Ojol Sepi, Polres Blora Berbagi Ratusan Sembako

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan berbagi bersama dengan komunitas  Ojek Online (Ojol) di Mlangsen (Jumat, 1/5/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Merebaknya Covid-19 diberbagai daerah berdampak pada sejumlah ojek online sepi orderan termasuk di Blora, Jawa Tengah.

Melihat kondisi seperti itu Polres Blora, Polda Jateng Jumat, (1/5) tepat di hari buruh Internasional (May day) berbagi bersama dengan kaum buruh diwilayah Kabupaten Blora.

"Kami Polres Blora, di hari buruh Internasional ini, ingin berbgai bersama kepada rekan -rekan buruh termasuk ojol, di saat pandemi corona, ini bukan sumbangan ya, ingin berbagi bersama," ucap Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan (Jumat, 1/4/2020).

Kanit II Sat Ik Aiptu Sulang Priyono, membagikan sembako kepada rekan ojol

Menurutnya, bukan hanya dipangkalan Ojol saja ,namun ada empat titik lagi yang di kunjungi dalam rangka berbagi bersama dengan kaum buruh, dihari yang istimewa ini.

Pertama, rekan buruh pabrik Rokok Sampoerna Jepon, takmir masjid Baitunnur Alun-Alun Blora, warga tidak mampu dan PHK buruh dengan memggandeng LSM Blora Crisis Center (BCC), dengan Warakawuri dan komunitas Ojol tancap gas Blora.

"Ini adalah bentuk kepedulian Polres Blora, kepada warga sekitar disaat pandemi corona, semoga bisa bermanfaat, membantu meringankan beban rekan-rekan," imbuhnya.

Sebanyak 150 paket sembako itu, dibagikan kepada warga yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Blora secara gratis.

Ketua paguyuban ojek online tancap gas Blora Edi yang mewakili teman-temanya, mengucapkan terimakasih atas bantuan dari Polres Blora.

Ia mengaku semenjak adanya pandemi virus Corona, teman -teman Ojol sangat sepi orderan, tidak seperti sebelunya, terkadang malah tidak dapat orderan sama sekali.

"Terima kasih, ini sangat bermanfaat sekali, karena saat ini kami lagi sepi order," kata Edi. (Pur/red)



Share:

Koramil 05/Cepu, Bagikan Ratusan Ta'jil di Tengah Pandemi Covid-19

Danramil 05/Cepu Kapten Inf.Surana membagikan ta'jil kepada warga kurang mampu diwilayah Cepu (Kamis, 30/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Ditengah Pandemi Covid-19 di bulan suci Ramadan, anggota koramil 05/Cepu Kamis, (30/4) sore, membagikan ratusan ta'jil kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Sitimulyo, lorong rel kereta, Rt 01/10 Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Sebanyak 300 paket, terdiri nasi kotak, makanan ringan dan masker ini diberikan kepada warga kurang mampu  seperti tukang parkir, kuli bangunan, penarik becak dan kaum duafa.

"Saat ini banyak warga yang terdampak adanya covid-19, ini ada sedikit bantuan dari kami, sebagai bentuk kepedulian TNI kepada lingkungan sekitar," ucap Danramil 05/Cepu Kapten Inf. Surana, (Kamis, 30/4/2020)

Anggota Koramil 05/Cepu bersinergi dengan Polsek Cepu membagikan ta'jil kepada tukang becak 

Pihaknya juga berpesan kepada masyarakat untuk wajib memakai masker sebagai alat pelindung diri guna menjaga kesehatan dan memutus rantai penyebaran virus Covid 19

Sulasmi (84) warga Siti Mulyo  RT. 01/10, kelurahan Cepu mengucapkan terimakasih kepada anggota koramil/05 Cepu atas bantuan ta'jil ini.

"Terimaksih pak tentara, disaat sulit seperti ini, kami kaum lemah masih dapat perhatian," kata mbah Lasmi

Dalam Kegiatan Pembagian Paket Ta'jil Koramil 05 Cepu sinergi dengan, anggota polsek cepu, Ibu ibu koramil 05/Cepu dan Relawan kelurahan Cepu. (Pur/red)


Share:

Blusukan ke Pos Perbatasan Blora-Ngawi, Wabup Upayakan Pembangunan Puskesmas

Wabub Arief Rohman menyerahkan bantuan masker saat pantau pos perbatasan Blora-Ngawi (Jateng-Jatim) Kamis, (30/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)-Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, bersama Ketua Komisi D DPRD Ahmad Labib Hilmy dan Mujoko, blusukan ke pos pantau kesehatan sekaligus pos jaga perbatasan Kabupaten Blora dengan Ngawi (Jateng-Jatim), Kamis, (30/4).

Pos jaga tersebut berada di wilayah desa Getas, Kecamatan Kradenan, desa paling ujung yang berdekatan dengan Ngawi.

Sesampainya di lokasi, Wabup dan rombongan langsung menuju Pos Pantau di perempatan Desa Getas yang digunakan untuk mengendalikan arus lalu lintas di tengah pandemi Covid-19.

Rombongan bertemu dengan Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, beserta para relawan Covid-19 Desa Getas.

Selanjutnya berdiskusi tentang perkembangan wabah virus Corona dan menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan hand sanitizer.

Selain di Pos Pantau, juga singgah di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Getas untuk menyerahkan bantuan APD.

Di depan Wabub, Kades Getas, Subowo, mengatakan bahwa desa nya menjadi salah satu gerbang masuk pendatang dari Ngawi, Madiun, Magetan, Solo dan sekitarnya.

Untuk mencegah penyebaran virus corona masuk diwilayahnya, pihaknya mendirikan pos pantau yang dijaga aparat kepolisian, TNI dan tim medis Dinas Kesehatan

Wabub Arief Rohman serahkan bantuan APD untuk tenaga medis di puskesmas pembantu desa Getas, Kecamatan Kradenan

"Banyak yang lewat sini, baik dari Ngawi, Madiun, Magetan dan sekitarnya. Kita langsung periksa ketika ingin masuk Getas," ucap Subowo (Kamis, 30/4/2020).

Ia, tidak ingin virus corona masuk di desanya. Apalagi sudah ada 9 santri dari Temboro Magetan yang pulang, setelah dicek ada satu positif rapid test,

Menurutnya, satu santri yang positif rapid test sudah dibawa ke RSUD Cepu untuk pengambilan swab test. Pihaknya berharap agar hasilnya nanti negatif.

"Kami berharap hasil swab test satu santri nanti negatif," imbuhnya.

Subowo juga mengusulkan agar desanya, bisa dibangun fasilitas layanan kesehatan berupa Puskesmas, tidak hanya Puskesmas pembantu atau Pustu.

"Wilayah kami jauh dari Puskesmas Menden, jaraknya belasan kilometer dengan jalan yang sulit, jika musim hujan licin, penerangan jalan juga minim," paparnya.

Karena hanya Pustu, dan tidak ada dokternya, yang ada hanya perawat dan bidan desa, Subowo mengusulkan agar  bisa dibangun Puskesmas diwilayahnya.

Bukan hanya Getas, lanjut Subowo berdirinya Puskesmas nantinya juga bisa melayani Desa Nglebak, Megeri, Tlogotuwung, Bodeh, dan dukuhan lainnya yang jaraknya lebih dekat Getas daripada Puskesmas Menden atau Randublatung.

Mendengar keluhan Kades, Wakil Bupati Arief Rohman pun langsung menghubungi Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi via telepon terkait usulan warga setempat untuk pembangunan Puskesmas.

"Sudah saya hubungi Perhutani KPH Ngawi, mekanisme nya nanti kita susun bersama. Bisa pinjam pakai lahan Perhutani," kata Arief Rohman.

Ia menambahkan mengenai kebutuhan luas lahannya berapa, bisa dihitung disertai pengajuan dari desa dan masyarakat.

Menurut Arief, sengaja ia ajak teman-teman Komisi D DPRD ini, agar juga bisa mengawal pengusulan dan penganggaran nya dari dewan. Selain Puskesmas juga jalan.

Desa Getas ini, lanjutnya, letaknya sangat strategis, jika dirintis sebagai titik perekonomian baru di Blora Selatan, karena beeada di jalur perlintasan antara Randublatung-Ngawi.

"Sebenarnya pembangunan Jl Randublatung-Getas sampai batas Ngawi tahun ini kita usulkan kelanjutannya, namun karena ada wabah Corona ini semuanya tertunda," imbuhnya

Pihaknya berpesan agar masyarakat desa tidak mendiskriminasi pasien positif rapid test beserta keluarganya.

Mereka harus disemangati agar tidak stres, dan imunitas tubuhnya membaik. Tidak perlu takut berlebihan, gunakan masker, jaga jarak, tetap di rumah, dan selalu cuci tangan pakai sabun. (Pur/red)
Share:

Peduli Covid-19, Perhutani Bagikan Sembako kepada Warga terdampak di Sekitar Hutan

Pembagian ratusan paket sembako kepada warga terdampak covid-19 dilingkungan kerja KPH Randublatumg, sebagai bentuk kepedulian Perhutani untuk meringankan beban warga (29/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung, membagikan sejumlah  paket sembako kepada mitra kerja produksi di lokasi tebangan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngliron, Rabu (28/04).

Kegiatan ini dalam rangka mendukung Pemerintah dan bentuk kepedulian Perhutani terhadap warga yang terdampak pandemi Covid-19.

