Christie Andriani dan Arief Rohman Pendaftar Terakhir di Hanura

Christie Andiani bersama tim mengambil formulir pendaftaran bacawabub Blora melalui partai Hanura (Selasa, 31/3/2020)


BLORA (JATENGTIGA) - Setelah Bambang Soesilo, Riza Yudha yang mengambil formulir dan Sabarno mengembalikan formulir, Selasa (31/3) malam menyusul Christie Andriani dan Arief Rohman datang ke DPC Hanura mengambil formulir pendaftaran,

Christie Andriani beserta timnya tiba di sekretariat DPC Partai Hanura sekitar pukul 19.30 langsung datang dari Jakarta mengambil formulir bakal calon wakil Bupati (Bacawabup) melalui Partai Hanura.

""Saya datang langsung dari Jakarta, untuk mendaftar menjadi Bakal Calon Wakil Bupati Blora, karena Blora sangat unik, dan ingin menjadikan Blora lebih maju lagi, untuk Calon Bupatinya, atau pasangan saya, nanti akan diperkenalkan," ucap Christy (Rabu, 1/4/2020).

Melalui Whatsapp Christie mengaku dari Tabloid skandalnews.com dan sudah ikut Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Muda melalui Organisasi resmi yang diakui Dewan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Khoirunniam utusan Arief Rohman mengambil Formulir Bacabup melalui Partai Hanura

Ia juga mohon doa restu kepada rekan-rekan media di Blora, dan rekan jurnalistik yang tergabung di PWI Kabupaten Blora.

Setelah Christy sapaan akrab seorang pengusaha media yang lahir di Makasar ini, datang lagi utusan Arief Rohman wakil Bupati Blora yang sudah mendapatkan rekomendasi dari PKB dan PDIP berpasangan dengan Tri Yuli Setyowati ikut juga mengambil formulir di Partai Hanura.

Melalui Khoirunniam, Arief Rohman, mengambil formulir pendaftaran sebagai cabup dipilkada 2020. Khoirunniam mengaku Arief Rohman tidak dapat mengambil formulir sendiri karena lagi Lockdown.

"Pak Arief Rohman lagi Lockdown mas, untuk sementara tidak dapat menemui dan ditemui siapapun," paparnya.

Ia mengatakan walau sudah mendapatkan rekomendasi dari Partai PDIP dan PKB ia juga ingin meminta dukungan dari partai Hanura untuk ikut gabung menjadi koalisinya.

Sementara, Rudi Ismanto wakil ketua DPC Partai Hanura, yang juga sebagai tim penjaringan bacabup dan bacawabup mengatakan sampai hari terakhir pengambilan form sudah ada lima pendaftar yaitu Sabarno, Bambang Soesilo, Riza Yudha, Christie Andriani dan Arif Rohman.

"Walau hanya dua kursi, sudah ada lima pendaftar yang mengambil formulir di Hanura," ujar Rudi (red).



Share:

Gagal di PDIP Bambang Susilo dan Riza Yudha Daftar di Hanura

Bambang Susilo Ketua Partai Demokrat mengambil Formulir pendaftaran bacabup dan bacawabup di Hanura (Selasa, 31/3/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Setelah gagal mendapatkan rekomendasi di DPC PDIP Kabupaten Blora, Bambang Soesilo Ketua DPC Partai Demokrat mendaftarkan diri melalui DPC Partai Hanura, disusul Riza Yudha yang merupakan kader dari PDIP juga ikut daftar di Hanura. Selasa (31/3).

Keduanya sama-sama pernah mendaftarkan sebagai bakal calon Bupati dan wakil Bupati (Bacabub dan bacawabub) di Pilkada 2020 melalui partai bergambar kepala Banteng moncong putih.

" Saya mendaftarkan sebagai Bupati Blora melalui Partai Hanura, saya tidak kecewa dengan putusan PDIP, ketika seseorang mempunyai plan satu, tentu ada plan dua," ucap Bambang ketua Partai berlambang Mercy ini, (Selasa, 31/3/2020).

Menurutnya, karena Partai Hanura hanya memiliki dua kursi tentunya butuh koalisi, yang sudah pasti dengan Demokrat, bukan PDIP dan PKB.

"Kalau koalisi pasti, Hanura dan Demokrat kan cuma lima kursi, semuanya ada peluang untuk gabung kecuali PDIP dan PKB," Imbuhnya sambil tersenyum.

Sementara, Rixa Yudha yang menyusul belakangan melalui relawanya dan kaum milenial mengaku, mendapat mandat mendaftarkan Risa Yudha sebagai bacabup dan bacawabup.

Jhoni Napitupulu wakil relawan Riza Yudha mendaftarkan Riza Yudha mengambil formulir 

"Saya sebagai relawan dan kaum milenial mendorong Riza Yudha untuk mendatar melalui Partai Hanura, tentunya kami kecewa dengan putusan PDIP kemarin," papar Jonhi Napitupulu relawan Yudha (kader PDIP).

Ia mengaku optimis Riza Yudha bisa maju menjadi pemimpin untuk Blora, karena relawan dan kaum milinial di Blora siap mendukung.

Wakil ketua DPC Hanura Kabupaten Blora, Rudi Ismanto mengatakan sampai hari ini sudah ada tiga pendaftar, Sabarno, Bambang Susilo, dan terakhir Riza Yudha,

"Ada tiga yang sudah mendaftar, nanti Sabarno akan mengembalikan berkas, sementara hari ini yang baru mengambil berkas Bambang Susilo dan Riza Yudha," kata Rudi .(Prn/red)


Share:

Tangkal Corona, TNI-POLRI Semprot Disinfektan Massal Di Blora

(Kompak) Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan-Dandim 0721/Blora Letkol Inf.Ali Mahmudi Semprot Desinfektan di tempat rawan covid-19 di Kabupaten Blora (Selasa, 31/3/2020)


BLORA (JATENGTIGA)-Polres Blora Polda Jateng Bersama Kodim 0721/Blora, Satpol PP, BPBD, dan Instansi terkait lainnya lakukan penyemprotan disinfektan secara massal di sejumlah enam belas kecamatan di seluruh Kabupaten Blora, Selasa (31/3/2020).

Penyemprotan disinfektan massal ini serentak dilakukan diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagai tindak lanjut dari Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (covid-19),

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. mengatakan bahwa penyemprotan ini bertujuan untuk mencegah merebaknya wabah virus corona di Kabupaten Blora.

"Polres Blora berkolaborasi dengan Kodim 0721/Blora, dengan BPBD serta jajaran Forkompinda lainnya hari ini serentak menggelar penyemprotan disinfektan massal di seluruh wilayah Kabupaten Blora," ucap Kapolres Blora.

Kapolres membeberkan bahwa dalam penyemprotan masal tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat dengan mengerahkan delapan puluh kendaraan meliputi kendaraan operasional BPBD, Kendaraan Dinas Polres Blora, Kodim 0721/Blora serta Kendaraan Dinas Polsek Jajaran Polres Blora.

Untuk tingkat Polres dipimpin langsung oleh Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK bersama Dandim 0721/Blora Letkol Inf.Ali Mahmudi,SE, Serta Kepala pelaksana BPBD Blora Hadi Praseno, S.Sos dan Kepala Satpol PP Kabupaten Blora, Djoko Sulistiyono

Iring iringan enam kendaraan pemadam kebakaran yang berisi cairan disinfektan start dari Mapolres Blora melintasi jalan raya Blora Cepu, kemudian sasaran pertama penyemprotan dilakukan di kawasan terminal gagak rimang Blora. Kapolres beserta Dandim 0721/Blora nampak duduk di atas Mobil PMK menyemprotkan disinfektan di kawasan terminal kebanggaan warga Blora tersebut.

Setelah penyemprotan di terminal gagak rimang, penyemprotan dilanjutkan di sepanjang jalan Jendral Sudirman, Jalan Pemuda, Jalan A.Yani, Jalan Mr.Iskandar, dan Jalan Gatot Subtoto. Adapun kawasan umum yang menjadi tempat berkerumun massa juga menjadi sasaran penyemprotan seperti kawasan terminal lama, Blok T, Lapangan Kridosono dan Alun Alun, serta tempat fasilitas umum lainnya.

"Penyemprotan tersebut dilakukan serentak di enam belas kecamatan di seluruh wilayah kabupaten Blora, Intinya kita antisipasi bersama agar virus corona tidak mewabah di Blora," tandas Kapolres.

Sementara itu, Siti, salah satu pemilik warung di terminal gagak rimang Blora mengaku senang dengan adanya penyemprotan disinfektan tersebut,

"Alhamdulilah kami senang dengan adanya penyemprotan ini, semoga virus corona segera sirna, jadi bisa kerja lagi seperti biasa," kata Siti.

Sedangkan untuk tingkat Polsek dipimpin oleh Kapolsek bersama Forkompincam dengan melakukan penyemprotan di wilayah masing masing.

Untuk diketahui Polres Blora beserta jajarannya terus melakukan upaya pencegahan merebaknya virus corona bersinergi bersama Kodim 0721/Blora serta jajaran Pemerintah Kabupaten Blora untuk melindungi warga Blora agar terbebas dari virus corona.

Berbagai kegiatan telah dilaksanakan di seluruh enam belas kecamatan dengan harapan Blora bebas dari Corona.

"Semoga masyarakat bisa disiplin menaati instruksi pemerintah terkait pencegahan corona, jadi segala upaya yang telah kita lakukan tidak sia sia, mari kita berdoa bersama untuk Blora tercinta agar bebas dari corona," pungkas Kapolres Blora. (Red)

Share:

Pertamina - Polsek Semprot Desinfektan Wilayah Cepu

Petugas Pertamina EP Asset 4 Field Cepu bersama Forkompomcam Cepu semprotkan desinfektan di temoat rawan covid-19 (Selasa, 31/3/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Pertamina EP Asset 4 Field Cepu turunkan pemadam kebakaran (Damkar) bantu Kepolisian Sektor (Polsek) semprotkan desinfektan diwilayah Kecamatan Cepu, Selasa (31/3).

