Pelaku Pengroyokan Jadi DPO 7 Bulan, Menyerahkan Diri

Ft. Ilustrasi DPO

BLORA. (JATENGBLORA) - Jadi Daftar Pencarian Orang (DPO) selama kurang lebih 7 bulan, saat peristiwa pengroyokan acara konser musik di Dusun Ngaglik, RT. 3, RW. 3, Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Blora pelaku akhirnya menyerahkan diri.

Penyerahan dirinya ke Polsek Jiken, Polres Blora, Rabu (29/01/2020) sore diantar oleh saudaranya. Kapolsek Jiken Iptu Eko Supriyono saat di konfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut.

“ Ya, Ef (21) memang DPO. Sebab dua kali diundang untuk dimintai keterangan tidak datang. Tidak ada iktikat baik untuk datang,” kata Eko sapaan akrab Polsek Jiken, (Jum'at 29/01/2020).

Tersangka Ef, lanjut Eko, memang menyerahkan diri, Ia diduga ikut melakukan pengeroyokan lantaran emosi spontan terhadap Imam Sugiyanto (23) warga Desa Gembol, Kecamatan Bogorejo, Blora saat pentas hiburan dangdut.

Pihak keluarga pun, akhirnya memutuskan untuk menyerahkan tersangka kepada pihak kepolisian. Tersangka Saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Jiken.

Perlu diketahui, kejadian itu berawal saat menyaksikan pentas hiburan dangdut di lokasi stempat, dan diwarnai aksi pengeroyokan. Dari aksi tersebut, korban mengalami sejumlah luka dan harus menjalani perawatan di Puskesmas Bogorejo akibat peristiwa ini.

Atas laporan korban, Kepolisian menetapkan 3 tersangka dalam peristiwa tersebut. Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan 2 tersangka lainnya. Yaitu EJ (19) dan S (22), keduanya warga Desa Gayam, Kecamatan Bogorejo, Blora. Sementara 1 tersangka lain masih buron. Dan akhirnya ditetapkan Ef warga Desa Prantaan ditetapkan sebagai DPO.

Tersangka EJ ditangkap saat akan pulang dari pentas dangdut. Sedangkan tersangka S, ditangkap dalam perjalanan dari Cepu menuju Padangan Bojonegoro.

Saat itu, pihak kepolisian memastikan para tersangka saat melakukan pengeroyokan tidak dalam pengaruh minuman keras. Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara. Kedua tersangka itu juga sudah menjalani sidang dan bebas dari penjara.

Tersangka Ef saat ini sudah ada di balik Jeruji Polsek Jiken. “Dua tersangka yang pertama sudah selesai menjalani hukuman. Jadi tinggal satu ini,” terangnya.

Ditempat lain keluarga, Eko Budi Sulistiyanto saat ditemui media ini mengatakan, tetap bersikukuh melanjutkan permasalahan ini ke jalur hukum, untuk memberikan efek jera bagi para pelaku.

“Saya maafkan dia. Tapi untuk proses hukum harus berlanjut,” ujar keluarga korban.

Eko Budi berharap ke depan tidak terjadi lagi korban. Apalagi dari berbagai informasi, pelaku sudah sering melakukan keributan bahkan hingga tindak kekerasan.

Yang pasti semua proses akan ia serahkan ke penegak hukum. "Pihak keluarga tetap akan serahkan ke pihak berwajib. Dan kami pihak keluarga akan mengawal,” tegas Eko Budi. (Prn)

Share:

Jarak 3 Jam, tak Menghentikan Niat Kandar Motivasi Difabel Blora


Ft.Kandar (kaca mata) difabel amputasi kedua tangan saat memotivasi difabel di Desa Buloh ,Kecamatan Kunduran.

BLORA (JATENGTIGA) - Kandar (60), seorang pria difabel amputasi ke dua tanganya, dari Desa Kamolan, Kecamatan Blora, Jawa Tengah tetap semangat memberikan motivasi kepada difabel yang ada di Blora.

Walau menempuh jarak 3 jam dari rumahnya, ia menjalaninya dengan penuh keikhlasan , agar rekan senasibnya tidak menutup diri dengan kekurangannya.

Betapa tidak, dengan sepeda motor butunya yang berjenis Honda star yang telah dimodifikasi sedemikian rupa,  ia rela menempuh perjalanan sejauh 3 jam menuju Desa Buloh, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.

Tidak ada tujuan lain, selain hanya ingin memberikan motivasi dan semangat hidup bagi seorang perempuan penyandang disabilitas tuna daksa bernama Maryati.

"Sebenarnya banyak orang difabel yang tidak memiliki semangat hidup. Mereka hanya berdiam diri di rumah tanpa berbuat apa-apa. Inilah yang perlu disadarkan kepada mereka," kata Kandar, Jumat (31/1).

Kandar pun memahami akan kondisi tersebut. Namun, ia tidak tega jika ada diskriminasi terhadap penyandang disabilitas di Kabupaten Blora.

"Bagi saya, jangan itu ada diskriminasi kepada kami (Difabel-red). Kami sadar kami cacat, tapi kami juga punya hak yang sama di masyarakat," paparnya.

Langkah Kandar ini merupakan bagian dari semangatnya melakukan pendataan penyandang disabilitas di Kabupaten Blora. Bersama komunitasnya, Difabel Blora Mustika (DBM) ia ingin berusaha memastikan jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Blora.

"Kadang kita susah mencari data itu mas. Karena memang mindset mereka.masih malu punya keluarga difabel. Sehingga mereka kebanyakan disembunyikan keluarganya," jelas Kandar.

Terpisah, Ketua DBM, Abdul Ghofur mengungkapkan, selama 1 Bulan ini, pihaknya telah mendata sebanyak 60 penyandang disabilitas perempuan di 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Jepon, Banjarejo dan Kunduran. Hasilnya, ditemukan  beberapa diantara mereka belum memiliki e-KTP dan belum tersentuh bantuan.

"Itu baru 3 Kecamatan yang kita data. Memang hanya berapa diantaranya belum punya e-KTP. Tapi, Itu artinya kan pasti masih ada lagi kasus serupa di beberapa Kecamatan. Selain belum ber e-KTP, kebanyakan mereka hanya berdiam diri di rumah. Tanpa adanya pemberdayaan," ucap Ghofur.
(Prn)
Share:

Lantaran Pintu Kamar Dikunci dari Dalam, Suami Marah dan Lempar Kipas Angin

Ft. Encis saat diperiksa Satreskrim Polres Blora diruang Unit 4 PPA 

BLORA (JATENGTIGA) - Satreskrim Polres Blora, Jawa Tengah, berhasil amankan seorang suami yang diduga tega aniaya istrinya, Rabu, (29/01) sekira pukul 23.00 WIB. di Rumah sakit Mardi Rahayu Kudus.

"Ia lari ke Kudus, dan tim kami berhasil mengejar dan menangkapnya disana," Kata AKP Heri Dwi Utomo Kasat Reskrim Polres Blora.(Jumat,31/01/2020)

Peristiwa itu bermula pada Selasa (22/10/2019),  sekira pukul 23.00 WIB di rumah turut tanah Kelurhan Tegalgunung Rt. 05/II, Kecamata Blora, Kabupaten Blora,

Saat Pelaku pulang kerumah, melihat korban sedang tidur di dalam kamar depan, sedangkan anak dan neneknya tidur di kamar belakang, lalu pada saat pelaku ingin masuk ke dalam kamar korban, ternyata pintu kamar terkunci dari dalam.

Pelaku merasa emosi, kemudian mendobrak pintu kamar, dan berhasil masuk kedalam kamar korban. Setelah pelaku berhasil masuk kedalam kamar, pelaku mengobrak abrik isi kamar korban.

Pelaku mengambil sebuah kipas angin duduk yang berada di kamar tersebut, kemudian melemparkan kipas angin kearah almari yang ada dikamar. Kemudian kipas angin duduk tersebut memantul mengenai kaki kanan korban. Korban keluar kamar dan menangis di ruang tamu.

Korban yang. diketahui bernama Yunia  Riris Ariffianti (31), melaporkan kejadian itu ke Unit 4 Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blora.

"Ya, benar waktu itu korban melaporkan kasus dugaan tindak Pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), ini sudah  sering kali di lakukan terhadap korban, tidak itu aja korban juga sering di ancam di bunuh" imbunya.

Dari pengakuan korban, sesuai berita acara (BA) laporan, korban sudah berkali - kali dianiaya dan diancam akan dibunuh, baik langsung maupun lewat Whattsapp.

Setelah buron, selama hampir 4 bulan pelaku bernama Hendri  Purwanto alis Encis (34) berhasil diamankan Satreskrim Polres Blora, di Rumah sakit swasta Mardi Rahayu Kudus, Rabu (29/01/2020) pujul 23.00 WIB.

Barang bukti yang amnkan petugas berupa 1 (Satu) buah kipas angin duduk dan 1 (satu) buah patahan pintu dari kayu dengan panjang 60 cm.

Atas perbuatanya itu, pelaku dijerat dengan Pasal 44 ayat 1 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. (Prn/red)



Share:

GP Anshor Jawa Tengah, Gelar Latihan Instruktur dan Kursus Pelatihan Pemimpin

Ft. Peserta pelatihan istruktur dan kursus pelatihan pemimpin se Pati Raya tampak antusias mengikuti jalanya acara.

BLORA (JATENGTIGA) - Gerakan Pemuda (GP) Anshor Jawa Tengah, Koordinator Wilayah (Korwil) Pati Raya, menggelar latihan instruktur dan kursus pelatihan pemimpin.

Latihan tersebut dugelar di pondok pesantren (Ponpes) Al-Hikmah Desa Ngadipurwo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora Kamis (30/01)

"Pelatihan ini untuk menciptakan dan mencetak kader - kader Banser yang tangguh dan profesional," kata Itkhonul Kahkim saat memberikan sambutan (Kamis, 30/01/2020)

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Blora, H Arief Rohman Msi, Dandim 0721/Blora yang diwakili Danramil 01/Blora, Kapten Inf. Darmanto, Kapolres Blora diwakili Kapolsek Kota, AKP Agus Budiyana, SH, Ketua PCNU Blora, PC GP Ansor se Karesidenan Pati Raya, Kades Ngadipurwo, dan Peserta latihan dari Kader GP Anshor Korwil Pati Raya.

Peserta pelatihan 80 orang kader dari wilayah Kabupaten Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak dan Purwodadi.

Sementara itu wakil Bupati Blora, Arief Rohman, dalam sambutanya, memberikan apresiasi positif kepada panitia dan semua pihak atas terselenggaranya pelatihan ini di Kabupaten Blora.

"Ini adalah kegiatan yang positif, dan saya sangat berterimaksih kepada semua pihak dan panitia atas terselenggaranya acara ini," ucap Arief Rohman.