"Ini sebagai bentuk kepedulian Perhutani kepada warga sekitar hutan yang terdampak Cobid-19, dan semoga bisa bermanfaat meringankan beban mereka," ungkap Kepala Adm. Randublatung Achmad Basuki (Rabu, 29/4/2020)

Pembagian bantuan disampaikan langsung oleh Administratur (Adm) KPH Randublatung, Achmad Basuki di dampingi kasi Keuangan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum Rehandi Nolam P,  kepada tenaga tebangan.

Paket sembako yang dibagikan terdiri dari 5 Kg beras, Gula, Teh. Minyak, dan  mie instan serta  masker untuk mitra kerja sebagai alat pelindung diri (APD).

Sebanyak 500 paket sembako itu dibagikan secara gratis kepada mitra kerja di 12 BKPH, dan tenaga di Tempat Penimbunan Kayu (TPK).

"Ada 500 paket sembako yang sudah kita siapkan, ini memang untuk membantu meringankan beban mitra perhutani yang selama ini membantu tugas kami di lapangan," imbunya.

Salah satu pekerja tebangan di petak 55 BKBH Ngliron,  Parsidi, sangat berterimakasih atas pemberian bantuan paket sembako ditengah pandemi covid-19.

"Kami mewakili para pekerja menyampaikan terima kasih atas perhatian Perhutani. Semoga bantuan sembako yang kami terima dapat menjadi berkah bagi kita semua," ujarnya.

Pembagian masker sebagai pencegahan penularan vovid-19 dilingkungan kerja wilayah KPH Randublatung


Selain di BKPH Ngliron kegiatan serupa juga dilaksanakan di lokasi tebangan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Serut, BKPH Banyuurip, KPH Randublatung.

Ratusan masker yang telah disediakan KPH Randublatung ini dibagikan kepada masyarakat sekitar hutan untuk mencegah penularan covid-19 di Kabupaten Blora.

"Kegiatan sosialisasi dan pembagian masker ini dilakukan dalam rangka menerapkan program pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja Perhutani sesuai protokol kesehatan yang disampaikan oleh Pemerintah," papar Wakil Administratur Wilayah Randublatung Utara Agus Kusnandar mewakili Adm. KPH Randublatung Achmad Basuki yang didampingi Kasi PPB Titus Aryanto. (Pur/red)

Share:

PT GMM Gandeng Pedagang Pasar Stabilkan Harga Gula

Melalui Satgas pangan PT GMM merangkul pedagang pasar rakyat sido makmur Blora intuk menstabilkan harga gula ditengah pandemi Corono (Rabu, 29/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA) – PT Gendhis Multi Manis (PT GMM), pemilik pabrik gula (PG) modern di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Blora gandeng pedagang pasar Sido Makmur untuk stabilkan harga gula di pasaran yang semakin melambung. Rabu, (29/4)

Dampak cobid-19 membuat harga gula dipasaran mencapai Rp. 18000-Rp 19.000 /kilogram. Kondisi seperti ini membuat masyarakat kecil semakin menangis karena, kebutuhan gula merupakan salah satu kebutuhan pokok.

PT GMM melalui satuan tugas (Satgas) pangan yang dipimpin Sugito, menggandeng sejumlah pedagang pasar rakyat Sido Makmur Blora, untuk menstabilkan harga gula sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp.12.500/kilogram.

Sebanyak delapan ton gula kristal putih di gelontorkan PT GMM untuk membantu Pemkab Blora menstabilkan harga


"Hari ini PT GMM menggandeng para pedagang di pasar rakyat Sido Makmur Blora, unruk bersama- sama mengembalikan harga sesuai HET pabrik yaitu Rp.12.500/kg," ucap Direktur Operasional (Dirops) PT GMM, Ihsan melalui ketua satgas pangan PT GMM Sugito, (Rabu, 29/4/2020)

Gula yang dibanderol dengan (HET) Rp 12.500 perkilogram itu, dikirim ke bakul-bakul dan pedadang sembako di Pasar Rakyat Gabus Kota Blora, bakul di Kecamatan Kunduran, Kecamatan Ngawen dan lainnya.

Terpisah, Dirops PT GMM Ihsan mengatakan untuk tahap pertama, sudah tersalurkan delapan ton di 13 toko. Selanjutnya akan disalurkan pada tahap berikutnya, dengan terlebih dulu dilakukan survei dan penandatanganan bersama para pedagang eceran untuk menjaga HET.

“Nanti ada tahap kedua, ketiga dan seterusnya, kami akan droping sepekan dua kali ke toko-toko atau pedagang,” terang Ihsan.

Menurut Dirops PT GMM, langkah melempar gula harga murah ke pasaran ini atas pemintaan Pemkab atau Bupati Blora, Djoko Nugroho, untuk meredam keluhan masyarakat terkait harga gula yang melambung tinggi.

Gula PT GMM yang dijual di toko-toko dengan HET Rp 12.500 perkilogram itu, adalah gula kristal putih (GKP) dengan kemasan 50 kilogram, selanjutnya para bakul packing sendiri untuk dijual eceran.

“Pengecer gula dibawah PT GMM tidak boleh jual diatas HET, kalau ketahuan melanggar akan disanksi stop pengiriman,” pungkasnya Ihsan. (Pur/red)


Share:

11 Warga di Blora Positif Rapid Tes, DPRD Desak Pemkab Blora Aktifkan Klinik Bhakti Padma


Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto, S.Pd. MH mendesak Pemkab Blora aktifkan Klinik Bhakti Padma untuk tampung warga Blora yang Positif Rapid test (Selasa, 28/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) desak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora segera aktifkan Klinik Bhakti Padma untuk isolasi warga positif rapid test.

Hal ini mengingat semakin bertambahnya warga Blora yang positif rapid test. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Blora ada sebanyak 11 orang warga Blora yang positif rapid test.

Tiga orang di Kecamatan Blora , Satu orang di Kecamatan Cepu,  dua di Kecamatan Kradenan , tiga di Kecamatan Ngawen, dan hari ini Selasa (28/4) nambah dua lagi di Kecamatan Kunduran.

"Kami minta agar Pemkab Blora segera mengaktifkan Klinik Bakti Padma sebagai tempat isolasi bagi warga yang positif Rapid Test Corona," ucap Siswanto Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora dari fraksi Golkar melalui Whatsapp (Selasa, 28/4/2020)

Menurutnya, anggaran untuk penanganan covid-19 sudah disetujui bersama Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Juga sudah dilaporkan kepada Gubernur Jateng dan Mendagri Kamis, (23/4/2020) yang lalu.

"Anggaran tersebut juga bisa digunakan untuk sewa kontrak klinik Bhakti Padma yang telah MoU dengan Pemkab. Dan Juga sudah ada rekrutmen tenaga medis, baik dokter, perawat, tim keamanan untuk klinik tersebut," imbuhnya.

Sementara itu Pelaksana tugas (Plt) Dinkes Kabupaten Blora Lilik Hernanto mengungkapkan sampai saat ini dari 11 orang yang Positif rapid test 9 orang masih isolasi mandiri.

"Total Rapid tes  positif sebanyak 11 mas. Sebagian besar  (9) Isolasi mandiri karena tidak ada gejala , kalaupun ada gejalanya atau sakitnya ringan," paparnya melalui WA. (Pur/red)





Share:

Pertamina EP Asset 4 salurkan APD ke Pemkab Blora

Afwan Daroni Fild Manager PT  Pertamina EP Asset 4 Fiel Cepu menyerahkan bantuan APD untuk tenaga medis ke Wakil Bupati Blora H.Areif Rohman MS.i Selasa,(28/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, salurkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis melalui tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, Selasa (28/4) siang.

"Bantuan APD untuk tenaga medis ini merupakan bentuk kepedulian PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu kepada tenaga medis di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Blora, guna mencegah penularan covid-19," ucap Afwan Daroni Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu (Selasa, 28/4/2020).

Sebanyak 100 APD, 200 masker kain, 750 masker medis, 50 liter handsanitizer dan satu paket 3 sarana cuci tangan, terdiri sabun, penyangga tangki dan tangkinya, diterima oleh  Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman. MS.i di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora.

"Semoga bantuan ini bisa berguna dan bermanfaat untuk penanggulangan covid-19 di kabupaten Blora," imbuhnya.

Sementara itu Wakil Bupati Blora H. Arief Rohman. MS.i menyampaikan dalam sambutanya mengucapkan berterimakasih atas bantuan yang diberikan PT. Pertamina EP aseet 4 Field Cepu.

"Kami ucapkan terimahkasih atas dukunganya, ini akan segera kami salurkan bantun ini kepada sejumlah Puskesmas dan Rumah sakit diwilayah kabupaten Blora bagi yang kekurangan APD," kata Mas Arief sapaan akrabnya. (Prayitno/red)
Share:

Jebakan Tikus di Kedungtuban Kembali Memakan Korban

Petugas melakukan olah TKP di area sawah Berjo turut desa Kemantren, Kecamatan Kedungtuban, terhadap petani yang kesetrum aliran listrik jebakan tikus (Selasa ,28/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Sudah ke sekian kali di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora jebakan tikus dengan aliran setrum listrik memakan korban.

Kali ini Selasa, (28/4) pagi, di area sawah Berjo turut desa Kemantren, Kecamatan Kedungtuban seorang kakek bernama Parmin (65), warga Rt 04/02 desa setempat ditemukan tewas kesetrum aliran listrik jebakan tikus.

"ya, tadi ada laporan lagi, orang meninggal dunia karena kesetrum aliran listrik jebakan tikus, kami langsung olah TKP di lokasi kejadian," ucap Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan melalui Iptu Suharto Kapolsek Kedungtuban. (Selasa, 28/4/2020) melalui WA.

