pencuci tangan dan sabun serta thermogun pengukur suhu,


Bahkan disetiap tempat duduk juga beri tanda silang untuk jaga jarak, dan tempat duduk untuk gerbong juga diberi jarak.

"Ini saya cek mesin, karena lama tidak digunakan, sambil yang lain meyiiapkan tanda untuk jaga jarak disetiap tempat duduk," kata Ruslan pengelola wisata Haritage Loko Tour.

Tampak para petugas membersihkan gerbong dan memasang tanda silang untuk tempat duduk, agar jaga jarak sesuai protokoler kesehatan menuju new normal.
Share:

Sejumlah Pelaku Seni di Blora, Mendatagi Dinporabudpar

Audensi pelaku seni di Blora bersama Dinporabudpar di Aula Kantor

BLORA (JATENGTIGA)- Sejumlah pelaku seni di Kabupaten Blora Jumat (19/6) pagi, mendatangi Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata.

Sebanyak lima puluhan itu terdiri dari Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI), Yayasan Seni Janur Kuning, grup seni barong Blora, grup organ tunggal Blora dan yang lainya.

Mereka ditemui langsung oleh Kepala Dinporabudpar Blora Selamet Pamuji di Aula belakang Kantor. Para perwakilan pelaku seni itu menyampaikan aspiranya, supaya di era tatanan kehidupan baru atau new normal untuk diberikan ijin pentas.

Mbah Karno sebutan ketua PEPADI Blora menyampaikan selaku promotor seni di Blora, akan mengawali tampil dalam pagelaran wayang kulit di Rumah dinas Bupati.

Dirinya akan memberikan contoh pagelaran yang sesuai dengan protokoler kesehatan yang membatasi penonton. Sekaligus Bupati akan sosialisasi tentang era New Normal.

"Di tengah pandemi covid ini ,kami akan menggelar pagelaran seni wayang kulit pada Kamis (25/6), sesuai protokoler kesehatan, Monggo kalau mau hadir," ucapa Sukarno (Mbah Karno) Jumat, (19/6/2020).

Ia berharap para pelaku seni ikut menyaksikan pagelaran tersebut, Sebagai contoh pentas sesuai protokoler kesehatan.

Selain PEPADI yang menyapaikan usul saran, pemilik seni barong Risang Guntur Seto Adi Wibowo juga menanyakan tentang kapan pemerintah memberikan ijin pentas seni bagi pelaku seni di Kabupaten Blora.

"Kami siap menerapkan protokoler kesehatan jika ada ijin pentas nanti, tapi yang saya khawatirkan justru para penonton yang tidak patuh," kata Didik sapaan akrabya.

Ia ingin, lanjut Didik, dalam penerapan protokoler kesehatan para penonton, nantinya jangan dibebankan kepada pelaku seni, ia merasa kebertan.

Menurutnya, selama pandemi corona berlangsung hampir tiga bulan, belum pernah ada pagelaran sama sekali alias vakum,

Mereka para pelaku seni merasakan dampak ekonomi yang sulit ditengah pandemi covid-19, karena tidak ada yang mengundang untuk pentas.

Menanggapi keluhan pelaku seni itu, Kadnporabudpar Blora Selamet Pamuji menampung semua aspirasi pelaku seni. Ia akan menyampaikan keluhan ini kepada Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Blora,

"Intinya saya akan sampaikan keluhan pelaku seni ini kepada tim gugus tugas, untuk segera memberikan ijin pentas seni," papar Mumuk sapaan akrab Kadinporabudpar.

Usulan ini oleh Dinporabudpar akan dibuat resume kesepakatan bersama, untuk mendorong tim gugus tugas memberikan ijin pentas sesuai protokoler kesehatan.

"Bupati Blora sudah berjanji akan memberikan ijin pentas pada awal Juli mendatang. Saya berharap bisa berimbang. Penanganan covid tetap berjalan, perekonomian juga tetap lancar," pungkas Mumuk (Red)


Share:

Hari Kedua Perketat Protokol Kesehatan, Masih Banyak Pengunjung Pasar Tidak Pakai Masker


Pintu masuk satu jalur dihadang petugas ,warga tidak pakai masker disuruh putar balik

BLORA-(JATENGTIGA)-Meski sudah tahu masuk pasar Sido Makmur Blora harus menggunakan masker, dihari kedua penerapan protokoler kesehatan masih banyak pengunjung yang tidak pakai masker.

Diperketatnya protokoler kesehatan di Pasar Sido Makmur Blora ini, karena adanya dua pedagang yang dinyatakan positif covid-19, dari hasil polymerase chain reaction (PCR) Selasa (16/6) lalu.