Selain itu ia juga ucapkan terimakasih kepada GP Anshor Blora, yang selalu siap siaga, diperbantukan dalam kegiatan apapun, termasuk membantu pertanian.

Ia berpesan kepada para peserta, agar dengan maksimal mengikuti pelatihan ini, dan semoga kegiatan tersebut bisa bermanfaat untuk semua,imbuhnya.

Kegiatan Latihan Instruktur dan Kursus Pelatihan Pemimpin ini dilaksanakan selama 4 hari, mulai Kamis, 30 Januari hingga Minggu, 2 Februari 2020. (Jwn/red)
Share:

Di Blora, Ratusan Peserta ikuti Seleksi Tertulis PPK

Ft. Peserta seleksi tes tertulis PPK saat regristasi 


BLORA (JATENGTIGA)- Ratusan peserta yang lolos administrasi seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ,Kamis (30/01) pagi ikuti seleksi tertulis secara manual di ruang GOR Mustika Blora.

Seleksi tertulis ini diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora, dan diawasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Babwaslu).

Sebayak 348 peserta ini terpecah di 16 Kecamatan,  yang paling banyak ada di Kecamatan Blora yaitu 51 peserta. Masing -masing Kecamatan nantinya akan diambil 10 hingga 13 besar tergantung nilainya, untuk ikut di tahapan berikutnya, seleksi wawancara.

"Dari 348 peserta yang tidak hadir ada 13 orang jadi tinggal 335 peserta," kata Hamdun ketua KPU (Kamis, 30/01/2020)

13 peserta yang tidak hadir, masing-masing dari Kecamatan Todanan dua orang, Kunduran (3), Ngawen (2), Kradenan (1), Kedungtuban (1), Jepon (2), Blora (1) dan Tunjungan (1).

Soal tertulis sebanyak 50 soal, dengan waktu 50 menit. Dimulai jam 08.50 WIB selesai 09.50 WIB. Bagi yang sudah pernah ikut dipenyelenggara kemungkinan bisa mnegerjakan,

"Soalnya 50, berkisar Undang -Undang Pemilu No. 7 Tahun 2017 dan Undang -Undang No.10 Tahun 2016, saya sudah siapkan itu,"kata Ning Rahmawati pesrta dari Jati yang sudah pernah ikut PPK sebelumnya.

Dari 10 besar yang diambil dari hasil tes tertulis, akan ikut seleksi Wawancara, pada 5-14 Februari, dan hasilnya nanti akan diambil 5 sebagai calon anggota PPK di 16 Kecamatan se -Kabupaten Blora.(Prn)





Share:

Perhutani KPH Blora Ajak Anak Usia Dini menanam

Anak anak tampak antusias ikut menanam pohon yang diajarkan petugas perhutani KPh Blora

BLORA (JATENGTIGA)- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora ajak anak usia dini menanam pohon di wilayah hutan Desa Kedungwaru, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora Selasa (28/2) kemarin.

Mereka adalah anak- anak Kelompok Bermain (KB) dan Taman kanak- kanak (TK) Baitunnur Blora, Sebanyak 1.600 plances, bibit pohon mahoni di sediakan perhutani KPH Blora untuk ditanam disana.

Adapun lokasi penanaman berada di petak 129 B Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngawenombo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngawenombo.

"Ini untuk menanamkan jiwa cinta menanam dan mencintai lingkungan kepada anak - anak usia dini," kata Administratur Perhutani KPH Blora, Afwandy,  melalui Wakil Administratur M.Agus Nawin R, S Hut. (Rabu,29/01/2020)

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Perhutani KPH Blora dan siswa KB-TK Baitunnur,

Menurutnya kegiatan semacam ini harus terus digalakkan dengan mengajak seluruh elemen masyarakat, dan para pelajar dari usia dini sampai mahasiswa.

"Ini agar mereka lebih mencintai hutan, supaya kelestariannya tetap terjaga," imbuhnya

Selain itu kegiatan ini merupakan wujud nyata untuk mendidik generasi muda dalam rangka menanamkan jiwa  suka bersedekah, karena dengan menanam pohon nantinya menghasilkan Oksigen yang sangat bermanfaat bagi kehidupan umat manusia.

Sementara itu, Kepala sekolah  KB - TK Baitunnur, Yelly Novitarini yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggarnya acara ini.

"Saya sangat berterimakasih kepada Perhutani KPH Blora yangvtelah sudi mengajari anak anak menanam," ucap Yelly

Menurutnya  hutan sangat bermanfaat sebagai penyangga kehidupan makluk hidup, terutama manusia, Oleh karena itu sangat penting mengenalkan dan mengajak menanam siswa didiknya sejak dini.

Perhutani KPH Blora berharap, agar seluruh komponen  masyarakat bersama-sama menyelamatkan lingkungan disekitarnya.

Terutama lingkungan yang ada di dalam kawasan hutan, karena lingkungan ini sangat bermanfaat bagi kehidupan kita dan mahluk  hidup yang lain. (Prn)
Share:

Isu Calon Tunggal Pilkada Blora 2020, Inilah Kata Petinggi Partai


Ft.Ilustrasi Cakon tunggal melawan kotak kosong 

BLORA, (JATENGTIGA) - Adanya sinyal calon tunggal di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Blora 2020 menjadi perguncingan masyarakat.

Para petinggi partai tampaknya sudah sepakat untuk mendukung adanya calon tunggal ini di Pilkada Blora 2020.

Ketua DPC Partai bergambar kepala banteng moncong putih di Blora HM. Dasum, mengaku, saat ini pihaknya masih berkomunikasi intensif dengan para pimpinan partai lain.

Banyak partai yang sudah gabung dan sepakat untuk mendukung calon tunggal di Pilkada Blora 2020 nanti. Tinggal beberapa partai yang belum.

"Benar, kita mendukung calon tunggal, Masih satu dua yang belum gabung. masih kita dekati,” kata Dasum , (Senin 27/01/2020).

Menurutnya, adanya calon tunggal ini, masyarakat tidak saling mentelengi (melihat), terpecah dan saling sikut dengan saudaranya sendiri karena beda pilihan.

“Kalau satu link kan enak, yang di DPRD juga menyatu, sehingga kedepan nantinya bisa kondusif, masyarakatnya tenang, pembangunan lancar," harapnya

Terkait rekomendasi para calon yang mendaftar melalui PDIP, Dasum mengatakan akan di umumkan pada Maret mendatang.

“Rekomendasi PDIP belum turun. Kita tunggulah. Mungkin akan kita umumkan sekitar Maret. Syukur Februari. Yang jelas Maret sudah kita umumkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Siswanto mengungkapkan, calon tunggal secara regulasi dibolehkan, dan memungkinkan dalam Pilkada 2020 nanti, lawannya bisa bumbung kosong.

"Secara yuridis formal dan aturan Pilkada, calon tunggal itu kan boleh. Asal yang menang nanti  lebih dari 50 persen, sesuai regulasi, " jelasnya.

Lebih lanjut, Siswanto mengatakan, kebutuhan Pilkada itu sangat besar. Mulai sosialisasi, kampanye, publikasi dan lainnya.

Kalau dalam perhitunganya calon bupati minimal Rp 25 Milyard, sedangkan calon tunggal cukup sosialisasi, tidak perlu banyak uang yang dikeluarkan.

"Saya berkeyakinan nantinya calon itu, tidak akan ngoyo dan berfikir bagaimana untuk mengembalikan uang yang sudah ia keluarkan untuk pencalonanya," tegas Siswanto mantan Aktifis di Blora.

Sehingga, tambah Siswanto, calon tunggal itu, akan berfikir lebih jernih dalam pembangunan. "Pilkada murah namun tetap berkualitas," imbuhnya.

Politikus Partai Golkar ini menegaskan, kondusifitas wilayah itu penting, agar pembangunan suatu wilayah lancar. Baik pembangunan Fisik maupun pembangunan sumber daya manusia (SDM) nya.

“Saya melihat gejala dan indicator yang ada, antara elit politik sudah mulai nampak gesek menggesek, gasak menggasak, dan saling gosok menggosok," Jelas Pria muda yang juga wakil ketua DPRD Blora.

Menurutnya, semakin mendekati tahapan pendaftaran calon, dinamika ini akan semakin panas. Ia mengusulkan, para politisi tingkat elit di Blora bisa bertemu, silaturrohim, ngopi bareng, kopi darat, untuk komunikasi perihal Pilkada agar bisa kondusip.

“Kondisifitas itu bisa terwujud, ketika ada persatuan dan kesatuan. Salah satunya diwujudkan dengan mengusung calon tunggal,” ucapnya.

Ia berharap partai pemilik kursi terbanyak, seperti PDIP bisa menginisiasi itu. Dan siapa yang diusung bisa dibahas dalam pertemuan tersebut.

Di tempat lain, Komisioner KPU Blora, Hamdun menjelaskan, secara regulasi tidak ada masalah ketika pada Pilkada mendatang hanya terdapat satu pasang calon atau calon tunggal.

Menurutnya, apabila nanti itu terjadi, kata Hamdun, maka calon tunggal tersebut akan bertarung melawan kotak kosong.

“Tidak ada masalah kalau ke depan seperti itu, berarti lawannya nanti kotak kosong,” pungkasnya. ( Prn/red).
Share:

Pimpinan DPRD Blora, Sidak Pengerjaan Embung Klopoduwur

Ft. Pimpinan DPRD Blora didampingi dua orangbWakil Ketua DPRD saat sidak di embung Kedungsambi Klopoduwur.


BLORA, (JATENGTIGA)–  Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Blora, sidak pengerjaan proyek pembangunan embung Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Senin (27/01)

Sidak Pimpinan DPRD tersebut terkait molornya pengerjaan embung Kedungsambi oleh PT Dwi Ponggo Seto-PT Jaya Beringin Baru (KSO) Surakarta yang mendapatkan penalty sebesar Rp 17 juta sehari terhitung sejak 1 Januari 2020.

Ini sebagai konsekuensi atas molornya proyek pembangunan Embung Kedung Sambi Klopoduwur di Desa Klopoduwur.

"Ya, ini merupakan konsekuensi dari molornya pengerjaan embung ini, jadi ya harus diterima," kata HM Dasum Ketua DPRD Kabupaten Blora saat sidak (Senin, 27/01/2020)

Keterlambatan sudah hampir satu bulan. Tapi Pihak pekerja siap segera menyelesaikan. Harapnnya proyek besar ini cepat selesai, dan  bermanfaat untuk lingkungan sekitar, Imbuhnya.

Pembangunan embung oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, yang menelan biaya Rp.17,1 Milyard ini, Jika sesuai jadwal dimulai sejak 11 Juni 2019 dan selesai pada 31 Desember 2019 yang lalu.