Langkah ini menindaklanjuti Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid 19) dan Telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP./2020 tentang Antisipasi Perkembangan Pandemik Virus Corona.

"Melalui Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, memerintahkan kepada seluruh kasatker/kasatwil dan jajaran Polri untuk penyemprotan disinfektan serentak," ucap AKP Sutarjo, SH, M.Si Pelaksana Harian (PLH) Kapolsek Cepu, Selasa (31/3/2020)

Pihaknya menghimbau dan berpesan agar warga cepu tidak keluar rumah dan mengikuti anjuran pemerintah agar kita bisa bersama sama untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19

Selanjutnya sasaran penyemprotan disinfektan  serentak dimulai dari Jalan Ronggolawe, Rumah Sakit Umum Daerah, Ngareng dengan menggunakan mobil Damkar bantuan dari Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.

"Terkait titik yang akan dilakukan penyemprotan,diminta untuk berkoordinasi dengan jajaran Forkompimcam, Satgas dan pemangku kepentingan setempat  juga mengingatkan agar semua pihak tetap mengutamakan keselamatan diri dan keselamatan umum," imbuhnya

Sementara Afwan Daroni, Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu menyampaikan bahwa kegiatan ini bekerjasama dengan Stakeholder Cepu.

"Kami bekerjasama dengan Forkopimca Cepu, Camat, Danramil, dan Kapolsek, beserta para satgas waspada covid-19 dan relawan kecamatan Cepu melakukan penyemprotan disinfektan dengan Mobil Damkar kami. Penyemprotan dilakukan di jalan protokol khususnya area-area fasilitas umum, " ujar Afwan.

Sementara Camat Cepu Luluk Kusuma Agung Ariadi menyampaikam agar tiap tiap desa membuat pos pantau kesehatan.Pos pos itu untuk mendata diwilayah setempat apabila ada warga yang datang dari luar daerah.

Memberikan himbauan kepada masyarakat. agar masyarakat selalu mewaspadai wabah Vovid 19. karena Cepu merupakan wilayah paling ujung, perbatasan dengan Jawa Timur.

" Bagi Kepala desa dan Kelurahan untuk selalu pantau pendatang dari luar daerah dan dirikan pos pantau kesehatan di Kelurahan dan Desa masing masing khusunya kecamatan Cepu," pungkas Luluk (red)

Share:

Di Blora, PWI-Warga Bagi Bagi Masker

Drs.Kudnadi Saputro Sekretaris PWI Blora bersama Ganjar Siswanto membagikan Ratusan masker kepada warga di perempatan Grojogan (Selasa, 31/3/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Sejumlah warga di Kabupaten Blora, gandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bagi- bagi masker ke-masyarakat yang membutuhkan, Selasa (31/3).

Pembagian masker gratis ini, karena melihat langka dan mahalnya masker di daerah termasuk di Blora, akibat maraknya covid-19.

Ganjar Siswanto, mengaku sudah dua kali ini membagikan masker secara gratis ke warga, pertama sejumlah 500 sudah dibagikan seminggu yang lalu, dan 500 lagi dibagikan hari ini, diperempatan Grojogan bersama PWI Blora.

Riki putra Ganjar sedang memakaikan masker kepada warga

"Sudah dua kali ini, saya membagikan masker, jumlah seluruhnya 1000 masker, nanti akan saya bikin lagi,"ucap Ganjar, (Selasa, 31/3/2020).

Di beritakan sebelumnya, Ganjar mengaku bahan yang ia gunakan adalah kain kain sisa hasil ia menjahit. Dan sumbangan dari donatur yang tidak mau disebutkan namanya.

Dengan dibantu anaknya yang bernama Riki ia menjahit sendiri, dan anggota keluarga yang lain juga membantu menyetrika dan mengepaknya.

Sementara, Ketua PWI Blora Wahono, melalui sekretarisnya Kudnadi Saputro, mengapresiasi kegiatan positif ini, ia terharu melihat masih ada warga yang mau peduli dengan corona.

"Saya apresiasi kegiatan positif ini,  saya sangat mendukung, kok masih ada warga yang peduli terhadap pencegahan covid-19," kata Kudnadi.
Suci salah satu warga berterima kasih atas pemberian maaker secara gratis ini, karena mencari masker di luar langka

Salah satu warga yang melintas di Jl Pemuda, sangat berterimakasih dengan pembagian masker karena sulit sekali mendapatkan masker sekarang ini.

"Terima kasih atas maskernya, karena saat ini sangat sulit untuk mencari masker, kalaupun ada mahal mas," kata Suci. (Red)

Share:

Inilah Aksi DPRD Blora bersama Polisi dan Karangtaruna Semprotkan Desinfektan ke Warga

Kompak Wakil ketua DPRD Blora Siswanto, SPd, MPd. dan pwtugas kepolisian membantu warga menyemprotkan desinfektan dari rumah ke rumah (Senin, 30/3/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Pimpinan DPRD Blora bersama petugas Kepolisian dan masyarakat Desa Berbak, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah bersatu melakukan penyemprotan desinfektan kerumah -rumah warga setempat, Senin (30/3).

"Saya sudah intruksikan kepada seluruh anggota DPRD, untuk merapat ke dapil masing-masing, membantu warga melakukan pencegahan Covid-19," ucap Siswanto wakil ketua DPRD dari Partai bergambar pohon beringin, (Senin, 30/3/2020).

Siswanto dengan didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ngawen Aris Rusmonohadi, Danramil Kapten Inf. Sumanto, Kapolsek AKP Joko Priyono melalui Babhinkamtibmas, dan Karangtaruna Tunas Jaya bersatu melawan penyebaran virus corona, dengan menyemprotkan desinfektan dari rumah ke rumah.

Tampak Pimpinan DPRD dan petugas kepolisian kompak ikut serta menyemprotkan desinfektan dari rumah ke rumah.

Babhinkamtibmas Desa Berbak juga ikut membantu pemuda karangtaruna menyemprotkan desinfektan

Selain itu petugas kesehatan dari puskesmas Ngawen bersama PMI, dengan menggunakan mobil Ambulance, menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, selalu cuci tangan, jaga jarak dan yang terpenting jangan panik.

"Di Ngawen sendiri saat ini belum ada yang positip mudah- mudahan tidak ada, yang penting jangan panik, dan peecaya berita hoaks," kata Camat Ngawen Minar Ami melalui Sekcam Aris Rusmonohadi.

Di desa Berbak ini para pemuda nampak guyub rukun, bahu membahu, secara mandiri meracik desonfektan sesuai anjuran petugas.

"Ini mandiri mas, dari desa, sasaran kami tempat ibadah, tempat pendidikan dan rumah ke rumah," papar  Rudi Cahyono pemuda karangtaruna. (Prn/red).





Share:

Cegah Covid-19, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Bagikan Sarana Cuci Tangan di Kecamatan Cepu

Pembagian sarana cuci tangan dan sabun kepada Kecamatan Cepu oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu (Senin, 30/3/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Cegah penularan Corona Virus Desease (Cvid-19), Pertamina EP Asset 4 field Cepu membagikan sejumlah sarana cuci tangan si Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Saran cuci tangan ini dialokasikan untuk kantor Kecamatan Cepu, Polsek, dan Koramil, Senin (30/3). Selanjutnya akan didistribusikan ke area area lokasi operasi Pertamina.

"Kami memberikan tanki air ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap area sekitar kantor dan operasi kami," ucap Afwan Daroni Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. (Senin, 30/3/2020)

Sebanyak 50 tangki 70 liter beserta sabun akan didistribusikan kepada masyarakat. Menurutnya ini dilakukan karena merebaknya covid-19 dan untuk memutus rantai penularan virus corona, dengan membiasakan cuci tangan dengan tepat.

"Semoga kita semua dapat mengikuti arahan pemerintah untuk tetap di rumah, dan untuk yang tetap beraktivitas agar lebih antisipatif dan mengikuti prosedur-prosedur yang sudah ditetapkan, serta menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat yang seimbang, " imbuhnya

Untuk menyalurkan bantuan kepada satgas COVID 19 , pihaknya berkoordinasi dengan Pemerintahan Kecamatan Cepu dan stakeholder setempat.

Bersamaan dengan hal tersebut Danramil 05/Cepu Kapten Inf. Surana  menyampaikan bahwa Koramil Cepu akan selalu koordinasi dengan dinas- dinas terkait dalam melakukan pecegahan wabah corona yakni pihak Kecamatan Cepu, Tak lupa ia mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pertamina Asset 4 field Cepu.

"Terima kasih kepada jajaran Pertamina Asset 4 field Cepu yang telah memberikan bantuan sarana cuci tangan dan sabunya," kata Kapten Inf Surana.

Sementara Camat Cepu Luluk Kusuma Agung Ariadi juga mengatakan hal yang sama, mewakili Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam)  menyampaikan terimakasih atas penyaluran bantuan berupa tangki pencuci tangan dan sabun, dari Pertamina Asset 4 Field Cepu,

"Semoga kita bersama dalam upaya pencegahan covid- 19 selalu dalam lindungan Allah SWT,"

Dalam acara penyerahan saluran bantuan tersebut secara simbolis dilaksanakan dihalaman Kecamatan Cepu, dan dihadiri forkompimcam Kecamatan Cepu. Babinsa, Bhabinkamtipmas, Lembaga swadaya Masyarakat (LSM) dan anggota Satuan petugas COVID 19 Cepu. (red)
Share:

Masker Langka, Warga di Blora Inisiatif Buat Ribuan Masker dibagikan ke Warga



Ganjar Siswanto warga Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora berinisiatif memproduksi ribuan masker untuk dibagikan warga secara gartis (Minggu, 29/3/2020)

BLORA (JATENGTIGA) - Langkanya masker diberbagai daerah termasuk Blora, akibat merebaknya corona virus desease (covid-19), membuat warga Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah berinisiatif membuat ribuan masker dari kain sisa jahitan yang masih bisa dimanfaatkan.