Tampak petugas dari Kecamatan Blora yang dipimpin Camat Blora Dasiran Jumat (19/6) pagi, sudah berjaga, menertipkan dipintu masuk pasar Sido Makmur Blora.


Kalau Kamis (18/6) kemarin pintu masuk dan keluar berbeda, dihari kedua ini pintu masuk dan keluar difokuskan hanya satu pintu saja.

Para pengunjung baik pembeli maupaun pedagang wajib pakai masker. Bagi yang tidak memakai masker langsung disuruh putar balik oleh petugas, karena kemarin sudah diberi tahu sebelumnya.

Bukan saja yang tidak pakai masker yang disuruh balik, namun juga pengunjung yang membawa anak kecilpun diminta untuk putar balik atau menunggu diluar.

"Ya, dihari kedua ini kami sudah koordinasi dengan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM), untuk lebih perketat lagi penerapan protokoler kesehatan di pasar Sido Makmur. Pengunjung wajib pakai masker. Yang tidak pakai masker kita suruh putar balik," Jelas Dasiran Camat Blora (Jumat, 19/6/2020).

Menurutnya ini dilakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19 di pasar Sido Makmur.

Salah satu pengunjung yang tidak memakai masker mengaku lupa pakai masker. dan sisuruh putar balik oleh petugas untuk mengambil masker atau mencari maaker.

"Saya lupa, dirumah ada sih soale cepet-cepet tadi. Ini tadi ngantar istri belanja, tapi istri saya sudah pakai masker biar saya nunggu diluar sama anak saya," Kata Anto.

Terpisah Bupati Blora Djoko Nugroho menyampaikan sebelunya, diucapakan  terimakasih kepada tim kesehatan yang begitu cepat mengadakan test reaktif sehingga animo masyarakat begitu bagus untuk ikut test disejumlah pasar dan swalyan diwilayah Blora.

Sehingga ditemukan sebanyak 10 orang reaktif test disejumlah pasar dan swalyan, termasuk dua pedagang di pasar Sido Makmur Blora, yang pada selasa lalu hasil PCR nya positf.

Koko sapaan akrab bupati yang terkenal dengan kota sate ini, mengatakan tetap membuka pasar Sido Makmur, dengan catatan diperketat protokoler kesehatan dengan satu pintu.

"Artinya untuk menghindari kerumunan masa ,sosial distance, fisikal distance. Jadi kita tetap tangani covid-19, ekonomi kerakyatan tetap berjalan," papar Kokok saat ditemui diruanganya. (Red)








Share:

Kapolres. Tidak Ada Penjemputan Paksa Pasien Covid-19 di Blora


Penyerahan bantuan alat penyemprot kepada masyarakat saat pencanangan Kampung tangguhNusantara Candi 

BLORA (JATENGTIGA)-Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan Kamis (18/06) menegaskan, tidak ada penjemputan paksa pasien Covid -19 di Klinik Bakti Padma Kabupaten Blora Selasa (16/6) lalu.

"Yang terjadi kemarin adalah, keluarga pasien menemui pihak satgas untuk memohon anaknya melakukan isolasi mandiri di rumah. Dan itu di setujui satgas," ucap Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan saat pencanangan Kampung Tangguh Nusantara Candi (Kamis, 18/06/2020)

Menurutnya, Itu bukan penjemputan paksa. Penjemputan paksa itu bila terjadi anarkis, Terjadi tarik ulur, paksaan. Mengingat sudah dua bulan anak-anak itu melaksanakan isolasi di klinik tersebut.

"Peristiwa yang terjadi kemarin tak lain hanyalah adanya keinginan keluarga pasien Covid -19, kepada tim satgas yang meminta keluarganya menjalani isolasi mandiri di rumah," imbuhnya

Kapolres menjelaskan, kedatangan petugas kepolisian ke lokasi sebatas hanya melakukan pengamanan lokasi. Dan itu sudah menjadi tanggung jawab pihak kepolisian untuk menjaga Kamtibmas di setiap wilayah.

"Pihak Polri datang kesana bukan untuk berhadapan dengan masyarakat. Kita sebatas pengamanan saja. Situasi Kamtibmas di Blora itu tanggung jawab saya sebagai Kapolres. Itu tugas saya. Saya yang harus menjaga disana," terangnya.

Kapolres mengaku akan mengerahkan anggota Bhabinkamtibmas untuk ikut memantau pelaksaan isolasi mandiri setiap pasien.

"Satgas Covid dibentuk di setiap desa. Desa ada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, otomatis mereka ikut serta mengawasi isolasi mandiri. Jadi pengawasannya akan lebih tinggi," ujarnya.