Awalnya, lanjut Iptu Suharto, menceritakan kronologi kejadian teraebut, berdasarkan keterangan saksi, korban berangkat dari rumah bermaksut mengalirkan air untuk tanaman padi di sawah.

Seorang petani kesetrum disumur sibel miliknya saat menyalakan listrik ,dan menyentuh aliran listtik jebakan tikus hingga tewas.

Sesampainya di sawah korban melihat kondisi sawahnya dalam keadaan kekeringan sehingga korban menuju MCB untuk menyalakan air melalui sumur sibel.

Ketika korban menyalakan stop kontak ( MCB PLN sumur sibel), tubuh korban dalam keadaan basah dan pada MCB tersebut terdapat saluran kabel listrik yang telanjang untuk jebakan tikus.

Setelah posisi listrik pada MCB menyala,  dengan tidak sengaja tangan kanan korban menyentuh kabel jebakan tikus yang diletakan satu tempat atau satu jalur di MCB untuk menyalakan air akhirnya korban tersengat aliran listrik dan terjatuh.

Melihat kejadian tersebut seorang saksi yang berada tidak jauh dari tempat kejadian mendengar ada ledakan kecil. Ia langsung mendatangi sumber suara tadi.

Sesampai di lokasi sumur sibel milik korban saksi melihat korban sudah dalam keadaan tak bernyawa lagi. Melihat kejadian itu saksi melaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan  ke Polsek Kedungtuban.

Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto langsung menuju TKP bersama tim medis Puskesmas Ketuwan dan Bidan desa untuk melaksanakan pemeriksaan jenasah dirumah duka.

Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda -tanda korban kekerasan, tubuh korban terdapat luka di jari tangan sebelah kanan karena tersengat aliran listrik.

"Ini benar -benar kecelakaan, korban kesetrum aliran listrik, karena berdasarkan pemeriksaan tim medis, tidak ada tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban. Saya harap masayarakat berhati hati dalam menggunakan aliran listrik gunakan sesuai peruntukanya," papar Iptu Suharto.

Warga berharap ada solusi dari Dinas Pertanian dan ketahanan pangan Blora untuk mengatasi hama tersebut. Mereka kebingungan, bagaiamana cara mengatasi hama tikus yang semakin merajalela. (Pur/red)









Share:

Akibat Ceceran Solar di Jalan Blora-Cepu, Seorang Pengendara SPM Terseret

Edy seorang salesman yang terpeleset jatuh, akibat ceceran solar ditikungan pal balon, Kalimodang Jl. Blora-Cepu (Selasa, 28/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Seoarang pengendara sepeda Yamaha Mio GT warna hitam motor dengan plat nomor  K 5644 WN, terjatuh dan terseret setelah melawati tikungan Pal Balon Jl. Blora-Cepu tepatnya Kalimodang.

Di ketahui penyebabnya adanya ceceran solar di tikungan tersebut. Karena licin Edi (35) seorang salesman dari Blora mau kearah Cepu tidak dapat mengendalikan laju sepeda motornya, yang mengakibatkan laka tunggal.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sepeda motor yang di kendarainya rusak pada kaca spion, reting peca, dan stang bengkok. Ia mengalami luka lecet dibagian lutut, dan telapak tangan akibat terseret kurang lebih 20 meter,

"Licin pak, ada ceceran solar pas ditikungan. Saya kaget dan jatuh terseret," ucap Edi kepada saksi Hery Setiyono yang kebetulan lewat di jalan itu, (Selasa, 28/4/2020)

Hery Setiyono yang juga Ketua umum KONI Blora dari arah Cepu menuju ke Kantor KONI mengatakan dirinya kebetulan lewat tepat didepan peristiwa itu.

"Iti pas didepan saya. Saya turun untuk menolongnya saya tanya katanya terpeleset ceceran solar. Ia orang Kedungjenar, tetangga KONI," papar Hery

Untungya, lanjut Hery, jalan pas sepi. Menurutnya ia langsung pulang, putar balik lagi tidak jadi melanjutkan perjalanan ke Cepu, akibat kejadian tersebut. (Pur/red)



Share:

Sejumlah Agen Bus di Blora Sepi, Akibat Diterapkannya Larangan Mudik di Tengah Pandemi Corona

Tampak penjual tiket Agen Bus, si Terminal bus Ngawen, Kecamatan Ngawen sepi semenjak Pemerintah merapkan larangan mudik .

BLORA (JATENGTIGA)- Pemerintah telah menerapkan larangan mudik ditengah pandemi corona sejak jumat, (24/4) lalu. Kondisi ini berdampak kepada sepinya agen bus antar Kota antar Provinsi (AKAP) di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sejumlah agen bus AKAP diterminal Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabuapten Blora yang biasanya ramai kini banyak yang tutup akibatnya kebijakan Pemerintah tersebut.

Mereka yang  biasanya per hari bisa menjual 50 tiket bus, kini ia hanya dapat 7 tiket/ hari ,  bahkan tutup sama sekali.

“Sepi mas, gara gara corona, sebelunya bias menjual 50 tiket bahkan lebih, ini hanya 7, ya pokoknya rugi mas,” ucap Minin salah satu agen bus di Kecamatan Ngawen, (Senin, 27/4/2020).

Bukan hanya Mimin , kondisi seperti ini juga dialami semua Agen bus yang lainya Kristiyono. Ia bahkan tutup total sejak diterapkanya kebijakan Pemerintah adanya larangan mudik disaat pandemi corona.

“Tutup mas, la mau gimana lagi, Pemerintah melarang buka ,tapi tidak ada solusinya, padahal kita kan butuh makan tiap hari, untuk keluarga kita,” keluh Kristyono.

Mereka berharap pemerintah memperhatikan warganya ,paling tidak ada solusi bagi dirinya dan teman-temanya. Dan semoga covid_19 ini cep[at selesai agar bias bekerja normal seperti biasa. (Pur/red)
Share:

Di Blora, Pemudik dari Luar Kota, diminta Petugas Gabungan Putar Balik

Petugas cek suhu badan sopir yang melintas di perbatasan serta cek surat surat dan identitas plat nomer dari luar daerah (Minggu, 26/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Tim gabungan TNI, Polri, Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, meminta pemudik dari luar kota yang mau ke Blora untuk putar balik.

"Kita minta untuk putar balik, sesuai kebijakan pemerintah tentang larangan mudik disaat pandemi covid-19," ucap Kabag Ops Polres Blora, Kompol Supriyo, (Minggu, 26/4/2020)

Menurutnya, di awal Ramadhan ini harus bekerja keras, semua kendaraan berplat nomer luar daerah harus diperiksa di Pospam perbatasan.

Tujuan menghalau para pemudik, lanjutnya, sesuai prosedur tetap (Protap) pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, masyarakat diminta sementara untuk menunda mudik.

"Bersama instansi terkait kami melakukan pemeriksaan kendaraan dan juga pemudik di setiap pos pemeriksaan perbatasan yang sudah didirikan di sembilan lokasi," tambahnya.

Pemeriksaan yang dilakukan petugas itu meliputi meminta pengendara menunjukkan kartu identitas dan surat kendaraan. Beberapa pengendara yang berniat mudik diminta petugas dan diarahkan untuk putar balik.

"Jika diketahui ada masyarakat yang mudik, dengan terpaksa petugas memberikan pengertian yang humanis mengarahkan untuk putar balik dan menunda mudik sementara waktu. Ini semua demi keselamatan bersama agar pendemi Covid-19 ini bisa segera berakhir," papar Kabag Ops.

Di Kabupaten Blora saat ini kata Kabag Ops, munurut data orang yang pulang kampung dari berbagai daerah perantauan berkisar 25 ribu lebih orang.

"Sesuai data dari posko gugus tugas Covid-19 Kabupaten Blora, Yang sudah warga pulang kampung ada sekitar 25.76, orang," tambahnya.

Untuk itu pihaknya mengharapkan bagi masyarakat Blora yang masih tinggal di kota perantauan agar tidak mudik dulu untuk saat ini.

"Jangan mudik. Patuhi aturan pemerintah demi kepentingan bersama." Pungkas Kabag Ops. (Pur/red)
Share:

Kapolres Blora Cek Pospam Operasi Ketupat Candi 2020

Petugas cek kendaraan dari luar kota yang melintas diperbatasan Rembag -Blora dengan tindakan persuasif dan humanis (Minggu, 26/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan di dampingi Wakapolres Kompol Syamdani, Kabag Ops Kompol Supriyo serta Kasatlantas Polres Blora AKP Dodiawan, cek pos pengamanan (Pospam) terpadu operasi Ketupat Candi 2020, di desa Ngampel, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora. Minggu  (26/4)

Cek pospam ini dalam rangka memberi motivasi kepada anggota untuk tetap semangat dalam bertugas ditengah pandemi covid-19.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan mengatakan, kegiatan pengecekan Pospam Operasi Ketupat Candi 2020, untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam kaitannya pelarangan mudik, disaat pandemi corona.

Selain itu, Kapolres juga mengecek kesiapan anggota jaga yang terdiri dari, TNI, Polri, Satpol PP Dinas Perhubungan dan tenaga medis, serta cek sarana prasaran yang digunakan.

"Kita akan lengkapi Pospam dengan tempat pengecekan Suhu Tubuh, atau sterilisasi serta tempat cuci tangan untuk Pencegahan penyebaran penularan Covid-19,” ucap Kapolres AKBP Ferry Irawan saat cek sarana pospam,(Minggu,26/4/2020)

Kepada anggota pos pam terpadu Kapolres berpesan agar dalam pelaksanaan tugas tetap mengutamakan tindakan persuasif humanis.