Ribuan masker itu rencanaya akan dibagikan kepada warga yang membutukan, uniknya masker yang ia buat dirancang secara spontan bersama anak laki-lakinya, Masker itu bisa diisi dengan tisu yang bisa sewaktu- waktu diganti sesuka hati, Minggu, (29/3).

"Spontan mas, awalnya anak saya bilang, pak daripada gak ada kerjaan kita bikin masker. Soale cari masker kok sulit, kalau adapun mahal," ucap Ganjar Siswanto kepada media. (Minggu, 29/3/2020)

Kompak. Dibantu anak dan istrinya karena sepi orderan ia memproduksi masker dari bahan kain sisa -sisa jahitan yang masih bisa di manfaatkan.

Ganjar Siswanto (55) adalah seorang penjahit, karena sepi orderan, ia dan anaknya mengumpulkan kain sisa sisa jahitan yang masih bisa dimanfaatkan, untuk di buat masker.

"Ini bahanya dari kain sisa jahitan yang masih bisa dimanfaatkan, kita kumpulkan, terus dengan dibantu anak dan istri saya kita produksi masker," paparnya.

Menurutnya, merebaknya virus corona ini membuat keluarganya prihatin. Orderannya pun sepi, ikut menjadi imbas covid-19. Ia pun juga prihatin atas langkanya masker di Blora. Sehingga timbul ide untuk membuat masker ini.

Rencanaya ribuan masker yang ia buat ini besuk akan dibagikan kepada warga Blora yang membutuhkan secara gratis.

"Ini juga ada teman yang tidak mau disebutkan namanya membawa kain untuk dibuat masker, rencana besuk akan kami bagikan kewarga," imbuhnya.

Ia berharap ada donatur yang peduli menyumbangkan kain untuk dibagikan warga yang membutukan, karena saat ini warga masih banyak yang belum memiliki masker. (Prn/red)



Share:

Sebuah Video Viral Bupati Blora Joget di Acara Pernikahan Membuat Bingung Warga dan Nitizen

Bupati Blora saat menghadiri sebuah pernikahan di gedung PEM Akamigas Cepu (Kamis, 26/3/2020) lalu

BLORA (JATENGTIGA)- Sebuah video Bupati Blora yang diunggah di akun Facebook Bege, menyanyi saat menghadiri acara pernikahan di Hotel Grandmega, Cepu Sabtu (21/3) lalu, membuat masyarakat bingung.

Video Bupati Blora sedang bernyanyi ditempat warga yang sedang hajatan, itu dihujat oleh warga nitizen. Pasalnya, dalam rapat koordinasi persiapan penaggulanagn Covid-19 yang dihadiri para kepala OPD, Kepolisian, Dandim, DPRD, dan lainnya menghasilkan 14 point kesepakatan.

Salah satunya adalah point 6 yang berisi kegiatan masyarakat yang melibatan banyak orang (HIburan music, even olahraga, pernikahan dll) diminta ditunda atau di tinjau ulang.

Selanjutnya, Rabu (18/3) Bupati Djoko Nugroho juga memberikan anjuran penanganan Virus Corona melalui video berdurasi 2:55 menit. Isinya Bupati Djoko Nugroho meminta masyarakat jangan panik, jangan juga apatis, tapi waspada.

“Caranya waspada, gampang. Virus itu hanya ditularkan melalui manusia. Oleh karena itu, saya anjurkan untuk tidak banyak keluar rumah. Tidak berkumpul dengan banyak orang yang bisa menyebabkan penularan virus Corona. Jangan sekali-sekali mengusap wajah ini dengan tangan. Apabila tangan ini ada virus, ya kena mata, kena hidung, mulut, akan mempercepat penyakit itu. Sering cuci tangan dengan sabun atau zat apapun yang membuat tangan kita bersih,” ucap BUpati Djoko Nugroho seperti dalam Video tersebut.

Berikutnya, tanggal 19 Maret, maklumat Kapolri turun. Salah satu isinya adalah tidak mengadakan kegiatan social kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak.

Baik ditempat umum maupun di lngkungan sendiri. Mulai dari konser music, resepsi keluarga, pasar malam, pekan raya, festial, bazar, pameran dan lainnya.

Apabila ditemukan perbuatan yang bententangan dengan maklumat Kapolri tersebut maka setiap anggota polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai dengan ketentuan perundang undangan.

Ironisnya, dua hari setelah maklumat Kapolri turun, Bupati Djoko Nugroho bersama istri menghadiri acara pernikahan di Hotel Grandmega, Cepu Sabtu (21/3) lalu.

Bupati juga menyempakan diri unuk menyanyi dengan lagu Mundur alon-alon. Sehari berikutnya, Bupati Djoko Nugroho juga kembali bernyanyi diatas panggung di Rumah Makan Bambu Sanjaya bersama belasan pemuda. Belum diketahui agendanya. Namun kabarnya ada acara ulang tahun.

Ketua LSM Gerakan Rakyat Menggugat(GERAM) Eko Arifianto menilai bahwa yang dilakukan oleh Bupati Blora Djoko Nugroho merupakan ketidakseriusan dan ketidakkonsistenan seorang kepala daerah dalam melakukan penanganan penyebaran wabah penyakit virus Corona yang semakin meluas ini.

Tidak hanya secara sistemik, apa yang dilakukan kontra produktif pada penanggulangan wabah penyakit yang sedang berlangsung dari pusat hingga daerah, tapi ketidaktetapan pendirian alias plin-plan ini juga mengakibatkan gonjang-ganjing serta kebingungan masyarakat tentang bagaimana ketegasan aparat pemerintah dan apa seharusnya yang harus dilakukan di tengah menghadapi gempuran virus Corona.

“Sebagai bagian dari masyarakat Blora, kami merasa sungguh prihatin dan sedih. Belum usai kasus pembangkangan hukum di DPRD Blora terkait nekatnya kunjungan kerja (Kunker) dan penolakan pemeriksaan kesehatan paska kunker untuk mencegah penularan virus Corona, saat ini bupati yang kita sayangi mengingkari himbauan yang dikatakannya sendiri dengan melakukan aktifitas yang bertentangan dengan perintah Presiden Jokowi dan maklumat Kapolri,” ucapnya.

Pengingkaran ini bisa dilihat di video yang beredar di status facebook berdurasi 0:32 menit. Dalam video tersebut terlihat bupati sedang bernyanyi Mundur Alon-Alon di sebuah acara resepsi pernikahan yang diduga diadakan di Grand Mega Hotel Cepu pada tanggal 21 Maret 2020. Sekilas terlihat juga pemain organ tunggal dan beberapa penyanyi wanitanya.

“Anehnya, ketika acara resepsi pernikahan di beberapa tempat di Blora seperti di Desa Karanggeneng, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dibubarkan paksa oleh aparat kepolisian untuk menindaklanjuti maklumat Kapolri pada Rabu (25/3).
Sebuah video viral Bupati Blora Djoko Nugroho saat bernyanyi di acara pernikahan di Cepu di unggah di akun FB Bege 

Tapi tidak ada upaya penghentian secara kooperatif acara resepsi yang diselenggarakan di Grand Mega Hotel Cepu di tengah penyebaran wabah Covid-19. Masyarakat dan para netizen banyak bertanya-tanya ada apa di balik ketidaksamaan penanganan hukum ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan mengungkapkan, tidak memonitor acara resepsi pada Sabtu(21/3) di Grand Mega Hotel Cepu. “Acara Grand Mega, saya tidak monitor,” ucapnya.

Dia menambahkan, Blora termasuk salah satu kabupaten dengan kode kuning. Belum ada masyaraat terindikasi posisif. ODP, PDP memang ada.

"Kebijakan pemerintah daerah baru muncul pada Kamis kemarin. Menyarankan kita agar lebih hati-hati. Kegiatan masyarakat yang berkumpul dikurangi. Tugas kepolisian adalah mem back up pemerintah daerah dan melihat kebijakan pemerintah pusat. Apa yang menjadi kebijakan pemerintah daerah kita dukung. Dilihat perkembangan lebih lanjut,” ucapnya.

Sementara itu, terkait pesta pernikahan yang diadakan Kamis(26/3) di STEM Cepu penyelenggara sudah diingatkan. Sebelum hari H, Muspika, Camat, Kapolsek, Masyarakat dan lainnya sudah menyampaikan resikonya. Tapi yang bersangkutan tidak bersedia.

Kami juga sempat menghubungi pak Sekda dan meminta rekan-rekan di daerah untuk mempertimbangkan untuk tidak hadir. Hasilnya mereka tidak hadir. Bisa dicek.

“Orang menikah itu kebanggan. Mengacarakan sesuatu untuk anaknya kedepan kebanggan dia. Saya minta Dinas Kesehatan untuk hadir disana untuk melakukan kegiatan preventif. Cuci tangan, Hand sanitizer, tidak ada salaman. Musik juga tidak dilakukan. Anak buah saya juga melakukan patroli Polsek, lalu lintas, Binmas dan woro-woro dimasyarakat agar tidak hadir dalam acara resepsi tersebut. Sudah kita laksanakan,” imbuhnya.

Kapolres menambahkan, pihkanya tidak bisa memaksakan untuk menghentikan acaranya.