Sebelumnya, ratusan massa keluarga pasien Covid -19 mendatangi klinik bakti padma untuk menjemput 16 anggota keluarganya yang menjalani isolasi di tempat tersebut. Mereka beralasan sudah mulai bosan dan jenuh karena cukup lama menjalani perawatan.
Share:

Dinkes Minta Pasien Yang Mandiri, Harus Disiplin



BLORA (JATENGTIGA)-Sebanyak 16 pasien covid-19 yang dirawat di klinik Bhakti Padma Kabupaten Blora Jawa Tengah, yang dijemput keluarga, Selasa (16/06) kemarin, diminta untuk isolasi mandiri secara ketat dan disiplin.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Lilik Hernanto selaku juru bicara (Jubir) gugus tugas penanganan percepatan covid-19 Kabupaten Blora, saat konferensi Pers Rabu (16/06).

"Siapa tahu dengan isolasi mandiri dirumah, dekat dengan orang tua malah sembuh," kata Lilik

Sebelumnya, keluarga pasien Selasa (16/06) kemarin, bersama warga  mendatangi Klinik Bhakti Padma meminta anaknya, untuk isolasi mandiri dirumah saja.

Alasanya, karena ada rasa jenu, bosan, dan tidak sabar, sudah menunggu lama dirawat belum sembuh juga.

"Ya, peristiwa kemarin memang ada pihak keluarga yang ingin anaknya dirawat dirumah, alasanya karena sudah lama dirawat tidak sembuh -sembuh, mereka tidak sabar dan bosan," paparnya

Menurut Lilik, hal itu adalah wajar, pihaknya memaklumi, namun dengan syarat tidak ada paksaan.

Serta, lanjutnya, dengan berbagai konsekwensi yang harus ditanggung oleh pihak keluarga dan desa itu sendiri.

"Konsekwensinya ya, pihak keluarga harus disiplin mengawasi isolasi mandiri itu, serta masyarakat dan kepala desa setempat juga harus ikut mengawasi," jelasnya.

Ia menambahkan pihaknya tidak melepas begitu saja. Dinkes sudah koordinasi dengan Puskesmas di Kecamatan masing -masing, untuk selalu memantau isolasi mandiri yang dilakukan keluarga pasien.

"Intinya mereka harus disiplin, masyarakatpun tidak perlu takut dan mengucilkannya. Asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan, tidak akan tertular," imbuh Lilik.

Plt. Kadinkes selaku jubir gugus tugas, juga menyampaikan terimakasih kepada Polres Blora, yang melakukan pengamanan saat kejadian berlangsung, sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Polres Blora dan Instansi lainnya, sehingga kegiatan kemarin berjalan aman dan kondusip" tandas Kepala Dinas Kesehatan.

Sementara Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan,S.I.K melalui Kasubag Humas AKP Soeparlan,SH menyampaikan pihaknya telah memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk ikut mengawasi jalannya isolasi mandiri yang dilakukan oleh keluarga pasien.

"Jadi kejadian kemarin itu Polres diminta untuk menjaga jangan sampai terjadi sesuatu, dan kami sudah memerintahkan Bhabinkamtibmas, untuk ikut mengawasi isolasi mandiri, yang diminta keluarga pasien," kata AKP Soeparlan. (Prn/red)
Share:

Dibuka Lagi. Pasar Hewan di Blora, Sesuai Protokol Kesehatan

Petugas kesehatan cek suhu setiap penumpang, sebelum masuk ke pasar hewan (Selasa, 16/06/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Setelah tiga bulan ditutup. kini pasar hewan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah di buka kembali. Namun masih banyak warga tidak memakai masker.

Diawali dengan bancaan, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora, Drs Sarmidi Selasa (16/06) membuka kembali Pasar Hewan (Pon).

Petugas meminta pengunjung yamg tidak memakai masker untuk memakai masker.

Menurutnya dibukanya pasar hewan kembali, untuk menyeimbangkan perekonomian menuju tatanan kehidupan baru (new normal) di Kabupaten Blora.

"Hari ini kita buka kembali pasar hewan, untuk menyeimbangkan perekonomian di era new normal, yang sudah tiga bulan vakum," ucap Sarmidi (Selasa, 16/06/2020)

Bagi warga yang tidak memakai masker, pihaknya sudah menyediakan 2000 masker. Selain itu juga disediakan hands senitizer, tempat cuci tangan dan sabun serta bilik disinfektan.

"Untuk kali ini bagi yang tidak pakai masker, kita sediakan 2000 masker, namun untuk selanjutnya bagi pengunjung maupun pedagang yang tidak pakai masker kita suruh balik," Imbuhnya.