"Laksanakan tugas dengan tegas namun tetap humanis, utamakan pemberian edukasi kepada warga agar mentaati instruksi pemerintah terkait kebijakan larangan mudik," imbuhnya.

Untuk kesiapan operasi ketupat candi 2020, Polres Blora telah mendirikan sembilam pos pam terpadu. Pospam tersebut berada di wilayah perbatasan dengan kabupaten tetangga. Pelaksanaan operasi ketupat candi sendiri  digelar sejak 24 April 2020 s/d 31 Mei 2020.

“Harapannya dengan berdirinya pos pam dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri, serta dapat menghimbau masyarakat untuk tidak mudik demi menjaga kesehatan bersama," pungkas Kapolres Blora. (Pur/red)
Share:

Cegah Corona, Petugas Gabungan Rutin Semprot Desinfektan

Petugas gabungan TNI, Polri dan BPBD rutin semprotkan desinfektan di jalan protokol dan Fasum (Sabtu, 25/4/2020) 

BLORA (JATENGTIGA)-Petugas gabunngan rutin melakukan penyemprotan desinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19, di Kabupaten Blora, Sabtu (25/4/2020).

Mereka, TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, saling bahu membahu, bekerjasama dalam memberantas penyebaran covid-19 dengan seterilisasi sepanjang jalan protokol dan fasilitas umum.

Tampak iring iringan mobil patroli kepolisian dengan pengeras suara, menyampaikan himbauan, di belakangnya, mobil damkar yang menyemprotkan disinfektan dengan operator dari petugas Polres Blora, Kodim 0721 dan BPBD Blora.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. melalui Kabag Ops AKP Supriyo,S.Sos,M.Si mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala dengan tujuan untuk mencegah penyebaran covid - 19 di kabupaten Blora.

"Tujuan utama kegiatan ini adalah pencegahan covid - 19, semoga dengan segala upaya yang kita lakukan, masyarakatpun sadar dan disiplin dalam menaati prosedur kesehatan, sehingga tidak terjadi penularan covid - 19 di Blora," ucap Kabag Ops. (Sabtu, 25/4/2020).

Sebelum penyemprotan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Blora di halaman Mapolres Blora.

Adapun penyemprotan dimulai dari Mapolres Blora, Terminal Gagak Rimang Blora, Sepanjang Jalan Jendral Sudirman, Sepanjang Jalan Pemuda, Kawasan Alun Alun Kabupaten Blora, Pangkalan Truk Karangjati Blora, serta di Kawasan Blok T Kabupaten Blora.

Kegiatan semacam ini, lanjut Kabag Ops, rutin dilakukan tak hanya di kota saja, tapi juga di desa-desa oleh Bhabimkamtibmas dan babinsa bersama pemerintah desa. Bahkan masyarakatpun sadar melakukan pencegahan dengan penyemprotan disinfektan secara swadaya.

Kabag Ops berharap masyarakat Kabupaten Blora sadar bahwa saat ini seluruh Indonesia sedang menghadapi covid - 19, untuk itulah dibutuhkan disiplin dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita sadar dan disiplin bersama untuk mencegah penyebaran virus covid - 19 semua itu demi kebaikan bersama," pungkas Kabag Ops. (Pur/red)
Share:

Kades di Blora Wajibkan Warganya Pakai Masker

Kepala desa Kamolan bagikan ratusan masker ke warganya untuk wajib di pakai ,guna mencegah penularan penyabaran covid -19 di Desanya (Jumat, 24/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)-Penyebaran virus corona semakin hari semakin meningkat. Untuk mencegah penularanya, pemerintah melakukan berbagai upaya antisipasi hingga tingkat desa.

Sejumlah kebijakan terus dilakukan. Mulai dari mewajibkan tempat cuci tangan di setiap rumah hingga  larangan bagi warga pendatang.

Pemerintah Desa Kamolan, Kecamatan Blora justru membuat gerakan wajib menggunakan masker bagi seluruh warganya.

Pihak desa pun secara gratis membagikan masker kepada warga desa. Pemberian dilakukan secara dor to dor untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Kepala Desa Kamolan, Masjianto mengungkapkan ada sekitar 4.700 masker diberikan kepada seluruh warga di 6 dukuhan.

"Iya mas, hari ini pembagian masker kita lakukan untuk seluruh warga desa. Semua perangkat bergerak dor to dor ke rumah warga untuk membagikan masker. Kita wajibkan semua warga untuk memakai masker saat keluar masuk desa. Ini sebagai upaya pencegahan desa dari virus Corona," kata Masjianto. (Jumat, 24/4/2020).

Selain dibagikan secara door to door, pihaknya juga melakukan sosialisasi sosial distance kepada warga. Warga diminta untuk tidak menggelar pertemuan apapun. Semua warung kopi juga diminta hanya melayani pembelian dengan cara dibungkus.

"Kami juga tidak henti- hentinya melakukan sosialisi kepada warga selalu jaga jarak, warung kopi yang ada sudah saya datangi untuk yang beli dibungkus saja. Alhamdulillah mereka memahami. Ini semata-mata agar warga desa aman," paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengaku akan menerapkan satu jalur masuk ke desa.

"Rencana jalan akan kita portal, kita terapkan satu jalur masuk saja. Ini masih kita godog dengan perangkat dan BPD," ujarnya.

Sementara itu, anggota BPD, Imam Sofyan mengungkapkan jika anggotanya siap bersinergi dengan perangkat desa untuk mencegah penyebaran Covid -19. Seluruh tamu dari luar wajib lapor di posko gugus tugas pencegahan Covid -19 di desa.

"Kita tahu virus ini sangat mematikan, jadi kita akan bergerak bersama agar desa kami.bebas dari virus ini. Semua kebijakan akan kita lakukan, termasuk mewajibkan tamu dari luar kota untuk melapor ke posko," tandasnya.
(Red/Prn)
Share:

Hari Kartini Polwan Polres Blora Bagikan Ratusan Masker dan Sembako

Iptu lilik widyastuti, SH Kaurmintu Sat lantas Polres Blora, menyerahkan bantuan sembako kepada pemulung (Kamis, 23/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Dalam rangka memperingati hari Kartini saat pandemi covid-19, sejumlah polisi wanita (Polwan) Polres Blora, Polda Jateng membagikan ratusan masker dan sembako kepada warga terdampak.

Pembagian sembako dan kasur dilakukan secara door to door kerumah warga kurang mampu, PHK pabrik, pemulung, buruh, tukang ojek, tukang becak.

Sedangkan pembagian masker dibagikan kepada para pengguna jalan yang belum memakai masker, di jalan pemuda seputar tugu Pancasila Blora.

Suparmi menagis haru menerima bantuan sembako dari Polwan Polres Blora

"Ini merupakan kepedulian Polri terhadap warga terdampak covid-19, di hari Kartini ini," ucap Iptu lilik widyastuti, SH Kaurmintu Sat lantas Polres Blora. (Rabu, 23/4/2020).

Dengan jarik dililitkan di pinggang para Polwan Polres Blora yang cantik, membagikan sebanyak 500 masker kepada warga secara gratis di depan Sat Narkoba.

"Semoga kita semua dihindarkan dari corona, dan sedikit bantuan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak covid-19," imbunya.

Mbah Suomo desa Sumurboto menerima bantuan kasur dari Polwan Polres Blora

Seorang pemulung tampak menangis haru menerima sembako dari Polwan saat melintas di jalan Pemuda.
Ia sangat berterimakasih sekali atas bantuan sembako itu.

"Matur nuwun bu ,mugi mugi saget berkah (terimaksih bu, semoga berkah)," kata Suparmi sambil berkaca-kaca. (Pur/red)

Share:

Polisi Masih Menburu Sakirin ke Dalam Hutan

Tim Resmob Polres Blora masih memburu Sakirin, pelaku penganiayaan yang berujung tewasnya korban (Rabu, 22/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)-Sat Reskrim Polres Blora masih memburu Sakirin (60) pelaku yang menganiaya mantan istrinya dan calon suaminya hinggga ke hutan, turut desa Gaplokan, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Rabu (22/4)

Penganiayaan yang berujung tewasnya mantan istrinya Sunarti (50) dan calon suaminya Sarjan (50) yang luka parah akibat dibacok dengan sabit, lantaran dibakar api cemburu,

"Kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya korban kini dalam penanganan sat reskrim Polres Blora. Ini masih diburu, hingga ke dalam hutan," ucap AKP Yulianto Kapolsek Japah saat ditemui media di Kantornya. (Rabu, 22/4/2020).

Sementara Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto membenarkan bahwa timnya masih berada dihutan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Belum mas, ini saya masih bersama tim dilapangan, melakukan pengejaran," jelasnya

Aksi penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (21/4) siang. Korban yang saat itu sedang berada di sawah bersama calon suaminya, Sarjan (50). tiba-tiba didatangi pelaku dan langsung melakukan penganiayaan.

Korban tewas usai dipukul rahang dengan menggunakan balok kayu, sedangkan calon suaminya mengalami luka bacok di bagian tubuh. (Pur/red)



Share:

PT GMM Selalu Semprot Desinfektan Truk Tebu Yang Masuk di Musim Giling

Petugas semprot desinfektan semua truk tebu yang masuk ke PT GMM (Rabu, 22/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Cegah penyebaran covid-19 di musim giling, PT Gendhis Multi Manis (GMM) rutin semprotkan cairan desinfektan ke semua truk tebu yang masuk.