“Kalau saya kasuskan ada UU-nya betul. Tapi apa harus begitu? Kan tidak. Yang penting dia sudah menyatakan  akan mengikuti arahan Kapolres. Dan itu dilakukan,” tegasnya. (Prn/red)
Share:

Usai Membuka Pendaftaran Bacalon Bupati dan Wakil Bupati, Kantor DPC Hanura di Sruduk Mobil

Warga melihat evakuasi mobil yang nyruduk sekretaiat DPC Partai Hanura Jumat (27/3/2020) sore tadi 

BLORA (JATENGTIGA)- Belum ada kurang lebih 15 menit, usai mengumukan secara resmi penjaringan bakal calon Bupati dan wakil Bupati 2020, sekretariat DPC Partai Hanura yang berada di Jl. Blora -Rembang, tiba - tiba di sruduk mobil minivan,

Peristiwa itu terjadi setelah sejumlah awak media keluar dari kantor DPC Partai Hanura, Sebuah mobil minivan Eskudo dengan plat nomer K 1881 BE, yang diparkir tidak jauh dari DPC Partai Hanura, tiba -tiba jalan sendiri tanpa pengemudi dan langsung menghantam bagian depan kantor DPC.

"Ya, saya melihat sendiri mobil itu jalan sendiri, tanpa pengemudi. Kayaknya pemiliknya lupa hand rem," ucap Sigit saksi mata yang juga salah satu anggota Partai Hanura. Jumat, (27/3/2020)

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kantor bagian depan rusak parah, menurut Sigit, mobil itu milik warga Desa Punggur Kecamatan Tunjungan.

Kantor bagian depan rusak berat akibat kejatuhan mobil eskudo K 1881 BE yang tiba-tiba jalan sendiri tanpa pengemudi 

Pemiliknya habis dari belanja kebutuhan tokonya, karena kehabisan pulsa, ia berhenti di conter Handphone dekat dengan kantor DPC, karena lupa pasang hand rem tanpa sadar mobilnya jalan sendiri.

"pemiliknya gak sadar kalau mobilnya jalan sendiri, bahkan sempat kaget mencari mobilnya gak ada ditempat parkir," imbuhnya.

Sementara itu pemilik mobil masih bingung melihat mobilnya nyungsep didepan Sekretariat DPC  Partai Hanura, Ia tidak mau dimintai keterangan.

Peristiwa itu sempat menjadi tontonan warga dan membuat macet arus lalu lintas. Karena evakuasi dari mobil derek PLN kesukitan mengankat mobil itu. (Prn/red)

Share:

Hanura Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati 2020


Wakil ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Blora Rudi Ismanto ,S.T membuka resmi pendaftaran bakal calon Bupati dan wakil Bupati 2020. (Jumat, 27/3/2020)

BLORA (JATENGTIGA) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  Partai Hanura Kabupaten Blora. Jawa Tengah resmi buka pendaftaran bakan calaon Buoati dan wakil Bupati   2020, di kantor sekretariat Jl. Blora -Rembang, Jumat, (27/3).

Wakil ketua DPC Hanura Rudi Ismanto, ST mengatakan sesuai petunjuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) harus segera membuka secar resmi mengumumkan pendaftaran bacalon kepala daerah.

"Ya, hari ini, Jumat (27/3) saya selaku wakil ketua DPC Partai Hanura mengumumkan secara resmi, membuka pendaftaran bakal calon Bupati dan wakil Bupati 2020, grtis tanpa dipungut biaya," ucap Rudi kepada sejumlah media ,Jumat, (27/3/2020)

Selanjunya ia juga mengatakan siapapun nanti yang daftar baik dari masyarakat diluar kader maupun kader dari Hanura sama kedudukanya, sama gratisnya. Tidak ada boaya survey.

"Silahkan mendaftar, baik kader maupun bukan kader sama. Tidak ada biaya survey," imbuhnya.

Menurut Rudi sapaan pria berjambang ini, karena Partai Hanura di Blora hanya dua kursi, nantinya ia akan berkoalisi dengan partai lain namun yang sepaham dengan Hanura.

Ia mengaku memang kemarin sudah pernah ditawari gabung, namun setelah rekom turun kepada pasangan Arief Roman- Tri Yuli Setyowati (Artys), Hanura tidak lagi bergabung.

"Ya, kemarin memang sempat, gabung karena Bacalonya tudak sesuai kriteria dari Hanura, ya kita mundur," paparnya.

Selanjutnya, penjaringan Bacalon ini akan di buka selama satu minggu kedepan, dan Bacalon terpilih nanti akan mengikuti uji kopentensi, dan yang terpilih nanti dipersilahkan untuk memilih koalisi, (Prn/red)

Share:

Masker Langka, Pemkab Blora Bagikan Ribuan Masker Secara Gratis

Purwadi Setiyono, SE (kanan) dan Dra Amik Kristanti (kiri) menunjukan masker produksi BLK Blora yan siap dibagikan masyrakat secara gratis (Jumat, 27/3/2020)



BLORA (JATENGTIGA)- Langkanya masker di sejumlah toko/ waralaba di Kabupaten Blora, Jawa Tengah dua bula terakhir ini, akibat merebaknya virus corona, membuat Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Blora membagikan ribuan masker secara gratis.

Ribuan masker itu dibuat secara mandiri oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinnaker) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (27/03).

Pelaksana Tugas Kepala Dinperinnaker Blora, Purwadi Setiyono, SE saat ditemui di UPT BLK mengungkapkan langkanya masker diluar membuat pihaknya berinisiatif meproduksi masker untuk memyelamatkan masyarakat.

"Masker sekarang langka, saya selaku wakil ketua gugus tugas, mewakili pak Sekda dan pak Bupati berinisiatip memproduksi masker untuk menyelamatkan kesehatan seluruh warga, karena virus corona ini tidak bisa dianggap remeh," ucap Purwadi kepada media. (27/03/2020).

Ia berharap agar Dandim , Kapolres dan yang lainya bersatu padu mengingatkan warga agar jangan berkerumun dulu, kongko di warung. Karena untuk memutus ratai penularan covid -19.

Sebanyak seribu masker ini, diproduksi sejak Senin (23/3) lalu dan selesai Jumat (27/3) dan dibagikan gratis kepada warga masyarakat.

“Jadi ini sebagai wujud kepedulian dan mendukung program pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Sasaran kami di sejumlah titik keramaian seperti di pasar rakyat Sido Makmur, Jalan Pemuda, Puskesmas dan Rumah Sakit,” kata Plt Dinperinnaker Purwadi melaui Kepala UPT BLK Amik Kristanti

Menurutnya, masker yang dibagikan kali ini adalah tahap pertama dan akan menyusul tahap berikutnya setelah produksi selesai.

“Warga antusias, dan alhamdulillah, tidak lama masker habis. Ini salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat agar mengetahui kegunaan masker di saat wabah corona merebak, semoga Blora aman Covid-19,” ujarnya.

Dra. Amik Kristanti saat memakaikan maaker kepada warga yang sedang belanja dipasar Rakyat Sido Makmur 
Untuk produksi masker, jelas Amik, meminta bantuan kepada alumni peserta pelatihan kerja dari BLK Blora kelas menjahit dari berbagai wilayah yang telah dihubungi. Hal itu karena peserta pelatihan tahap II tahun 2020 diliburkan.

“Bahannya kami sediakan. Dengan memakai bahan kain oxford, dan bahan sisa pelatihan yang bisa digunakan, masker itu juga dibuat oleh para peserta pelatihan dan karyawan BLK menggunakan mesin jahit,” terangnya.

Poduksi masker ini, menurut Amik, sesuai arahan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI yang meminta seluruh BLK binaannya memproduksi masker untuk kegiatan sosial.

Masker yang dibuat itu sesuai standar operasional prosedur (SOP) sehingga, masker itu aman dan bisa melindungi diri dalam mencegah penularan virus.

Selain masker, kata Amik, BLK Blora juga akan memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) yang akan dibagikan ke pusat layanan kesehatan masyarakat.

“Bahannya nanti disediakan dari pusat, kita yang memproduksi,” tandasnya. 

Sementara itu, Dyah Kusumanigrum, salah seorang instruktur kelas menjahit BLK Blora, mengaku terharu atas respon dari warga masyarakat ketika masker dibagikan gratis. 

“Saya pribadi terharu, saat ini warga membutuhkan masker. Apalagi dikabarkan harga masker mulai mahal. Masker yang kita bagikan bisa dicuci dan digunakan lagi. Semoga bermanfaat,” ujarnya. (Prn/red)

Share:

ASN di Blora, Minim Respon Rate Sensus Penduduk Online 2020

Kepala BPS Heru Prasetyo. ASN harus memberi contoh bagi masyarakat mengupdate data sensus penduduk secara online (Jumat, 27/03/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Masyarakat di Blora khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) masih minim sekali respon rate (prosentase) untuk mensukseskan Sensus  Pendusuk (SP) online 2020.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blora, Heru Prasetyo menyampaikan, pihaknya akan memacu  kepada ASN, dalam rentang waktu sepekan hingga 31 Maret 2020. 

“Respon rate SP Online sampai dengan Rabu 25 Maret 2020 mencapai 15,05 persen,” kata Kepala BPS Blora Heru Prasetyo, di Blora, Jumat (27/3/2020).

Namun hal ini masih dapat ditingkatkan di masa-masa akhir pelaksanaan SP Online yang tinggal satu minggu lagi ke depan.

“Masih minim, sehingga harus dipacu lagi lebih intensif. Seluruh ASN diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat di sekitarnya dan mengajak family, tetangga dan koleganya untuk mengisi SP Online,” imbuhnya.

Ia berharap, seluruh ASN yang ada di kabupaten Blora dapat berpartisipasi sesuai dengan Surat edaran Bupati Blora dan Surat Edaran Men PAN RB dimana seluruh ASN berkewajiban untuk mensukseskan Sensus Penduduk Online.

Menurutnya, Sekda Blora juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap partisipasi ASN di Kabupaten Blora dalam mengisi SP Online dengan menerbitkan surat nomor 470/1090 tanggal 23 Maret 2020.

“Dengan monitoring ini akan dapat diketahui tingkat partisipasi ASN dalam mengisi SP Online di masing-masing OPD/Satker di Blora,” jelasnya.