Namun sampai saat ini pengerjaanya masih belum selesai, sehingga menurut hitungan, pengerjaanya molor hampir satu bulan.

Saat sidak, Ketua DPRD Blora, HM. Dasum yang didampingi Wakil DPRD Siswanto dan Sakijan serta satpol PP dan perangkat desa setempat meninjau langsung proyek tersebut.

Para pekerja terlihat masih sibuk melakukan aktifitas di lokasi. Mulai dari pekerjaan pengecoran intek dan pembuatan pagar.

“Kami berterima kasih, kepada pemerintahan pak Jokowi, semua pembangunan menyentuk masyarakat kecil, dan berjalan dwngan baik,"ungkap Dasum

Ia berpesan kepada masyarakat, orang tua, agar diingatkan. Biasanya, kalau ada bendungan baru seperti ini, anak-anak kecil suka bermain, supaya masyarakat dan orangtua mengawasi anak-anaknya. Sehingga semuanya bisa aman.

Sementara, Wakil DPRD Blora, Siswanto saat ditemui seusai kunjungannya menambahkan, pembangunan embung Kedung Sambi bertujuan sebagai penunjang irigasi lahan pertanian produktif yang ada di sekitarnya.

"Fungsi utama embung adalah sebagai sentral pengairan bagi area persawahan. Selain itu, masyarakat bisa mengembangkan potensi embung sebagai objek pariwisata baru di wilayah tersebut," ucapnya.

Menurutnya, jika dijadikan obyek wisata, dampaknya dapat menggerakkan perekonomian warga sekitar.
Dan supaya memiliki daya tarik sebagai obyek wisata, warga harus  bersama-sama menjaga kebersihan lokasi embung

"Tapi jangan dilupakan fungsi utamanya,” tegas Siswanto.

Plt, Projek Manager, Dony P, mengaku, proges sudah 98,5 persen. Targetnya akhir Januari selesai. Kalau ada kurang masih ada masa pemeliharaan selama 60 hari.

“Yang belum selesai ada aspal, rumah intek sama paving dikit,” terangnya.***(Red/Prn)
Share:

Dua Pemudi di Blora Dirikan Rumah Baca

Ft. Dewi Nur Halimah (kanan) duta baca Blora dan Lucky Rusyita (kiri) patnernya


BLORA (JATENGBLORA.com)- Dua Pemudi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendirikan sebuah rumah baca yang di beri nama Alky, di Dukuh Patihan RT 03/RW 03, Desa Ketileng, Kecamatan Todanan,

Nama Alky adalah gabungan dari nama mereka berdua, Dewi Nur Halimah (25) dan Lucky Rusyita (24). Ide mendirikan rumah baca tersebut berawal dari pertemuan mereka di Goa Terawang, sebuah tempat wisata alam milik Perhutani KPH Blora, bulan April 2019 lalu

Dewi Nur Halimah adalah seorang duta baca Kabupaten Blora. Ia merasa prihatin melihat rendahnya literasi di Indonesia, khususnya di Blora.

"Saya prihatin melihat data literasi Indonesia dan minat baca masyarakat Indonesia rendah, khususnya di Blora," kata Halimah sapaan akrabnya. (Senin, 27/01/2020)

Menurutnya anak-anak di Blora lebih suka bermain game dibandingkan membaca buku, Hal ini menjadi motivasi bagi Halimah untuk mendirikan rumah baca.

Keinginan untuk memajukan literasi di Blora semakin besar terlebih ketika mengetahui data rendahnya minat baca anak-anak Indonesia.

Pertemuannya dengan Lucky Rusyita di Goa Terawang, menjadi inisiator awal mula terbentuknya rumah baca Alky. Mereka berdua berdiskusi terkait bagaimana meningkatkan literasi khususnya minat baca anak anak di Blora.

"Hal inilah yang menggerakan saya untuk mencari partner yang sevisi untuk memajukan literasi Blora melalui baca tulis," lanjutnya

Dari hasil diskusi mereka berdua menghasilkan kesepakatan membentuk sebuah rumah baca yang diberi nama "Rumah Baca Alky" dan tempatnya dirumahnya Lucky Rusyita 3 April 2019 Lalu.

Awalnya Lucky Rusyita sempat ragu saat menghubungi Dewi Nur Halimah. Ini dikarenakan Halimah adalah seoarang duta baca Kabupaten Blora yang terkenal, takutnya ia di cuekin atau tidak di anggap.

"Ya ,saya sempat ragu waktu itu, namun setelah ketemu dan berbincang, ternyata mbak Halimah orangya ramah, " kata Lucky sambil tersipu.

Ia merasa bersemangat, setelah bertemu Halimah yang berani dan tegas dalam melangkah. Ia juga merasa tidak salah memilih Halimah sebagai ambasador Rumah Baca Alky.

"Saya berani melangkah atas dorongan mbak Halimah untuk mengelola rumah baca ini," jelasnya.

Sebagai foundernya Halimah, menurutnya koneksi dan jaringan orang-orang yang peduli literasi sangat banyak, sehingga prospektif untuk menggaet donatur menyumbangkan buku-buku ke rumah baca.

Dan Halimah sendiri sebagai ambasador,memiliki tugas promoting rumah baca ke masyarakat Blora, influencing anak anak buat tertarik membaca, dan menggaet donatur untuk memajukan rumah baca Alky.

Rumah baca Alky ini, memiliki dua 2 program unggulan yang mampu menarik minat anak-anak sekitar, yakni  Minggu Baca (MingCa) dan Minggu Motivasi (Gumot).

"Gumot dan MingCa ini menarik, karena disertai dengan dongeng anak. Harapanya menjadi Weekend yang produktif dan bernilai edukatif," pungkas Lucky (Nur/red)

Share:

BAPPEDA Blora selenggarakan Konsultasi Publik Rancangan awal RKPD Blora Tahun 2021

Foto: Kegiatan konsultasi Publik Bappeda Blora.

JATENG TIGA.com. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Blora, menyelenggarakan acara konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) Kabupaten Blora tahun 2021di gedung BAPPEDA kabupaten Blora,Senin (27/1).

Ir. Samsul Arief  selaku kepala BAPPEDA dalam sambutannya berharap acara tersebut Organisasi Perangkat Daerah (OPD) punya super prioritas kebutuhan masyarakat sesuai tupoksinya.

"Saya harap OPD prioritaskan kebutuhan masyarakat sesuai tupoksinya,"kata Samsul (Senin, 27/01/2020)

Selain itu OPD juga tidak hanya melakukan agenda rutin saja, inovasi membuat prioritas ternyata banyak OPD yang tak mampu, Imbuhnya.

Samsul arief menambahkan RKPD tahun 2021 merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD tahun 2016 - 2021 dengan tema "Pembangunan Mewujudkan Blora yang lebih sejahtera dan bermartabat". 

Dasar pelaksanaan konsultasi publik ini amanah UU no 25/2014, PP no 2/2018, Permendagri no 100/2018 .

Dalam acara itu juga Setda Blora Komang Gede Irawadi, berharap kegiatan tersebut tidak sebatas menjadi agenda formal tahapan penyusunan RKPD yang tanpa makna.

"Kita berharap forum ini benar- benar dimanfaatkan untuk memperoleh sejumlah masukan dari berbagai pihak untuk menyempurnakan rancangan RKPD yang akan ditetapkan dan saya berharap dapat point penting dalam konsultasi publik ini,"terangnya.

Setda Blora juga memberi arahan dalam acara tersebut yaitu menyampaikan beberapa point tentang peningkatan SDM untuk semua tingkat SD sampai perguruan tinggi. 

Investasi infrastruktur, investasi akses wisata, omnibus law peraturan (penyederhanaan regulasi), penyederhanaan birokrasi ( perijinan dan  pelayanan publik ), transformasi ekonomi disesuaikan RTRW.

Peserta kegiatan tersebut dihadiri perwakilan OPD, ormas, perguruan tinggi, LSM, parpol, dan camat se-kabupaten Blora.(ars / red)
Share:

Tingkatkan pelayanan publik, Kasat lantas MoU dengan Instansi Terkait

Ft.Kasat lantas AKP Dodiawan S, SH.SIK saat menandatangani MoU


BLORA (JATENGTIGA.com)- Di tempat baru Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas), AKP Dodiawan S ,SH, SIK, Senin (27/01) pagi, mengawali kerjanya dengan  penyusunan, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan nota kesepahaman Polres Blora dengan Instansi terkait.

MoU tersebut tentang mekanisne pelayanan di Satpas dan Samsat serta penanganan Laka Lantas, di ruang rapat Satpas lantai 2.

AKP Dodiawan, Kasat lantas yang baru tiga minggu berdinas di Blora ini mengatakan, karena Polres Blora sejak 15 Januari lalu ditetapkan oleh Kapolda Jateng masuk sebagai Zona Integritas, maka perlunya meningkatkan pelayanan Publik.

"MoU ini merupakan dasar kami (Salantas-red) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang transparan dan akuntabel," ucap AKP Dodiawan (Senin, 27/01/2020)

MoU dilaksanakan tiga kali ,pertama dengan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) dan Bank terkait pelayanan, kedua  dengan pihak Bank dan asuransi terkait satpas dan ketiga dengan Dinas kesehatan, Jasa Raharja dan Perhubungan terkait penanganan laka lantas.

MoU ini sudah dilaksanakan tiap tahunya, namun, menurut Dodiawan, setiap pemimpin itu berbeda, dan MoU kali ini adalah terkait ditetapkanya Polres Blora sebagai Zona Integritas menuju bebas korupsi, oleh Kapolda Jateng.

"Jadi kedepan jika ada terjadi laka lantas, harus duduk bareng ,rembug bareng untuk pemecahanya,"imbuhnya.

Harapanya, agar pelayanan kepada masyarakat yang transparan dan akuntabel dapat mencapai sasaran baik fisik, keuangan maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan tugas umum pemerintahan dan pelayanan masyarakat sesuai dengan prinsip-prinsip serta ketentuan yang berlaku. (Prn)
Share:

Sejumlah Warga di Blora Keluhkan Debu Pembangunan Jalan Provinsi

Ft. Sebuah truk melintas di jalan Cepu-Wirosari ,tampak dibelakang truk debu mengganggu pengguna jalan lainya.

BLORA (JATENGTIGA.com)- Sejumlah warga di Dukuh Klompok Sogo, Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah keluhkan debu, akibat pembangunan proyek jalan Provinsi.

Pembangunan Jalan Provinsi mulai jalan Dukuh Klompok Sogo sampai dengan Dukuh Peting hingga Desa Kutukan Kecamatan Randublatung, kurang lebih berjarak tiga kilometer itu, dikerjakan oleh PT. Wikanandaru Multi Laksana.