Sejak Kamis (16 /4) lalu, PT GMM resmi melakukan giling tebu rakyat, tebu -tebu itu berasal dari Blora dan sekitarnya yang dibawa oleh sopir truk tebu.

Melihat kondisi itu, PT GMM melalui Divisi K3 melakukan upaya pencegahan penyebaran covid dengan melakukan penyemprotan desinfektan secara rutin untuk setiap truk tebu yang masuk di PT GMM.

“Dengan dilakukannya penyemprotan rutin setiap truk yang masuk kami harapkan steril dari Covid-19. Kami ingin setiap sopir yang masuk, karyawan PT GMM dan masyarakat sekitar merasa aman  dengan adaya kegiatan giling tebu ini, sehingga operasional PT GMM dapat berjalan dengan baik” ungkap General Manager SDM, Aditya Ridwan.

Selain penyemprotan rutin pada truk tebu, area-area pabrik yang dilalui banyak orang dilakukan penyemprotan desinfektan juga secara berkala diantaranya Posko Satpam, kantin MBS untuk sopir, jembatan timbang, kantin karyawan, area parkir karyawan serta toilet-toilet di area pabrik.

“GMM selalu berupaya melakukan antisipasi semaksimal mungkin agar virus yang saat ini menyebar luas tidak masuk dan mengganggu operasional yang ada saat ini karena mengingat yang kita produksi adalah bahan pokok yang dibutuhkan seluruh masyarakat.” papar Ihsan selaku Direktur Operasional PT GMM. (Pur/red)
Share:

INI IPPAT Blora Sumbang APD Untuk Tenaga Medis di RSUD


Penyerahan bantuan APD oleh INI IPPAT  pengda Blora untuk tenaga medis RSUD dr. Soetidjono Blora dirumah Notaris Elisabet Hestiningsih  

BLORA (JATENGTIGA)-Sumbangan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis terus mengalir dari berbagai pihak.

Tak mau ketinggalan pengurus daerah (Pengda) Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah (IPPAT) Blora juga menyumbangkan sejumlah APD untuk tenaga medis di dua rumah sakit umum daerah Blora dan Cepu.

"Ya, ini adalah bentuk kepedulian kami untuk membantu tenaga medis, karena mereka yang menjadi garda terdepan yang menangani pasien covid-19," ucap Erly Maida S.H, M.Kn ketua INI Kabupaten Blora (Selasa, 21/4/2020)

Penyerahan bantuan APD dan Masker untuk tenaga medis si RSUD dr. Soeprapto Cepu Oleh INI IPPAT pengda Blora di RSUD Cepu 

Sebanyak 2 dus APD dan 3 box masker diberikan kepada masing- masing RSUD Blora dan Cepu.

Untuk RSUD dr.Soeprapto Cepu diserahkan oleh ketua pengda INI Blora Erly Maida S.H, M.Kn didampingi oleh bendahara IPPAT kab. Blora, Reny Permatasari Gumay, SH., MKn. di RSUD Cepu

Sedangkan di RSUD dr. Soetidjono Blora diserahkan oleh sekertaris INI IPPAT Blora, Yani Dwi Rahayu, S.H, M.Kn, dirumah notaris Elizabeth Estiningsih, SH mantan ketua INI Blora periode 2016-2019.

APD yang disumbangkan berupa kaca pengaman muka, kacamata, sarung tangan karet, lengkap dan masker.

Diharapkan sumbangan APD ini bisa bermanfaat untuk tenaga mendis mencegah penularan covid-19 di Kabupaten Blora.

"Semoga bisa membantu mencegah penularan covid-19 di Blora,"kata Yani dwi Rahayu. (Prn/red)


Share:

Ditolak Keluarga, Pemudik Asal Surabaya Mencoba Bunuh Diri

Korban percobaan bunuh diri tergeletak ditrotoar perbatasan Cepu -Bojonegoro lantaran mudik sitolak keluarganya (Selasa, 21/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Ditengah merebaknya covid-19, warga Cepu di gemparkan adanya seorang pria yang tergeletak di trotoar perbatasan Cepu Bojonegoro, Selasa (21/4)

Pria tersebut diketahui tengah melakukan percobaan bunuh diri, lantaran saat mau mudik kerumah, ia ditolak oleh keluarganya yang berada di Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

Pria yang mengenakan sepatu hitam, baju lengan panjang dan celana hitam tersebut, diketahui bernama Muhamad Irfan Arif (38th) warga jalan Blauran V/10 RT 1 RW 6 Kelurahan Genteng, Kecamatan Genteng  Surabaya.

Menurut saksi mata Yeyen warga Nglajo, korban berusaha bunuh diri dengan meminum cairan deterjen dan menyayat lengan tangan kanannya.

Mengetahui peristiwa tersebut,warga segera laporan ke tim medis dan Satpol PP Kecamatan Cepu. Korban langsung dibawa ambulan ke rumah sakit Cepu,

"Korban berusaha bunuh diri karena ditolak keluarganya saat mudik kerumahnya," ucap Yeyen (Selasa, 21/4/2020)

Sementara itu Kapolsek Cepu AKP Agus Budiyana saat dikonfirmasi membenarkan jika kasus tersebut adalah percobaan bunuh diri dengan menyayat lengan.

"Korban ber KTP Surabaya dan saat akan pulang ke rumah keluarganya di Karangboyo, ditolak," ujar Agus Budiyana.

Saat dikonfirmasi terkait korban yang membawa surat keterangan sehat, Agus mengklaim bahwa itu bukan surat keterangan sehat tapi surat keterangan kehilangan dari kepolisian Surabaya karena korban pernah kehilangan barang.

"Bukan surat keterangan sehat tapi surat kehilangan barang," tegas Agus.

Selanjutnya saat ini korban masih mendapat perawatan di RSU Cepu. Karena korban menderita luka di lengan tangan.

"Korban menderita luka di lengan tangan dan dirawat di rumah sakit Cepu," pungkas Agus mantan Kapolsek Blora saat dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, (Prn/red)

Share:

Tak Rela Mantan Istri Kawin Lagi, Sakirin Bacok Mantan Istrinya

Perugas Polres Blora Jawa Tengah sedang olah TKP penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di desa Gaplokan, Kecamatan Japah (Selasa, 21/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Ditengah pandemi corona, warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah digegerkan adanya penganiayaan yang berujung maut.

Sakirin (52) warga desa Gaplokan, Kecamatan Japah tega membacok mantan istrinya yang sudah hampir dua tahun cerai lantaran tak rela mantan istrinya tersebut kawin lagi.

"Benar mas, penganiayaan yang mangakibatkan korban meninggal dunia, ini lagi olah TKP," ucap AKP Setiyanto Kasat Reskrim Polres Blora saat dikonfirmasi malalui Whatsapp. (Selasa, 21/4/2020)

Menurut keterangan kerabat korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diketahui korban bernama Narti (50) warga Rt 3/1 desa Gaplokan ,Kecamatan Japah, mantan istri Sakirin.

Kejadian penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wib. Saat itu korban sedang berada di ladang bersama calon suami barunya Sarijan (50).

Tiba -tiba Sakirin datang dengan membawa parang atau sabit marah kepada Narti yang lagi berduaan dengan calon suaminya.

Mereka sempat adu mulut, kemudian Sakirin yang sudah kalap membacok Narti dan Sarijan.

"Kasirin itu kan sudah pisah lama, la ini mantan istrinya mau kawin lagi kayaknya tidak rela, lalu ia nekad membacok mantan istrinya, terus meninggal dunia dan calon suaminya Sarijan luka parah dibawa ke rumah sakit Blora," papar Kasnadi kerabat korban

Sampai saat ini, petugas Kepolisian Polres Blora masih memburu pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. (Prn/red)

Share:

Inilah Simulasi Penanganan Jenazah Covid-19 oleh Polres Blora

Inilah simulasi penanganan jenazah positif covid19 oleh tim dari Polres Blora Jawa Tengah (Selasa, 21/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)-Jenazah positif covid-19 warga biasanya takut untuk ikut memakamkan. Mereka tidak mau tertular penyebaran virus corona yang dibawa dari rumah sakit yang menanganinya.

Melihat kondisi itu, Kepolisian Resor Blora, (Polres Blora)  Polda Jateng, membentuk tim khusus penanganan jenazah positif covid - 19.

Upaya ini untuk mengantisipasi penelantaran dan penolakan pemakaman jenazah positif COVID-19 di Kabupaten Blora.

Tim yang berjumlah 50 personel tersebut dibekali latihan serta simulasi penanganan jenazah mulai dari rumah sakit hingga pemakaman.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. melalui Kabag Sumda Kompol Dr. Rubiyanto, M.Si. mengatakan simulasi penanganan jenazah positf COVID-19 digelar untuk melatih personel yang tergabung dalam tim khusus tentang tata cara mengurus jenazah pasien COVID-19.

Kegiatan Simulasi dipusatkan di halaman belakang Mapolres Blora, Selasa, (21/4).

"Seperti yang kita ketahui, di beberapa tempat jenazah positif covid-19 mendapat penolakan masyarakat. Hal ini kita antisipasi dengan melakukan pelatihan kepada personel," ucap Kabag Sumda dalam pembukaan pelatihan Simulasi. (Selasa, 21/4/2020)

Dalam kegiatan tersebut Polres Blora mengundang tim ahli dari RSU Blora yang dipimpin oleh Kepala Kamar Jenazah Edi Dwi Siswanto,ST.