Kemudian diharapkan juga bahwa seluruh siswa/mahasiswa SMA sederajat ke atas melalui Guru/Dosen masing-masing dapat memberikan tugas bagi murid-muridnya di rumah untuk mengisikan update data kependudukan keluarganya sendiri.

“Ini dapat menjadi edukasi bagi mereka tentang pentingnya data statistik yang berkualitas,” kata Drs. Heru Prasetyo.

Berikut respon rate Sensus Penduduk Online hingga Rabu (25/3/2020), 
Kota Blora 3,54%,  Cepu 2,76%, Japah  1,18%, Todanan 0,95%,  Jati 0,81%, Randublatung 0,80%, Jepon  0,75%, Kedungtuban 0,74%,  Sambong 0,72%, Kradenan 0,61%, Ngawen 0,50%, Banjarejo 0,46%, Tunjungan 0,36%, Kunduran 0,33%, Bogorejo 0,27%, Jiken 0,26%.

Menurut Kepala BPS Blora, saat kita Work From Home (WFH) di tengah wabah Covid-19, kita di rumah saja dan dapat mengisi Sensus Penduduk Online dari rumah.

“Klik link sensus.bps.go.id langsung dari rumah aja. Mari kita bersama #MencatatBlora #MencatatIndonesia untuk menghasilkan data kependudukan yang akurat untuk Indonesia yang lebih maju. Indonesia maju dari jawabmu,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan sosialisasi di saat ini diharapkan tidak lagi melalui pertemuan tatap muka atau perkumpulan tetapi lebih diarahkan dengan memanfaatkan jejaring online dan fasilitas IT yang ada.

“Partisipasi aktif ASN menjadi salah satu indikator suksesnya pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 yang dilakukan secara online,” tandasnya.(red)
Share:

Geram Jalan Kaki Pakai APD, Protes Viralnya Video Anggota DPRD

Ketua Geram Eko Arifianto orasi didepan gedung DPRD dengan APD lengkap protes viral video anggota DPRD marah saat diperiksa (Kamis,26/03/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Viralnya video sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora marah -marah  saat diperiksa petugas kesehatan di terminal Padangan, menuai banyak protes dari berbagai kalangan.

Termasuk kaum buruh migran yang merasa dilecehkan oleh omongan oknum anggota DPRD dari partai Hanura Warsit.

Protes juga dilayangkan oleh sejumlah aktivis Blora yang mengatas namakan gerakan rakyat menggugat (Geram) yang dipimpin Eko Arifiyanto. Mereka melakukan aksi jalan kaki dari Alun-Alun Blora menuju gedung DPRD, yang jaraknya kurang lebih 4 kilometer.

Uniknya dalam aksi jalan kaki itu mereka mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, dari jashujan hingga masker safet

Dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Kenekatan kunker DPRD Blora ke Lombok dan penolakan pemeriksaan oleh Dinkes adalah bukti tidak adanya empati dan pembangkangan hukum terhadap pemerintah Republik Indonesia, pada penanggulangan wabah penyakit menular Covid-19.

"Kami Geram melayangkan surat kepada badan kehormatan (BK) DPRD Blora, untuk segera memproses oknum anggota DPRD yang marah marah saat diperiksa,"ucap Kotak nama panggilan akrab Eko Arifianto

Menurutnya oknum tersebut telah menghina kaum buruh migran dengan ucapan kasar, dan merendahkan kaum buruh.

Surat diterima langsung oleh ketua BK dan Ketua DPRD Blora diruang pertemuan DPRD 

"Saya berharap BK segera bertindak keras terhadap oknum yang telah menghina dan merendahkan kaum buruh migran," imbuh Kotak.

Surat protes keras dari Geram itu diterima langsung, ketua BK Mujoko dari Partai bergambar Kepala Banteng moncong putih dan ketua DPRD Blora.

"Saya terima surat ini, akan saya rapatkan dulu dengan Badan Musyawarah (Bamus) dan Badan Kehormatan (BK) hasilnya nanti saya beritahu," kata Mujoko

Sementara Ketua DPRD Blora H.M Dasum meminta maaf atas kekasaran oknum anggota DPRD dari partai Hanura yang videonya viral di media sosial, media cetak, Online maupun TV.

"Saya selaku yang dituakan meminta maaf atas viralnya video itu, dan kami akan mindak lanjuti semua laporan yang masuk," pungkas Dasum (prn/red)

Share:

Polisi Bubarkan Paksa Acara Resepsi


Petugas Kepolisian Polsek Kunduran saat menghentikan acara resepsi di desa Karanggeneng ,Kecamatan Kunduran (Rabu,25/03)

BLORA (JATENGTIGA)- Anggota Polsek Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah membubarkan paksa acara resepsi pengantin beserta orgen tunggalnya Rabu (24/03) kemarin.

Ini dilakukan karena adanya maklumat Kapolri untuk melarang warga melakukan kegitan hajatan, saat mewabanya covid-19 di berbagai daerah.

Acara resepsi itu, berada dirumah salah satu warga desa Karanggenengeneng, Kecamatan Kunduran. Dalam acara teraebut menggelar live musik orgen tunggal dari Purwodadi dengan tiga penyanyi.

Awalnya petugas sudah memberikan edaran maklumat dari Kapolri dan datang dengan baik baik memperingatkan agar jangan melakukan kegiatan yang mengundang masa termasuk resepsi.

Mengingat situasi negara dalam kejadian luar biasa (KLB), Dan sedang menggalakan pencegahan atau memotong rantai penularan corona virus desease (covid-19).

"Saya sesuai SOP sudah memperingatkan warga, kalau punya hajatan besar ditunda dulu, untuk mengurangi kegiatan yang mengundang kerumunan warga," ucapa Kapolsek Kunduran Lilik Eko S melalui Kanit Reskrim Aiptu Edi Sutrisno (Kamis, 26/03/2020)

Menurut Aipda Edi sebelumya setelah diperingatkan acara live musik berhenti, namun setelah petugas pulang, mereka main lagi seolah mengejek petugas.

Karena banyaknya yang melaporkan kejadian itu, bahkan ada yang menguploud acara sebagai status di Whatsapp dengan terpaksa petugas datang kembali untuk menghentikan paksa dengan menyita orgen dan dibawa ke Mapolsek Kunduran.

Pembinaan terhadap kru musik di Mapoksek Kunduran oleh Kanit Reskrim Aiptu Edi Sutrisno 

"Karena banyak yang lapor, menuai prote berbagai kalangan terpaksa kami menyita orgennya biar berhenti, dan bisa buat pelajaran yang lain," papar Aiptu Edi

Sementar kru musik dari purwodadi, karena alat musiknya disita, rombonganya datang ke Mapolsek Kunduran untuk dimintai keterangan.

"Sebenarnya saya sudah tahu aturanya, kami hanya memastikan datang ketempat itu, menanyakan siapa yang bertanggungkawab, kami minta maaf atas kejadian ini,"kata Syaiful Anam sebagai pimpinan rombongan.

Dia sendiri mengaku di Purwodadi juga sebagai tenaga medis. Dia juga setuju banget dengan himbauan dan tindakan tegas dari aparat Kepolisian.

"Saya pribadi setuju banget dengan himbauan ini. Karena saya juga tenaga medis, ini hanya salah paham ,"pungkasnya. (Prn/red)





Share:

Wow! Ratusan Ton BB Gula di Bawah Pengawasan Kejari Blora, Rusak Tak Terurus

Sungkono warga desa Muraharjo belakang gudang menunjukan gula yang berhamburan keluar akibat ambrolnya gudang (Rabu, 25/03/2020) 

BLORA (JATENGTIGA)- Ratusan ton barang bukti (BB) gula kristal putih (GKP) milik Lie Kamadjaja yang terbengkelai hampir dua tahun di gudang Desa Muraharjo, Kecamatan  Kunduran, Blora, berhamburan akibat dinding belakang gudang bersegel jebol.

Sebagian dari sekitar 1.300 ton (24.990 karung zak) gula yang sampai saat ini dalam pengawasan Kejari Blora, berhamburan keluar tak terurus, akibat jebolnya tembok penyangga bagian belakang, Selasa, (24/03) kemarin.

"Selasa kemarin mas, saya kaget ada suara keras dibelakang brak, sudah dua kali ini gudang ini ambrol," kata Sungkono warga yang berada didekat gudang. (Rabu, 25/03/2020)

Menurutnya selama ini belum ada petugas yang mengecek lagi gudang itu, setelah ambrolnya dinding yang pertama tahun lalu.

Ia pun menyayangkan adanya gula itu, ia berharap gulanya bisa dibagikan kewarga sekitar karena, sekarang gula dipasaran mahal dengan adanya covid-19.

Kepala desa Muraharjo Karsono, sendiri tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak berani mendekat ia sudah melaporkanya ke Polsek Kunduran atas ambrolnya gudang itu.

"Sudah saya laporkan ke Polsek, petugas sudah mengeceknya," ucap Karsono.

Warga, lanjut Kades Muraharjo, banyak yang menyayangkannya di tengah situasi harga gula di pasaran meroket mencapai diatas Rp 18.000, sementara gula-gula itu berhamburan mbleber kemana-mana.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Blora, Didik Riyadi, menjelaskan PN masih menunggu kiriman berkas dari Mahkamah Agung (MA). Terhadap BB GKP menjadi kewenganan pengawasan Kajari.

“Tidak terbukti bersalah, BB gula akan dikembalikan ke terdakwa Lie Kamadjaja, kami masih menunggu berkas putusannya dari MA,” jelas Didik Riyadi yang juga Panitera Muda Hukum PN Blora.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora, I Made Sudiatmika, saat ditemui di kantor Kejari Blora, Rabu, (25/03) melalui Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Blora, Berlian Vitara mengatakan pihaknya berjanji akan mengecek kegudang saat hari kerja.