Oskar (41), salah satu warga Desa setempat, mengatakan, dalam pengerjaan jalan tersebut tidak memperhatikan faktor kesehatan warga, terutama warga yang memiliki rumah di tepi sepajang jalan.

"Debunya parah mas, banyak warga sini yang mengeluh, bahkan sudah mulai pada batuk akibat polusi udara," ucap Oskar. (Minggu, 25/01/2020)

Selain warga, seorang sopir pun juga mengeluh akibat debu yang ditimbulkan oleh proyek pembangunan jalan tersebut.

"Ya, terganggu mas, saat mengemudi kadang pandangan tidak kelihatan karena debunya tebal," kata Teguh seorang sopir truk yang melintas.

Pihak PT. Wikanandaru Multi Laksana sendiri sudah pernah melakukan penyiraman, namun menurut warga setempat kurang maksimal karena hanya mampu bertahan 5-10 menit saja.

Menurut keterangan Fitri pemilik warung makan ditepi jalan, perwakilan warga sudah pernah menemui Ageng, pelaksana proyek PT Wikanandaru Multi Laksana. yang dilapangan, pada Jumat (24/01) lalu.

"Perwakilan warga kemarin sudah menemui Ageng, pelaksana proyek PT Wikanandaru Multi Laksana, " kata Fitri

Ft. Spanduk proyek pengerjaan jalan provinsi.

Ageng, lanjut Fitri, berjanji akan mulai menyiram lagi Sabtu (25/01) kemarin. Warga setempat akan melakukan aksi menghentikan proyek tersebut jika tuntutan warga tidak dipenuhi.

Dari pantauan lapangan pengerjaan jalan Propvinsi tersebut, tidak terdapat papan pengumuman pengerjaan jalan/papan Proyek. (Prn/red)
Share:

Di Blora,Tukang Gawe Mahar adakan Kopdar se- Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat

Pemahar dari Tegal saat mempraktekan kerajinan saat guiling gunungan

BLORA (JATENGTIGA.com) - Sejumlah tukang gawe mahar (pembuat mahar), se-Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat mengadakan kopi darat (Kopdar) Sabtu (24/01), di aula rumah makan Bamboo Sanjaya Blora.

Kopdar ratusan tukang gawe mahar itu, diadakan untuk berdiskusi (sharing) berbagai ilmu dan model mahar. Salah satunya yang paling baru adalah mahar Embossing (mahar timbul 3 dimensi).

Mahfud Ahla, ketua panitia kopdar dari Blora, Jawa Tengah mengatakan, Kopdar kali ini tidak hanya dihadiri pemahar dari Jawa tengah saja, melainkan pemahar dari Jawa timur dan Jawa barat. Sebanyak 80 pemahar hadir untuk mengikuti sharing ilmu ini.

"Sebenarnya acara Kopdar ini dari Blora, Cepu dan Bojonegoro saja. Tapi ternyata banyak teman-teman dari Jawa barat dan Jawa timur datang, " kata Mahfud.

Selanjutnya, menurut Mahfud, akan hadir pula master mahar dari Tangerang yang akan  berbagi ilmu mahar 4 dimensinya, imbuhnya.

Kopdar para pemahar ini tidak hanya menggelar pertemuan saja, namun dalam kegiatan ini juga digelar praktek membuat mahar kuilin gunungan, karya seniman mahar dari Kota Tegal. Seni mahar ini jenis baru dan dipatok dengan harga Rp 700 ribu.

"Selain silahturohim, ada juga praktek buat seni mahar jenis baru. Namanya kuilin gunungan dengan bahan dasar kawat dan uang mainan," jelasnya.

Ia berharap, mahar kulilin ini bisa menjadi ilmu baru bagi seniman mahar pemula, san yang lainnya.

Sementara itu, Salah satu seniman mahar asal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur Ustadus Solikin dalam kesempatan ini membagikan ilmu barunya yang diberi nama mahar embossing.

Seni mahar ini baru sekitar 1 tahun ia tekuni. Harga mahar embossing mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 2,5 juta.

"Mahar embossing itu mahar timbul. Ini masih dalam tahap perkenalan, sehingga banyak orang belum tahu. Baru sekitar 1 tahun saya lakukan", jelasnya. (prn)


Share:

Nasdem Berharap Umi Kholsum Maju di Pilkada 2020

Ft.Ketua Partai Nasdem Blora Hj.Sri Sudarmini saat dirumahnya

JATENGTIGA.com - Ketua Partai Nasdem Kabupaten Blora, Hj Sri Sudarmini, berharap Umi Kholsum (istri Bupati Blora) Djoko Nugroho atau akrab dengan sapaan Kokok, maju ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Sri Sudarmini, saat di temui dirumahnya Kamis (23/01), dirinya mengatakan sejauh ini sudah melakukan komunikasi dengan Kokok, terkait keingginannya untuk mengusung Umi Kulsum maju di Pilkada 2020.

“Saya sudah bilang ke pak Kokok, saya ingin bu Umi mau maju di pilkada 2020 nanti,”ujarnya. (Kamis, 23/01/2020)

Menurutnya, Partai Nasdem untuk saat ini hanya punya satu pilihan Calon Bupati (Cabup) yang akan diusung di Pilkada nanti, yaitu Umi Kulsum, ditanya terkait kader yang lain dirinya menjawab dengan tegas tidak ada.

“Cuma satu, yaitu ibu Umi Kulsum, kalau beliau (Umi Kholsum.red) tidak berkenan ya mending kita diam saja gak usah nyalonkan yang lain,” tambahnya.

Namun terkait hal tersebut dirinya masih nunggu jawaban dari Umi Kulsum, hingga saat ini Istri Bupati Blora tersebut, belum memberikan jawaban yang pasti, mau dan tidaknya maju sebagai calon Bupati Blora di Pilkada tahun ini.

“Sampai sekarang belum ada jawaban dari bu Umi, apakah beliau bersedia atau tidak,”ungkapnya.

Diberitakan sebelumya, Bupati Blora Djoko Nugroho saat ditanya terkait kesiapan istrinya maju di Pilkada 2020, belum memberikan kepastian iya atau tidaknya.

“Kalau ibu. masih belum menjawab, mau ya syukur, tidak ya gak papa,” Ujar Djoko Nugroho. (Prn)
Share:

Lie Kamadjaja Belum Bisa Urus 24.900 Zak Gula Miliknya, Pasca Setahun Divonis Bebas

Suasana sidang menjelang vonis bebas PN Blora yang dipenuhi kerabat Lie Kamadjaja

JATENGTIGA.com –  Lie Kamadjaya hingga saat ini belum bisa ambil 24.900 zak, gula miliknya, walaupun ia
sudah hampir setahun  diputus bebas (tidak bersalah) dalam sidang Pengadilan Negeri (PN) Blora, dengan tuduhan mengedarkan gula non-SNI.

Terhitung sampai Rabu (22/1/2020), barang bukti (BB) gula kristal putih (GKP) sebanyak 24.990 karung zak (50 kilogram perkarung) merek Gendhis milik Lie Kamadjaja, masih menumpuk tersegel di dua gudang.

Rinciannya, 21.957 zak (karung) berada di gudang Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, 2.312 zak masih berada di gudang wilayah Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Blora dan tempat lain.

Didik Riyadi, Humas Pengadilan Negeri (PN) Blora, saat dikonfirmasi tindak lanjut putusan bebas sidang kasus gula non Standar  Nasional Indonesia (SNI) itu, menjelaskan, PN masih menunggu kiriman berkas dari Mahkamah Agung (MA).

Menurut Panitera Muda Hukum PN Blora, nanti setelah berkas diterima dari MA, pihaknya akan memberitahu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan nantinya JPU yang akan melaksanakan putusannya.

“Iya karena tidak terbukti bersalah, BB gula akan dikembalikan ke terdakwa Lie Kamadjaja, kami masih menunggu berkas dari MA,” jelas Didik Riyadi.

Terpisah, Lie Kamadjaya mengingatkan kepada penegak hukum agar memutuskan perkara yang berupa makanan (seperti gula) harus lebih cepat, karena putusannya sudah hampir setahun lalu.

Menurut mantan Direktur Utama (Dirut) Pabrik Gula (PG) PT Gendhis Multi Manis (PT GMM) Blora itu, bahwa putusan MA sudah ada di website MA, maka dia menduga berkasnya terhambat di bagian administrasi.

“Saya berharap, penegak hukum juga bisa menindaklanjuti pemalsuan dokumen di kantor BBIA, yakni soal dugaan pemalsuan surat pencabutan SNI PT GMM,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, selain melepaskan dari segala tuntutan kukum (onslag von alle recht vervolging), terdakwa Lie Kamadjaja diputuskan mengembalikan nama baiknya seperti dalam keadaan semua (rehabilitasi).

Rabu (30/1/2019) ketika itu sekitar pukul 18:08 WIB, ruang sidang utama PN Blora WIB terdengar seperti meledak. Suara riuh disertai tepok tangan, tangis haru, dan ucapan syukur menggema di depan meja hijau.

Tidak hanya di dalam ruang sidang, suara riuh berlanjut di teras, dan halaman gedung PN Kota Sate. Gema takbir tiga kali, disambut Allahu Akbar oleh sekitar 150 orang pengunjung sidang.

Sementara di sudut teras, tampak ikut hadir beberapa tokoh sedulur sikep (Samin) dari Desa Kelopo Duwur, Kecamatan Banjarejo, Blora, yang hadir di sidang dengan agenda putusan perkara gula non-SNI.

Gema takbir, tepok tangan riuh, dan tangis haru itu mencuat setelah majelis hakim Dwi Ananda FW (ketua), Morindra Kresna Endang Dewi Nugraheni (anggota) memutus Lie Kamadjaja terlepas dari segala tuntutan hukum.

Majelis hakim juga mumutus mengembalikan barang bukti berupa karung (zak) gula kristal putih (GKP)  atau 50 kilogram perkarung, 2.312 zak GKP, dan 21.957 zaak GKP semua merek Gendhis kepada Lie Kamadjaja.

Selanjutnya, hakim yang menyidang untuk ke-23 kali tersebut, membebankan semua biaya perkara sidang kepada negara.

Heriyanto, pengacara Lie Kamadjaja menandaskan akan mengajukan upaya hukum bila dikendaki, karena pihaknya ingin tahu betul dalang di balik perkara ini sampai ke akar-akarnya.

Sebelumnya pada sidang ke-21 perkara gula non-SNI di jaksa penuntut umum (JPU) Karyono keukeuh mempertahankan tuntutan yang dialamatkan kepada terdakwa Lie Kamadjaja.

Saat Majelis hakim PN Blora bersama JPU Kejari Blora, menggelar sidang lapangan (sidang setempat), mengecek barang bukti 24.990 zak gula milik Lie Kamadjaja, Jumat (28/9/2018).