Ia menyebut dengan digelarnya simulasi ini
 diharapkan personil ada gambaran dalam menangani jenazah pasien COVID-19.

Semuanya harus sesuai dengan protokol kesehatan dari Kementerian Kesehatan dan organisasi kesehatan dunia (World Health Organization/WHO).

"Tahapannya mulai dari rumah sakit, kemudian berangkat ke sana. Hal ini harus sesuai Standart Operasional Prosesur (SOP), bagaimana prosedur penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), prosedur membawa jenazah COVID-19 ke ambulans sampai ke pemakaman," imbuh Kabag Sumda.

Setelah dilakukan pemakaman juga berlaku protokol saat kembali ke rumah sakit, sehingga personel tidak terpapar dengan tetap kembali dilakukan penyemprotan disinfektan terhadap personel.

Selain itu petugas pemakaman jenazah covid - 19 harus menggunakan APD sesuai prosedur yang ada.

Kepada seluruh masyarakat, terutama warga Kabupaten Blora, Kabag Sumda mengimbau untuk dapat menerima dan mengerti bahwa penanganan pemakaman jenazah positif Covid-19 dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada, sehingga aman dan tidak khawatir jika terjadi penularan.(Prn/red)
Share:

TNI-POLRI Bagikan Ratusan Sembako Kepada Sejumlah Pelajar Papua di Blora

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan didampingi Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Ali Mahmudi memberikan bantuan sembako (Selasa, 21/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Sejumlah pelajar asal Papua di Kabupaten Blora, mendapatkan bantuan paket sembako dari petugas gabungan TNI dan Polri.

Pemberian bantuan diserahkan langsung oleh Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan dan Dandim 0721/ Blora Letkol Inf Ali Mahmudi di asrama Pancasila, sebagai bentuk kepedulian TNI-Polri ditengah merebaknya virus corona di Kabupten Blora, Jawa Tengah, Selasa (21/4).

Kapolres mengatakan, bantuan diberikan sebanyak 500 paket sembako. kepada warga yang terkena imbas penyebaran virus Corona.

"Jadi kami dari Polres Blora dan Kodim 0721/Blora memberikan baksos kepada warga yang memang terkena dampak virus Corona. Tidak hanya orang yang kena PHK, tukang ojeg online, ojeg pengkolan dan warga dari luar kota yang berada di Blora kita berikan bantuan. Termasuk warga Papua yang ada di Blora ini," kata Kapolres. (Selasa, 21/4/2020)

Kapolres menjelaskan, Bantuan ini merupakan iuran sukarela dari para anggota Polres dan Kodim 0721/Blora.

Pemberian bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban mereka di tengah pandemi virus Corona.

Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Ali Mahmudi memberikan bantuan sembako kepada pendeta di asrama Pancasila


"Baksos ini merupakan intruksi dari pimpinan, Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro. Yang memang tujuannya untuk meringankan beban warga yang kena dampak penyebaran virus Corona, baik yang kena PHK atau yang kehilangan mata pencahariannya. Jadi bantuan yang kami serahkan merupakan iuran dari anggota," imbuhnya.

Salah satu pelajar asal Papua, Mariella mengaku selama wabah Corona ia bersama teman-temannya hanya menjalankan aktivitas di dalam asrama. Pihak asrama untuk sementara melarang mereka beraktivitas di luar asrama.

"Aktivitas kami sehari-hari bersih-bersih di asrama, makan dan tidur. Pihak asrama tidak mengijinkan kami keluar agar tidak terjangkit virus Corona," jelasnya.

Ia merasa bersyukur masih ada perhatian buat warga Papua dan pihak asrama. Tentunya bantuan ini sangat berguna bagi mereka disaat tidak bisa keluar untuk membeli kebutuhan pokok, lanjutnya.

Mariella berharap agar pandemi virus Corona inu bisa segera berakhir sehingga ia bersama teman-temannya bisa beraktivitas normal sepeti biasa. (Prn/red)
Share:

Seorang Bocah di Blora, ditemukan Tewas Tenggelam di sungai Guyangan

Kapolsek Ngawen Iptu Sunarto, bersama tim medis menyerahkan jenazah korban tenggelam di sugai Guyangan ke orang tua korban (Senin, 20/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Seorang bocah ditemukan tewas tenggelam di sungai Guyangan turut tanah dukuh Talok Rt.06 rw.01 desa Talokwohmojo  Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Senin (20/4).

"Ya, benar, tadi ada kejadian di Desa Talokwohmojo, seorang anak yang meninggal akibat tenggelam di sungai Guyangan," ucap Iptu Sunarto, Kapolsek Ngawen, (Senin, 20/4/2020).

Diketahui korban bernama Irfan Romandhon (11) tahun seorang pelajar, warga dukuh Temuoh Rt.01 Rw.02 desaTalokwohmojo, Kecamatan, Ngawen Kabupaten Blora.

Awalnya ia bersama teman- temanya bermain sambil mandi di sungai Guyangan turut tanah Dk.Talok Rt.06 rw.01 desa Talokwohmojo.

Karena korban tidak bisa renang, saat korban turun di air, langsung tenggelam.  Mengetahui hal tersebut teman- temanya, langsung lari untuk memberitahu saksi I Muhammad Prasetyo (16), dan saksi II Sabekti Aji Martanto (21).

Kemudian saksi I dan II bersma warga mendatangi TKP untuk menolong korban, dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ngawen.

Setelah mendapat laporan, Kapolsek Ngawen Iptu Sunarto bersama anggota mendatangi TKP, selanjutnya bersama warga dan petugas puskesmas Ngawen, menolong korban namun korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Jenazah langsung dibawa kerumah orangtuanya, Selanjutnya bersama dengan team medis melakukan pemeriksaan  pada tubuh korban.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan dan ini merupakan murni kecelakaan. Korban meninggal dunia akibat tenggelam sehingga paru-parunya kemasukan air.

"Setelah kami cek dengan tim medis, ini murni kecelakaan, tidak ada tanda kekerasan ataupun penganiayaan. Korban meninggal karena tenggelam,"pungkasnya.(Prn/red)

Share:

Perhutani Bagikan Ratusan Masker ke Satgas Desa Sekitar Hutan

Joko Djatur Perhutani BKPH Ngrangkang menyumbangkan masker ke posxo pencegahan covid-19 di desa Bulloh Kecamatan Kunduran (20/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Ditengah merebaknya covid-19, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngrangkang menyumbangkan ratusan masker ke sejumlah satgas pencegahan penyebaran covid-19, (Senin, 30/4).

Pembagian masker ini dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di 4 Desa binaan BKPH ngrangkang KPH Blora,

Keempat desa tersebut adalah Desa Rowobunggkul, Sambonganyar, Gedebeg Kecamatan  Ngawen, dan Desa Bulloh Kecamatan Kunduran Kabupatenn Blora, 

"Bantuan ini merupkan  kepeduian Perhutani terhadap pencegahan penyebaran Covid-19 dan kami berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi satgas pencegahan penyebaran Covid-19 desa masing-masing., ” ujar Joko Djatur Perhutani BKPH Ngrangkang (Senin, 20/4/2020).

Sementara, Kepala Desa Rowobungkul Sugiyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perhutani BKPH Ngrangkang KPH Blora.

"Terimakasih atas pemberian bantuan tersebut dan kami berkomitmen untuk terus menjalin hubungan yang baik dengan Perhutani dalam rangka menjaga kelestarian hutan," katanya. (Prn/red)l
Share:

Christy Andrini Bagikan Sejumlah Masker kepada Warga Blora

Sariyono (kiri) ketua tim Bannaspati menyerahkan sejumlah masker ke pada Suyatno pengurus RW IV Perumda ,Kelurahan Kunden Kabupaten Blora, (Senin, 20/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Christy Andrini beserta ketua tim relawan Barisan Andrini Nasir Pas di Hati (Bannaspati), Sariyono, bagikan sejumlah masker kepada warga Perumda ,Kelurahan Kunden ,Kabupaten Blora. Senin (20/4).

Pembagian masker ini karena prihatin dengan kondisi warga Perumda saat ini, setelah salah satu warganya yang meninggal Kamis, (9/4) lalu, hasil Swab PCR nya Sabtu (18/4) dinyatakan positif covid-19 okeh RS dr. Mawardi Solo.

"Saya prihatin melihat kondisi warga Perumda, ini ada sedikit masker untuk pelindung diri warga jika keluar rumah, semoga bermanfaat," ucap Christy sapaan akrabnya di dampingi Sariyono ketua tim relawan Bannaspati. (Senin, 20/4/2020).

Ia menambahkan semoga warga Perumda bisa sabar menerima kondisi sekarang ini, yang terpenting jaga jarak, isolasi diri sesuai arahan pemerintah, jaga kondisi kesehatan, sering cuci tangan, dan selalu pakai masker jika keluar rumah.

Christy Andrini membagikan masker ke pedagang keliling yang lewat si jalan Sudoro Blora.

Suyatno pengurus RW IV, mewakili ketua RW sangat berterimaksih atas bantuan masker tersebut, semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warganya.

"Saya mewakili warga Perumda mengucapkan banyak terimakaaih atas bantuanya, semuga kita semua dibeei keaehatan terhindar dari wabah corona atau covid -19," kata Suyatno.

Sebelunya Christy Andini adalah bakal calon wakil bupati Blora yang mendaftar melalui partai Hanura Selasa, (31/3/2020) lalu, ia adalah warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. (Prn/red)

Share:

Sat Intelkam Polres Blora, Bagikan Paket Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19

Aiptu Sulang Kanit II Sat Ik Polres Blora saat membagikan sembako ke warga terdampak covid-19 (20/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)-Sat Intelkam Polres Blora, membagikan sembako gratis kepada warga terdampak covid-19.