"Tunggu ya mas, hari ini ditunda dulu, kalau pas hari kerja akan kami cek kesana,"kata Berlian

Sementara Lie Kamadjaya, mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa, karena gula miliknya yang berhamburan keluar gundang saat ini masih menjadi tanggung jawab negara.

Solusi terbaik, lanjutnya, sambil menunggu proses para penegak hukum setempat bisa menjual gula untuk operasi pasar, karena di masyarakat pasaran gula terus meninggi sampai Rp 18.000 perkilogram.

“Perlu ada keputusan dari Bupati, Polres, Kodim, Kejari dan PN sepakat gula dijual dan uangnya disimpan di Escrow Account agar tidak mubazir,” kata Lie Kamadjaya melalui telepon.

Diberitakan Rabu (22/1/2020),  meski sudah diputus bebas (tidak bersalah) dalam sidang PN Blora, setahun lalu atas tuduhan mengedarkan gula non-SNI, Lie Kamadjaja belum bisa mengurus gula miliknya.

Bahkan sampai barang bukti gula kristal putih sebanyak 24.990 karung zak (50 kilogram perkarung) totalnya hampir 1.300 ton merek Gendhis milik Kamadjaja, masih teronggok di dua gudang tersegel.

Rinciannya, 21.957 zak (karung) berada di gudang Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, 3.033 zak masih berada di gudang wilayah Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Blora. 

Lie Kamadjaya mengingatkan kepada penegak hukum agar memutuskan perkara yang berupa makanan (seperti gula) harus lebih cepat, karena putusannya sudah hampir setahun lalu.

Menurut mantan Direktur Utama (Dirut) Pabrik Gula (PG) PT Gendhis Multi Manis (PT GMM) Blora itu, bahwa putusan MA sudah ada di website MA, maka dia menduga berkasnya terhambat di bagian administrasi.

Dalam sidang putusan di PN Blora, selain melepaskan dari segala tuntutan kukum (onslag von alle recht vervolging), Lie kamadjaja diputuskan untuk dikembalikan nama baiknya seperti dalam keadaan semua (rehabilitasi). (Pur/red)

Share:

Semprot Desinfektan, Kepala Desa Muraharjo Sasar Tempat Pendidikan

Kepala desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora Karsono melakukan penyeprotan desinfektan ditempat pendidikan bersama Babhinkamtibmas guna mencegah penularan Covid -19 (Rabu, 24/03/2020) 

BLORA (JATENGTIGA)- Inilah yang dilakukan Kepala Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Karsono, untuk memotong rantai penularan corona virus desease (covid-19).

Karsono bersama Babhinkamtibmas Muraharjo Aipda Suwanto menyemprotkan desinfektan di Pondok Pesantren Asyifa. Rabu (25/03).

Kades Muraharjo Karsono mengatakan kegiatan ini ia lakukan sesuai anjuran Pemerintah, untuk memotong rantai penularan covid- 19.

"Sesuai anjuran Pemerintah, mencegah penularan covid-19 di Desa kami, saya dan Babhinkamtibmas melakukan penyemprotan des infektan di tempat pendidikan ,tempat ibadah di desa kami,"ucap Karsono. (Rabu,25/03/2020)

Berbagai tempat yang menjadi titik kumpul warga di Desa setempat, akan menjadi sasaran penyemprotan desinfektan itu. Seperti tempat konggko warung kopi, SD Muraharjo, Madrasah Diniah (MI).

"Kami terus malakukan social detanse kemasyarakat, sesuai perintah Kapolri," kata Kapolsek Kunduran Iptu Lilik Eko Sukrayono melalui Babhinkamtibmas Murahharjo Aipda Suwanto. (red)














Share:

Potong Rantai Penyebaran Covid-19, Inilah Yang di Lakukan Takmir Masjid Al Murtandlo

"Sunyi inilah suasana masjid Al Murtandlo Kunden yang biasanya ramai anak anak pada mengaji kini sepi (Selasa, 24/03/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Sepi tak seperti biasanya,  inilah pemandangan sejumlah tempat ibadah di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Salah satunya adalah masjid Al-Murtadlo Kelurhan Kunden, Kecamatan Blora ini yan biasanya ramai orang  atau warga menjalankan ibadah Sholat kini tampak sunyi.

Hal ini dilakukan adanya upaya dari Takmir masjid Al-Murtandlo untuk mencegah penularan corona virus desease (covid-19), meski sebelumnya sudah di pasangi handsanitizer di sejumlah sudut ruangan masjid.

Inilah beberapa himbauan yang dilakukan takmir masjid Al-Murtandlo untuk memotong rantai penularan covid-19 dimasjid Al-Murtandlo khususnya.

Pertama, pelaksanaan Ibadah Sholat Jumat 27 Maret 2020 di Masjid Jami Al Murtadlo untuk sementara ditiadakan sampai dengan batas waktu yang belum diketahui.

Kedua, pelaksanaan Jamaah Sholat Rowatib atau Sholat 5 (lima) waktu tetap dilaksanakan dengan ketentuan, untuk sementara karpet Sholat digulung atau diamankan.

Ketiga, jamaah dimohon untuk membawa alas / sajadah sendiri-sendiri dari rumah dan dimohon menggunakan atau mencuci tangan dengan hand sanitizer yang telah disediakan di pintu-pintu masuk-keluar Masjid.

Keempat,Jamaah untuk sementara tidak berjabat tangan antara jamaah yang satu dengan lain serta dihimbau untuk mengenakan masker serta memeriksa suhu tubuhnya terlebih dahulu dengan alat yang telah disediakan/disiapkan

Kelima, pengurus Tamir untuk sementara tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang melibatkan orang banyak

"Ya, ini semata -semata hanya untuk mencegah penularan covid-19, yang saat ini lagi ramai, dan pemerintah menhimbau untuk tidak bergerombol atau berkerumun dulu,"ucap Saiman Hambar ketua takmir Masjid Al-Murtandlo.(red)





Share:

Upaya Pencegahan Penularan Covid -19 Melalui Sosial Destance, terus di Genjot

Petugas Kepolisian menghimbau warga segera pulang menghindari kerumunan untuk mencegah penularan covid-19 (Social Destance) (Selasa, 24/03/202)

BLORA (JATENGTIGA)- Upaya pencegahan penularan corona virus destiase (covid-19) melalui sosial destance (menghindari rerumunan massa demi kesehatan) terus dilakukan Pemerintah.

Puluhan petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol pp) Selasa (24/03) terus menggenjot patroli malam di sejumlah tempat di Kabupaten Blora,

Patroli ini menyasar tempat berkerumunnya warga yang biasa kongkow pada malam hari. Seperti di Alun- alun Kabupaten Blora.

Dengan menggunakan pengeras suara, petugas meminta agar warga yang sedang kongkow atau berkerumun di warung lesehan serta persewaan mainan anak -anak, untuk segera membubarkan diri. Mereka diminta untuk segera pulang dan tidak berkerumun.

Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan melalui Kasatlantas Polres Blora, AKP Dodiawan S. mengungkapkan, patroli ini digelar secara dialogis dan preventif agar masyarakat sadar akan berbahaya virus Corona.

"Jadi kita gelar secara dialogis. Kita himbau warga yang kongkow untuk segera pulang. Kalau mau beli makanan silahkan, tapi dibungkus langsung dibawa pulang. Jangan berkerumun karena dikhawatirkan bisa terjangkit virus Corona," ucap Dodiawan. (Selasa, 24/03/2020)

Akibat kebijakan sosial distance ini, sejumlah pedagang, khususnya yang menyewakan permainan anak-anak di sekitar alun- alun memilih pulang lebih awal.

Mereka pun mengaku pendapatannya turun drastis akibat larangan atau himbauan itu.

Melalui Kasat Lantas Polres Blora AKP Dodiawan S SH, S.I.K, Kapolres Blora Ferry Irawan menghimbau kepada masyarakat agar jangan panik, tapi tetap waspada 

"Yang jelas turun mas, pendapatan. Wong biasanya tutup jam 11 malam, ini jam 9 sudah diminta pulang semua. Tapi mau bagaimana lagi, kan katanya virus ini berbahaya," kata Suyono salah satu jasa pemyewa mainan anak-anak.

Kondisi sama disampaikan pedagang lain, Edi Subagyo. Meski begitu, ia memilih mendukung aturan pemerintah demi kebaikan bersama.

"Kalau rugi sudah jelas mas. Biasa semalam dapat 200 ribu, lha ini baru dapat 10 ribu. Tapi saya dukung, kan ini demi kebaikan bersama," akunya.
Petugas dengan pengeras suara melakukan social destance di tempat kongko dan kerumunan 
Tidak hanya di Alun-alun Kota Blora, patroli juga dilakukan petugas di Pasar Rakyat Sido Makmur Blora dan arena permainan di stadion Kridosono.

Di lokasi ini, petugas juga meminta warga yang berkerumun untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
(red)

Share:

Bubarkan Kerumunan, TNI -Polri Minta Warga Tidak Keluar Rumah

Petugas dengan pengeras suara menghimbau kepada warga yang berkerumun di alun alun dan fasum lainya untuk segera membubarkan diri pulang kerumah ,jangan keluar rumah dulu, untuk memutus penularan covid-19 (Selasa, 23/03/2020)

BLORA (JATENGBLORA)-Jajaran TNI -Polri melakukan pencegahan preventif penularan corona virus desease (covid-19), dengan mendatangi tempat kerumunan warga, Selasa (24/03) malam.

Dengan menggunakan pengeras suara, patroli gabungan TNI-Polri mendatangi tempat fasilitas umum dan juga titik titik kumpul warga yang biasa nongkrong bersama.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K  mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat agar disiplin menaati imbauan pemerintah, agar tinggal dirumah dan mengurangi aktivitas diluar.