JPU menuntut terdakwa mantan Dirut PT GMM (Blora), dan Dirut PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring-Kendal, Lie Kamadjaja dengan hukuman pidana penjara selama enam bulan.

Selain itu, JPU Karyono juga meminta kepada majelis hakim memutuskan agar barang bukti 24.990 karung zak GKP putih merek Gendhis (50 kilogram perzaknya), dirampas untuk Negara.

Kamadjaja membantah gula miliknya yang tersimpan di dua gudang sewa di Blora dan disegel polisi, adalah gula non-SNI.

Kamadjaja menyimpan gula sebanyak  21.957 dan 2.312 karung zak (di dua gudang), karena saat itu dalam proses peralihan PG PT GMM Blora kepada pemilik baru PG baru PT GMM Bulog. (Prn)


Share:

Difabel Pati tingkatkan kemampuan membatik menggandeng difabel Blora Mustika


Foto: pelatihan difabel Pati


JATENGTIGA.com-Dalam rangka Peningkatan keahlian/life skill difabel Pati, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia ( PPDI) kabupaten Pati, menggandeng Disabilitas Blora Mustika (DBM) dalam program pelatihan membatik,Sabtu( 21/1).

Ketua Difabel Pati, Ratno menyambut baik kepada DBM Blora serta berterima kasih atas pelatihan membatik yang di ikuti difabel Pati sekitar 300an orang, yang pesertanya dari seluruh wilayah di Pati.

Ratno juga berharap setelah pelatihan ini ada kemajuan skill sehingga akan tercipta kemandirian dan tidak menggantungkan kepada orang lain.

Sedangkan menurut ketua difabel Blora, Abdul Ghofur menyatakan, pelatihan membatik sebagai sarana untuk peningkatan life skill.

Para penyandang disabilitas di kabupaten Pati bisa berdaya guna, sehingga kedepan, diharapkan para penyandang disabilitas bisa mandiri.

" Kita sebagai yang senasib tidak ingin melihat temen- temen kita mendapatkan diskriminasi di daerahnya,kita ajak bangkit dan berfikir optimis untuk terus maju". Ungkap Ghofur.

Ghofur menjelaskan, dalam kegiatan ini anggota DBM  mengajarkan  tata cara dalam proses membatik, mulai dari pemilihan motif, mengantongi hingga proses pewarnaan. Saya sangat kagum semangat peserta disabilitas.  (Ars/red)



Share:

DPRD Blora Kunjungi Pasar Banjarejo


Foto: Ketua DPRD Blora cek situasi pasar Banjarejo


JATENGTIGA.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora M. Dasum didampingi Wakil Ketua Siswanto mengunjungi Pasar Banjarejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Selasa (21/01).

Kunjungan itu terkait akan ada peresmian dari Kementrian Perdagangan tanggal 28-29 Januari 2020 mendatang. 

Pasalnya Pembangunan Pasar Rakyat Banjarejo tersebut bersumber dari APBN, yaitu dana tugas pembantuan (TP) sebesar Rp. 4.000.000.000 dengan pagu fisik Rp. 3.773.000.000.

Pemenang lelang adalah PT. Remaja mandiri Jaya Selaras Semarang, dengan harga lelang Rp. 3.659.128.000 serta jangka waktu pelaksanaan pembangunan 90 hari, 27 September - 25 Desember 2019 lalu, dan tepat waktu.

"Jadi hari ini kami (DPRD.red) mengunjungi pasar rakyat Banjarejo, bukan sidak. Karena akan ada kunjungan dari Kementrian Perdagangan," kata Dasum Ketua DPRD Blora, saat kunjungan di Pasar. (Selasa, 21/01/2020)

Dalam kunjunganya dipasar rakyat Banjarejo itu, masih banyak los yang belum di tempati. Namun sudah ada dalam daftar. 

"Yang kosong, nanti segera ditempati biar segera ramai, kan sudah dibangun bagus," imbuh Dasum

Siswanto, wakil ketua DPRD menambahkan, bahwa sebelumya pasar Banjarejo ini hanya ada kegiatan jual beli pada pasaran saja, tiap Pon dan legi. 

Namun dengan dibangunya Pasar Rakyat baru ini, nantinya akan ada kegiatan pasar harian, artiya pasar rakyat Banjarejo jadi Pasar harian.

"Sebelunya, Pasar Banjarejo hanya ada kegiatan tiap Pon dan Legi, tapi dengan dibangunya pasar ini akan jadi Pasar rakyat harian," ungkap Siswanto.

Salah satu pemilik kios lama, Rukmini (61) mengaku, merasa senang tempatnya bersih, namun ia mengeluhkan los yang baru ini lebih kecil dari sebelumnya.

"Kecil mas, tidak seperti milik saya yang dulu, jadi bingung untuk menata dagangan," kata Rukmini. (Ars/red)



Share:

Koalisi Masyarakat Sipil Blora Peduli Pilkada Demokratris Adukan Bawaslu ke DKPP

Ft.Seno Margo Utomo Jubir Koalisi Masyarakat Sipil Blora Peduli Pilkada Demokratris saat mengadukan Bawaslu ke DKPP


JATENGTIGA.com - Koalisi Masyarakat Sipil Blora Peduli Pilkada Demokratris, Senin [20/1] tiba di gedung Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Kedatanganya  ke DKPP Seno Margo Utomo juru bicara (Jubir), Koalisi Masyarakat Sipil Blora Peduli Pilkada Demokratris, mengadukan Bawaslu tentang carut marut perekrutan Panwascam di Blora.

"Niat teman - teman koalisi ajukan aduan ke DKPP karena kesalahan Bawaslu Blora dalam seleksi Panwascam  harus ada yang bertanggung jawab," kata Seno sapaan akrab jubir Koaliasi, melalui Whatsapp.(Senin, 20/01/2020).

Setiba di DKPP Seno langsung keruang pengaduan dan mengisi persyaratan administrasi pengaduan. Ada 6 item yang harus di penuhi untuk mengajukan aduan,
1.  Form I (Form Pengaduan)
2. Form II (Form Pernyataan)
3. Identitas dari pengadu, Pembwri/Penerima Kuasa (KTP/SIM)
4. Alat bukti minimal 2 (dua) terkait
5. Sofy file Form I (word)
6. Point 1-4 berupa dua rangkap

"Ada 3 tahapan yg harus dijalani, pertama validasi administrasi aduan, kedua validasi materi (kesesuaian antara  materi aduan dengan bukti - bukti) dan yang ketiga persidangan etik di Provinsi," jelas Seno.

Menurutnya, ketidakpastian hukum yg dibuat panitia seleksi Panwascam Pilkada 2020 di Blora menimbulkan masalah.

Dan Koalisi Masyarakat Sipil Blora Peduli Pilkada Demokratris, akan membuktikanya di persidangan DKPP nanti. (Prn)

Share:

Sri Naning Berharap, Wabub Bisa Bantu Dapatkan Gajinya

Ft.Wakil Wakil Bupati Arief Rohman saat berkunjung kerumah orang tua Sri Naning di Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo.

JATENGTIGA.com - Sri Naning Wahyu Kurniawati,  Tenaga Kerja Wanita (TKW), asal Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora berharap kepada Wakil Bupati Blora Arief Rohman, bisa membantu mendapatkan gajinya.

"Saya cuma pingin gaji saya, itu saja. Untuk membahagiakan keluarga saya," ucap Sri Naning saat dikunjungi Arief Rohman dirumahnya. (Senin,20/01/2020)

Sri Naning dengan didampingi ibunya Suparmi, Senin sore (20/01) menerima kunjungan Wakil Bupati Blora Arief Rohman, dirumahnya, Desa Plosorejo RT 5 RW 2, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora,

Dalam kunjungunnya itu, Arif Rohman berjanji akan membantu Sri Naning Wahyu Kurniawati untuk mendapatkan gajinya yang masih dibawa majikannya di Arab Saudi.

Menurut Arif Rohman, Pemerintah Kabupaten Blora akan mengkomunikasikan langsung kasus ini ke Kementrian Tenaga Kerja.

Ia berharap Kementrian bisa ikut membantu Sri Naning mendapatkan gajinya kembali, yang selama 12 tahun bekerja masih dibawa majikanya.

"Masalah gaji yang 12 tahun nanti kita komunikasi dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI)," ucap Arief Rohman.

Kedatangan Arif Rohman bersama rombongan disambut langsung oleh orang tua Sri Naning, Suparmi dan Sulimin.

Arif Rohman mengaku kedatangannya untuk melihat kondisi Sri Naning dan memberi semangat, karena kondisinya saat ini masih penyesuaian.

"Ini kan ada warga kita, yang infonya kabur dari Arab. Makanya saya kesini untuk melihat langsung kondisi mbak Naning," jelasnya.

Sri Naning sendiri mengaku, jika gajinya selama 13 tahun bekerja di Arab Saudi bisa ia dapatkan, rencana uang tersebut nantinya akan digunakan untuk membangun rumah dan keperluan orang tuanya.

"Gaji saya yang satu tahun sudah saya kirim duluan, jadi tinggal gaji saya yang 12 tahun yang belum. Rencananya uang itu akan saya gunakan untuk bangun rumah orang tua dan membahagiakan keluarga", harap Naning.

Diperkirakan, uang Sri Naning yang berada di majikannya selama 12 tahun itu, mencapai Rp 370 juta
(Prn)
Share:

SE Bupati Tentang Larangan BPD jadi PPK di Blora, Menuai Polemik

Pelamar calon PPK sedang mendaftar di KPU Blora 

JATENGTIGA.com - Surat Edaran (SE) Bupati Blora yang melarang Kepala Desa, Perangkat Desa dan anggota Badan Permusyawarataan Desa (BPD) menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pemilu 2020 mengundang protes sejumlah anggota BPD.

Ketua paguyuban BPD Kabupaten Blora, Ahmad Ndory mengaku keberatan dengan SE itu. Menurutnya, pelarangan BPD menjadi anggota PPK sebagai bentuk pembatasan hak-hak warga di dalam pelaksanaan Pilkada.

"Kami jelas keberatan dengan SE itu mas. Itu sama saja membatasi hak-hak kami (BPD) di dalam ikut mensukseskan pelaksanaan pemilu", ucapnya.

Ketua BPD Desa Kamolan, Imam Sofyan mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, SE tersebut dinilai tidak adil bagi anggota BPD.

"Lha PNS saja yang sudah dapat gaji tiap bulan boleh, masak kita gak boleh. Kan jelas tidak masuk akal," ucap Imam.

Sebagai bentuk keberatannya ini, Dia bersama paguyuban BPD se Kabupaten Blora, berencana akan menggelar audiensi bersama DPRD dan Sekda Kabupaten Blora.