Pembagian tersebut sebagai kepedulian Polri untuk membantu meringankan beban mereka yang terdampak covid-19

"Ini adalah bentuk kepedulian Polres Blora, terhadap warga yang terdampak covid-19,"ucap Kasat Intelkam Polres Blora AKP Sutamto melalui  Kanit II Sat Ik Aiptu Sulang Priyono, S.H. (Senin, 20/4/2020).

Sebanyak 20 paket sembako ini diberikan kepada mantan karyawan PT. Menara Kencana Hotelindo (Samme hotel) secara gratis.



"Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan dan semoga kita terhindar dari Covid-19," imbuhnya.

Sebanyak dua puluh mantan karyawan itu sangat berterimakasih atas pembagian sembako gratis ini, salah satunya Taqim dari Cepu.

"Saya mewakili teman teman mengucapkan banyak terimakasih atas pemberian sembako dari bapak Polisi, semoga bermanfaat," kata Taqim.

Ia mengaku selama di PHK hingga sekarang belum dapat pekerjaan, Semoga penyebaran virus Covid-19 segera berakhir dan hidup normal kembali.
Share:

Eko Adi Nugroho Inisiator Kerja Bhakti Jalan Kunduran- Jati


Eko Adi Nugroho anggota DPRD (PDIP) menginisiasi pengurugan ruas jalan antar dua Kecamatan Kunduran-Jati 

BLORA (JATENGTIGA)- Jalan antar dua Kecamatan Kunduran-Jati rusak parah dan berlubang.

Jalan tersebut merupakan salah satu jalan yang akan dibangun dengan dana alokasi khusus (DAK) dari Pemerintah pusat.

Dengan adanya penyebaran pandemi virus corona atau covid-19, pemerintah pusat mencabut atau membatalkan sejumlah pembangunan ruas jalan yang bersumber dari DAK, karena dana tersebut dialihkan untuk penanganan penyebaran covid-19.

Melihat kondisi itu, seorang wakil rakyat dari Blora Eko Adi Nugroho menginisiasi kerja bakti urug jalan tersebut dengan grosok.

Ini berawal dari demo anak remaja peduli jalan Doplang yang menginginkan jalan Doplang diperbaiki. Saat itu pendemo ditemui oleh wakil rakyat Eko Adi Nugroho.

Mas Eko Adi  sapan akrabnya, merupakan anggota DPRD Blora dari PDIP dapil 4 kemudian mengajak rekan DPRD satu dapil urunan grosok putih untuk menguruk jalan atar dua Kecamatan Kunduean-Jati yang berlubang itu.

Inisiasi ini disambut baik oleh DPRD lainya  yaitu Munawar, H. Suyono, Mutohar Ahmadi, Mustofa, gus Labib serta didukung DPRD Provinsi Padmasari Mestikajati dari fraksi Golkar.

Selain didukung para anggota DPRD Blora, inisiasi ini juga didukung oleh kepala desa Ngilen, Plosorejo, sonokidul, Cungkup, Sempu dan Kades Buloh.

Tidak tanggung-tanggung inisiatif kerja Bhakti juga di dukung forkompincam dan ketua praja Kunduran.

Warga antusias ikut kerja bhakti urug jalan bersama anggota DPRD dapil IV 

" Kita menginginkan masyarakat ikut gotong royong bahu membahu menutup lubang dengan grosok putih dan kita minta bantuan DPUK untuk alat selender untuk meratakan grosok atau pemadatan grosok",  papar Eko Adi. (Selasa, 21/4/2020)

Di sela- sela kegiatan Haji Suyono salah satu Dewan dapil 5 ikut nimbrung kerja Bhakti tersebut ikut membantu dan terjun langsung ke lapangan bersama masyarakat.

Di samping itu Mbah Mutohar  yang juga anggota DPRD dapil 4 menyampaikan sudah terkumpul material grosok sampai 60 rit disebar dari pintu masuk jalan Doplang kelurahan Kunduran RT 3 sampai jalan desa Sempu yang pqnjang porosnya 8 km.

Arief -Siswanto juga ikut kerja bhakti menngelar grosok putih menutupi jalan berlubang 

Siswanto dan Arief Rohman juga ikut kerja bakti bersama warga Ngilen dan Warga Kunduran menutup lobang jalan itu dengan grosok putih.

Arief Rohman yang merupakan wakil bupati Blora memberikan apresiasi kepada masyarakat kunduran yang ikut bahu membahu gotong royong dalam kerja bakti tersebut.

 "Saya Apresiasi kegiatan kerja bhkati ini, dan saya selaku wakil Bupati Blora dan Pemerintah mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan semua pihak,"kata Arief Rohman.

Di sela-sela kerja bakti itu, mas Arief Rohman membagikan masker kepada masyarakat dan hand sanitizer kepada kades-kades setempat.

Masyarakat kunduran sangat antusias atas pembagian masker dan sanitizer tersebut.(Ars/red).
Share:

Inilah Harapan Warga Blora, Semoga Hasil Test Swab Warga Desa Kentong diduga Tertular Corona Negatif

Petugas dari Puskesmas Cepu sedang menjeput warga Kentong yang diduga tertular virus Corona (Sabtu, 18/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)- Warga desa Kentong, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah digegerkan dengan kabar salah satu warganya diduga tertular covid-19.

Ia seorang laki -laki yang bekerja di Jakarta, karena sakit beberapa hari, kemudian oleh keluarganya, ia dibawa pulang menggunakan mobil pribadi, empat hari yang lalu.

Jumat (17/4) ia merasakan lambungnya sakit, dan diperiksakan ke bidan desa setempat, esuknya Sabtu, (18/4) oleh Puskesmaa Cepu, dicek dengan Rapid test.

Namun setelah di cek hasilnya diluar dugaan. Hasil rapid test pertama ia, diduga positif tertular covid-19.

Petugas lalu mengadakan penjemputan dengan menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Cepu, dan dibawa ke RSUD dr.Soeprapto Cepu untuk dilakukan test swab.

Suasana desa Kentong tampak sepi tidak seperti biasa banyakbyang bermain dan jagong.

"Ya, ini desa saya lagi geger mas, karena ada warga kami yang diduga positif Corona, ia datang dari Jakarta empat hari yang lalu. Setelah rapid tets hasilnya positif. Kentong lockdown, mohon doanya," ucap Eko Suyanto warga Kentong, Sabtu (18/4/2020).

Ia menambahkan saat ini desanya sangat sepi, warga pada antisipasi pencegahan covid-19, rumah rumah pada tutup.

"Saya harap warga Blora jangan ke desa kami dulu, karena saat ini Kentong sedang lockdown, lebih baik mencegah daripada mengobati," pesanya.

Warga Blora yang semula tenang, kini mulai panik. Ia berdoa dan berharap agar hasil Swab dari pihak RSUD dr. Soeprapto Cepu negatif, agar Kabupaten Blora aman dari covid-19.

"Saya selalu berdoa agar Blora aman dari Covid-19, mendengar ada kabar warga Cepu diduga positif corona saya kaget mas, semoga hasil test swabnya negatif," kata Wulan salah satu warga yang berada di Keluraham  Ngawen.

Rumah rumah di desa Kentong pada tutup karena untuk mencegah penularan covid -19 di desanya 

Sementara Pejabat pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan Blora Lilik Hernanto,, menyampaikan pihaknya saat ini masih menunggu hasil test Swab, warga yang tertular covid-19.

"Sedang dirujuk ke RSUD Cepu, Rapid tesnya memang positif. Tapi belum tentu Covid, kita tunggu pengambilan Swab untuk pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) nya guna memasikan positif tidaknya,"papar Lilik

Ia tak henti hentinya, menghimbau kepada masyarakat Blora, agar selalu cuci tangan pakai sabun, pakai masker jika ada keperluan keluar rumah, jaga jarak, hindari kerumunan yang bisa menularkan covid-19.

”Hal penting lagi, jangan keluar rumah kalau tidak terlalu penting, memakai masker, dan cuci tangan pakai sabun,” pesannya. (Prn/red).

Share:

IRC Bagi Ratusan Sembako Warga Terdampak Covid-19

Komunitas IRC sedang membagikan sembakau kepada warga terdampak covid-19 di Kecamatan Cepu (Sabtu, 18/4/2020)


BLORA (JATENGTIGA)- Di tengah merebaknya virus corona, komunitas sepada motor RX King yang tergabung dalam Invinity RX king Cepu (IRC), membagikan ratusan sembako kepada warga terdampak covid-19.

Sebanyak 500 paket sembako itu, dibagikan dengan cara berputar menggunakan sepeda Motor RX King, Start dari rumah sakit PKU Muhammadiyah Cepu, menuju taman seribu lampu, Jalan Ronggolawe, simpang tujuh Cepu, stasiun Kereta Api Cepu, jalan surabaya kemudian plaza sampai dengan menggunakan sepeda motor RX King.

"Sebanyak 500 paket sembilan bahan pokok (sembako) terdiri dari beras dan mie,ditambah 300 masker langsung kita bagikan secara gratis ke anggota IRC dan warga kurang mampu karena dampak wabah corona (COVID. 19) di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa tengah," ucap Makmur Intan ketua IRC, Sabtu (18/4/2020).

Makmur Intan, menambhakan pembagikan sembako ke anggota dan warga kurang mampu merupakan bentuk kepedulian IRC terhadapat dampak pandemi global Covid-19.