"Malam tadi serentak diseluruh Jajaran Polres Blora menggelar patroli gabungan, guna mencegah penularan covid-19" ungkap AKBP Ferry (Rabu, 24/03)

Anggota TNI-Polri bersama sama menggunakan Mobil Patroli, mendatangi anak-anak muda tang masih nongkrong berkerumun, mereka dihimbau untuk pulang kerumah dan tidak boleh keluar rumah.

"Kami imbau kepada warga agar patuh pada instruksi pemerintah, semata mata dengan tujuan memutus mata rantai penyebaran virus corona," tandas Kapolres.

Dedi (30), salah satu warga kecamatan Jepon mengaku kaget ketika dihampiri Polisi dan Tentara saat nongkrong dijalan Pemuda Blora.

Namun setelah mendapat penjelasan dan himbauan dari aparat gabungan, Dedi beserta teman teman nongkrongnya pun memutuskan untuk pulang.

"Kami senang diingatkan oleh petugas, dan kami berharap semoga virus ini segera sirna dari Indonesia," ucap Dedi.(red)
Share:

Kapolres Blora Kunjungi Lasiyem, Penderita Tumor Menahun

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan blusukan ke Desa Tengok Lasiyem pendrita tumor menahundi Kecamatan Jati (Senin, 23/03/2020)


BLORA (JATENGTIGA)-Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. bersama pejabat utama Polres Blora, mengunjungi Lasiyem (48) penderita tumor menahun warga Dusun Rejosari RT 16 RW 04, Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora Senin (23/03).

Dalam kunjungan tersebut Kapolres di dampingi Forkompincam Jati dan Kepala Desa Pengkoljagong.

Lasiyem adalah seorang wanita sebatang kara yang tinggal di rumah saudaranya. Penyakit tumor yang dideritanya sudah menahun, bahkan beberapa waktu lalu, rumahnya sudah dijual untuk biaya pengobatan.

Lasiyem menangis terharu, tak menyangka bahwa dirinya akan dikunjungi Kapolres Blora.

"Matur nuwun pak, sampun dugi mriki (terima kasih sudah sampai sini-red)" ucap Lasiyem dalam bahasa jawa (Senin, 23/03/2020)

Kapolres mengatakan, kegiatan ini meeupakan salah satu wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, tetutama warga yang membutuhkan.

"Mari kita doakan bersama semoga ibu Lasiyem kuat menghadapi cobaan dan semoga yang kuasa mengangkat penyakitnya," kata Kapolres.

Kapolres berpesan agar senantiasa sabar dan jangan lupa berdoa kepada Tuhan, agar diberikan kekuatan menghadapi cobaan. Dalam kunjungan tersebut Kapolres menyerahkan tali asih dan paket sembako. (red)


Share:

Ratusan Pembersih Tangan, di bagikan Gratis oleh Pengurus Cabor Taekwondo


Ketua cabor Taekwondo Blora saat membagikan hand sanitizer kepada warga di Alun -Alun Blora (Senin,23/03/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Sebanyak 300 pembersih tangan (hand sanitizer) dibagikan secara gratis oleg pengurus cabang olahraga (cabor) Taekwondo Kabupaten Blora, di Alun-Alun Senin,(23/03)

Ketua Pengurus Cabor Taekwodo Kabupaten Blora Dadang Kun Septianto mengatakan pembagian hand sanitizer gratis itu merupakan wujud kepedulian dalam membantu pemerintah memutus rantai penyebaran virus Corona (Covid-19) di kabupaten Blora.

“Pengurus Cabang Taekwondo Blora, ikut membantu program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Dadang yang juga seorang apoteker di Puskesmas Jiken Kabupaten Blora, Senin (23/3/2020).

Menurut Dadang, pembersih tangan diproduksi secara mandiri sebanyak 300 botol 60 ml sesuai dengan ketentuan WHO dan dibagikan secara gratis di intern dan warga masyarakat.

“Kita bagikan ke intern pelatih dan anggota Taekwondo, kemudian kita bagikan kepada warga masyarakat,” ucapnya.

Aksi sosial membagikan pembersih tangan itu dilakukan di Alun-Alun Blora dan disambut  antusias oleh warga masyarakat serta pengguna jalan yang melintas di Alun-Alun Blora.

Di antaranya para petugas kebersihan taman kota yang setiap hari disinyalir bersentuhan dengan kuman.

“Alhamdulillah, semuanya habis terbagi. Semoga bisa ikut membantu ikut menyehatkan warga Blora. Jangan lupa rajin berolahraga dan meningkatkan daya tahan tubuh,” kata Dadang.

Terpisah ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora Hery Sutiyono mengapresiasi kegiatan positip ini. Ia berharap bisa memotivasi cabor yang lain.

"Saya apresiasi kegiatan positip ini, disaat sulitnya mendapatkan hand sanitizer yang langka diberbagai tempat, kegiatan ini bisa membantu warga, semoga bermanfaat," kata Hery Sutiyono. (red)

Share:

IAI Bagikan Ratusan Botol Pembersih Tangan

Aksi IAI cabang Blora membagikan hand sanitizer kepada warga Blora yang melintas didepan gapuro rumah dinas Bupati Blora

BLORA (JATENGTIGA)- Cegah corona virus desease (cobid-19) Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Blora membagikan ratusan botol pembersih tangan (hand santizer) kepada warga.

Sebanyak 500 botol hand sanitiser itu dibagikan secara gratis kepada warga yang melintas di Alun- Alun kota Blora, tepatnya di depan pintu gerbang pendopo rumah dinas Bupati Blora Senin (22/03)

Sebelumnya secara simbolis Ketua IAI Blora Nurul Huda memberikan kepada Bupati Blora Djoko Nugroho di ruang pertemuan Bupati Blora.

“Kami apresiasi kepedulian IAI Blora, ini sangat membantu kami dan masyarakat Blora dalam upaya pencegahan Covid-19 sekaligus mengedukasi warga masyarakat,” kata Bupati Blora. (Senin, 22/03/2020)

Bupati meminta pembersih tangan yang diproduksi IAI dibagikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD.

“Kepada Kominfo bisa membatu membagikan kepada masyarakat sambil melakukan siaran keliling. Dan itu saya minta digiatkan. Demikin pula Sat Pol PP bisa melakukan hal yang sama,” kata Bupati Blora. 

Ketua IAI Blora, Nurul Huda mengatakan, saat ini persediaan hand sanitizer memang sangat terbatas. Kalaupun ada, harganya disinyalir melonjak cukup mahal.

''Hand sanitizer yang kita bagikan ini merupakan buatan kita sendiri sesuai standar WHO. Namun karena bahan bakunya juga sulit diperoleh, maka kita hanya membagikan 500 botol, 60 ml,” kata Nurul Huda Ketua IAI Blora.

Pihaknya menyebut pada label tertulis tidak dijual, sehingga diminta tidak dijual belikan. Pembagian hand sanitizer dilakukan sebagai edukasi pada masyarakat untuk menjaga kebersihan terkait merebaknya kasus Covid-19.

''Kami mengimbau masyarakat Blora untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kalaupun tidak memiliki hand sanitizer, bisa dengan cara rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir,” katanya.

Penggunaan hand sanitizer, kata Huda, tidak harus digunakan sesering mungkin, kalau masih ada sabun antiseptik disarankan memakai sabun saja karena sangat efektif membersihkan diri dari kuman dan virus

“Hand sanitizer itu bisa digunakan untuk pembersih tangan ketika tidak ada air dan sabun seperti misalnya saat bepergian atau di dalam mobil,” katanya.

Setelah secara simbolis membagikan gratis hand sanitizer kepada Bupati disaksikan Sekda Blora Komang Gede Irawadi dan sejumlah Kepala OPD terkait dengan penanganan Covid-19, para PC IAI Blora langsung bergerak ke Alun-Alun Blora membagikan hand sanitizer kepada warga masyarakat.

“Kami bagikan kepada pengguna jalan baik yang naik sepeda motor atau mobil dan diapresiasi serta diterima dengan baik,” kata Huda.
Sumarno Kapedim Kodim /0721 Blora saat melintas di Alun -alun Blora ikut menerima hand sanitizer 

Sementara itu, Sumarno salah seorang pengendara sepeda motor, semula mengaku terkejut ada kerumunan banyak dan diberhentikan ketika sedang berkendara untuk menepi.

“Ternyata ada pembagian pembersih tangan gratis. Alhamdulillah. Terimakasih, semoga bermanfaat,” katanya.(red)
Share:

Takut di Semprot Obat Bius, Minta di Periksa di RSU

H.M. Warsit saat marah menanyakan SOP kepada petugas Dinas Kesehatan yang mau periksa kesehatan anggota Dewan sepulang kunker ke Lombok diterminal Padangan

BLORA (JATENGTIGA)- Pasca viralnya video anggota DPRD Blora marah- marah saat diperiksa Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora diterminal Padangan, Bojonegoro, Jawa Timur sepulang kunjungan kerja (kunker) Kamis (19/03) kemarin, anggota DPRD dari Partai Hanura yang kelihatan marah tersebut mengaku takut disemprot obat bius.

"Waktu itu kan saya pulang dari Lombok, terus dibelokan di terminal padangan, saya melihat ada banyak orang, ada Satpol PP, pasukan huru hara, ada Camat, LSM, Wartawan banyak, ada petugas, ya saya tanya ada surat tugas gak, katanya gak ada. Kan takutnya yang disemprotkan bukan obat anti Covid, tapi obat bius, lha nanti bisa ketiduran semua terus barang barang dibawa semua gimana," ucap Warsit saat di konfirmasi by phone. (Jumat, 20/03/2020) kemarin

Menurutnya, kalau memang petugas harusnya jangan terminal, apalagi diwilayah orang lain, dengan kerumunan orang banyak ada LSM dan Wartawan banyak. Ia ingin diperiksa sesuai prosedur di wilayah Blora di rumah sakit terdekat.