"Nanti malam kita akan rapatkan bersama. Kita akan bertemu dan beraudiensi dengan DPRD dan Sekda. Tuntutan kita agar kita dapat perlakuan yang sama. Kita diperbolehkan jadi anggota PPK," paparnya.

Terpisah, Sekda Kabupaten Blora, I Komang Gede Irawadi saat dikonfirmasi media mengatakan, pelarangan Kepala Desa, Anggota BPD, dan Perangkat Desa menjadi anggota PPK, PPS dan KPPS agar mereka bisa lebih fokus pada pelaksanaan tugas pengawasan di Desa.

"Kebijakan regulasi terkait BPD menjadi wewenang Bupati. Sehingga berdasarkan pertimbangan itu BPD bisa lebih fokus pada tugas pengawasan di desa. Mewujudkan netralitas, kondusivitas dan keamanan ketertiban di wilayah masing-masing Desa", pungkasnya (Prn)
Share:

Raker Perdana, Ketua Askab Terpilih Susun Program Pebinaan Sepak Bola di Blora.

Raker Perdana Askab PSSI Blora di sekretariat PSSI Blora Jl.Tentara Pelajar no.83 Blora (gedung eks rumah dinas wakil DPRD Blora)

JATENGBLIRA.com - Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Blora, Sabtu (18/01), menggelar rapat kerja (raker) perdana.

Raker perdana dilaksanakan di Sekertariat Askab PSSI Blora, Jl.Tentara Pelajar No. 83 Blora gedung eks rumah dinas wakil ketua DPRD Blora.

Ketua Askab PSSI Blora, Mukti Dwi Wahyu Rianto dalam sambutannya menyampaikan, rapat kerja perdana ini untuk membahas program kerja tahun 2020.

"Saya ingin memperbaiki persepakbolaan di Blora, agar kedepannya bisa mencapai level nasional seperti harapan kita bersama,” ucap Antok sapaan akrab ketua Askab PSSI Blora yang baru.

Melalui raker ini, lanjut Antok, diharapkan dapat melahirkan program-program baru untuk kemajuan sepak bola Blora, sekaligus mencari solusi terkait permasalahan dalam pengelolaan sepak bola daerah.

Beberapa point penting yang perlu dibahas dalam Raker ini, diantaranya, menggulirkan kompetisi berjenjang sesuai agenda Asosiasi Provinsi (Asprov) yang selaras dengan target KONI serta pembentukan tim untuk agenda Asprov dan Porprov.

Selain itu Raker juga membahas terkait rencana pembentukan akademi pemain, dimulai kelompok usia 15, serta menggelar kompetisi internal  U-19 dengan format 2 zona, dan mengupayakan Persikaba bisa ikut tampil di liga 3.

Antok juga berharap, raker tersebut dapat menjadi forum yang bisa mempertemukan pemikiran serta ide brilian, termasuk melakukan inventarisasi club-club sepakbola dan anggota PSSI Blora.

"Kami berharap, club-club sepakbola dan anggota PSSI Blora makukan pembenahan baik aspek manajemen club maupun pembinaan usia dini,"harap Antok.

Selain itu, Antok berjanji akan kembali galakkan kompetisi disemua jenjang dan lakukan upaya sertifikasi pelatih dan wasit dalam upaya peningkatan kualitas, termasuk pada Futsal dan Sepakbola Wanita.

“Saya tegaskan agar kita menjaga komitmen untuk mensukseskan organisasi dan tetap pada tujuan memajukan Sepakbola daerah.” tegas Antok.

Disamping itu raker juga membahas terkait
peningkatan sumberdaya manusia. Terutama para perangkat pertandingan khususnya Wasit dan Pengawas pertandingan agar profesional di lapangan. (Prn).

Share:

Car Free Day, Samsat Keliling Diserbu Warga

Warga antri membayar PKB di Samsat kelliling saat acara car free day Minggu (19/012020)

JATENGTIGA.com - Warga Blora, Jawa Tengah serbu mobil layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) keliling.

Warga tampak antri berjajar disela acara talkshow yang digelar Pemkab Blora, dan car free day, Minggu pagi (19/01)

"Ya, lagi antri bayar pajak sepeda motor om, mumpung ada Samsat keliling disini," kata Andri salah satu warga yang sedang antri bayar pajak.

Menurutnya, ini sangat efisien ,tidak harus ke Kantor Samsat. Dan pelayanannya juga mudah dan cepat. Bahkan saat hari libur masih melanyani.

"Kan saya kalau pas hari kerja, jarang bisa keluar, karena pekerjaan saya yang g bisa ditinggal, jadi kebetulan hari libur, sambil jalan -jalan sekalian bayar pajak," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Kabupaten Blora Agus Hardiatmo melalui Kasubag TU Ruswandi, mengatakan pihaknya akan terus melakukan pelayanan pajak sebaik mungkin, kepada masyarakat.

"Kami (Samsat.red) selalu siaga , dengan berbagai cara akan dilakukan untuk mendongkrak pemasukan pajak daerah,"

Selain Ruswandi hadir juga saat car free day ,Kasat Lantas Polres Blora AKP Dodiawan S.H, S.I.K yang baru beberapa hari di lantik.

Ia menegaskan, pihaknya akan rutin hadir pada kegiatan car free day pada setiap akhir pekan. Jika dirasa minat masyarakat Blora untuk sadar dan tertib membayar pajak semakin tinggi.

"Samsat keliling hadir setiap minggunya untuk melayani masyarakat di alun-alun kota Blora pada saat Car Free day," ungkapnya.

Ia menambahkan bukan hanya samsat keliling saja, dalam raziapun pihaknya juga akan melaksanakan operasi bersama.

"Tertib berlalu lintas itu bukan hanya kelengkapan surat saja, namun tertib pula pajak kendaraan bermotor (PKB), " tegasnya.

Samsat Keliling ini berfungsi melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor ulang (tahunan). Tujuannya membantu dan memudahkan masyarakat yang mau bayar pajak.

Ditambahkannya bahwa Samsat keliling ini, adalah sebagai upaya dari Polres Blora untuk menuju program Zona Integritas dengan upaya meningkatkan mutu pelayanan masyarakat yang mudah, cepat dan transparan. (Prn)

Share:

Pemkab Blora Gelar Talk Show Seri Dua

Suasana talk show di depan Pemkab Blora seri kedua tentang rekrutmen CPNS dan SIPSS tampak hidup (ft. Dok.Heri)

JATENGTIGA.com - Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah gelar talk show (tayang bincang) seri dua. Talk Show kali kedua ini tentang rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS).

Di tempat yang sama talk show digelar di depan kantor Bupati Blora, Jl. Pemuda No. 12 berbarengan dengan car free day di alun -alun Blora, Minggu (19/01).

"Selamat pagi, ini adalah talk show yang kedua, kedepan akan digelar talk show setiap sebulan sekali, dengan tema yang berbeda," sapa Sekda Blora I Komang Gede Irawadi.

Talk show seri kedua dengan moderator dari Plt Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono, narasumber langsung dari Kepala Kantor Regional I Badan Kepegawaian Nasioal (Kakanreg I BKN) Yogjakarta, Anjaswari Dewi.

Ia rela turun ke daerah untuk keperluan sosialisasi atau talk show ke daerah-daerah. Menyapa ratusan warga pendartar CPNS di Blora.

“Kami (BKN, Reg), akan terus jaga integritas dalam rekrutmen CPNS,” jelasnya saat talk show di depan kantor Bupati Blora.

Anjaswari Dewi menegaskan, sistem rekrutmen berbasis computer assisted tes (CAT) menjamin keterbukaan dalam penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN), karena nilai tes bisa langsung tampil dan dilihat.

Caranya, lanjut Dewi, nanti peserta diberi kode tertentu untuk bisa akses soal, soal diacak, jadi antar peserta tidak sama. Namun bobot sama, dan hasil bisa langsung ketahuan langsung setelah tes usai,
jelasnya.

“CAT sangat berkontribusi pada proses rekrutmen CPNS, dan melalui sistem ini peserta yang lolos itu karena kulitas komptensi individunya,” tambah Kakanreg I BKN Yogyakarta, Anjaswari Dewi.

Namun, belum tentu juga yang kemarin ikut simulasi test CAT rekrutmen CPNS ,nilainya bagus, besuk pada waktu test CAT sebenarnya bagus juga, maka harus terus belajar dan berusaha, imbuhnya

Sekda Blora, I Komang Gede Irawadi, mengatakan bahwa pihaknya sengaja menggelar sosialisasi Penerimaan CPNS dan SIPSS Polri pada momen CFD ini, dikarenakan di arena CFD menjadi tempat berkumpul warga.

“Sosialisasi kami gelar di momen CFD, agar masyarakat dapat berdialog langsung dengan narasumber yang berkompeten,” jelas Komang.

Selain talk show dalam kegiatan tersebut juga di gelar pelayanan masyarakat dari Samsat, administrasi kependudukan (Dindukpil), perbankan, perijinan, kesehatan, donor darah (PMI) dan pameran kuliner.

Wakapolres setempat, Kompol M. Samdani, menyampaikan bahwa Polri telah membuka pendaftaran SIPSS, yang dimana pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 6 januari hingga 24 januari 2020.

“Pendaftaran SIPSS Polri telah di buka, silahkan pendaftaran bisa di buka secara online, atau menghubungi kantor polisi setempat,” ucap Wakapolres.

Tampak sejujlah warga memanfaatkan moment talk show di arena CFD dengan tampil bertanya langsung dengan sejulah nara sumber, seingga acara komuniaksi dua arah itu hidup dan menarik.(Prn)
Share:

TKW Asal Blora Pulang Tanpa Bawa Uang

Sulastri meciumi anaknya sambil memeluknya, lantaran 13 tahun tidak bertemu 

JATENGTIGA.com - Meski pulang tak bawa uang, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Blora, bernama Sri Naning Wahyu Kurniawati (29), disambut bahagai oleh keluarganya,

Tampak suasana haru menyelimuti keluarga Sri Naning warga RT 5 RW 2, Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora saat tiba dirumahnya dengan selamat.

Lantaran, selama 13 tahun bekerja di Arab Saudi, menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT), tidak ada kabar. Sri Naning akhirnya pulang ke rumah dengan keadaan sehat.

Sri Naning pulang setelah dijemput keluarga bersama Kepala Desa dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis siang kemarin.

Ibunda Sri Naning, Suparmi (45), sangat bersyukur putri keduanya itu pulang ke rumah dalam keadaan sehat. Ia pun beberapa kali terus memeluk erat putrinya itu.

"Alhamdulillah mas, sudah 13 tahun gak ada kabar sama sekali. Sudah dirumah saja ,jangan pergi lagi...jangan pergi pokonya," kata Suparmi meneteskan air mata sambil memeluk erat putrinya. (Minggu, 19/01/2020)

Ia mengaku sudah tiga kali bolak balik ke Jakarta,  sampe menjual ternak, untuk mencari keberadaan anaknya di PT Jasa Tenaga Kerja.