Untuk sasaran yang utama program IRC adalah pihak yang kondisi ekonomi lemah tukang becak, kuli bangunan, warga yang di PHK di lingkungan Kecamatan Cepu, imbuhnya.

Selanjutnya jika sembako dari route tersebut tidak habis akan diserahkan ke posko Covid-19 di Kecamatan Cepu ,

Risky (23) biasa disapa Teglek panggilan sehari hari salah satu penerima paket sembakau dari IRC, ketika ditanya  menyampaikan terima kasih, karena akibat covid-19 dengan kondisi yang sulit dan susah ini masih ada yang peduli.

"Terimaksih IRC yang telah menginisiasi kegiatan ini, semoga ini bisa menjadi contoh bagi warga yang mampu, untuk menyisihkan sebagian rezekinya berbagi bersama membantu yang kurang mampu," pungkasnya.
(Prn/red)
Share:

Peduli Corona, DBM Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Pembagian sembako gratis oleh kaum disabilitas, kepada warga terdampak covid-19 dilakukan secara door to door (17/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Bukan hanya warga normal saja yang peduli covid-19, Namun kaum disabilitas di Blora yang tergabung dalam Difabel Blora Mustika (DBM), juga ikut peduli dengan merebaknya wabah corona.

Kepedulinya itu di wujudkan dengan membagikan sejumlah paket sembako kepada warga terdampak covid-19 di lingkungan sekitarnya.

Para penyandang disabilitas ini tergerak hatinya, karena melihat kondisi saat ini, pemerintah masih belum bisa menentukan sampai kapan keadaan seperti ini berakhir.

"Sebenarnya gerakan sosial ini rutin tiap bulan kita lakukan. Biasanya kita salurkan ke anak yatim atau panti asuhan. Tapi untuk kali ini, karena ini lagi ramai Corona,  hasil gerakan koin kita bagikan untuk warga yang kena dampak corona," ucap Abdul Ghofur ketua DBM, Jumat (17/4).

Pembagian paket sembako ini, lanjut Ghofur, merupakan penyaluran gerakan koin difabel peduli umat di masa Covid -19. Koin ini merupakan sumbangan dari para penyandang disabilitas Blora dan sukarelawan.

Penyaluran bantuan diserahkan melalui dor to dor dengan datang ke rumah-rumah warga. Setiap warga mendapatkan lima kilogram beras, mie instan serta minyak goreng serta uang tunai.

"Prosedur keamanan tetap kita jalankan saat penyaluran. Kita lakukan dengan datang ke rumah warga satu-satu agar tidak terjadi kerumunan," jelasnya.

Dalam kepeduliannya terhadap pencegahan penyebaran virus Corona, DBM sendiri kedepanya akan membagikan ratusan masker dan hand sanitizer kepada kelompok penyandang disabilitas di Kabupaten Blora.

"Ini sedang kita buat programnya, kedepan kita akan bagikan masker dan hand sanitizer kepada para penyandang disabilitas Blora. Memang sasaran kita kelompok kecil ini yang kadang justru luput dari perhatian pemerintah," ungkapnya. (Prn/red)
Share:

PG PT GMM Bulog Memasuki Musim Giling

Prosesi penyerahan tebu Temanten secara berurutan saat dibukanya giling tebu rakyat 2020 (Jumat, 17/4/2020)

BLORA (JATENGTIGA)-Pabrik Gula (PG) PT Gendhis Multi Manis (PT GMM) di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memasuki musim giling tebu 2020.

Direktur operasional PG PT GMM Bulog Ihsan, mengaku, dimusim giling 2020 pihakya siap memulai giling tebu rakyat,

“Kami, PT GMM siap menghadapi musim giling 2020, mohon doanya semoga lancar, target diharapkan bisa tercapai, realisasinya 498.050 ton giling tebu.” ucap Direktur Operasional, Ihsan, Jumat (17/4/2020).

Sebelumnya, Kamis (16/4) bertempat di area tipper mill PT GMM menggelar acara peresmian giling 2020 yang dihadiri langsung oleh Komisaris utama PT GMM Bachtiar Utomo, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog.

Secara simbolik tradisi temanten tebu tetap dijalankan dengan sederhana dan peserta diatur jarak
(physical distancing) dan menggunakan masker dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19.

Prosesi dilakukan dengan tebu temanten yang dibawa oleh karyawan kemudian diserahkan secara
berurutan kepada Komisaris utama PT GMM, Direktur Operasional PT GMM, Wakil Kepala Bulog wilayah
Jawa Tengah, General Mnaager SDM, Manajer GMM dan Serikat Pekerja GMM kemudian ditutup dengan
doa untuk kesuksesan giling 2020.

Selepas prosesi tersebut, Bachtiar Utomo memberikan sambutan untuk keluarga besar PT GMM.

"Kita di sini harus bekerja keras, efektif dan efisien. Memang di tengah maraknya virus corona ini banyak
sekali yang di PHK, kita harus bersyukur sampai saat ini rekan-rekan karyawan PT GMM, semua masih
dapat bekerja dengan baik, dan karena yang kita produksi ini adalah bahan pokok, jadi harus tetap
operasional untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat Indonesia" ujar Bachtiar Utomo

Terpisah, Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan akibat pandemi Covid-19 ini, harga sembako juga
ikut terdampak.

"Salah satunya gula. Keputusan giling tebu oleh PT GMM saat pandemi Covid-19 ini sangat saya dukung, sebagai antisipasi kelangkaan harga sembako, " kata Kokok sapaan akrabnya

PT GMM menambahkan dalam rangka persiapan menyambut Bulan Ramadhan 1441 H dan hari Raya Idul Fitri Tahun 2020 biarlah PT GMM yang bekerja. untuk berupaya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,

"Saya menghimbau agar masyarakat tetaplah di rumah saja, jaga jarak dan ikuti aturan pemerintah,” pungkas Ihsan. (Prn)
Share:

Hoax, Sejumlah Karyawan PT Pungkok Asal Blora diduga Terpapar Covid-19

Ilustrasi covid-19

BLORA (JATENGTIGA)- Berita sejumlah karyawan PT Pungkok yang berasal dari Blora, Jawa Tengah, terpapar covid-19 tidak benar.

Hal ini di ungkapkan orang tua dari salah satu karyawan PT Pungkok Purwodadi, bernama Priyo Apriyanto Ghozali (28), warga perumahan griya Kamolan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Priyo Apriyanto Ghozali, yang merupakan putra kedua dari purnawirawan Polri Kompol Jamrozi Ghozali ini, diberitakan terpapar virus corona di medsos.

Ini karena isu salah satu karyawati yang merupakan bawahanya, adalah pacar dari satpam RSUP Karyadi Semarang yang terpapar covid-19.

Padahal menurut keterangan dari Jamrozi, Priyo anaknya belum pernah bersentuhan langsung dengan bawahanya, karena jarak dari ruang kerjanya 300 meter.

"Jarak antar tempat kerja anak saya, dengan pacarnya satpam yang diduga terpapar corona itu cukup jauh mas, sekitar 300 meteran, jadi gak pernah yang namanya bersentuhan," ucap Jamrozy melalui Whatsapp (WA). (Jumat, 17/4/2020).

Dia (anaknya-red), lanjut Jamrozi, datang Senen (13/4) malam, karena bawahanya punya pacar satpam di RSUP Karyadi yg positif covid-19. Selanjutnya seluruh karyawan yang berada satu gudang, dibawah pengawasan anaknya, di liburkan.

Itupun, tambahnya, setelah melewati pemeriksaan suhu badan dan air liur di PT Pungkok tersebut, baru pulang ke rumah masing masing.

"Selasa (14/4) pagi, Priyo, saya bawa ke Puskesmas Blora, Kelurahan Jetis, hasilnya negatif, kemudian  Rabu (15/4), saya cek lagi di posko  balai desa Kamolan hasilnya sama, suhu badanya normal," paparnya.

Menurutnya kabar yang ada di medsos itu hoaks, karena selama dirumah, ia selalu cek suhu badan rutin, serta mengikuti arahan pemerintah untuk isolasi diri, dirumah saja, jaga jarak, selalu jaga stamina.

"Itu yang di medsos hoaks mas, anak saya sampai sekarang sehat, suhunya normal setiap kali di cek," tegasnya.

Ia berharap ada kabar baik dari Pemerintah Kabupaten Blora agar berita simpang siur di medsos, yang memberitakan anaknya dan karyawan PT Pungkok lainya terpapar covid-19.

Dari data yang diperoleh di Dinas Kesehatan, ada sekitar 10 orang karyawan yang saat ini dalam pantauan oleh tim puskesmas.

Sementara Plt Dinas Kesehatan Blora, Lilik Hernanto melalui WA, pihaknya terus melakukan pemantauan selama masa inkubasi.

"Sedang dipantau tim puskesmas, mas, selama masa inkubasi , sesuai data yg kita peroleh," kata Lilik

Kabar terbaru menurut Priyo Apriyanto Ghozali, yang mendapat informasi dari PT Pungkok tempat kerjanya, sampai saat ini dari hasil tes air liur, lima teman dekat dari pacar satpam RSUP Karyadi yang diduga terpapar corona, dari Jakarta hasilnya negatif semua. (Prn/Red)










Share:

Terbaru

PWI - Pertamina Salurkan Hewan Kurban ke Warga

Penyerahan hewan kurban dari Pertamina ke PWI untuk disalurkan ke warga  BLORA, 2/7 (JATENGTIGA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ...

Total Pageviews

Categories

Blog Archive

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »

Follow by Email