"Saya khawatir seperti daerah lain, pura-pura nyemprot dirumah, terus orangnya keluar semua, barang di rumah hilang semua dirampok, yang tanggung jawab siapa,"imbuhnya.

Ia juga menjelaskan, kalau pemeriksaanya dirumah sakit, ia pun bersedia bahkan ketika diperiksa di bus semua sudah diperiksa suhu badanya. Dan ia mengaku tidak tau kalau pemeriksaan di Padangan itu permintaan Pimpinan Dewan.

Namun demikian orang yang pernah dua kali duduk menjadi ketua DPRD di kota sate ini, ketika ditanya soal petugas kesehatan dari Dinkes Edi Sucipto yang tidak masuk kerja, karena kaget saat dimarahi malam itu, ia siap menjenguknya.

"lo saya siap menjenguknya, kita beri motifasi, dan saya siap diajak keliling, tapi harus ada sosialisasi terlebih dulu," paparnya.

Terpisah, di hari yang sama Jumat (20/03) sejumlah anggota DPRD Blora mendatangi Dinkes menyatakan siap untuk diperiksa kesehatanya.

"Saya tidak ingin dianggap membawa virus, itu salah, terus terang saya tidak ikut rombongan bus. Saya naik kereta tapi saya sudah menghubungi Dinkes untuk siap diperiksa," jelas Achlif dari fraksi PPP.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Supri Edi, Politisi dari Partai Demokrat, dirinya mengaju sudah diperiksa suhu badanya waktu didalam bus, namun kedatanganya ke Dinkes ini dirinya siap diperiksa kembali.

"Jadi kemarin itu anggota dewan tidak ada yang menolak untuk diperiksa, semuanya sudah diperiksa, saya sendiri sudah diperiksa waktu didalam bus,"pungkasnya (red)









Share:

Cegah Covid-19, Polres Blora Pasang Banner dan Baliho Maklumat Kapolri

Anggota Polsek Todanan pasang Baliho maklumat Kapolri Jendral Idham Azis didepan Poksek (Minggu, 21/03/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan memerintahkan seluruh jajaran Polres Blora Polda Jawa Tengah memasang maklumat Kapolri Jendral Idham Azis tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Corona virus desease (COVID-19).

Dengan memasang benner benner dan baliho Maklumat tersebut di Kantor kantor Polisi serta di tempat fasilitas umum diseluruh wilayah Kabupaten Blora, Minggu, (22/03/2020).

Dalam maklumat Kapolri tersebut tertuang kalimat agar kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik di tempat umum dan di lingkungan Polri sendiri ditiadakan.

"Ini sesuai petunjuk Kapolri Jendarl Idham Azis kita pasang maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Corona virus desease (COVID-19) di wilayah masing masing,"ucap Kapolres Blora (Minggu, 21/03/2020).

Maklumat Kapolri tersebut dibuat dengan pertimbangan begitu cepatnya penyebaran virus Corona di Indonesia, dan pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dalam rangka penanganan agar penyebaran tak meluas, dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam Maklumat tersebut Kapolri memerintahkan seluruh pihak tetap tenang, tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi dan imbauan Pemerintah.

Kapolri mengimbau kegiatan yang sifatnya mendesak dan tak dapat dihindari hendaknya diselenggarakan dengan tetap menjaga jarak dan mengikuti protokol pencegahan penyebaran virus Corona yang telah dibuat Pemerintah.

Dalam Maklumat tersebut ditegaskan bahwa tidak perbolehkan adanya pembelian atau penimbuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan.

Kapolri juga meminta agar semua pihak tak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita yang sumbernya tak jelas dan dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Mari kita jaga Blora bersama, dengan kesadaran menaati instruksi pemerintah," imbuh Kapolres Blora.

Kapolres meminta masyarakat menghubungi pihak yang berkompeten jika mendapat informasi yang tidak jelas, terutama mengenai corona,

"Jika ada sesuatu yang tidak jelas, silahkan hubungi pihak berwajib," pungkas Kapolres. (red)
Share:

KPU Blora Tetap Gelar Pelantikan PPS Serentak

Pelantikan PPS oleh PPK Bogoorejo tetap berjalan sesuai tahapan dan arahan KPU, seluruh peserta diperiksa suhu badan oleh petugas kesehatan sebelum acara digelar (Minggu,21/03/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Cegah penularan corona virus desease (Covid-19) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dan pihak Kepolisian Polres Blora menghimbau kepada seluruh  masyarakat, agar menunda semua kegiataan yang sifatnya berkumpul mengundang masa, berinteraksi dengan banyak orang.

"Untuk sementara ditunda dulu ya, kegiatan yang mengundang keramaian untuk kepentingan semuanya," ucap AKBP Ferry Irawan Kapolres Blora,  melalui Whatsaap kepada media. (Minggu, 22/03/2020)

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora Minggu (22/03) secara serentak menggelar pelantikan Panitia Pemugutan Suara (PPS) di 16 Kecamatan se-Kabupaten Blora.

Di Kecamatan Blogorejo acara pelantikan PPS berjalan lancar, dengan dihadiri pejabat Kecamatan setempat, dan sebelum dilantik seluruh peserta yang yang hadir, di periksa suhu badanya oleh petugas kesehatan dari Puskesmas.

"Bogorejo tetap berjalan sesuai jadwal, dengan acara yang dikemas sedemikian rupa dan sambutan singkat tetap sesuai standart operasional prosedur (SOP), sesuai arahan dari kpu, tidak ada pembekalan serta ada pengecekan suhu badan dan cuci tangan seluruh peserta oleh Puskesmas Kecamatan Bogorejo," kata Suntono salah satu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan Bogorejo.

Terpisah ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora Hamdun saat di konfirmasi malalui whatsapp mengatakan berdasarkan surat edaran KPU RI nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang penundaan tahapan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati, Walikota dan wakil Walikota tahun 2020 dalam upaya pencegahan penularan covid-19 poin E.1.b KPU Kabupaten Blora tetap berjalan sesuai tahapan.

"Kami sudah koordinasikan dengan KPU Provinsi Jawa Tengah, dalm SE KPU RI poin E.1.b karena Blora belum termasuk daerah berdampak maka pelantikan PPS bisa dilanjutkan sesuai tahapan," jelas Hamdun. (red)


Share:

Siswanto, Orang Kan Punya Style Berbeda

Pimpinan DPRD didampingi Kapolres Blora dan Sekda klarifikasi terkait viralnya video anggota Dewan yang marah marah saat diperiksa petugas Dinkes sepulang Kunker dari Lombok

BLORA (JATENGTIGA)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora membantah adanya penolakan pemeriksaan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) sepulang kunjungan kerja (kunker) terminal padangan, Kamis (19/03) kemarin.

Sehari pasca viralnya video yang beredar di media sosial, Tv Nasional dan media cetak maupun online, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui Sekretaris daerah Komang Gede Irawadi, bersama Kapolres Blora ,AKBP Ferry Irawan Jumat, (20/03) mendatangi gedung Wakil rakyat.

Setelah selesai klarifikasi terkait kejadian malam itu, pimpinan DPRD Blora melalui wakil ketua dari Fraksi Golkar Siswanto menyatakan kejadian itu hanya salah faham.

"Justru kami bertanya dari mana informasi dewan menolak di tes kesehatannya. Justru Kamilah yang berinisiatif mendatangi posko kesehatan dari dinas kesehatan yang berada di terminal Padangan," ucap Siswanto kepada media usai menggelar pertemuan dengan Sekda Kabupaten Blora dan aparat kepolisian di ruang pimpinan DPRD, Jumat siang, (20/3).

Siswanto mengungkapkan, DPRD Kabupaten Blora mendukung sepenuhnya upaya Pemkab dalam Pencegahan penyebaran Virus Corona di Kabupaten Blora. Bahkan saat berada di dalam bus, Semua rombongan bersedia menjalani tes kesehatan oleh petugas.

"Secara prinsip kami welcome dengan antisipasi - antisipasi seperti ini. Bahkan saat di dalam.bis, kami sudah dicek satu- satu, dan itu tidak menjadikan masalah," papar Politisi Golkar itu.

Mengenai aksi marah oleh salah satu anggota dewan yang sempat viral, Siswanto mengatakan itu hanyalah sebagai bentuk gaya bahasa oleh yang bersangkutan. Tidak ada maksud yang berlebih dari anggota dewan tersebut.

"Itu hanya bagian dari intonasi yang berbeda. Orang kan punya style berbeda-beda. Ada yang halus dan keras. Dan itu Pak Warsit hanya minta diperiksa di rumah sakit bukan terminal," jelasnya.

Sementara itu, Sekda Blora, I Komang Gede Irawadi menilai permasalahan tersebut sudah selesai dan tidak perlu diperpanjang. Pihaknya pun mengaku akan melakukan evaluasi terhadap tata cara penyampaian tes kesehatan agar lebih bijak.

"Kita menyikapinya harus berpikir dewasalah itu. Jika memang prosedurnya kurang sesuai kita akan evaluas. Tidak perlu diperpanjang lah masalah itu. Karena memang kurang sesuai, nanti kita coba evaluasi yang lebih baik," kata I Komang.

Sebelumnya, sejumlah anggota dewan marah ketika akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas usai menjalani kunjungan kerja ke pulau Lombok selama 4 hari, Kamis malam (19/3).

Padahal pemeriksaan ini merupakan prosedur yang telah ditetapkan Pemkab Blora kepada warga yang datang dari luar kota sebagai antisipasi penyebaran virus Corona. (red)

Share:

Terbaru

PWI - Pertamina Salurkan Hewan Kurban ke Warga

Penyerahan hewan kurban dari Pertamina ke PWI untuk disalurkan ke warga  BLORA, 2/7 (JATENGTIGA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ...

Total Pageviews

Categories

Blog Archive

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »

Follow by Email