Suparmi menceritakan, anaknya bekerja sebagai TKW di Arab Saudi sejak tahun 2006 lalu. Tahun pertama, anaknya rutin mengirim uang ke keluarga. Namun pada tahun kedua dan seterusnya pihak keluarga sudah putus komunikasi.

"Lulus MTS ia langsung jadi TKW di Arab, Pak," tambah Suparmi.

Tahun pertama, imbuh Sulastri, anaknya masih komunikasi, juga rutin kirim uang. Setelah itu, komunikasi putus.

Putusnya komunikasi, karena dulu yang punya no telp. anaknya pindah Sumatra, kerika ditanya katanya nomornya sudah dihapus. akhirnya pihak keluarga  pasrah. Tapi tetap yakin ananya sehat, karena anaknya baik.

Sementara itu, Sri Naning bercerita sebelum kabur dari rumah ia sempat bertengkar dengan majikan, lalu, ia kabur menuju Masjidil haram dan ditemukan seorang anggota polisi disana.

"Saya itu habis bertengkar sama majikan. Karena ketahuan nonton TV," ucap Sri Naning.

Menurutnya, memang itu salah dia, bukan majikannya. pekerjaan rumah belum selesai tapi sudah nonton TV. Niatnya untuk menghibur diri.

"Saya kabur ke Masjidil Haram dan ditemukan Polisi disana," lanjutnya.

Ia juga sempat ditanya, mau pulang ke rumah majikan atau pulang ke Indonesia. karena takut, ia bilang pulang Ke Indonesia, akhirnya diantar ke KJRI.

Dia pun mengaku, selama 13 tahun bekerja dia tidak pernah mendapat perlakukan buruk sama majikannya. Bahkan selama 13 tahun, ia rutin mendapat gaji dari majikannya.

"Majikan saya baik. Kakak sama adik-adiknya juga baik semua. Kalau saya minta uang dikasih. Gaji saya juga dikasih terus, dibawa dia karena saya gak punya tempat buat nabung. Saya juga takut bawa uang saya," ungkapnya.

Kini, setelah pulang ke rumah, Sri Naning mengaku tidak berniat lagi kembali ke Arab Saudi. Namun, ia berharap agar uang gaji selama 13 tahun bekerja bisa didapatkannya. (Prn)

"Kalau kembali, saya gak mau. Mau di rumah saja. Takut gak bisa komunikasi lagi. Tapi saya berharap uang gaji saya bisa dikasih ke saya," harapnya.

Kepala Desa Plosorejo, Muslih mengungkapkan, ia mendapat kabar kepulangan Sri Naning dari pegawai Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora pada Rabu kemarin (15/1). Saat itu, dikabarkan ada TKW asal Blora bernama Sri Naning yang dipulangkan dari Arab Saudi.

"Jadi setelah ada kabar itu. Saya bersama bapak dan adiknya langsung ke Jakarta menjemput di Bandara. dia waktu ditemukan petugas di terminal 3 seperti ora bingung. Tidak bawa apa-apa. Pakaiannya ya hanya yang digunakan itu saja. Waktu pertama kali ketemu, dia (Sri Naning) tampak linglung. Bahkan ia tidak mengenali bapaknya. Setelah saya kasih tahu, langsung menangis semua," paparnya. [hen]

Share:

Akses Jalan Sekitar Kecamatan Tunjungan Banyak Lubang.

Ft. Anggota Polsek Tunjungan dan warga Desa Tunjungan kerja bhakti pengurugan jalan


BLORA (JATENGTIGA.com) - Akses jalan di Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora terdapat sejumlah lubang yang membahayakan pengguna jalan,

Lubang tersebut akibat hujan yang akhir akhir ini semakin tinggi intensitasnya. Melihat hal itu anggota Polsek Tunjungan ,Polres Blora, dibantu warga setempat berinisiatif mengurug jalan tersebut.

Pengurugan jalan berlubang dikawasan Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Tunjungan AKP Budiyono.

"Ini merupakan wujud kepedulian POLRI kepada masyarakat dan lingkungan," ungkap AKP Budiyono,(Sabtu, 18/01/2020).

Menurutnya, jalan tersebut adalah jalan utama menuju kantor Kecamatan Tunjungan. Dengan dana hasil iuran anggota Polsek Tunjungan dan dibantu donatur desa setempat, warga membeli tanah urug berupa grosok.

Tampak warga dan anggota dengan penuh semangat kerja bhakti bersama mengerjakan pengurugan jalan berlubang itu.

Ada empat lubang yang di urug dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini bertujuan agar para pengguna jalan merasa nyaman berkendara.

Suparman, salah satu warga setempat mengaku senang dengan adanya Bhakti Sosial Polsek Tunjungan tersebut.

"Senang, dengan pengurugan jalan paling tidak bisa mengurangi resiko warga yang melintas," katanya. (Prn)

Share:

Raden Budiman Priatna Kusumah Jabat Kepala Rutan Blora

Ft. Bupati Blora Kokok (tengah) diapit pejabat baru dan lama serta Kapolres Blora dan Dandim 0721/Blora


BLORA (JATENGTIGA.com)- Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIB Blora Yhoga Aditya Ruswanto resmi diganti Raden Budiman Priatna Kusumah, Sabtu (18/1),

Pergantian ditandai dengan diadakannya sertijab atau pisah sambut Kepala rutan lama kepejabat yang baru di aula Rutan Klas IIB Blora.

Kepala Rutan kelas IIB Blora yang lama Yhoga Aditya Ruswanto, dalam sambutanya menyampaikan terimakasih atas kerjasamanya kepada Forkompinda, pegawai Rutan, dan lainya, yang selama kurang lebih tga tahun dua hari menjalankan tugas bersama-sama.

"Selamat datang dan selamat bertugas kepada pejabat baru Raden Budiman Priatna Kusumah," ucap Yhoga sapaan akrabnya, saat memberi sambutan .(Sabtu, 18/01/2020).

Ia menambahkan, dukungan pemerintah Kabupaten Blora, sangat baik sekali, termasuk bantuan soal air yang dapat menghidupi para penghuni rutan.

Dia berharap, mudah-mudahan lebih baik lagi, lebih maju, dan mohon undur diri pamit dan meninggalkan Blora. 

Sementara itu, Raden Budiman Priatna Kusumah Kepala Rutan kelas IIB Blora yang baru mengungkapkan, mohon kerjasamanya untuk mebangun Blora lebih baik. 

”Mari kita ciptakan kondisi Blora lebih baik. Mohon diterima dan mudah-mudahan rutan Blora lebih eksis lagi,” pintanya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutan juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada pejabat baru dan selamat bertugas di tempat yang baru kepada pejabat lama, semoga kita tetap di lindungi oleh Allah SWT.

"Kepada pejabat yang baru saya harap lebih dekat kepada kita semua, baik dilingkungan kerja maupun kepada masyarakat, bagaimanapun juga kita adalah bagian dari masyarakat,"  harap Kokok. (Prn)

Share:

Tiga Wartawan Di Blora, Jadi Anggota PWI Muda

Ketua PWI Blora Wahono (hem putih) memberikan kartu Anggota PWI Muda kepada anggota baru

BLORA, (JATENGTIGA.COM) - Tiga orang wartawan media lokal di Blora, Jawa Tengah, bergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora.

Mereka hari ini, Rabu (14/01) dikukuhkan menjadi anggota PWI dengan menerima kartu anggota muda PWI oleh Ketua PWI Kabupaten Blora Wahono, S.Sos. S.Kom di Sekretariat PWI, Komplek GOR Mustika Blora,

"Saya ucapakan selamat bergabung, di PWI Kabupaten Blora, jaga nama baik PWI di Blora, "ucap Wahono saat memberi kartu kepada ketiga anggota PWI baru. (Rabu, 14/01/2020)

Ketiga anggota baru tersebut, yaitu, Eli Nyunanto (blora-ekspres.com), Ach. Hary Subiyantoro (Media Edukasi) dan Wiji Sri Lestari (Radio Swara Tani).

Ketua PWI Blora, Wahono mengatakan, pengukuhan ini merupakan suatu bentuk kewajiban PWI dalam menjalankan amanah Undang-undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

"Mari kita jaga organisasi PWI, sesuai UU No.40 Tahun 1999 Tentang Pers. Apa yang bisa kamu berikan kepada PWI, jangan berharap PWI bisa memberikan apa pada kamu, " pesan ketua PWI Blora Wahono.

Ia menambahkan, ketiga anggota Muda PWI itu, sudah mengikuti orientasi wartawan yang dilaksanakan tanggal 5 Desember 2019 lalu, dan dinyatakan lulus.

Wahono juga mengingatkan dan mendorong agar seluruh anggota PWI Blora mengikuti Uji Kompentensi Wartawan (UKW).

"Saya berharap anggota PWI Blora, yang belum ikut UKW, secepatnya mengikuti UKW agar jadi wartawan yang kompenten sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ)," harap Wahono.

Kedepan, lanjut Wahono, tantangan profesi wartawan akan semakin berat, dan banyak undang-undang yang mengikat, sehingga wartawan benar-benar harus profesional dan aktif dalam organisasi wartawan.(Prn)
Share:

Polsek Jepon Polres Blora, Ringkus Pembobol Kantor KUA.

Tersangka saat di perikasa di Poksek Jepon

BLORA, (JATENGTIGA.COM)- Satuan unit Reskrim Polsek Jepon, Polres Blora Jawa Tengah, berhasil meringkus pelaku pembobol Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jepon.

Pelaku ditangkap di sebuah warung kopi di wilayah Desa Japah, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Senin (13/01/20) lalu.

Tak lebih dari seminggu Polsek Jepon, Polres Blora, Polda Jateng berhasil meringkus seorang tersangka pembobolan sekaligus pencurian di Kantor Urusan Agama Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.

"Tersangka yang bernama Sudarmadi (30) warga Desa Dologan, Kecamatan Japah." kata Kapolsek Jepon Iptu Supriyono, S.H, ketika ditemui humas Polres Blora, Rabu (15/01/20) pagi.

Menurutnya, tersangka terbilang sangat nekat karena melakukan aksi pencurian seorang diri. Tersangka masuk dengan cara membobol dan merusak jendela di sebelah barat Kantor, kemudian keluar melalui pintu di sebelah timur KUA.

"Setelah mendapat laporan, anggota unit Reskrim Polsek Jepon bersama tim Identifikasi Polres Blora langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi-saksi," ujarnya.

Diketahui tersangka berhasil membawa kabur satu unit DVR CCTV warna hitam, dua unit Finger Print warna silver dan sepasang sepatu olahraga warna biru.