Tampak para petugas gabungan dari Polsek ,Koramil Blora. Satpol PP, dan Dinas Kesehatan sibuk membagikan masker kepada para pengunjung yang masih tidak memakai masker.

Joko, salah satu pedagang sapi mengaku lupa memakai masker. Ia berterima kasih dibagikan masker gratis oleh Dindagkop UKM Kabupaten Blora.

"Lupa, ini dikasih masker oleh petugas. Terimasih telah dikasih masker gratis," kata Joko

Diharapkan dibukanya kembali pasar hewan ini, di era new normal tetap mematuhi protokol kesehatan, sesuai anjuran pemerintah, untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Blora. (Prn/red)






Share:

TNI-Polri Kompak Gotong Royong Bangun Jalan Antar Desa

TNI-Polri kompak bangun jalan antar dua desa di wilayah Kecamatan Bogorejo (Senin, 15/06/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-TNI -Polri kompak gotong royong bangun jalan antar desa guna mendukung karya bhakti diwilayah Kecamatan Bogorejo.

Dalam Karya Bakti tersebut anggota Koramil Jepon bersama Anggota Pos Mil dan Polsek Bogorejo Senin (15/06/2020), di bantu warga setempat bergotong - royong membangun jalan penghubung antara desa Sarirejo ke dukuh Gebang.

Karya bakti yang di pimpin langsung oleh Danramil Jepon Kapten Inf. Sukemi tersebut berlangsung penuh semangat dalam kebersamaan.

Nampak anggota TNI, Polri bersama warga bahu membahu membangun jalan penghubung ke dukuh Gebang di wilayah desa setempat.

Danramil Jepon Kapten Inf. Sukemi mengungkapkan bahwa dengan dibangunnya jalan ke dukuh Gebang ini diharapkan dapat mempermudah akses keluar masuk warga dukuhan setempat,

"Semoga jalan ini dapat bermanfaat untuk warga, agar ekonomi bisa berjalan lancar, " ucap Kapten Sukemi. (Senin, 15/06/2020).

Setiap harinya secara kontinyu anggota Koramil, dan Polsek Bogorejo secara bergiliran kerja bakti bersama warga,

"Alhamdulilah dari TNI dan Polri kompak, tentunya juga dengan bantuan dari warga desa," tambah Kapten Sukemi.

Sementara itu, Yono salah satu warga desa Sarirejo mengaku senang dengan di bangunnya jalan penghubung antar dukuhan ini,

"Senanglah dengan adanya jalan ini, jadi warga tidak perlu memutar jauh lagi," kata Yono. (Pur/red)
Share:

PMI Blora Sosialisasikan New Normal di Pasar Kunduran

Petugas gabungan membagikan masker kepada pengunjung dan pedagang di pasar Kecamatan Kunduran yang tidak memakai masker (Jumat, 12/06/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora ,Jawa Tengah mulai sosialaisasikan tatanan kehidupan baru atau “New Normal” kepada masyarakat, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

Seperti yang dilakukan Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Blora Jumat (12/06), bersama dengan forkompimcam Kunduran serta Puskemas setempat mendatangi Pasar Kunduran guna mensosialisasikan new normal.

Selain sosialisasi new normal, petugas gabungan juga
sosialisasi tentang bahaya Covid-19 dan dilanjutkan dengan pembagian masker kepada para Pedagang dan pengunjung pasar Kecamatan Kunduran.

“Mari kita bersama-sama memberi edukasi kepada pedangang dan pengunjung pasar kunduran, untuk hidup bersih dan selalu cuci tangan dengan menggunakan sabun agar virus tidak menempel pada kita” ucap Eni salah satu petugas perwakilan PMI Blora. Jumat (12/06/2020)

Sementara ditempat yang sama, Danramil Kunduran Kapten Czi Sundiro mengatakan kegiatan ini merupakan langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Menuju tatanan kehidupan baru kita harus tetap merepakan protokol kesehatan, semoga covid -19 cepat berakhir," papar Kapten Sundiro.

Kegiatan sosialisasi dan pembagian masker merupakan langkah dari PMI Kabupaten Blora, dalam rangka menuju new normal, dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.(Pur/red)

Share:

Terbaru

Pupuk Langka, Puluhan Pemuda Tani, Gruduk DPRD Blora

  BLORA, 20/10 (jatengtiga.com) - Pupuk langka puluhan pemuda tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Blora, Selasa (20/10) kemarin, g...

Total Pageviews

Categories

Blog Archive

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »

Follow by Email