"Kerugian ditaksir senilai 5 Juta rupiah," tambah Kapolsek.

Menurut Iptu Supriyono, tersangka melakukan aksinya dengan modus menyurvei situasi sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan lokasi yang akan menjadi target.

"Bisa dikatakan tersangka ini sudah melakukan survei lokasi yang akan dijadikan sasaran dalam melakukan aksinya," kata Iptu Supriyono.

Dari hasil perbuatannya Tersangka Sudarmadi dijerat dengan Pasal 363 KUHP Pidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, ancamannya tujuh tahun penjara. (prn)
Share:

Kejari Blora Musnahkan BB Hasil Kejahatan

Sejumlah pejabat ikut membakar bb dari hasil tindak kejahatan 

JATENGTIGA.COM. BLORA, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Blora gelar pemusnahan sejumlah barang bukti hasil kejahatan, Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara dibakar di halaman Kantor Kejari Blora, Selasa (14/1).

Kajari Blora, I Made Sudiatmika melalui  Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Blora, Berlian Vitara mengatakan, Ratusan barang bukti itu diamankan dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

"Dari semua kasus itu, Narkotika dan Illegal loging yang paling banyak. Narkotika ada 11 perkara dan Illegal loging 11 perkara", ungkap Berlian

Berlian menambahkan, jumlah obat-obatan yang dimusnahkan sebanyak 5.263 butir. Sedangkan sabu yang dimusnahkan sebanyak 3,35 gram dan 4 paket sabu.

Barang bukti hari ini, yang dimusnahkan terdiri dari 39 perkara. Meliputi, berbagai jenis kejahatan, Seperti Narkotika, Perjudian, Illegal loging, Kesehatan, KDRT, Penganiayaan, Pencurian, Pembunuhan dan Pencabulan.

Selain itu, sejumlah barang bukti lain yang ikut dimusnahkan antara lain, 5 buah gagang kayu, 4 buah kapak, Gergaji 7 buah, Pisau belati 1 buah, Gunting 2 buah, dua set alat dadu, 2 buah kartu ATM dan 3 buah obeng.

"Dari semua perkara itu, tidak ada kerugian negara", tandasnya.

Hadir dalam pemusnahan tersebut, Pejabat Polres Blora, Karutan Blora, Pejabat Pengadilan Negeri Blora dan 5 ADM Perhutani Blora. (Prn)
Share:

PT PLN Teken Kerjasama PPJ dengan Pemkab Blora

Bupati Blora, H. Djoko Jugroho, meneken perjajniian kerjasama dengan PT PLN (Persero) UP3 Kudus,

JATENGTIGA.COM. BLORA - Manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kudus, melaksanakan penandantangan perjanjian kerja sama dengan Permetintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Selasa (14/1/2020),

Perjanjian yang digelar di ruang pertemuan Setda setempat, adalah kerja sama pajak penerangan jalan umum dan perjanjian jual beli tenaga listrik pelanggan premium dengan bank BRI kantor cabang Blora.

"Khusus perjanjian jual beli tenaga listrik pelanggan premium, ini adalah kali pertama di Blora," jelas Darmadi,Manager PT PLN (Persero) UP3 Kudus, .

Menurut Darmadi, dengan perjanjian kerja sama ini diharapkan terjalinnya kerja sama yang lebih baik, terutama dalam pengelolaan pajak penerangan jalan (PPJ).

Ditambahkan Darmadi, saat ini PPJ merupakan salah satu dari penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbesar di Blora.

"Saat ini, PPJ yang diterima oleh Kabupaten Blora tiap bulan rata-rata 2,2 miliar," tambah Darmadi.

Hadir perjanjian PLN-Pemkab Blora, dihadiri Bupati H. Djoko Nugroho, Manager PT PLN UP3 Kudus Darmadi, Sekda Komang Gede Irawadi, Pemimpin Bank BRI Kanca Blora, M. Naufal Thoriq.

Hadir juga Manager PT PLN UP3 Rayon Blora, Mahfud Sungadi, PT PLN UP3 Rayon Cepu, M. Alwi Sofian, para Kepala OPD dan undangan lainnya.

Lebih lanjut Darmadi berharap, kedepan terjalin kerja sama yang baik termasuk dalam pengendalian piutang PLN,  karena sembilan persen dari piutang PLN merupakan PPJ yang akan masuk ke PAD.

Dalam kesempatan itu, Manager PLN UP3 Kudus yang membawahi Rayon Blora dan Cepu, memberi apresiasi positif pada Pemkab Blora yang aktif mengedukasi dan sosialisasi membayar listrik sebelum tanggal 20 setiap bulannya.

"Terima kasih Pak Bupati, atas surat edaran (SE) himbauan pembayatan listrik sebelum tanggal 20 tiap bulannya," beber Darmadi.

Selain itu, lanjutnya, PLN siap mendukung program Pemkab dalam melegalisasi PJU yang dipasang ilegal, termasuk penertiban pemakaian tenaga listrik yang tidak aman.

Menurutnya, penggunaan tenaga listrik yang tidak aman dan ilegal, dapat berdampak hilangnya potensi pendapatan, baik PLN maupun pihak Pemkab.

PLN juga siap mendukung investasi di Kabupaten Blora, karena saat ini pertumbuhan industri sedang berkembang pesat di Jateng, khususnya di Kabupaten Blora dan sekitarnya.

Dijelaskan Darmadi, total pelanggan PLN di Kabupaten Blora 148.000, sedangkan angka pertumbuhan penjualan di Unit Pelayan Pelanggan (ULP) Rayon Blora saat ini sekitar 8,22 persen.

Angka ini tentunya akan terus meningkat, dan berdampak meningkatnya perekonomian daerah yang secara tidak langsung akan menekan angka kemiskinan.

Dalam menunjang kebutuhan akan energi listrik yang sustainable, saat ini PLN menyediakan produk layanan terbaru, layanan premium.

Kelebihan layanan premium, pelanggan tidak perlu khawatir terjadinya pemadaman yang dapat mengganggu kegiatan perbankan, karena akan mendapatkan supply dari dua feeder, sehingga kehandalan dapat terjamin.

Ditambahkan Darmadi, pelanggan akan mendapatkan kompensasi jika terjadi pemadaman yang melebihi service level agreement yang sudah disepakati sebelumnya. 

Darmadi berharap, pelaku bisnis maupun industri dapat beralih ke produk layanan premium, agar mampu meningkatkan produktivitasnya tanpa takut listrik padam.

Bupati Blora, Djoko Nugroho, mengaku senang dan memberi apresiasi positif pada PLN, selain pelayanan makin baik, juga ada layanan baru bernama layanan premium.

Bupati juga berharap, kejadian listrik sering padam saat hujan, angin atau mendung, bisa terus diminimalisir.

"Jika ada pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik, PLN jangan takut, langsung saja dipotong," tandasnya.(Prn)
Share:

Sejumlah Pengurus ASMB Blora Datangi Komisi A DPRD Blora.

Ketua AMSB, Seno Margo Utomo bersama pengurus lainnya, audiensi dengan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Blora, H. Supardi, di ruang sidang Komisi A gedung wakil rakyat setempat.


JATENGTIGA.COM. BLORA – Sejumlah pengurus Aliansi Masyarakat Sipil Blora (AMSB), datangi komisi A DPRD Kabupaten Blora Senin, (13/01).

Pengurus AMSB yang antara lain Seno Margo Utomo, Sudarwanto, dan RA. Diah Maharani Pratiwi Dewi Kinasih D. Panuluh, diterima langsung Ketua Komisi A DPRD setempat, Supardi serta sejumlah anggota.

"Kami ingin beraudensi dengan Komisi A DPRD Blora, untuk persiapan forum grup discussion (FGD), sekaligus menyerahkan berbagai materi terkait judicial review DBH Migas Blok Cepu," ungkap Seno Margo Utomo Ketua ASMB. Senin (13/1/2020).

Menurutnya, Sebelum melempar masalah ketidakadilan pembangian DBH Migas Blok Cepu ke panggung judicial review (JR) di Mahkamah Konstitusi (MK), AMSB bakal menggelar FGD (diskusi kelompok terarah).

“Kami akan menggelar FGD, kami undang nara sumber dari tiga kementerian dan Komisi II DPR RI,” imbuhnya.

Tidak tangung-tangung, FGD yang akan digelar Februari 2020 depan, selain melibatkan beragam elemen masyarakat, pimpinan institusi terkait di Pemprov dan  Pemkab, juga anggota DPRD Jateng serta Blora.

Untuk berjuang meraih DBH Migas Blok Cepu, AMSB Sebelumya, mendapat dukungan dari Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto, disela-sela rapat dewan di gedung Diklat PPSDM Kemendagri Regional Yoyakarta.

Seno kembali membeber ketidakadilan DBH Migas Cepu untuk Blora, padahal kabupaten penghasil kayu jati ini masuk wilayah kerja pertambangan (WKP) Blok Cepu. Bahkan Bojonegoro setiap tahunnya dapat DBH triliunan rupiah.

Bahkan daerah seperti Banyuwangi, Sumenep, Pacitan dan daerah lainnya yang tidak masuk WKP dan berjarak ratusan kilometer dari Blok Cepu, mendapat DBH Migas, Blora yang gandeng malah nol rupiah.

“Jelas ini sangat tidak adil dan menyakitkan bagi masyarakat Blora. Maka kami tetap akan ajukan  JR UU DBH Migas Blok Cepu,” tandas aktivis pemerhati sosial dan mantan anggota DPRD Blora itu.

Diberitakan sebelumnya, AMSB terus bergerak, berjuang menggoalkan tujuan utamanya, memperjuangkan daerahnya (Blora, Red) agar mendapapatkan bagi hasil migas dari ladang minyak darat, Blok Cepu.

Seno menjelaskan, dukungan judicial review perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 33 Tahun 2004 ke Mahkamah Konstitusi (MK), agar Blora dapat DBH Migas Blok Cepu terus mengalir.

Tidak hanya warga yang tinggal di Blora, ribuan warga perantau yang kini tinggal di Jakarta, Bandung, Tangerang, Surabaya, Samarinda (Kaltim), Bali dan kota lainnya juga mengirim dukungan.

AMSB mengaku gerah dan prihatin, karena lobi birokrasi DBH migas selama ini masih pepesan kosong. Padahal produksi minyak Blok Cepu dari puncak produksi 165.000 barel perhari, kini digenjot menjadi 220.000 barel perhari (BOPD).  Prn/
Share:

Terbaru

PWI - Pertamina Salurkan Hewan Kurban ke Warga

Penyerahan hewan kurban dari Pertamina ke PWI untuk disalurkan ke warga  BLORA, 2/7 (JATENGTIGA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ...

Total Pageviews

Categories

Blog Archive

OLAH RAGA

SELANJUTNYA »

Follow by Email